;

Bunga Naik, KPR Syariah Lebih Menarik

Ekonomi Hairul Rizal 08 Jul 2023 Kontan
Bunga Naik, KPR Syariah Lebih Menarik

Kenaikan suku bunga acuan berpotensi membuat pembiayaan kepemilikan rumah alias KPR syariah lebih menarik ketimbang kredit pemilikan rumah (KPR) konvensional. Pasalnya, KPR syariah tidak terlalu terpengaruh kenaikan suku bunga acuan. Menurut Senior Vice President LPPI Trioksa Siahaan, KPR syariah dan konvensional punya kelemahan dan kelebihan masing-masing. Pada KPR konvensional, skemanya adalah uang diserahkan bank ke nasabah untuk membeli rumah. Sedangkan di skema syariah, bank membeli rumah untuk diserahkan ke nasabah dan nasabah selanjutnya mencicil ke bank. KPR syariah mengenakan margin yang disepakati di awal. Sedangkan KPR konvensional mengenakan bunga tetap untuk beberapa tahun awal, diikuti bungamengambang ( floating ), sesuai suku bunga, hingga akhir tenor. "Sehingga bila tren suku bunga naik, maka beban nasabah KPR konvensional juga akan naik," kata Trioksa, kemarin. Direktur Center of Economics & Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira memandang, KPR konvensional akan lebih menarik jika suku bunga sedang rendah. Sebab, bunga floating akan cenderung lebih kompetitif dari KPR syariah. Perencana keuangan Finansia Counsulting Eko Indarto mengatakan, KPR syariah akan lebih menguntungkan saat tren suku bunga naik. "Dalam skema syariah, bank yang akan membeli rumah, kemudian bank menjual rumah ke nasabah dengan besar margin yang sudah disepakati. Nasabah selanjutnya akan mencicil harga beli rumah, termasuk di dalam margin bank," terangnya. Bank Syariah Indonesia (BSI) tahun ini membidik penyaluran BSI Griya tumbuh dua digit jadi Rp 51,16 triliun. Per Maret 2023, BSI Griya mencapai Rp 49,3 triliun, atau tumbuh 14,1% secara tahunan. Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, BSI optimistis BSI Griya terus diminati.

Tags :
#Keuangan
Download Aplikasi Labirin :