;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

SEKURITAS RUPIAH BANK INDONESIA : RESPONS PASAR LAMPAUI TARGET

16 Sep 2023

Lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia mendapat sambutan positif pasar seiring dengan perolehan transaksi pada hari pertama yang tembus hingga Rp24,46 triliun. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengapresiasi respons pasar yang cukup positif pada lelang perdana ini. Terlebih realisasi transaksi melebihi target yang dipatok bank sentral yakni Rp7 triliun. Dari catatan BI, total penawaran yang masuk mencapai Rp29,87 triliun dan terserap sebesar Rp24,46 triliun.“Dan ini win to bid rationya sambutan positif dari pasar, overssubscribe, melebihi dari yang ditargetkan dan pasar menyambut positif penerbitan SRBI ini karena instrumen yang pro-market, likuid dan bisa mendorong masuknya portifi olio asing,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo usai membuka Seminar Nasional ISEI 2023 di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat (15/09).Lelang SRBI merupakan langkah kesekian yang ditempuh Bank Indonesia untuk menjaga pergerakan rupiah tetap di zona aman. Sebelum ini, bank sentral juga telah meluncurkan penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) pada Term Deposit (TD) Valuta Asing di komoditas sumber daya alam. Berdasarkan data yang diterima Bisnis, terdapat tiga tenor SRBI yang ditawarkan oleh bank sentral pada lelang perdana Jumat (15/09), yaitu 6 bulan, 9 bulan, dan 12 bulan. Kedua, jumlah penawaran SRBI tenor 9 bulan mencapai Rp3,40 triliun dengan tingkat penawaran 6,35-6,50%. Sementara nominal transaksi yang berhasil diraih untuk kategori ini mencapai Rp2,65 triliun. Terakhir, untuk jumlah penawaran SRBI tenor 12 bulan ditetapkan Rp18,38 triliun dengan tingkat penawaran 6,35-6,60 persen. Adapun, nilai transaksi atau nominal yang berhasil diraih untuk SRBI dengan tenor terpanjang, yaitu Rp15,03 triliun. Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan total transaksi yang dimenangkan dalam lelang SRBI perdana tercatat sebesar Rp24,46 triliun. Adapun, peminat tertinggi terlihat pada SRBI dengan tenor 6 bulan sebesar 61,4 persen dari total SRBI yang dimenangkan. Alhasil, dengan SRBI yang dapat diperdagangkan dengan asing akan membantu modal asing masuk atau inflow valas ke Indonesia. Dia berharap SRBI akan menjadi instrumen untuk menjaga stabilitas rupiah. Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Erwindo Kolopaking menyampaikan bahwa secara point-to-point, nilai tukar rupiah pada akhir Agustus 2023 melemah sebesar 0,98% dibandingkan dengan posisi pada akhir Juli 2023.

KINERJA PERDAGANGAN : WASPADA STAGNASI EKSPOR

16 Sep 2023

Kinerja perdagangan Indonesia masih mampu menunjukkan taji meski sejumlah kalangan mengkhawatirkan adanya stagnansi perdagangan hingga akhir tahun. Badan Pusat Statistik mencatat ekspor RI menyentuh US$22,00 miliar pada Agustus 2023 atau naik 5,47% dari bulan sebelumnya dengan perolehan US$20,86 miliar. Sedangkan nilai impor Agustus sebesar US$18,88 miliar, turun 3,53% dibandingkan dengan raihan Juli 2023 sekitar US$19,57 miliar.Kinerja ekspor impor tersebut menghasilkan surplus neraca perdagangan sebesar US$3,12 miliar. Jumlah ini meroket tajam bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni US$1,29 miliar. Capaian surplus bulan lalu menandai kinerja positif perdagangan selama 40 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.“Namun, jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu [year-on-year/yoy], memang lebih rendah [surplus US$27,92 miliar],” kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar dalam konferensi pers, Jumat (15/9).Nilai ekspor maupun impor Januari-Agustus serentak mengalami penurunan bila dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani membeberkan sejumlah faktor yang mempengaruhi nilai ekspor yang dikhawatirkan bakal jalan di tempat hingga akhir tahun. Menurutnya, permintaan dan harga komoditas ekspor andalan Indonesia kemungkinan besar hanya akan naik tipis. Di sisi lain, pertumbuhan kinerja industri dalam negeri, kata Shinta, juga diperkirakan bakal relatif moderat atau tidak terlalu agresif. Salah satu penyebab adalah lesunya pertumbuhan industri karena adanya momen transisi kepemimpinan yang semakin mendekati puncaknya jelang Pemilu 2024. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal mengatakan bahwa kenaikan surplus perdagangan pada Agustus 2023 dibayangi oleh pelemahan impor barang modal dan produksi.“Yang perlu diperhatikan adalah impor barang konsumsinya naik, sedangkan impor bahan baku mengalami penurunan,” jelasnya.

INVESTASI MIGAS : Tenggat Rosneft di Kilang Tuban

16 Sep 2023

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan batas waktu keputusan investasi akhir atau final investment decision (FID) proyek strategis nasional (PSN) grass root refinery (GRR) Tuban hingga tahun depan. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan bahwa pihaknya masih memberi tambahan waktu hingga tahun depan setelah tenggat FID proyek pengerjaan kilang baru itu beberapa kali mengalami kemunduran. Proyek kilang senilai US$13,5 miliar setara dengan Rp205,05 triliun itu dikerjakan PT Pertamina (Persero) bersama dengan mitra Rusia mereka, Rosneft Singapore Pte Ltd.Belakangan perusahaan Rusia itu mendapat sanksi dari negara-negara barat menyusul invasi terhadap Ukraina sejak Februari 2022. Sanksi terhadap Rosneft itu menyasar pada akses pendanaan, teknologi hingga jasa kontruksi kilang. Seperti diberitakan sebelumnya, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) mengajukan opsi penambahan mitra kerja strategis baru untuk percepatan proyek Grass Root Refi nery Tuban kepada rekanan bisnis mereka, Rosneft Singapore Pte Ltd. Direktur Utama PT KPI Taufik Aditiyawarman mengatakan, pengajuan mitra baru itu dilakukan seiring dengan dampak sanksi dunia barat yang mulai terasa untuk penyelesaian FID salah satu PSN tersebut. FID GRR Tuban ditarget rampung pada triwulan pertama 2024. Dia menegaskan diskusi lebih lanjut soal FID untuk rencana eksekusi proyek masih tetap berlanjut bersama dengan Rosneft di tengah risiko sanksi saat ini.

Pemerintah Diminta Utamakan Masyarakat

16 Sep 2023

Pemerintah tak hanya perlu memperbaiki komunikasi dengan mengutamakan musyawarah dan menghindari pendekatan koersif guna menyelesaikan sengketa yang terjadi di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepri. Pemerintah juga didorong untuk mengutamakan kepentingan masyarakat dengan memastikan pemenuhan hak, pemberian afirmasi, serta fasilitasi untuk kelompok lemah. Dorongan itu disampaikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Dua organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia ini berpandangan, pembangunan semestinya dilakukan terutama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

”Pandangan kami, kesentosaan masyarakat harus dinomorsatukan. Tidak boleh masyarakat menjadi korban. Lebih baik risiko-risiko yang lain yang ditempuh,” ujar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, di Jakarta, Jumat (15/9) terkait persoalan yang kini terjadi di Pulau Rempang. Protes dan bentrok antara masyarakat dan aparat keamanan terjadi di Pulau Rempang pada pekan lalu. Peristiwa ini bermula ketika Badan Pengusahaan (BP) Batam berencana merelokasi seluruh penduduk Pulau Rempang yang berjumlah lebih kurang 7.500 jiwa. Relokasi dilakukan terkait rencana pembangunan kawasan industri, jasa, dan pariwisata dengan nama Rempang Eco City. Proyek yang digarap PT Makmur Elok Graha itu ditargetkan bisa menarik investasi hingga Rp 381 triliun pada 2080. Terkait rencana tersebut, Yahya mengatakan, investasi memang dibutuhkan oleh negara.Namun, investasi itu harus sungguh-sungguh dijadikan peluang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya yang ada di lokasi investasi. Dengan demikian, masyarakat harus dijaga dan tidak boleh menjadi korban. (Yoga)


Beda Pendapat Pengenaan Tarif Impor Hambat Penetapan Tersangka

16 Sep 2023

Sejak Mei 2023 hingga kini Kejaksaan Agung belum juga menetapkan tersangka dalam dugaan korupsi impor emas 2010-2022 meski status perkara itu telah ditingkatkan menjadi penyidikan. Kejagung mengaku penetapan tersangka masih terkendala karena adanya perbedaan pandangan tentang pengenaan tarif terhadap barang impor oleh pejabat di Ditjen Bea dan Cukai. Ada yang menyatakan pemberian kode HS terhadap impor emas sudah sesuai kualifikasi dari ketentuan kepabeanan dan bukan tindak pidana. Di sisi lain, ada yang berpandangan sebaliknya. Ahli perpajakan mengungkapkan, pada beberapa kasus memang terjadi kongkalikong antara importir dan petugas. Tujuannya agar importir tidak membayar bea masuk atau membayar sesedikit mungkin sehingga dia menawarkan uang kepada petugas.

Sejauh ini, pada kasus komoditas emas periode 2010-2022, Kejagung menemukan adanya dugaan bahwa impor emas dilakukan tidak sebagaimana mestinya sehingga diduga menimbulkan kerugian keuangan negara. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah, Jumat (15/9) mengatakan, sampai saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan dan belum menetapkan tersangka. Menurut Febrie, penyidik masih mendudukkan kasus tersebut di antara UU tentang Kepabeanan dengan UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi. Menurut Febrie, penyidik terkendala karena masih adanya perbedaan pandangan tentang pengenaan tarif terhadap barang impor oleh pejabat di Ditjen Bea dan Cukai. Sebab, ada yang menyatakan bahwa pemberian kode HS terhadap impor emas tersebut sudah sesuai kualifikasi dari ketentuan kepabeanan dan bukan tindak pidana. Di sisi lain, ada yang berpandangan sebaliknya. ”Bukti awal ada, tetapi untuk menentukan kasus ini riil tindak pidana korupsi, penyelenggara negara harus terlibat. Nah, itu yang belum. Masih dicari itu siapa,” ujar Febrie. (Yoga)


Jutaan Dollar AS untuk Mitigasi Asia

16 Sep 2023

Dunia usaha skala besar dari berbagai sektor di Asia bergabung dalam gerakan filantropi yang diberi nama Philanthropy Asia Alliance (PAA). Komitmen awal dari sekitar puluhan entitas bisnis dan yayasan yang bergabung mencakup dana hampir 1 miliar USD. Gerakan yang dimotori Temasek ini diluncurkan  dalam ajang Philanthropy Asia Summit Ke-3 di Singapura yang dihadiri ratusan undangan dari sejumlah perusahaan dan yayasan filantropi, serta Presiden Singapura yang baru terpilih, Tharman Shanmugaratnam, Jumat (15/9).  ”Kita memerlukan dunia yang lebih berdaya tahan dan inklusif,” kata CEO Temasek Trust Desmond Kuek membuka pertemuan. Dana hampir 1 miliar USD ini akan digulirkan untuk tiga fokus, yakni iklim dan hayati, holistik dan pendidikan inklusif, serta global dan kesehatan publik.

Ketiganya menjadi fokus aliansi seiring fenomena yang kian mengkhawatirkan di Asia, rumah bagi hampir separuh penduduk dunia. Kenaikan suhu di Asia dua kali lebih cepat dibandingkan dengan global. Kejadian pandemi di Asia juga tiga kali lebih sering pada masa mendatang. ”Pertanyaannya bukan apakah atau bagaimana pandemi akan terjadi lagi, melainkan kapan? Ini harus direspons dengan bekerja sama lintas region,” kata Desmond. Pandemi Covid-19 lalu menjadi pelajaran berharga betapa penting para pihak menjalin komunikasi untuk memitigasi dampak berbagai fenomena. ”Asia adalah salah satu pusat penyebaran infeksi karena kepadatan dan mobilitas manusia serta intensitas kontak dengan berbagai satwa,” kata Direktur Duke US Centre for Outbreak Preparedness Prof Paul Pronyk, yang juga ahli penyakit infeksi. (Yoga)


Hilirisasi Mulai Berdampak, Struktur Ekspor ke China Berubah

16 Sep 2023

Dampak hilirisasi mulai terlihat dari peralihan struktur komoditas ekspor ke China. Ekosistem hilirisasi perlu terus diciptakan dan dipelihara. Laporan BPS, Jumat (15/9) menunjukkan, nilai ekspor pada Agustus 2023, baik dari sektor migas maupun nonmigas, mencapai 22 miliar USD, naik 5,47 % dibanding bulan sebelumnya. Meski secara umum nilai ekspor turun hingga 21,21 % secara tahunan (yoy), nilai ekspor ke China meningkat 3,02 % pada Januari-Agustus tahun ini dibanding periode yang sama tahun lalu. Secara khusus, sejak 2022 ekspor nonmigas Indonesia ke China mulai didominasi besi dan baja.Pada 2022, ekspor besi dan baja mencapai 29,9 % dari total ekspor ke China. Pada Januari-Agustus 2023, ekspor besi dan baja mencapai 28,58 % dari total ekspor. Sebelumnya, ekspor ke China didominasi bahan bakar mineral yang mencapai 29,62 % pada 2021, turun menjadi 24,40 % pada 2022, dan 26 % hingga Agustus 2023.

Dalam periode yang sama, nikel dan produk turunannya juga mulai diekspor ke China. Pada 2022, proporsinyai 7,01 %. Pada Januari-Agustus 2023 meningkat menjadi 8,22 %. ”Ada peralihan struktur ekspornonmigas Indonesia ke China seiring kebijakan hilirisasi dan pembangunan smelter pengolahan bijih nikel,” kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Gedung BPS, Jakarta, Jumat. Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Ahmad Heri Firdaus, mengatakan, permintaan dari China itu digunakan untuk aktivitas industrinya. Oleh karena itu, program hilirisasi pemerintah perlu terus didorong karena hilirisasi digadang-gadang dapat mengubah struktur ekspor Indonesia dan saat ini hal itu mulai terlihat. ”Kalau ini konsisten selama 1-2 tahun ke depan, bisa mengubah struktur ekspor. Hilirisasi tidak hanya sampai ke smelter, tetapi juga olahan barang akhirnya harus lebih banyak lagi,” ujar Ahmad. (Yoga)


Harga Karet Pasar Lelang Petani Meningkat

16 Sep 2023

Harga karet pada lelang karet kelompok tani di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terus membaik. Sekretaris Gapkindo Sumut Edy Irwansyah, Jumat (15/9/2023), mengatakan, pada lelang yang telah digelar tiga kali per dua minggu itu, harga getah karet terjual berturut-turut Rp 9.230 per kg, Rp 9.650 per kg, dan Rp 10.852 per kg. Harga di luar sekitar Rp 7.500 per kg. ”Lelang sangat membantu petani,” ucap Edy. (Yoga)

Kalla: PT BMS Gunakan Energi Terbarukan

16 Sep 2023

Wakil presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menyebutkan bahwa smelter yang dibangun oleh PT Bumi Mineral Sulawesi (PT BMS), anak usaha Kalla Group, menggunakan sumber energi terbarukan tenaga air. Adapun pembangkit listrik yang memasok keperluan energi untuk PT BMS berasal dari PLTA Malea Tana Toraja yang juga anak usaha dari Kalla Group. (Yoga)

Sejumlah Penginapan Penuh Selama Gandrung Sewu

16 Sep 2023

Kegiatan Gandrung Sewu di KabupatenBanyuwangi, Jatim, diharapkan bisa menarik banyak wisatawan ke wilayah paling timur Pulau Jawa itu. Acara yang sudah masuk kalender kegiatan nasional Kemenparekraf tersebut kini digelar selama tiga hari, yaitu 14-16 September. Pada tahun-tahun sebelumnya hanya sehari. ”Menurut informasi, beberapa hotel berbintang full booking,” ujar Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi MY Bramuda melalui Whatsapp, Jumat (15/9). Para pemesan itu dari wilayah Jatim dan juga dari provinsi lain. Mengambil tema ”Omprog, the Glory of Art”, puncak Gandrung Sewu dilaksanakan pada Sabtu (16/9) di Pantai Marina Boom, Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi. Sebelum itu, berturut-turut digelar musik dan seni Padhang Bulanan pada Kamis (14/9) malam serta Meras Gandrung dan Gandrung Terop pada Jumat sore-malam.

Senada dengan Bramuda, Ketua Perhimpunan Rumah Inap Banyuwangi Joko Subagyo mengatakan, sejumlah penginapan di Banyuwangi penuh pada akhir pekan ini. Total ada 650 penginapan yang tersebar di Banyuwangi, tetapi yang sudah terhimpun kurang dari 100 buah. Joko yang juga pemilik Didu’s Homestay di Dusun Krajan, Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, mencontohkan, penginapan miliknya yang terdiri atas sembilan unit bungalo sudah penuh sejak beberapa hari lalu. Bahkan, pihaknya mesti menolak tamu yang baru datang lantaran tidak ada kamar. ”Tadi malam datang rombongan dari Jakarta, tetapi juga sudah tidak ada kamar. Mereka langsung ke sini, belum booking. Katanya di tempat lain juga penuh,” ucapnya. Menurut Joko, peningkatan tamu terjadi sejak tiga hari sebelum Gandrung Sewu. Wisatawan banyak yang memilih penginapan karena tahu fasilitas di tempat itu tidak kalah asyik dengan hotel. Di Banyuwangi, puncak kunjungan wisatawan terjadi pada bulan Juni sampai Agustus. Pada Juni lalu, penginapan Joko menjaring 345 tamu dan naik jadi 360 tamu lebih di Agustus. (Yoga)