Ekonomi
( 40512 )LIBUR PANJANG IDUL ADHA : TRANSPORTASI UMUM MENGGELIAT LAGI
Masyarakat Transportasi Indonesia menyatakan bisnis transportasi umum menggeliat lagi, terdorong periode libur panjang Iduladha 1444 Hijriah yang berbarengan musim liburan sekolah. Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembangan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan periode libur panjang kali ini memicu peningkatan perjalanan baik menggunakan moda transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Libur nasional Hari Raya Iduladha pada tahun ini dilaksanakan bersamaan dengan libur sekolah. Dengan infrastruktur pendukung moda transportasi yang makin baik, tegasnya, memberikan sentimen positif bagi perkembangan bisnis perjalanan. Djoko mencontohkan perjalanan Jakarta menuju Semarang, Jawa Tengah menggunakan kereta api kini hanya ditempuh 5 jam 15 menit dari sebelumnya di atas 6 jam. Biasanya, Djoko menambahkan libur sekolah yang berbarengan dengan libur keagamaan dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian ke objek wisata atau mengunjungi keluarga yang berjauhan. Djoko juga mengatakan kendaraan pribadi masih menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia selama masa libur sekolah. Dampak positif libur panjang juga dirasakan bisnis penerbangan. Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin menyatakan 20 bandara yang dikelola perseroan telah mencatat kenaikan pergerakan penumpang hingga 7% menjadi 1,3 juta orang selama 22–26 Juni 2023 dibandingkan dengan periode 15—19 Juni 2023. Dia memproyeksikan jumlah penumpang pesawat pada libur panjang Iduladha akhir pekan ini hingga 6 Juli 2023 mencapai 3,62 juta penumpang.
PENGEMBANGAN PANAS BUMI : KESEMPATAN KEDUA DARI WAY RATAI
Pengambilalihan pengelolaan wilayah kerja panas bumi Way Ratai oleh konsorsium Pertamina dan Chevron menjadi harapan baru dalam optimalisasi energi baru terbarukan di dalam negeri. Besarnya potensi yang ada di Way Ratai diyakini bisa menjadi salah satu jalan keluar untuk mempercepat transisi energi di dalam negeri. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) dan PT Jasa Daya Chevron atau Chevron Geothermal berhasil mengambil alih konsesi wilayah kerja panas bumi Way Ratai yang memiliki luas 70.710 hektare setelah ditinggalkan oleh konsorsium Enel Green Power SpA dan PT Optima Nusantara Energi 2 tahun lalu. Pengambilalihan konsesi Way Ratai jadi pembuka jalan untuk lebih banyak listrik hijau dari panas bumi masuk ke dalam sistem kelistrikan nasional, karena wilayah kerja tersebut diproyeksi memiliki potensi sebesar 100 megawatt (MW). Terlebih, PGEO dan Chevron Geothermal disebut-sebut bakal menyepakati tarif kontrak jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA) senilai 7,59 sen dolar AS—9,87 sen dolar AS per kilowatt hour (kWh), lebih rendah dari yang diajukan oleh pemegang konsesi sebelumnya senilai 14,6 sen dolar AS per kWh. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, Way Ratai menjadi lelang wilayah kerja panas bumi pertama yang PPA-nya mengikuti rezim dan metode tarif dalam skema harga patokan tertinggi (HPT) dalam Perpres No. 112/2022. Menurut Dadan, Way Ratai menjadi angin segar bagi pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di dalam negeri, karena listrik dari wilayah kerja geotermal tersebut belum masuk ke dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2021—2030.
Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai hasil lelang Way Ratai sebagai babak baru dalam pengusahaan listrik geotermal yang sering kali terhalang oleh risiko eksplorasi dan tarif jual listrik dengan PLN beberapa tahun terakhir. Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa berpendapat, matriks harga yang disampaikan PLN di kisaran 7,59 sen dolar AS—9,87 sen dolar AS per kWh bakal menjadi ujian bagi pengembang dan implementasi rezim insentif baru Perpres No. 112/2022. Di sisi lain, hingga kini belum ada tren penurunan biaya pengembangan panas bumi, sehingga pengusahaan EBT itu terkesan jalan di tempat dari sisi peningkatan kapasitas produksi. Sementara itu, Direktur Utama PGEO Julfi Hadi mengatakan, konsorsiumnya bakal melakukan pengurusan sejumlah izin terkait untuk segera melakukan kegiatan eksplorasi. “Keputusan Kementerian ESDM menetapkan konsorsium Chevron-PGEO untuk mengembangkan WKP Way Ratai, mencerminkan kepercayaan pemerintah kepada kemampuan kami, dan menandai tonggak penting dari kelanjutan operasi Chevron di Indonesia,” kata Chevron Indonesia Country Manager Wahyu Budiarto lewat siaran pers. Di sisi lain, Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) sempat meminta jaminan pembelian listrik panas bumi dari PLN. Pelaku usaha juga menagih dukungan insentif untuk menjaga keekonomian proyek panas bumi di dalam negeri yang berisiko tinggi.
PEMULIHAN PARIWISATA : JATIM BERSOLEK DESTINASI ALTERNATIF
Pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata di Jawa Timur didorong untuk terus berbenah dengan melakukan revitalisasi hingga pengembangan destinasi wisata baru di wilayah ini agar perekonomian pada sektor ini dapat bangkit lebih cepat.
Hal tersebut menyusul adanya pandangan bahwa pemulihan sektor pariwisata di wilayah ini belum mampu pulih secara optimal.Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Doddy Zulverdi mengatakan bahwa kondisi sektor pariwisata saat ini masih bergantung kepada kemampuan para pelaku sektor wisata yang sebelumnya sempat mati suri selama pandemi.“Pandemi Covid-19 memang sudah mereda, tetapi tentu saja ada dampak jangka panjang bagi pariwisata hingga saat ini. Mungkin infrastruktur yang tidak terpelihara, dan sudah tidak memadai. Jadi ini memang harus ada upaya ekstra dari pelaku usaha,” katanya kepada Bisnis, Rabu (28/6).
“Ketika permintaan pariwisata asing dan domestik itu meningkat, tapi kalau tidak diimbangi dengan perbaikan dan pemulihan, kinerja pariwisata itu akan turun lagi. Saat wisatawan datang, tapi infrastruktur tidak memadai, mereka akan kecewa,” katanya.Doddy mengatakan bahwa BI sendiri terus mendorong pelaku usaha wisata untuk melakukan kerja sama dengan perbankan, dan tentunya perlu mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan pusat untuk merevitalisasi.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofi fah Indar Parawansa mengatakan, Jatim saat ini secara masif menumbuhkan destinasi wisata di setiap kabupaten/kota guna mendongkrak ekonomi daerah. Terlebih, banyak desa berlomba mengangkat potensinya melalui sektor wisata demi mempercepat dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.“Kreativitas dan inovasi dalam menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berwisata ke Jatim harus dilakukan lewat berbagai cara. Salah satunya melalui digitalisasi teknologi, seperti web eastjava.travel, yakni virtual tour 360 derajat yang memudahkan dan menjadi daya tarik awal.”
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim Hudiyono menambahkan, Jatim saat ini juga lebih giat melakukan pembinaan kepada desa-desa wisata di Jatim yang dianggap cukup berpotensi tinggi menjadi daya tarik wisata, sekaligus menghasilkan devisa daerah.
PASAR SUV : Astra Daihatsu Incar Pebisnis Sawit Riau
Kehadiran varian New Terios diyakini bakal memompa pangsa pasar mobil medium sport utility vehicle (SUV) PT Astra Internasional Tbk, lewat Daihatsu Sales Operation.Perseroan bahkan menargetkan bakal menguasai 42% pangsa kendaraan itu di wilayah Riau.Branch Manager Astra Internasional Daihatsu Sales Operation, Subono Lot To menjelaskan bahwa secara umum Daihatsu Terios telah menjadi mobil pilihan utama bagi penduduk Riau menyusul wilayah ini yang banyak memiliki perkebunan sawit yang dapat dijangkau dengan mudah oleh model mobil SUV Terios.”Kemampuan Terios untuk melintasi jalan-jalan di Riau yang banyak perkebunan sawit, menjadi salah satu alasan mengapa mobil ini sangat cocok untuk Riau. Saat ini kami menguasai market share 30,9%, kini dengan model terbaru New Terios kami targetkan bisa menguasai 42%,” katanya, Rabu (28/6).
Sementara itu, untuk pasar medium SUV diperkirakan menyumbang 30% total penjualan mobil, dan Terios sudah memegang 30,9% market share.
Kepala Cabang Astra Daihatsu Pekanbaru Sudirman Saulius Farlyan mengungkapkan bahwa selain model Terios, ada juga model lain seperti pikap Grand Max dan mobil LCGC Sigra Ayla yang mendukung penjualan Daihatsu di Riau.
Kualitas Inklusi dan Literasi Keuangan Syarat Capai Negara maju
JAKARTA,ID-Kualitas inklusi dan literasi keuangan harus ditingkatkan agar Indonesia dapat mencapai Visi Indonesia Emas 2045. Sebab, sektor keuangan menjadi salah satu pendukung dalam perekonomian nasional dan menjadi penopang dari sektor riil. Pemerintah menargetkan inklusi keuangan dapat mencapai 90% pada 2024. Survey Nasional Literasi dan Inklusi keuangan (SNLIK) 2022 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,10% Sementara itu, pemerintah meluncurkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. Dalam visi tersebut pemerintah menargetkan agar saat ualng tahun Indonesia ke 100 nanti Indonesia bisa keluar dari jebakan perangkap kelas menangah (middle income trap) dan menjadi negara maju. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) Teguh Dartanto mengatakan, indeks literasi dan inklusi memang semakin membaik. SNLIK adalah survei 3 tahunan dimana pada 2019, indeks literasi keuangan hanya 38,03% sedangkan indeks inklusi sebesar 76,19%. "Inklusi yang sifatnya bebar-benar memanfaatkan layanan untuk kepentingan produktif itu belum banyak. Artinya, untuk ke depan sektor keuangan yang perlu didorong adalah financial inclusion yang lebih berkualitas. Bagaimana mendorong masyarakat ini bisa memanfaatkan layanan dan jasa keuangan formal itu untuk kegiatan produktif," jelas teguh dalam siaran pers yang diterima pada Kamis (29/06/2026). (Yetede)
20 Saham Small Cap Pilihan 2023, Potensi Gain Minimal 14%
JAKARTA,ID- RHB Sekuritas Indonesia mengeluarkan daftar 20 saham berkapitaslisasi pasar (market cap) kecil, dibawah US$ 500 juta, namun berpotensi memberikan capital gain besar untuk tahun 2023. Tahun lalu, 20 saham small cap RHB rata-rata mencetak gain 20%, jauh mengungguli indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang naik 4,1%. Tren ini diprediksi terjadi lagi untuk saham kecil pilihan 2023. Merujuk harga penutupan 10 Mei, potensi gain 20 saham itu berkisar 14-154%. Potensi gain terendah diberikan saham WIIM terbesar 14%, sedangkan tertinggi SULI sebesar 154%. dari 20 saham itu, beberapa saham sudah menembus target RHB Rp 1.200. Andrey Wijaya, kepala riset RHB Sekuritas, menegaskan, ekonomi Indonesia mampu bertahan dari berbagai macam goncangan global, seperti ketegangan geopolitik dan resiko resesi global. Itu berkat kuatnya neraca perdagangan yang terjadi tahun lalu. "Kami juga memasukkan saham pertambangan dan energi kedalam daftar, yang memiliki fundamental kuat dan pertumbuhan laba bersih stabil, seiring kuatnya pendapatan," kata Andrey dalam riset, belum lama ini. (Yetede)
Liburan Panjang Akomondasi dan Transportasi Melesat 3 kali Lipat
JAKARTA,ID-Momentum Libur Panjang Idhuladha 1444 H selama lima hari pada tanggal 18 Juni 2023 dimanfaatkan masyarakat Indonesia untuk berlibur dan menghabiskan waktunya di berbagai destinasi wisata favorit. Tak heran pemesanan transportasi dan akomondasi di agen perjalanan online selama periode tersebut melesat hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa. "Berdasarkan data internal, kami mencatat pemesanan tiket pesawat untuk periode perjalanan 26 Juni-2 Juli meningkat lebih dari dua kali lipat pemesanan tiket pesawat untuk periode perjalanan 26 Juni- 2 Juli meningkat lebih dari dua kali lipat. Peningkatan juga terlihat pada moda transportasi darat, dimana kami mencatat kenaikan pesenan lebih dari dua kali lipat untuk produk Bus & Shuttle dan lonjakan pemesanan hampir tiga kali lipa untuk kereta Api, pada periode perjalanan menjelang libur Hari Raya Idhuladha," kata CEO oF Transport Traveloka Iko Putera kepada Investor Daily, Selasa. Iko mengatakan, pihaknya juga melihat bahwa sekitar 70% mitra akomodasi Traveloka telah habis terpesan oleh konsumen pada periode 26 Juni-2 Juli 2023. (Yetede)
Kendaraan Keluar Jabodetabek Naik 50% Jadi 389 Ribu
JAKARTA,ID-PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 388.942 kendaraan keluar jabodetabek pada H-2 (Selasa, 27/06/2023) hingga H-1 (Rabu/06/2023) Hari Raya Iduladha 1444 H/2023. Total volume lalu lintas (lalin) yang keluar wilayah jabodetabek ini meningkat 50% dibandingkan lalin normal. "Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari gerbang tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (kearah Merak), GT Ciawi (kearah Puncak), dan GT Cikampek Utama ( ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah bandung)," kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviani dalam pernyataan resminya di jakarta, Kamis. menurut Lisye pihaknya terus memastikan layanan operasional jalan tol Jasa Marga group pada masa libur panjang Hari Raya Idhuladha tetap berjalan optimal. "Yang menjadi perhatian utama yaitu di ruas jalan tol yang berpotensi menjadi destinasi wisata favorite pengguna jalan saat liburan panjang, diantaranya Jalan Tol Jagorawi untuk ke arah Puncak dan sekitarnya serta Jakarta-Cikampek dan Cipularang untuk yang menuju arah Trans Jawa dan Bandung," papar dia. (Yetede)
Setelah Dugaan Manipulasi Dua Emiten
Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong para emiten meningkatkan tata kelola yang baik atau good corporate governance (GCG). Dorongan tersebut dilakukan setelah muncul dugaan manipulasi laporan keuangan oleh PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, berujar bahwa wewenang otoritas dalam hal ini adalah mengklarifikasi emiten sekaligus meminta emiten menyampaikan perkembangan progres perbaikan yang tengah dilakukan. Adapun investigasi kini tengah dilakukan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
“Ada satu emiten yang sudah melakukan perubahan atau restatement atas laporan keuangan akibat penyajian atau perbedaan standar akuntansi yang dianut dan akan menimbulkan perubahan dari sisi angka,” ujar Nyoman dalam konferensi pers virtual, Rabu lalu. Dia memastikan bursa akan senantiasa mengawal perkembangan investigasi yang dilakukan serta mendorong transformasi tata kelola dan transparansi dari kedua emiten tersebut. Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR pada 5 Juni lalu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan dugaan manipulasi laporan keuangan di Waskita Karya dan Wijaya Karya. Menurut dia, pelaporan keuangan Waskita dan Wika tidak sesuai dengan kondisi riil. Artinya, dilaporkan seolah-olah untung bertahun-tahun, padahal cashflow tidak pernah positif. (Yetede)
Dampak AI di Lapangan Usaha
Perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) menjadi tantangan baru bagi dunia ketenagakerjaan di Indonesia dengan profil penghasilan dan jam kerja yang bervariasi. AI akan berdampak terhadap 17 sektor lapangan usaha di Indonesia. Diperkirakan pekerjaan dari 26,7 juta orang dapat dibantu atau dibuat lebih efisien dengan teknologi AI. Angka ini setara 22,1 % total tenaga kerja di Indonesia tahun 2021. Pekerjaan di setiap sektor lapangan usaha memiliki tingkat efisiensi AI bervariasi. Paling besar akan terasa di sektor komunikasi (58,1 %), dan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mengalami paparan terkecil (1,3 %). Jika AI diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari, waktu kerja menjadi lebih singkat. Dari olahan data mikro Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS tahun 2021, rata-rata waktu bekerja para pekerja di Indonesia selama 8 jam per hari. Namun, dengan AI, waktu kerja tersebut dapat dipersingkat menjadi 6 jam per hari. Sisanya, 2 jam dikerjakan oleh AI.
Berdasarkan data Sakernas 2021, pekerjaan di sektor pertambangan memiliki rata-rata waktu kerja paling lama, 9,2 jam per hari. Paling singkat di sektor pendidikan, 5,4 jam per hari, dengan mengadopsi AI, pekerjaan dengan jam kerja terpanjang bergeser ke sector akomodasi dan makan minum, menjadi 7,5 jam per hari. Waktu kerja jasa pendidikan tetap paling cepat dan berkurang menjadi 4,1 jam per hari. Berubahnya peringkat lama waktu kerja tergantung dari seberapa besarAI dapat membantu pekerjaan di setiap sektor. Efisiensi AI di sektor pertambangan 31,6 % lebih besar dibandingkan dengan sektor akomodasi dan makan minum (18,1 %). Jika lama waktu bekerja memengaruhi besaran gaji, ada pekerja yang akan mendapat pengurangan gaji cukup besar, yaitu keuangan dan asuransi, informasi dan komunikasi, serta jasa perusahaan. Pengurangan gaji dapat memengaruhi kondisi keuangan rumah tangga, apalagi jika terjadi pada pekerja sekaligus kepala keluarga. Tahun 2021, secara nasional pekerja berstatus sebagai kepala keluarga hampir separuh dari total tenaga kerja di Indonesia, sebanyak 59,7 juta orang. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









