;

Bahaya Salah Desain Kereta Ringan

Bahaya Salah Desain Kereta Ringan

Salah desain kereta rel ringan yang menghubungkan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi atau LRT Jabodebek semakin membuktikan betapa buruknya perencanaan megaproyek infrastruktur di era Presiden Joko Widodo. Alih-alih mengambil langkah koreksi, Jokowi malah meminta masyarakat memaklumi kesalahan tersebut dengan dalih ini merupakan pertama kalinya proyek itu digarap oleh putra-putri Indonesia. Padahal kritik yang disampaikan sangat krusial. Kritik itu datang dari dalam pemerintah sendiri. Belum lama ini, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mempersoalkan kesalahan desain pada jembatan lengkung bentang panjang (longspan) pada lintasan LRT yang berada di persimpangan Jalan Gatot Subroto dan Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan. Akibat desain longspan terlalu menikung tajam, kereta ringan hanya bisa melaju maksimal 20 kilometer per jam di titik tersebut. Tak hanya berpengaruh pada target waktu tunggu kereta, kesalahan desain pada jembatan lengkung sepanjang 148 meter itu berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan saat kereta ringan berada di tikungan. Padahal desain longspan itu sebelumnya dielu-elukan banyak pihak, termasuk oleh Presiden Joko Widodo. Persoalan ini menambah panjang daftar masalah proyek kereta ringan. (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :