;

Genjot Proyek Jalan Tol, Skema Pembiayaan Baru Dibutuhkan

Ekonomi Hairul Rizal 25 Jun 2022 Kontan
Genjot Proyek Jalan Tol, Skema Pembiayaan Baru Dibutuhkan

Hingga akhir 2022, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan, investasi jalan tol mencapai Rp 970,8 triliun. Angka ini meningkat dari realisasi 2021 sebesar Rp 736,3 triliun. Sedang pada 2024, BPJT memasang target investasi jalan tol mencapai Rp 1.106 triliun. Tapi, target ini mendapat tantangan besar, seiring semakin sulitnya memperoleh pembiayaan untuk proyek jalan tol, sehingga perlu ada inovasi pembiayaan. Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna mengatakan, ada tiga kebijakan yang bisa diterapkan untuk mendukung pembiayaan infrastruktur, khususnya proyek jalan tol. Pertama, komitmen untuk melanjutkan proyek jalan tol pada ruas-ruas utama. Kedua, perbaikan iklim investasi untuk memastikan pelaku usaha jalan tol tetap bertahan. Ketiga, mendorong skema pembiayaan yang lebih berkelanjutan.

Download Aplikasi Labirin :