KSSK Antisipasi Krisis Perbankan AS dan Eropa
BALI, ID-Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menegaskan, Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) dan pemangku kepentingan lainnya tetap memantau dampak krisis perbankan di AS dan Eropa terhadap sektor keuangan di Tanah Air. Menurut Menkeu, KSSK yang terdiri atas Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan Lembaga Penjamin SImpanan (LPS) menjadi lebih waspada, menyusul penutupan sejumlah bank di AS, diantaranya Silicon Valley Bank (SVB), Silvergate Bank, dan Signature Bank. Begitu pula terhadap yang terjadi di Eropa setelah Credit Cruisse didera krisis likuiditas. "Kami selalu berdiskusi dan melanjutkan pengujian secara bertahap sektor keuangan domestik, khususnya di industri perbankan," kata Sri Mulyani dalam High Level Meeting bertajuk Enhancing Policy Calibration for Macro Financial Reciliensi di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Rabu (29/3/2023). Menkeu menjelaskan, KSSK juga mendorong para pemangku kepentingan lain terus memantau dan menyiapkan langkah antisipasi berbagai potensi resiko yang mungkin datang dari berbagai dinamika. (Yetede)
Postingan Terkait
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023