;

Serap 13,8 Ton Karet Petani

10 Sep 2021 Sumatera Ekspres
Serap 13,8 Ton Karet Petani

Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, mengatakan, peningkatan jalan menggunakan aspal karet ini dalam upaya memperlancar akses serta memudahkan penjualan hasil perkebunan masyarakat. "Jalan ini kita tingkatkan dengan baik, kerena kita ingin bebaskan Lais dari angka kemiskinan, supaya harga karet semakin naik,” kata Bupati Dodi, Kamis (9/9).

Sebelumnya, harga karet hanya Rp 4.000 - Rp 5.000 per kilogramnya. Sekarang dengan unit pelelangan yang dibangun di tiap desa, harga karet sudah mencapai Rp 2.000 - Rp 13.000 per kg. "Melalui pembangunan aspal karet yang bahan bakunya kita serap dari hasil karet masyarakat, insya Allah harga karet pun akan semakin naik hingga mencapai Rp 20.000,” ucapnya.

Dikatakannya, jembatan Teluk Kijing - Rantau Kroya adalah ruas strategis yang juga menghubungkan ke Tempirai, Kabupaten PALI. "Nantinya dari PALI, bisa terhubung ke jalan tol lintas Sumatera," imbuhnya.

Kepala Dinas PUPR Muba Herman Mayori ST, melaporkan lanjutan peningkatan jalan di Kecamatan Lais sesuai nomor kontrak 620/01/SPPKF/ABPD/PU-PR/KEC.LAIS/2021 045/PT. BBP-SP/IV/2021 16 April 2021 dengan nilai Rp 39.372.200.000. Lama pengerjaan 210 hari kalender. "Saat ini kegiatan hampir 100 % selesai," paparnya.

Pekerjaan mulai dilaksanakan sejak 18 April 2021, dengan rentang fungsional Lais-Petaling-Teluk Kijing sepanjang lebih kurang 13 Kilometer (Km). Sedangkan panjang efektif yang dilakukan pening katan sepanjang 9,794 meter, dengan perkerasan aspal AC-BC dan AC-WC (Lateks) dengan lebar bervariasi antara 4,5 -5,5 meter.

"Peningkatan jalan ini menyerap aspal karet lateks lebih kurang 13,8 ton. Sedangkan pelebaran jalan beton sepanjang lebih kurang 3.200 meter, dengan lebar masing-masing kiri - kanan 1,00 m, terangnya.

Camat Lais Demon Hardian Eka Suza SSTP MSi, mengatakan masyarakat mengucapkan banyak terima kasih atas peningkatan jalan yang telah dilakukan. Karena selama ini sebelum dilakukan peningkatan, waktu tempuh Desa Petaling/Desa Teluk Kijing ke simpang jalan negara lama, mencapai 30 menit. Sekarang hanya 10 menit.

"Harapan masyarakat khususnya masyarakat Desa Teluk Kijing 1 dan Desa Teluk Kijing 2 agar peningkatan jalan pada ruas ini dilanjutkan untuk tahun anggaran berikutnya. Untuk sampai ke Desa Teluk Kijing 2 dan 1 sekitar lebih kurang 3 km lagi," imbuhnya. Turut hadir kemarin, anggota DPRD Muba Ahmadi dan Nupri Soleh, Wakapolres Muba Kompol Fitri, Asisten II Setda Muba H Yusuf Amilin, serta para kepala perangkat daerah Muba.


Tags :
Download Aplikasi Labirin :