Indosat Dikabarkan bakal Lepas 75% Saham Data Center ke Bdx Hong Kong
PT Indosat Tbk (ISAT) dikabarkan bakal melepas 75% sahamnya di bisnis data center kepada penawar yang berbasis di Hong Kong, yaitu Bdx Data Exchange (BDx). Nilai saham tersebut ditaksir mencapai US$200-250 juta. "BDx, platform pangkalan data yang dimiliki 1 Squared Capital, tampil sebagai penawar favorit setelah berhasil menekuk penawar lain," kata sumber yang dikutip Bloomberg, Selasa, (26/10). Indosat disebut-sebut akan mempertahankan saham minoritas di bisnis data center. Karena itu, Indosat dan BDx bersiap menandatangani periode ekslusif untuk menuntaskan rincian kesepakatan pada pekan ini.
"Dalam menghadapi peningkatan permintaan layanan data center, Indosat sedang dalam proses mencari mitra strategis untuk memperkuat layanannya," kata juru bicara tanpa keterangan lebih lanjut. Sementara itu, perwakilan 1 Squared dan Ooredoo menolak memberikan komentar, begitu juga dengan Bdx. JP Morgan bertindak selaku penasehat keuangan ekslusif untuk Ooredoo Group, Goldman Sachs& Co serta HSBC bertindak selaku penasihat keuangan gabungan untuk CK Hutchison. Sedangkan, Barclays bertindak sebagai penasihat keuangan untuk Indosat Ooredoo.
Tujuannya untuk mendukung revolusi 5G di Indonesia, mempercepat transformasi digital , dan mewujudkan visi kota pintar Jakarta. Indosat juga berencana untuk memperluas peluncuran komersial layanan 5G ke kota besar lain,termasuk Surabaya dan Makasar, dengan permintaan layanan data yang tinggi. Layanan 5G perseroan akan memberikan akses internet broadband yang luar biasa bagi pelanggan konsumen dan bisnis. Seiring dengan itu, Indosat juga ingin membantu percepatan pemulihan ekonomi Jakarta serta mendukung era Industri 4.0. (Yetede)
Tags :
#Pertumbuhan EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023