Perbankan Masih Salurkan Pendanaan ke Batubara
Penelitian yang diterbitkan oleh kelompok kampanye Urgewald dan Reclaim Finance, bersama puluhan lembaga swadaya masyarakat (LSM) lainnya pada Selasa (15/2) menunjukkan bahwa perbankan dan para investor masih menyalurkan sejumlah besar dana untuk mendukung industri batubara dalam beberapa tahun terakhir, disaat umat manusia menghadapi darurat iklim. Analisis tersebut menemukan bahwa bank-bank komersil menyalurkan dana sekitar US$ 1,5 triliun ke industri batubara antara Januari 2019 dan November tahun lalu.
Hanya lembaga-lembaga keuangan dari enam negara yaitu AS, Tiongkok, Jepang, India, Kanada, dan Inggris yang terlihat bertanggung jawab atas lebih dari 80% pembiayaan dan investasi batubara. "Lembaga keuangan ini harus mendapat kecaman dari semua pihak: organisasi masyarakat sipil, regulator keuangan, pelanggan, dan investor progresif. Kecuali kita mengakhiri pembiayaan batubara (atau) batubara yang akan mengakhiri kita," ujar Katrin Ganswindt, kepala penelitian keuangan di Urgewald, dalam laporan yang dilancir CNBC. (Yetede)
Tags :
#Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023