WOOD Memangkas Target Penjualan Sebesar 50%
PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) memangkas target penjualan sebanyak 45%-50% secara tahunan atau
year on year
(yoy). Langkah ini sebagai imbas tingkat suku bunga kredit perumahan di Amerika Serikat (AS).
Direktur Integra Indocabinet, Wang Sutrisno menerangkan, penjualan segmen furnitur dan
building component
memiliki korelasi yang tinggi dengan pasar properti. Dengan tingkat suku bunga kredit perumahan AS yang mencapai lebih dari 7%, menyebabkan permintaan produk komponen bangunan dan furnitur melambat pada 2023.
Penjualan WOOD didominasi ekspor, terutama ke pasar AS. "Dengan mempertimbangkan hal-hal itu, kami menurunkan target penjualan tahun 2023 sebesar 45%-50% yoy," ungkap Wang akhir pekan lalu.
Turunnya kinerja tersebut tercermin pada perolehan laba bersih WOOD yang sebesar Rp 39,66 miliar per Juni 2023. Angka itu merosot 86,77% secara tahunan. Sebelumnya,
Investor Relation
WOOD mengatakan, perusahaan ini terus melakukan diversifikasi pasar. Langkah ini mengantisipasi gejolak ekonomi yang masih membayangi AS.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023