GEMPA CIANJUR, Pendataan Rumah Rusak Mulai Berjalan
Pemkab Cianjur terus mendata kondisi rumah warga yang rusak akibat gempa. Pendataan untuk menentukan apakah warga bisa mendapat bantuan pembangunan rumah atau direlokasi. Namun, sebagian penyintas memilih bertahan di kampungnya. Sejak beberapa hari terakhir, pemerintah mulai mendata rumah warga terdampak gempa. Hingga Selasa (29/11) pendataan masih berjalan, seperti yang dilakukan di Desa Sukawangi, Kecamatan Warungkondang yang terdampak gempa cukup serius dengan 85 % rumah rusak, dari ringan hingga berat, dan sekitar 5.000 warga mengungsi. Pendataan dilakukan petugas BNPB. Pemerintah Desa Sukawangi juga berinisiatif mendata ulang kondisi rumah warga agar lebih akurat. Sukarelawan RT dan karang taruna dilibatkan dalam pendataan. ”Saya khawatir rumah rusak ringan enggak terdata. Jadi, kami dari desa siapkan data sendiri. Takut ada kecemburuan, masak ada rumah yang tidak didata, padahal rusak,” kata Kades Sukawangi Dedi Suharyadi, Selasa (29/11).
Untuk pendataan tersebut, sukarelawan meminta data kartu keluarga, nomor telepon, dan memotret kondisi rumah. Data kemudian diolah petugas desa di posko bantuan terpusat. Bupati Cianjur Herman Suherman, Senin (28/11), mengatakan, sekitar 3.500 rumah rusak telah terdata. Bagi warga yang rumahnya rusak berat, pemerintah menawarkan beberapa pilihan. Warga yang memilih menyewa tempat tinggal sementara sebelum direlokasi bisa meminta bantuan Rp 500.000 per keluarga per bulan yang dianggarkan dari APBN. Adapun warga yang memilih untuk membangun rumahnya bisa mendapat uang tunai Rp 10 juta-Rp 50 juta, disesuaikan tingkat kerusakan rumah. Pemerintah juga menyiapkan lokasi relokasi di tiga tempat. Lokasi itu ada di lahan seluas 2,5 hektar di Desa Sirnagalih di Kecamatan Cilaku, 10 hektar lahan di Desa Cipendawa di Kecamatan Pacet, dan 4 hektar lahan di Kecamatan Mande. Relokasi diprioritaskan untuk warga Desa Cijedil, Desa Mangunkerta, dan Desa Sarampad di Kecamatan Cugenang. (Yoga)
Postingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023