Memburu Si Kilau Mini
Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan minat masyarakat Indonesia membeli emas. Emas mini dan emas batangan banyak diburu masyarakat sehingga produsen emas berlomba-lomba menambah pasokan. Harga emas terkini cenderung melesat dibandingkan awal 2020. Harga emas atau logam mulia Antam ukuran 1 gr per kamis 20/8/2020 dibanderol Rp 1.030.000 atau turun Rp 28.000 dari hari sebelumnya. Sementara harga emas Antam ukuran terkecil 0,5 gr juga turun Rp 14,000 menjadi Rp 545.000,-
Situs perdagangan dan penyimpanan emas secara daring Treasury mencatat penjualan emas pada masa pandemi Covid-19 meningkat dibandingkan tahun lalu. Hingga 9 Agustus 2020 terjadi peningkatan sebesar 150% ketimbang periode yang sama tahun lalu. Kepala Departemen Komunikasi PT Pegadaian (persero) Basuki Tri Andayani mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 minat masyarakat terhadap tabungan emas semakin tinggi. Hal ini dipengaruhi presepsi masyarakat terhadap emas yang dinilai memiliki fungsi lindung nilau aset dan bermanfaat sebagai sarana menjaga ketahanan finansial pada masa krisis. Pegadaian mencatat jumlah nasabah tabungan emas pegadaian mencapai 5,9 juta nasabah. Angka ini melonjak dimana posisi per akhir 2019 sebanyak 4,6 juta nasabah.
Sekretaris perusahaan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk Kunto Hendraprawoko mengatakan komoditas emas masih direspon positif masyarakat kendati pandemi. Emas batangan dalam ukuran lebih kecil (0,5 gr dan 1 gr) yang paling diminati segmen milenial. Nilai penjualan bersih Antam pada semester I-2020 sebesar Rp 9,23 triliun.
Tags :
#EmasPostingan Terkait
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023