April, Inflasi Tertinggi Tiga Tahun Terakhir
Inflasi pada bulan April 2022 diprediksi lebih tinggi dibandingkan dengan bulan - bulan sebelumnya. Jika inflasi Maret sebesar 0,66% secara bulanan, inflasi April diprediksi sekitar 0,80% - 1,08%. Adapun inflasi tahunan berkisar 3,34% - 3,77%.
Rima Prama Artha, kepala ekonom Danareksa Research Institute (DRI) menyebut, pemicu inflasi April 2022 karena ada faktor musiman, Puasa dan Lebaran. Melihat proyeksi tersebut, ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman menyebut, ini merupakan pertama kalinya inflasi tahun ke tahun di atas 3% sejak September 2019. Bahkan, ia memperkirakan inflasi pada April 2022 ini menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Postingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
26 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
23 Jun 2025
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
23 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023