Pemerintah dorong Pembiayaan Rendah Karbon
Pemerintah mendorong optimalisasi perbankan menyalurkan pembiayaan yang mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon, sesuai prioritas Indonesia selaku Presidensi G-20, yaitu mengembangkan sumber pembiayaan yang mendukung negara berkembang dalam memitigasi perubahan iklim.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, Indonesia melalui Penentuan Kontribusi Nasional (Nationally Determined Contributions/NDC) berkomitmen menurunkan 29 % emisi gas rumah kaca, dengan optimalisasi peran perbankan domestik menyalurkan pembiayaan guna mempercepat transisi ekonomi melalui ekonomi rendah karbon
Pemenuhan target emisi pada 2030 sesuai NDC yang telah ditetapkan pemerintah membutuhkan biaya sekitar 250 miliar dollar AS atau setara Rp 3.603 triliun. Percepatan transisi tersebut, dicapai melalui perbankan yang secara agresif membiayai proyek-proyek hijau ataupun pembangunan berkelanjutan. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023