Teknologi Informasi
( 850 )Dual Listing Jadi Pilihan Bagi GoTo
Penawaran saham perdana di dua bursa atau dual listing dinilai menjadi pilihan yang paling memungkinkan bagi GoTo. Dengan jumlah pendanaan sekitar 18 miliar dollar AS atau sekitar Rp 261 triliun, pada kurs Rp 14.500 per dollar AS, grup hasil kolaborasi Gojek dan Tokopedia itu masuk dalam jajaran 10 emiten berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia.
Berdasarkan valuasi pendanaan itu, jika GoTo melepaskan 10 persen saja sahamnya ke Bursa Efek Indonesia (BEI), akan tersedia pasokan saham Rp 21 triliun. Jumlah ini dinilai terlalu besar untuk dapat diserap di pasar domestik. Dalam sejarah bursa, penjualan saham terbesar di bursa bernilai Rp 12,4 triliun, yakni ketika perusahaan batubara PT Adaro Energy melepaskan sebagian sahamnya. Urutan kedua adalah PT Indofood CBP Tbk dengan perolehan Rp 6,2 triliun. ”Kalau jumlah saham yang dilepas terlalu besar, pasar tidak sanggup menyerapnya. GoTo juga harus mencari investor strategis untuk bertindak sebagai pembeli siaga,” kata Head of Investment Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi, di Jakarta, Selasa (18/5/2021).
Pesaing GoTo, Grab Holding Inc, sudah bersiap mencatatkan sahamnya di Bursa Nasdaq. Grab menempuh jalan merger dengan perusahaan cangkang khusus untuk akuisisi (special purpose acquisition company/SPAC). Grab Holding Inc diketahui sudah merger dengan Altimeter Growth Corp. Valuasi Grab diperkirakan mencapai 39,6 miliar dollar AS. Perusahaan analisis data CB Insight memprediksi, setelah merger dan masuk bursa, target valuasi yang akan dicapai oleh GoTo mencapai 40 miliar dollar AS. Kiswoyo mengingatkan, kinerja GoTo harus benar-benar bagus ketika masuk bursa sehingga menghindari risiko terjadinya penggelembungan valuasi. Valuasi yang terlalu tinggi berisiko membuat harga saham jadi stagnan, bahkan menurun.
Co-Founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuaca, yang dihubungiterpisah, memperkirakan, dua pertiga transaksi harian konsumen Indonesia terjadi melalui platform Grup GoTo. GoTo menawarkan layanan mulai dari pesan antar makanan, transportasi, lokapasar, hingga sistem pembayaran. Dengan demikian, perkiraan valuasi 40 miliar dollar AS ketika masuk bursa masih masuk akal. Menurut dia, rencana Grup GoTo melantai di bursa akan menjadi preseden bagi perusahaan rintisan berbasis teknologi Indonesia lain untuk mengikuti jejaknya. Dengan kata lain, Grup GoTo bisa jadi contoh. ”Bagi Indonesia, hal (melantai di bursa) itu menandai era baru. Bursa saham Indonesia dulu didominasi oleh perusahaan tambang, pertanian, lalu telekomunikasi, serta kini menuju sektor konsumer digital,” kata Willson.
Raksasa Digital Asia Tenggara Siap Masuk Bursa
Bisnis teknologi digital di Tanah Air memasuki babak baru. Dua perusahaan teknologi yang berbasis di Indonesia, Gojek dan Tokopedia, resmi merger dan mengusung nama baru: GoTo. Pasca merger, valuasi Grup GoTo disebut-sebut mencapai USS 17 miliar atau Rp 198,80 triliun (kurs Rp 14.200 per dollar AS). Dengan valuasi ini, GoTo menjadi raksasa teknologi dengan valuasi terbesar di kawasan Asia Tenggara mengungguli Grab.
Platform market intelligence global CB Insights pada April 2021 mencatat, valuasi Grab sebesar USS 14 miliar. Pada saat yang sama, GoTo menjadi startup dengan valuasi terbesar ke-12 di dunia. "Kehadiran Grup GoTo memungkinkan kami semakin mendorong inklusi keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara, ungkap Andre Soelistyo, CEO GoTo, dalam pernyataan resminya, kemarin.
Aksi merger Gojek dan Tokopedia kian menegaskan grup konglomerasi global dan nasional masih menguasai bisnis teknologi digital di Tanah Air. Sederet investor blue-chip Grup GoTo antara lain Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD. com, KR, Northstar, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa serta Warburg Pincus.
Rencana IPO Gojek dan Tokopedia sempat dilontarkan Pandu Sjahrir, Presiden Komisaris SEA Group Indonesia yang menaungi Shopee, akhir April lalu. Pria yang menjabat Komisaris BEI dan juga board member Gojek ini juga menyebut, konsolidasi terjadi dalam waktu dekat. Pandu bilang, GoTo akan listing dulu di Indonesia semester kedua tahun ini, menyusul kemudian ke Wall Street.
Suntikan Telkomsel Sebelum Gojek Go Public
Suntikan dana segar kembali mengalir ke perusahaan teknologi. Kali ini, PT Telkomsel, anak usaha Grup Telkom, kembali mengucurkan dana senilai USS 300 juta ke Gojek, perusahaan aplikasi super (super app). Telkomsel menyuntik Gojek di tengah kabar sang decacorn menyiapkan agenda besar IPO sekaligus konsolidasi dengan Tokopedia di pasar modal Indonesia.
Kabar konsolidasi Gojek dan Tokopedia juga pernah dilontarkan Pandu Sjahrir, Presiden Komisaris SEA Group Indonesia yang menaungi Shopee, akhir April lalu. Pria yang menjabat Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) ini juga menyebut, kemungkinan konsolidasi ini akan terjadi dalam waktu dekat. "Mereka akan listing dulu di Indonesia, Insya Allah semester kedua tahun ini, " ungkap Pandu ke KONTAN, (23/4).
Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan, investasi lanjutan ini adalah jawaban untuk bersama mengatasi masalah dengan inovasi digital dan teknologi. "Telkomsel optimistis, penanaman modal ini membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk menikmati lebih banyak inovasi berbasis teknologi," ujar dia, (10/5).
Peneliti Center of Innovation and Digital Economy Indef, Nailul Huda menilai, kucuran dana Telkomsel dan rencana merger Gojek - Tokopedia bisa memperkuat ekosistem ekonomi digital. Gojek kuat dari sisi transportasi, Tokopedia di e-commerce. "Dari sisi, Telkomsel ingin masuk ke ekosistem yang telah dibangun Gojek dan Tokopedia, " tutur Huda, kemarin. Masuknya Telkomsel menjadi simbiosis mutualisme. Grup Telkom dan Gojek menjalin beberapa kerja sama, seperti driver Gojek dapat akses data murah ke Telkomsel. Telkomsel pun dapat memperluas pangsa pasar.Perusahaan Teknologi Bayar Konten Media
Aturan operasional perusahaan teknologi semakin benderang. Bahkan di Australia, sudah berjalan Undang-Undang (UU) yang mengatur ketat penggunaan konten di perusahaan teknologi, meski sempat terjadi penolakan dari para perusahaan teknologi.
Perusahaan televisi dan surat kabar Australia, Seven West Media Ltd baru saja menandatangani kesepakatan penyediaan konten dengan Facebook Inc dan Google. Harian utama di Perth itu akan memasok konten untuk platform News Showcase, unit usaha Alphabet Inc selama lima tahun ke depan. Begitu juga produk serupa akan dipasok ke Facebook selama tiga tahun.
Melalui kesepakatan itu, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) berkomitmen membayar untuk penggunaan konten tersebut. "Mereka mendukung keberlanjutan bisnis kami, " kata CEO Seven West Media, James Warburton dikutip dari Reuters, Senin (3/5). Ketentuan tersebut memberikan kekuasaan kepada pemerintah untuk campur tangan jika perusahaan media lokal tidak dapat mencapai kesepakatan dengan perusahaan teknologi besar.
Sebelumnya, Rupert Murdoch's News Corp menandatangani kesepakatan global dengan platform teknologi besar tersebut. Lalu Nine Entertainment Co Holdings Ltd juga telah menandatangani kesepakatan dengan Google. Banyak media Australia yang lebih kecil, termasuk Australian Broadcasting Corp telah menandatangani kesepakatan dengan Google. Google mengatakan telah melewati tonggak sejarah karena memiliki 100 penerbit berita Australia yang dikontrak untuk memasok konten untuk News Showcase. Salah satunya, kesepakatan dengan penerbit regional Times News Group.
Selain harus membayar penggunaan konten, perusahaan teknologi juga harus menghadapi pajak digital yang lebih luas. Perjanjian pajak global yang diinisiasi oleh Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) juga bakal meluncur Oktober mendatang. OECD sedang merundingkan kesepakatan dengan hampir 140 negara untuk menulis ulang aturan pajak global. Sebagian dari rencana tersebut bertujuan untuk mengganti pajak layanan digital yang diterapkan banyak negara. Terutama dalam rangka meraup pendapatan fiskal yang lebih banyak dari raksasa teknologi seperti Facebook Inc. dan Amazon.com Inc.
Mamikos Dongkrak Okupansi Pakai Aplikasi
Penyedia layanan pencarian dan sewa indekos (kos) atau
hunian sewa sementara, Mamikos
menyodorkan aplikasi guna meningkatkan tingkat hunian (okupansi).
Sepanjang 2020, Mamikos membantu
ratusan ribu Mitra Mamikos untuk
terus bertahan di tengah pandemi
dengan menyediakan platform pencarian kosan yang mempertemukan
pemilik dan pencari kos.
“Kami berharap hadirnya layanan
Apik by Singgahsini dapat memberikan akses kemudahan untuk
membantu Mitra Mamikos dalam
menjalankan bisnis kosnya dengan
efektif, efisien dan produktif, serta
membuka peluang dalam memanfaatkan saluran pemasaran yang
sesuai dengan target market,” Cofounder dan Chief Executive Officer
(CEO) Mamikos, Maria Regina Anggit, dalam siaran pers, baru-baru ini.
Di samping membantu pengelolaan perawatan bangunan dan pelatihan, layanan Apik by Singgahsini
juga membantu Mitra Mamikos
melakukan pengelolaan manajemen properti kos seperti laporan
performa bisnis bulanan, property
branding, pemasaran dengan konten
visual yang menarik, serta customer
service yang melayani keluhan pengguna
(Oleh - HR1)
E-Sport, Jalur Ampuh Sasar Konsumen
E-sport sudah tidak bisa dilihat hanya sekadar permainan anak-anak. Ini adalah industri triliunan rupiah dan diyakini menjadi medium ampuh untuk menyentuh kelompok konsumen melek internet Indonesia.
Hal ini tampaknya diyakini oleh Wakil Presiden Direktur BCA Armand Hartono. Ia menilai, melakukan pemasaran melalui industri e-sport sudah tidak bisa dihindari. Hal ini karena demografi Indonesia tergolong muda. Sekitar 70 persen nasabah BCA pun berusia di bawah 40 tahun.
BCA, misalnya, sudah terlibat dalam sejumlah kejuaraan e-sport nasional, seperti Piala Presiden E-sport edisi 2019 dan 2020. Menurut Armand, ada sejumlah dampak positif yang signifikan dengan terlibat sebagai sponsor di turnamen e-sport.
Lalu, pembelian voucer gim telah menjadi jumlah transaksi terbesar di fitur Lifestyle dalam aplikasi BCA Mobile, melebihi jumlah transaksi untuk pembelian tiket perjalanan.
Country Head Garena Indonesia Hans Saleh mengatakan, masih ada ruang yang sangat besar untuk tumbuh.
Hans mengatakan, setidaknya ada dua pintu masuk besar yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan untuk berpromosi di industri e-sport.
Pertama, menjadi sponsor dalam turnamen e-sport. Menurut dia, ini adalah jalur yang lebih mudah. Eksposur dari turnamen e-sport saat ini tumbuh cepat sekali.
Berdasarkan datanya, jumlah view sebuah turnamen yang digelar oleh Garena tumbuh dari 20 juta pada 2020 menjadi 40 juta pada 2021.
Kedua adalah dengan sistem co-branding. Perusahaan yang ingin berinvestasi dapat masuk ke dalam gim tersebut, baik dalam bentuk desain karakter maupun sebuah item atau barang.Skema
berinvestasi di industri e-sport juga bisa dilakukan dengan cara mensponsori
tim ataupun pemain. Perusahaan dapat menyentuh konsumen potensial melalui
pemain dan tim e-sport yang digandrungi oleh kaum muda Indonesia saat ini.
Beli Daging Semakin Gampang
Sejumlah pebisnis pangan menyediakan layanan pembelian pangan sumber protein hewani beku secara dalam jaringan atau daring. Pilihan layanan ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat membeli dan menjangkau daging sapi, kerbau, dan ayam.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), rata-rata nasional harga daging sapi di pasar tradisional, Senin (26/4/2021), Rp 120.150 per kilogram (kg). Harga ini lebih tinggi dibandingkan pada awal April 2021 yang berkisar Rp 119.650 per kg.
Budi mengatakan, penjualan daging beku secara daring ini tidak melibatkan pihak ketiga. Menurut dia, semakin banyak perpanjangan tangan, biayanya semakin tinggi dan masyarakat berisiko menanggung beban harga tersebut. Apabila ada pihak ketiga yang ingin bekerja sama, mereka mesti menjual dengan harga yang sama seperti Perum Bulog. Penjualannya pun diawasi.
Masyarakat yang ingin membeli daging beku sapi atau kerbau secara daring dapat mengunjungi toko virtual iPangananDotCom di Shopee. Berdasarkan pantauan, harga yang tertera pada produk sudah termasuk dengan ongkos kirim.
Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita mengatakan, layanan pembelian daging beku daring tersebut berada di Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, dan Solo. Masyarakat di daerah lain dapat membeli daging dengan harga yang sama secara fisik di jaringan toko Rumah Pangan Kita yang terdiri atas 53.000 unit.
Dia mengatakan, pengiriman pembelian daging beku secara daring akan dilakukan pada hari yang sama. Apabila pemesanan pada pagi atau siang hari, konsumen dapat memperolehnya pada sore atau malam hari. Jika pemesanan pada sore atau malam hari, pengiriman diproses pada keesokan harinya. Bulog juga menyiapkan dukungan layanan selama 24 jam.
Indonesia dan Uni Eropa Kerja Sama Sektor TIK
JAKARTA – Menteri Komunikasi dan
Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate
bertemu dengan Duta Besar Uni Eropa HE
Vincent Piket di Jakarta, Selasa (13/4). Keduanya
membicarakan kerja sama Indonesia dan
Uni Eropa di sektor teknologi informasi dan
komunikasi (TIK), terutama 5G dan manajemen
perlindungan data pribadi.
Menkominfo mengatakan, dia
dan HE Vincent bertemu untuk
membicarakan kerja sama di sektor information communication
and technology (ICT/TIK). “Kami
membicarakan banyak hal terkait
kerja sama Indonesia dan Uni
Eropa, khususnya di sektor ICT,
terkait dengan 5G dan juga RUU
Perlindungan Data Pribadi (PDP),”
ujar Johnny, dalam konferensi virtual, Selasa (13/4).
Dia menjelaskan, terkait 5G, Indonesia akan mengadopsi teknologi yang netral dan terbuka pada
semua band seluler. Tujuannya
agar memberikan fleksibilitas yang
tinggi bagi operator seluler untuk
mengembangkan jaringan (deploy
network) 5G di Tanah Air.
Kerja Sama Dinamis
Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia HE Vincent Piket menuturkan,
kerja sama bidang TIK merupakan
medan yang sangat dinamis di Eropa
maupun Indonesia. Kerja sama itu
sangat penting karena ke depan
Indonesia berupaya membangun
dan mewujudkan visi menjadi negara
digital pada 2030, atau 2045.
“Uni Eropa dan Indonesia dalam
perjalanan menuju Perjanjian Perdagangan Bebas akan mendorong
pertumbuhan dan pekerjaan di
negara ini, terutama di bidang
layanan dan itu termasuk sektor
TIK, dan untuk itu, kami sangat
bersemangat untuk membangun
kesetaraan antara Indonesia dan
Uni Eropa,” ujarnya.
Mengenai cara Uni Eropa mengelola sektor TIK, Vincent menuturkan dimulai dengan mengedepankan kesetaraan dengan menyederhanakan proses bisnis,
dokumen, dan fasilitasi yang memungkinkan perusahaan Eropa
dengan mudah mentransfer sektor
layanan data ke negara Indonesia.
(Oleh - HR1)
Gaji Tinggi Talenta Digital
Pesatnya perkembangan perusahaan rintisan (startup) di Asia Tenggara turut mendongkrak harga pasar pekerja di sektor digital. Hal ini tercermin dari riset Monk’s Hill Venture dan Glints.
Dalam laporan berjudul “The Southeast Asia Tech Talent Compensation Report 2020/2021”, gaji para pekerja startup Indonesia, Singapura, dan Vietnam berbeda-beda. Pendapatan bulanan seorang fullstack developer di level junior misalnya, median gajinya sekitar US$ 1.050 hingga US$ 4.900 per bulan, bergantung negara karyawan bekerja.
Menurut riset tersebut, permintaan talenta di Asia Tenggara masih didominasi oleh tenaga di bidang teknik. Hal ini didorong oleh sumber daya manusia yang tersedia lebih kecil dari total startup. Meski demikian, beban kerja yang lebih tinggi serta cenderung lebih berisiko dari perusahaan konvensional turut menambah harga jual keahlian yang dimiliki talenta digital.
(Oleh - HR1)
Tencent Bangun Pusat Data di Indonesia, Susul Google hingga Alibaba
Perusahaan teknologi asal Tiongkok Tencent meluncurkan pusat data atau Internet Data Center (IDC) Tencent Cloud pertama di Indonesia hari ini. Langkah konglomerasi yang didirikan Ma Huateng ini mengikuti jejak perusahaan teknologi dunia lain seperti Google, Microsoft, hingga Alibaba. Dengan mendirikan pusat data, Tencent menambah jaringan infrastruktur bisnis komputasi awan (cloud) perusahaan yakni Tencent Cloud secara global. Saat ini Tencent membangun pusat data menyebar di 27 wilayah dan 61 zona di dunia. Di Indonesia, pusat data milik Tencent itu terletak di DKI Jakarta. Pusat data ini akan melengkapi akses backbone dan jaringan dari semua penyedia layanan internet utama di Indonesia dan global.
Senior Vice President, Tencent Cloud International, Poshu Yeung, mengatakan pusat data itu didirikan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Apalagi, pengembang gim PlayerUnkown's Battlegrounds atau PUBG itu menilai bahwa pasar cloud di Indonesia besar. "Indonesia mempunyai 270 juta penduduk. Indonesia juga merupakan negara terpadat keempat di dunia dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara," katanya dalam siaran pers, Senin (11/4). Menurutnya, pasar cloud publik Indonesia tumbuh paling cepat di Asia Pasifik. Rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) industri cloud di Indonesia sebesar 25%. Sedangkan pasarnya diperkirakan akan meningkat menjadi US$ 0,8 miliar pada 2023.
(Oleh - HR1)
Pilihan Editor
-
Maskapai Bersiap Terbangkan Penumpang Non-Mudik
07 May 2020 -
Otomotif Global Bersiap untuk Pulih
02 May 2020 -
Penyebab Kenaikan Harga Gula
30 Apr 2020 -
Penjualan Video Game Melejit
29 Apr 2020 -
20.018 WP Badan Ajukan Insentif Pajak
27 Apr 2020









