;

Pertumbuhan Tipis Tabungan Nasabah Kelas Menengah

Ekonomi Hairul Rizal 14 Oct 2024 Kontan
Pertumbuhan Tipis Tabungan Nasabah Kelas Menengah
Fenomena "makan tabungan" di kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah, yang tercermin dari pertumbuhan rendah simpanan di bawah Rp 100 juta. Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan simpanan kelompok ini hanya naik 0,8% sepanjang 2024 hingga Agustus.

Yuddy Renaldi, Direktur Utama Bank BJB, mengamati nasabah menengah ke bawah lebih banyak mengeluarkan uang untuk kebutuhan pokok, sementara pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank BJB lebih banyak didorong oleh nasabah prioritas. Dia memperkirakan peningkatan tabungan pada akhir tahun didorong oleh konsumsi libur akhir tahun dan pilkada.

Di PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Direktur Santoso juga melihat tren "makan tabungan" dengan pertumbuhan saldo rata-rata yang cenderung menurun. Sementara itu, Bank Mandiri mencatat peningkatan simpanan sebesar 5% pada nasabah kelas menengah ke bawah per Agustus 2024, meski Evi Dempowati menyebut kelompok ini semakin berhati-hati dalam pengeluaran.

Menurut pengamat perbankan Arianto Muditomo, fenomena ini terjadi karena pendapatan yang stagnan, meskipun harga barang cenderung turun, sehingga masyarakat mengurangi tabungan demi pengeluaran.
Download Aplikasi Labirin :