Umumkan Segera Tersangka Kasus di Kementan
Presiden Jokowi pada Jumat (6/10) telah menerima surat
permohonan pengunduran diri Mentan Syahrul Yasin Limpo dari posisinya sebagai
menteri. Presiden kemudian menunjuk Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi sebagai Pelt
Mentan, sambil menunggu pengangkatan menteri yang definitif. Sementara itu, KPK
mencegah sembilan orang bepergian ke luar negeri. Mereka disebut sebagai para
tersangka dan pihak-pihak terkait dugaan korupsi di Kementan. Namun, KPK belum secara
resmi mengumumkan tersangka dalam kasus korupsi di Kementan tersebut. Kondisi ini
bisa menimbulkan sejumlah spekulasi dalam pengusutan kasus ini. Apalagi, selain
sudah ada dugaan pemerasan penanganan kasus ini yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya,
kini juga beredar foto pertemuan antara Ketua KPK Firli Bahuri dan Syahrul yang
diduga terjadi di lapangan bulu tangkis.
Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta,
Jumat, berjanji akan secepatnya mengangkat menteri pertanian definitif untuk menggantikan
Syahrul. Namun, Presiden tidak bersedia menjawab ketika ditanya apakah posisi
mentan akan kembali diberikan kepada perwakilan dari Nasdem karena Syahrul
sebagai salah satu kader partai itu. Saat menyerahkan surat pengunduran diri
dari posisi mentan kepada Mensesneg Pratikno, Kamis (5/10), Syahrul mengaku
mengundurkan diri untuk menghadapi persoalan hukum. Sebelumnya, Menkopolhukam
Mahfud MD menyebut Syahrul telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi di
Kementan yang disidik KPK. Ketua Kelompok Humas PPATK Natsir Kongah enggan
memerinci isi laporan transaksi keuangan yang diserahkan kepada KPK. Ia hanya
memastikan analisis PPATK memiliki indikasi pencucian uang dan korupsi. Sejauh
ini KPK telah mengungkap ada tiga kluster perkara dalam dugaan korupsi di
Kementan, yakni dugaan pemerasan dalam jabatan, penerimaan gratifikasi, dan
tindak pidana pencucian uang. Dari serangkaian penggeledahan di rumah dinas dan
pribadi Syahrul, termasuk kantor Kementan, KPK juga menyita sejumlah dokumen,
uang puluhan miliar rupiah, 12 pucuk senjata, dan mobil Audi A6. (Yoga)
Postingan Terkait
KPK Selidiki Dugaan Aliran Dana Rp 2 Miliar
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023