;
Tags

Telekomunikasi

( 286 )

Telkom dan Telkomsel Bangun Jaringan 5G di Kawasan Jababeka

KT1 11 Feb 2022 Investor Daily

PT Telkom Indonesia Tbk bersama anak usahanya Telkomsel serta PT Jababeka Infrastructur menjalin kolaborasi strategis untuk pengembangan teknologi jaringan seluler 5G. Telkom dan Telkomsel akan membangun jaringan di Kawasan Jababeka, Cikarang, Executif Vice President Divisi Enterprise Service Telkom Teuku Muda  Nanta mengatakan, melalui penandatanganan nota kesepahaman  kerja sama itu, Telkom Group dan Jababeka  diharapkan dapat menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan dan memiliki manfaat bagi para pihak yang terlibat. "Kami berkomitmen untuk mendukung upaya percepatan pengelolaan digitalisasi kawasan Jababeka menuju Jababeka Digitalized Township Ecosystem," ujar Teuku Muda Nanta, Kamis (10/2). Menurut Tjahadi semua area Kawasan Jababeka  seluas 5,600 hektare saat ini juga  sudah tersedia infrastruktur telekomunikasi fiber optik guna mendukung implementasi industri. (Yetede)

Samsung Electronics Proyeksikan Laba Naik 52,5% pada Kuartal IV

KT1 08 Jan 2022 Investor Daily

Perusahaan elektronik multinasional Samsung Electronics  memperkirakan laba operasional  untuk kuartal IV-2021 melonjak 52,5%, didorong oleh rekor penjualan. Produsen ponsel pintar di dunia itu memperkirakan laba operasional kuartal IV-2021 sekitar 13,8 triliun won (US$ 11,5 miliar) naik dari 9,05 triliun pada kuartal yang sama pada tahun lalu. Estimasi laba operasional berada dibawah estimasi analisis sebesar 15,2 triliun won menurut laporan Bloomberg News Samsung Electronics tidak memberikan rincian pada jumat tentang kinerja berbagai divisinya. Perusahaan diperkirakan akan merilis hasil penuhnya pada 27 Januari. Sementara virus pandemi telah mendatangkan malapetaka pada ekonomi dunia, kondisi ini membantu banyak perusahaan teknologi berkembang pesat. Produsen chip memori terbesar di dunia tersebut telah secara agresif meningkatkan investasi dalam bisnis semikonduktornya.

Samsung Electronics Proyeksikan Laba Naik 52,5% pada Kuartal IV

KT1 08 Jan 2022 Investor Daily

Perusahaan elektronik multinasional Samsung Electronics  memperkirakan laba operasional  untuk kuartal IV-2021 melonjak 52,5%, didorong oleh rekor penjualan. Produsen ponsel pintar di dunia itu memperkirakan laba operasional kuartal IV-2021 sekitar 13,8 triliun won (US$ 11,5 miliar) naik dari 9,05 triliun pada kuartal yang sama pada tahun lalu. Estimasi laba operasional berada dibawah estimasi analisis sebesar 15,2 triliun won menurut laporan Bloomberg News Samsung Electronics tidak memberikan rincian pada jumat tentang kinerja berbagai divisinya. Perusahaan diperkirakan akan merilis hasil penuhnya pada 27 Januari. Sementara virus pandemi telah mendatangkan malapetaka pada ekonomi dunia, kondisi ini membantu banyak perusahaan teknologi berkembang pesat. Produsen chip memori terbesar di dunia tersebut telah secara agresif meningkatkan investasi dalam bisnis semikonduktornya.

Pertumbuhan Trafik Telkomsel 20%, Didominasi Belanja Online

Sajili 04 Jan 2022 Tribun Timur

Trafik akses broadband Telkomsel meningkat 10 persen dari rerata payload hari biasa 2021. Sedangkan dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya, trafik layanan data kali ini melonjak hingga 22 persen.

Menurutnya selama momen malam Natal 2021 aktivitas masyarakat dalam mengakses layanan digital meningkat sebesar enam persen dibandingkan dengan hari biasa di tahun 2021, atau tumbuh sekira 22 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan pada malam pergantian Tahun Baru 2022, lonjakan trafik data mencapai 10 persen dibandingkan hari biasa 2021, atau meningkat hingga 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.


Momen Nataru Trafik Data Indosat Naik Hingga 24%

Sajili 04 Jan 2022 Tribun Timur

SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Steve Saerang dalam rilisnya mengatakan kenaikan trafik data harian Indosat Ooredoo pada momen Nataru mencapai 24 persen. Dimana, 98 persen diantaranya dapat terlayani jaringan 4G.

Indosat Ooredoo mencatatkan peningkatan trafik data sebesar 14 persen 25 Desember 2021 dan naik sebesar 24 persen pada 1 Januari 2022 dibandingkan dengan trafik hari normal.


Telkom Akuisisi Anak Usaha Rp 2,1 Triliun

KT1 30 Dec 2021 Investor Daily

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengakuisisi saham anak usahanya, PT Sigma Tata Sedaya (STS) senilai Rp 2,1 triliun. Transaksi afiliasi tersebut dilakukan  perseroan dengan cara menyetorkan uang tunai dan modal dalam bentuk lain (inbreng).Direktur Startegic Porfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya menjelaskan,  bahwa perseroan telah melakukan penyertaan modal berupa uang tunai dan dalam bentuk lain kepada STS senilai Rp2,1 triliun. "Nilai itu merupakan hasil penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Suwendho Rinaldy&Rekan Berdasarkan Laporan Penilain Aset HDC Nomor:00546/2.005902/PI/09/0242/1.XII/2021 tanggal 20 Desember 2021," kata Budi dalam keterbukaan informasi, Kamis (30/12). Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Ardiansyah  sebelumnya mengungkapkan, pihaknya berencana mengembangkan bisnis  data center dengan mengintegrasi beberapa perusahaan. (Yetede)

Telkom Dukung Program Digitalisasi di Mandalika

KT1 08 Nov 2021 Investor Daily

PT Telkom Indonesia (persero) Tbk (Telkom), perusahaan telekomunikasi digital pelat merah, mendukung program digitalisasi di kawasan Mandalika International Street Sircuit melalui penyediaan konektivitas, platform, dan layanan digital.Telkom hadir sebagai digital telco partner yang siap mendukung digitalisasi di kawasan Mandalika International Street Circuit, sebagai tempat diselenggarakannya rangkaian event inernasional bergengsi seperti World Superbike dan MotoGP. Untuk memastikan kesiapan infrastuktur jaringan ICT milik TelkomGroup dikawasan Mandalika International Street Circuit, telah dilakukan aktivitas uji jaringan dikawasan tersebut.

Dewan Komisaris Telkom, Rizal Malarangeng menambahkan, Telkom secara sungguh-sungguh telah mendukung dan menyiapkan infrastruktur backbone, di mandalika sehingga semakin maju dikenal di kancah internasional melalui event-event besar, seperti yang sebelumnya dilakukan pada penyelenggara PON XX Papua. "Terima kasih atas kontribusi Telkom. Semoga NTB dapat menjadi digital province terdepan," Ujar Rizal. Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah mengungkapkan apresiasi dan optimisme atas dukungan Telkom menghadirkan infrastruktur serta layanan ICT di Mandalika sebagai tuan rumah World Superbike pada November 2021 dan MotoGP pada Maret 2022.

Lebih jauh, Direktur Pengembangan Bisnis Tourism Development Corporation Ema Widyastuti mengatakan bahwa kawasan Mandalika adalah kawasan kedua yang ditugaskan pemerintah kepada ITDC untuk dikembangkan, dengan luas mencapai, 3,5 kali lipat dari luas kawasan Nusa Dua yang telah dikembangkan sebelumnya. Meski demikian, pengembangan kawasan ini dirasakan jauh lebih cepat secara eksponensial dikarenakan dukungan mitra yang sangat andal untuk secara bersama-sama memajukan Mandalika, salah satunya Telkom. (Yetede)

Gurih Saham Juragan Menara

IDR 25 Oct 2021 Koran Tempo

Tempo, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal kedatangan emiten baru di pengujung tahun ini. PT. Dayamitra Telekomunikasi (Miratel), anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), akan menggelar penawaran saham perdana (initial public offering/IPO). Mitratel memiliki peluang merebut investor, apalagi saat ini telah ada dua investor institusi yang berkomitmen untuk masuk. Mitratel dinilai bakal menjadi pesaing berat emiten telekomunikasi yang lebih dulu melantai di BEI. Mitratel bakal menggelar IPO dengan target perolehan dana US$ 1-1,4 miliar atau sekitar Rp 14-19,6 triliun. Wakil Menteri BUMN mengatakan Mitratel siap melepas 25 persen saham ke publik. Pengumuman penawaran saham perdana Mitratel layak dicermati investor karena memiliki prospek valuasi yang menarik di masa depan. 

Dukungan Telkom sebagai induk usaha turut menambah kekuatan Mitratel. Pada September lalu, aset menara telekomunikasi Mitratel bertambah 4.000 unit yang berasal dari anak usaha Telkom lainnya, yaitu PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel). Kesepakatan alih aset tersebut dituangkan dalam perjanjian jual-beli yang dilakukan kedua perusahaan. Dengan pengalihan tersebut, Mitratel memiliki lebih dari 28 ribu menara telekomunikasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Pertumbuhan menara telekomunikasi Mitratel mencapai 45 persen secara tahunan dengan tenancy ratio 1,57 kali. Angka ini naik dari Juni 2020 yang mencapai 1,54 kali.

Telkom Berencana Gabungkan Bisnis Data Center

KT1 23 Oct 2021 Investor Daily

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)  berencana menggabungkan bisnis data center dari tiga entitas usaha, yaitu PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin), PT Sigma Cipta Caraka, (Telkomsigma), dan Data Center Telkom.  Vice Presiden Investor Relation Indonesia Andi Setiawan, perseroan kini dalam proses pendalaman atau mempelajari potensi konsolidasi bisnis data center atau pusat data tersebut untuk dikelola dalam satu entitas. "Rencana konsolidasi ini masih dalam tahap kajian dan berikutnya akan dilakukan kajian terhadap opsi unlocking value terbaik yang akan memberikan manfaat terbesar bagi perusahaan," kata Andi dalam keterangan tertulis, Jumat (22/10)

Menurut dia, bisnis data center memiliki potensi valuasi yang lebih tinggi dibandingkan bisnis telekomunikasi, sehingga akan memberikan nilai yang lebih tinggi bagi Group Telkom secara keseluruhan apabila dilakukan unlocking value. Konsolidasi bisnis data center juga digarapkan dapat berkontribusi terhadap operasional dan kinerja perseroan di masa mendatang.  Langkah penggabungan bisnii data center sekaligus sebagai transformasi Terkom menuju digital telcom company. Sebab data center merupakan bagian penting dari ekosistem digital telkom atas berbagai digital services.

Sebelum data center, Telkom lebih dulu menjalankan strategi konsolidasi dan unlocking value  pada bisnis menara telekomunikasi. Dua anak usaha perseroan telah melakukan  transaksi pengalihan menara. Sebanyak 10.050 menara telekomunikasi milik PT Komunikasi Selular (Terkomsel) dialihkan ke PT Dayamitra Telekomunikasi (Miratel). Menurut Andi Setiawan, Telkomsel pertama kali melakukan pengalihan menara pada 14 Oktober 2020 sebanyak 6.050 unit. Kemudian, Telkomsel mengalihkan 4.000 unit menara pada 31 Agustus 2021. (yetede)