;

“Janda Bolong” Pencuri Perhatian

Ekonomi Mohamad Sajili 02 Oct 2020 Kompas
“Janda Bolong” Pencuri Perhatian

Tanaman hias monstera (Monstera sp) atau janda bolong tengah laris manis di pasaran. Nilai ekonominya meroket seiring dengan tingginya permintaan. Jika ingin membelinya, sebaiknya perlu mengenai jenis-jenis tanaman ini dan bagaimana merawatnya.

Monstera tidak tahan panas atau tidak boleh langsung terpapar sinar matahari. Kondisi demikian menyebabkan daunnya mengering dan rusak. Jadid menyarankan Monstera sp diletakkan di dalam rumah, teras, atau samping jendela yang cukup terpapar sinar matahari. Jika di kebun, harus ada jaring supaya tidak terpapar sinar matahari secara langsung.

Sementara itu, media berongga berupa sekam dan andam (dedaunan kering atau ranting) cocok untuk Monstera sp karena tidak becek atau tidak ada genangan air. Sebab, akarnya akan membusuk pada media padat dan becek..

Balai Penelitian Tanaman Hias dalam artikel ”Klasifikasi dan Deskripsi Botani Monstera Deliciosa Liemb” menyebutkan, pada habitat aslinya, Monstera sp tumbuh sebagai tanaman autotrof atau epifit yang menjalar berumpun atau merambat di bawah vegetasi hutan pada intensitas cahaya rendah atau ternaungi dan tidak menyukai cahaya matahari langsung.

Tanaman ini tumbuh optimal di lingkungan lembab, tanah bertekstur liat berpasir, mengandung banyak bahan organik, drainase baik, dan beriklim tropis. Walakin tanaman ini termasuk agak toleran terhadap kekeringan, sangat sensitif terhadap salinitas, dan suhu.

Monstera sp berkembang biak secara generatif dan vegetatif. Tanaman ini akan berbunga untuk pertama kali setelah berumur tiga tahun. Tanaman ini dapat berbunga sepanjang tahun, terutama di lingkungan dengan kelembaban udara tinggi.


Tags :
#Perkebunan
Download Aplikasi Labirin :