Ekonomi
( 40744 )JARINGAN INTERNET BAWAH LAUT : SKKL Echo Berperan Akhir 2023
PT XL Axiata Tbk. (EXCL) menargetkan pembangunan sistem komunikasi kabel bawah laut (SKKL) Echo selesai pada akhir tahun ini. Head of External Communication XL Axiata Henry Wijayanto mengatakan XL terus mempercepat penggelaran proyek infrastruktur jaringan tulang punggung telekomunikasi itu. “Pembangunan Echo masih on track sesuai target yang diharapkan akan selesai akhir tahun ini untuk seluruh wilayah Indonesia,” katanya kepada Bisnis, Rabu (20/9). Henry menjelaskan keberadaan SKKL Echo sangat mendukung bagi bisnis perusahaan, karena akan memberikan alternatif akses internet dan data dengan kapasitas besar ke luar negeri. Layanan SKKL Echo pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas akses internet bagi seluruh pelanggan, termasuk kalangan korporasi dan pemerintahan. Dia menjelaskan bahwa XL Axiata melakukan kerja sama dengan semua anggota konsorsium untuk pemanfaatan kabel Echo ini untuk kebutuhan domestik dan internasional. SKKL Echo merupakan proyek yang dibangun secara bersama oleh Meta, Google, dan XL Axiata. Sekjen Asosiasi Sistem Komunikasi Kabel Laut Seluruh Indonesia (Askalsi) Resi Y Bramani mencatat terjadi peningkatan permintaan kapasitas SKKL hingga 30% pada kuartal III/2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut didorong oleh permintaan dari pemain seluler yang terus meningkat.
Babak Belur di Pasar Domestik
Agus Martowardojo dan Arcandar Tahar Masuk Jajaran Komisaris PLN
Multivition Plus Teken Kerja Sama dengan B-Universe, Laba Naik 30%
JAKARTA,ID-PT Tripar Multivitasion Plus Tbk (RAAM) atau MVP menempuh langkah penting dan signifikan dengan membangun kemitraan bersama PT Bersatu Universe Digital Indonesia (B-Universe). Kemitraan ini diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada rabu (20/9/2023) di Multivision Tower, Kuningan Jakarta Selatan. Kerja sama tersebut diyakini mampu meningkatkan performa distribusi konten-konten kreatif MVP, dan diharapkan berkontribusi pada peningkatan laba kotor MVP hingga 30% (yoy). "Kami optimistis target tersebut tercapai. Kerja sama dengan B-Universe ini jadi salah satu pin point-nya. Namun kedepan, begitu kami mulai dengan konten segar, berapa jam dalam sehari, kami akan produksi untuk isi program-programnya disitu. Dengan demikian, sinetron, ftv, dan film untuk stasiun tv akan loncat beberapa persen," kata Direktur Utama Tripar Multivision Plus Whora Anita Raaghunath di Jakarta, Rabu (20/9/2023). Founder B-Universe merupakan suatu perusahaan yang menyelenggarakan aktivitas penyiaran jaringan televisi swasta digital yang dikenal dengan nama BTV. Sekaligus mengelola lini usaha koran Investor daily, Majalah Investor, Investor.id, Beritasatu.com, dan jakarta Globe. (Yetede)
Menimbang Registrasi Biometrik Kartu Seluler
Akibat Minim Pesawat di Masa Pemulihan
Salah Kaprah Pemutihan Sawit di Kawasan Hutan
Industri Pertahanan Bersaing secara Global
Industri pertahanan Indonesia berpeluang besar bersaing secara global. Sebagai industri strategis untuk bangsa, peluang itu harus diiringi inovasi hingga meningkatkan kemandirian dalam negeri. Hal itu dikatakan Presiden Joko Widodo di PT Pindad, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/9/2023). Presiden optimistis industri strategis bahkan jadi 50 besar di tingkat global. Hal itu dibuktikan dengan pendapatan PT Pindad yang naik dua tahun terakhir. (Yoga)
Ekonomi Maritim Berkelanjutan Perlu Dioptimalkan
Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara maritim. Upaya memanfaatkan potensi besar maritim membutuhkan pengelolaan ruang laut yang terintegrasi. Namun, pengelolaan ruang laut masih menghadapi tantangan yang tak ringan. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengemukakan, kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas 17.500 pulau dan dikelilingi 6,4 juta meter persegi perairan telah menjadi habitat penting tanaman bakau seluas 3,3 juta hektar, terumbu karang 2,5 juta hektar, dan padang lamun seluas 300.000 hektar yang merupakan rumah bagi sumber daya ikan. Namun, pengelolaan ruang laut di Indonesia masih menghadapi tantangan sangat besar. Sebab, banyak sektor industri memanfaatkan ruang dan sumber daya laut secara ekstraktif. PDB sektor maritim berkontribusi 7,6 % terhadap total PDB nasional. Sementara itu, 281 kabupaten/kota serta masyarakat di lebih dari 12.000 desa pesisir menggantungkan penghidupan pada laut yang sehat.
”Selain potensi besar, tekanan besar juga dihadapi laut kita. Kerusakan laut tidak hanya menjadi bencana Indonesia, tetapi juga mengancam kehidupan manusia di masa depan,” ujar Trenggono dalam pembukaan acara Marine Spatial Planning and Services Expo 2023, secara hibrida, di Jakarta, Selasa (19/9). Sektor maritim di antaranya meliputi industri perkapalan, perikanan dan bioteknologi, pertambangan dan energi, reparasi kapal, jasa pergudangan laut, jasa penyeberangan, logistik, pelabuhan,terminal peti kemas, serta pembuatan senjata dan kapal perang. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, mengemukakan, Indonesia yang 75 % luasnya adalah wilayah laut memiliki potensi maritim sangat besar, 45 % jalur perdagangan dunia lewat laut dan sebagian besar di antaranya lewat perairan Indonesia. Ia menambahkan, masih banyak potensi maritim yang belum dimanfaatkan dan perlu ditata, di antaranya potensi perikanan tangkap dan budi-daya, rumput laut, energi, hingga jalur kabel dan pipa bawah laut. Rencana strategis kelautan perlu disusun. ”Kalau kita kelola semua ini, Indonesia akan jadi negara super-power,” kata Luhut. (Yoga)
Asuransi untuk Sektor Informal Potensial
Head Executive Vice President at Indonesian Financial Group Progress Reza Yamona Siregar, Selasa (19/9/2023), mengatakan, sektor informal memiliki potensi besar bagi industri asuransi untuk mengembangkan bisnis. Upaya untuk meningkatkan inklusi perasuransian ini salah satunya melalui produk asuransi mikro. Tenaga kerja sektor informal di Indonesia saat ini sekitar 80 juta orang. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









