;

Supaya Harga Tak Naik Semena-mena

Ekonomi Yuniati Turjandini 26 Dec 2022 Tempo (H)
Supaya Harga Tak Naik Semena-mena

JAKARTA-Pemberian subsidi bagi pembelian kendaraan listrik sebagaimana rencana Presiden Joko Widodo bukanlah praktik baru. Banyak negara mengucurkan subsidi langsung kepada konsumen. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, mencontohkan India yang memberikan subsidi sebesar 23% dari harga jual kendaraan. "Tapi harga jual tersebut harus di cek pemerintah. Jangan sampai karena mau diberi insentif, perusahaan menaikkan harga supaya pasarnya naik. Karena itu, standar (harga dan kualitas) penting. Hanya kendaraan dengan standar tertentu yang bisa mendapatkan subsidi," ujar Fabby, kemarin. Sependapat dengan Fabby, ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy, menyebutkan Cina sebagai  contoh terbaik pemberian subsidi kendaraan listrik. Dia mengungkapkan, negara itu, selain memberikan subsidi mobil listrik, mengucurkan insentif untuk  pembelian bus listrik yang bisa digunakansebagai sarana transpotasi publik. (Yetede)

Tags :
#Transportasi
Download Aplikasi Labirin :