;
Tags

Telekomunikasi

( 286 )

Kinerja Telkom Terus Berkibar Hingga 2025

KT1 20 Dec 2022 Investor Daily (H)

ID – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) memperkirakan pertumbuhan kinerja akan terus meningkat pada periode 2023-2025, menghilangkan kekhawatiran pada operasi kuartal III-2022 yang melambat. Runtuhnya harga PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) hanya dimasukkan dalam perspektif, karena hanya menyumbang 1% dari nilai grup. Dalam Investor Meeting Takeaways antara Citi Sekuritas dan para eksekutif Telkom dan C-Suite Telkomsel, bersama Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara, terungkap bahwa hasil kinerja dan nilai perseroan aman bahkan dengan adanya fluktuasi saham GOTO. Telkom telah mempresentasikan strategi dan pandangannya guna menjawab perhatian investor utama. Analis Citi Sekuritas Arthur Pineda mengatakan, manajemen Telkom sepakat bahwa runtuhnya harga GoTo yang telah menyebabkan pelemahan harga saham Telkom baru-baru ini, harus dimasukkan ke dalam perspektif karena hanya menyumbang 1% dari nilai grup. Kerugian investasi mark-to-market terkait GoTo juga tidak mungkin berdampak pada dividen, sebab fokus dividen terhadap laba operasi, daripada laba yang dilaporkan. (Yetede)

Konsolidasi Operator, Peluang untuk Penyedia Tower

KT1 14 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Setiap korporasi senantiasa dituntut untuk menyiapkan strategi baru, terobosan, inovasi, dan solusi ketika dihadapkan pada sebuah situasi sulit, termasuk ketidakpastian global yang terjadi saat ini. Tak terkecuali perusahaan yang bergerak di sektor telekomunikasi. Langkah konsolidasi yang ditempuh Indosat untuk merger dengan Hutchison 3 (Indosat Ooredoo Hutchison 3/IOH) merupakan salah satu contoh konkret. Dua operator telko tersebut bergabung untuk mencapai sejumlah tujuan bersama. Yang utama adalah menciptakan sinergi operasional yang diharapkan bakal menguntungkan konsumen sekaligus menaikkan nilai bagi pemegang saham. Dampak positif berikutnya adalah menguntungkan konsumen, karena ter wujudnya jaringan yang lebih baik serta kualitas layanan yang lebih prima dengan skala yang lebih besar, baik itu dalam hal kapasitas, kecepatan, maupun dan keandalan. Lebih dari itu, merger diyakini menciptakan struktur keuangan perusahaan yang lebih solid sehingga kapasitas untuk berinvestasi bakal lebih besar. (Yetede)

Telkom Alihkan Bisnis Indihome ke Telkomsel

KT1 12 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID– PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) membantah isu merger antara Indihome dan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel). Telkom hanya mengalihkan bisnis Indihome ke Telkomsel secara bertahap. SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom Ahmad Reza menegaskan, perseroan tidak mungkin melakukan merger antara Indihome dan Telkomsel. Sebab, pada prinsipnya, merger merupakan penggabungan dua perusahaan atau lebih menjadi satu perusahaan. Adapun yang akan dilakukan oleh perseroan, kata dia, hanya mengalihkan bisnis Indihome dari Telkom sebagai induk usaha ke Telkomsel selaku anak usaha. “Jadi, tidak mungkin kita mengadakan merger antara Indihome dan Telkomsel, karena ini bukan pengalihan serta-merta 100%, melainkan secara bertahap, sehingga tentu tidak akan ada juga rapat umum pemegang saham (RUPS)” jelas Reza kepada Investor Daily, Sabtu (10/12). (Yetede)

Investasi di Goto Akan Untungkan Telkom 2023

KT1 08 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) optimistis investasi di PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan mendatangkan keuntungan besar mulai tahun 2023. Adapun penurunan harga saham GOTO dalam beberapa hari terakhir dipicu aksi profit taking para investor dan bersifat sementara. Chief Executive Officer Telkom Ririek Adriansyah menilai, Goto adalah perusahaan dengan fundamental baik. Namun, hanya saja setelah  periode penguncian saham (lock up) dibuka, terjadi aksi profit taking di pasar negosiasi. Hal ini yang membuat harga saham GOTO menurun. “Setelah aksi profit taking ini selesai, harga saham GOTO diproyeksikan kembali stabil,” jelasnya kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (7/12/22). “Artinya, harga saham GOTO saat ini adalah low based, sehingga besar kemungkinan GOTO akan memberikan potensi pendapatan yang tinggi pada tahun depan,” ujar dia. “Artinya, harga saham GOTO saat ini adalah low based, sehingga besar kemungkinan GOTO akan memberikan potensi pendapatan yang tinggi pada tahun depan,” ujar dia. (Yetede)

Telkom Masih Komit Pegang Saham GOTO

KT1 06 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID -- PT TelkomIndonesia Tbk (TLKM) dinilai masih komit memegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk(GOTO). Investasi Telkom di GoTo melalui anak usahanya,Telkomsel, telah memperkuat ekonomi digital nasional secara berkelanjutan. Riset dari CLSA Sekuritas Indonesia menyebutkan, Telkom berniat untuk mempertahankan investasinya di GoTo dan hal ini berpotensi menurunkan laba utama Telkom hingga dua digit. CLSA menyebutkan pada kuartal III-2022, investasi Telkom di GoTo dipatok pada harga Rp 246 per saham. Dengan harga tersebut bisa diasumsikan investasi Telkom di GoTo berjumlah Rp 5,83 triliun, atau setara dengan 23,7 miliar saham. “Ini juga menegaskan kembali bahwa pembayaran dividen akan didasarkan pada laba inti,”tulis riset CLSA Sekuritas yang dikutip Investor Daily, Senin (5/12/202). Sementara itu, Vice President Corporate Communications PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) Saki Hamsat Bramono mengungkapkan, investasi yang dilakukan oleh Telkomsel di GoTo menjadi bagian dari strategi investasi dari perusahaan dengan latar belakang pengembangan bisnis yang bertujuan untuk terus menghadirkan potensi new revenue generator beyond connectivity. (Yetede)

INDUSTRI TELEKOMUNIKASI : ADA PELUANG CUAN DI RESESI GLOBAL

HR1 01 Dec 2022 Bisnis Indonesia

Sejumlah operator telekomunikasi melihat ada peluang bisnis saat kondisi dunia tidak menentu ketika ancaman resesi global berlangsung pada 2023. Direktur Utama PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Hendri Mulya Syam menegaskan tantangan berupa ancaman resesi bisa jadi peluang bagi Telkomsel dengan melakukan sejumlah kiat. “Telkomsel menyiapkan strategi berupa penguatan core business, memperluas layanan lewat platform pembelajaran Kuncie dan Fita untuk perilaku sehat,” katanya dalam salah satu diskusi di Jakarta, Rabu (30/11). Bukan itu saja, dia menyebutkan perusahaan juga memiliki program Telkomsel DFE yang membantu sektor pangan dan sejumlah anak perusahaan untuk mendorong ekonomi digital, seperti LinkAja, GoTo, Indico, dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI). Direktur Utama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Vikram Singha juga mengatakan, punya strategi menghadapi situasi ekonomi tahun depan, salah satunya dengan mendorong transformasi digital. Saat ini, dia menyatakan IOH sudah memiliki jaringan generasi kelima (5G) di delapan kota, dan menyiapkan ekosistemnya. Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Ririek Adriansyah juga sepakat berbagai dampak ancaman tetap saja jadi tantangan baru bagi industri telekomunikasi Tanah Air. “Dalam menghadapi tantangan industri dan ancaman resesi global, para perusahaan telekomunikasi dunia melakukan berbagai strategi,” katanya.

Telkomsel Hadirkan Paylater Bagi Pelanggan

KT1 29 Nov 2022 Investor Daily

JAKARTA, ID – Telkomsel, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bidang telekomunikasi digital, memperkenalkan layanan solusi keuangan digital buy now pay later (BNPL) khusus telekomunikasi (telko) pertama di Indonesia, yakni Telkomsel PayLater, di Jakarta, Senin (28/11/2022). Perseroan berkolaborasi dengan Kredivo, platform kredit digital terkemuka di Tanah Air. Kini, seluruh pelanggan Telkomsel pun dapat memanfaatkan Telkomsel PayLater untuk memenuhi beragam kebutuhan konektivitasnya secara mudah. Layanan ini terintegrasi dengan seluruh produk dan layanan digital Telkomsel, sehingga dapat diakses di mana dan kapan pun melalui Aplikasi MyTelkomsel. “Telkomsel kembali menegaskan komitmennya sebagai digital ecosystem enabler yang terus menghadirkan produk dan layanan digital inovatif guna memperkuat ekosistem digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Direktur Planning & Transformation Telkomsel Wong Soon Nam di Jakarta. (Yetede)

JELAJAH SINYAL 2022 : Memantik Pembayaran Digital Lewat Pemerataan Jaringan

HR1 09 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Kehadiran akses internet ikut mendorong tumbuhnya pembayaran digital Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Flores. Kehadiran infrastruktur telekomunikasi membuat adopsi QRIS menjangkau hingga pasar tradisional. Fandi, seorang pedagang sayuran di Pasar Cancar, Kelurahan Waebelang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, misalnya. Dia mengatakan lapaknya sudah menerima pembayaran menggunakan QRIS. Berkat pembayaran digital itu, katanya, pembeli tidak perlu membawa uang tunai lagi. “Iya belum lama ini ada beberapa pedagang pasar tradisional sini yang ditawarkan memakai QRIS, ya saya mau. Jadinya pembeli bisa ba yar lewat QRIS, tetapi cash juga masih kami terima,” tutur Fandi kepada Tim Jelajah Sinyal 2022 Bisnis Indonesia, Sabtu (5/11). Selain menggunakan QRIS, sinyal internet yang baik juga membantu para pedagang pasar untuk memantau perkembangan harga di kelurahan lain. Pedagang lain di Pasar Cancar, Wati, mengungkapkan bahwa pihaknya dapat mengikuti perkembangan isu yang mempengaruhi harga bahan pokok di pasar.

Akhir Siaran Analog Mengusik Omzet Iklan Stasiun TV

HR1 07 Nov 2022 Kontan (H)

Pemerintah resmi menghentikan siaran TV analog atau Analog Switch-Off (ASO) mulai Rabu (2/11) pekan lalu. Namun implementasi migrasi ke TV digital yang berawal dari wilayah Jabodetabek ini, masih menyisakan problem di lapangan. Terutama, akses atas set top box (STB) yang belum merata. Alhasil, kondisi ini bisa mempengaruhi audience share dan berujung menggerus pendapatan iklan para pengelola stasiun televisi. Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATSVI) memprediksi migrasi ke TV digital berdampak bagi penurunan pangsa pemirsa (audience share) hingga berimbas ke pemasukan iklan televisi swasta. "Hal ini karena tingkat kepemilikan pesawat dan/atau perangkat penerima siaran digital seperti STB di masyarakat masih rendah," jelas Sekretaris Jenderal Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATSVI), Gilang Iskandar, kepada KONTAN, kemarin.

Memangkas Kesenjangan Digital

HR1 28 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Dalam percaturan global, posisi Indonesia sudah mendapatkan tempat terhormat. Salah satu buktinya adalah masuknya Indonesia dalam G20 yang merupakan gabungan negara maju dan berkembang dengan kelas pendapatan menengah hingga tinggi. Posisi Indonesia makin kuat tatkala diberikan kehormatan memegang Presidensi G20 pada 2022. Sayangnya, Indonesia masih menghadapi problem layaknya “dunia ketiga” dalam hal kesenjangan digital. International Telecommunication Union (ITU) menempatkan Indonesia di posisi negara yang mengalami kesenjangan akses jaringan internet. Pada 2020, ITU mencatat 53,7% dari total 272 juta penduduk menggunakan internet dan 18,8% memiliki akses laptop. Sebalikya, Malaysia lebih baik dengan 89,6% dari 33,3 juta penduduknya menggunakan internet dan 77,6% punya komputer. Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Johnny G. Plate mengatakan bahwa kesenjangan digital di Indonesia salah satunya dipicu pandemi Covid-19. Selain itu, perang Ukraina-Rusia juga menambah berat upaya membangun infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Menurutnya, kedua kondisi itu mempengaruhi jalannya persiapan dari penggelaran infrastruktur TIK di Indonesia. Padahal, infrastruktur TIK baik hulu maupun hilir membutuhkan pendekatan yang lebih baik.

Menkominfo mencatat area blankspot di Indonesia menyebar di 12.548 desa dan kelurahan. “Itu bukan seluruhnya ada di wilayah 3T . Ada juga di wilayah komersial atau non-3T yang jadi wilayah operasi operator seluler,” tutur Johnny. Menkominfo juga punya harapan lain yaitu perusahaan operator seluler di Indonesia berani mengalokasikan belanja modal untuk membiayai pembangunan infrastuktur TIK. Johnny sadar langkah itu bukan hal mudah bagi operator TIK. Dalam acara yang sama, Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo Anang Latif berjanji mempercepat penghilangan kesenjangan digital melalui proyek internet terestrial. Rencananya, Bakti akan membangun 2.600 unit base transceiver station (BTS) 4G terestrial. Sebelumnya, Bakti sudah membangun 7.295 unit BTS 4G di seluruh wilayah Indonesia. “4.300-nya sudah on air, sisanya 2.600 ini kita kejar selesai di tahun ini hingga di tahun depan,” katanya.