;
Tags

Teknologi Informasi

( 850 )

Paradoks Judi Daring

KT3 30 Jul 2024 Kompas (H)

Sungguh mencengangkan, potensi perputaran uang judi daring tahun ini diperkirakan mencapai Rp 900 triliun, lebih dari seperempat APBN 2024 sebesar Rp 3.325 triliun. Atau separuh total penerimaan pajak negara sepanjang 2023 senilai Rp 1.869 triliun, yang bisa digunakan untuk membiayai seluruh proyek infrastruktur di Tanah Air selama dua tahun, termasuk Ibu Kota Nusantara. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan melaporkan pada 2017 peredaran uang judi daring (online) sebesar Rp 2,1 triliun. Pada 2018, naik menjadi Rp 3,9 triliun, 2019 melonjak jadi Rp 6,85 triliun, dan 2020 menjadi Rp 15,77 triliun. Akselerasi terjadi dari 2021 ke 2022 yang meningkat dari Rp 57 triliun menjadi Rp 104 triliun. Pada 2023 kembali melonjak mencapai Rp 327 triliun.

Tahun ini, pada kuartal pertama, sudah teridentifikasi Rp 101 triliun. Jika tidak dikendalikan, hingga akhir tahun bisa mencapai Rp 900 triliun. Sangat mungkin, angka ini masih lebih rendah dari realitas di lapangan. Peningkatan sirkulasi uang judi daring terjadi di tengah penurunan pendapatan masyarakat seiring perlambatan ekonomi. Muncul dugaan kuat, meningkatnya pinjaman daring bermasalah serta kredit macet di sektor mikro, paling tidak sebagian, digunakan untuk judi daring. Judi daring menimpa hampir seluruh kalangan masyarakat, termasuk generasi muda. Kelompok usia yang paling banyak terpapar judi daring adalah remaja kategori usia 17-19 tahun sebesar 191.380 anak dengan nominal transaksi Rp 282 miliar.

Kelompok kedua terbesar adalah rentang usia 11 tahun hingga 16 tahun yang mencapai 4.514 anak dengan nominal transaksi Rp 7,9 miliar. Pada anak berusia di bawah 11 tahun mencapai 1.160 anak dengan nominal transaksi Rp 3 miliar. Kemudahan akses pada sektor keuangan yang ditopang teknologi membuat judi daring bisa dilakukan dengan mudah oleh siapa pun. Fenomena ini merupakan implikasi dari tingginya tingkat inklusi keuangan yang tak disertai literasi memadai. Karena itu, upaya memberantas judi daring perlu dilakukan secara komprehensif. Pertama, akses keuangan yang menghubungkan masyarakat dengan sektor judi daring harus segera diputus, baik melalui penutupan rekening bank maupun akses pembayaran bagi pihak terduga terpapar judi daring.

OJK dan BI harus berkoordinasi agar akses ke judi daring bisa diputus secara bersamaan, baik dari sisi rekening bank (di bawah otoritas OJK) maupun sistem pembayaran (di bawah otoritas BI). Kedua, fokus lebih besar pada peningkatan literasi. Perlu program yang lebih sistematis melibatkan dunia pendidikan organisasi kemasyarakatan termasuk keagamaan. Ketiga, perlu mitigasi terhadap stagnasi ekonomi. Maraknya PHK di sektor padat karya adalah sinyal pelemahan ekonomi yang berdampak pada penurunan pendapatan masyarakat. Jika hal ini tak segera ditangani, masyarakat mencari jalan pintas, salah satunya judi daring. Keempat, perlu penegakan hukum yang kuat agar bandar judi tak bisa seenaknya mengembangkan usahanya dengan dukungan orang kuat. (Yoga)


”Drone” di Lumbung Pangan

KT3 29 Jul 2024 Kompas

Lumbung pangan Merauke, Papua Selatan, digadang-gadang mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan energi nasional. Kini, lumbung pangan itu tengah menjadi ladang uji pengembangan pertanian modern beserta varietas unggul padi dan tebu. Pemupukan menggunakan pesawat nirawak (drone) hingga budidaya tanaman pangan dengan internet untuk segala (IoT) diterapkan. Berbagai varietas padi nasional, termasuk yang tahan perubahan cuaca, ditanam. Bahkan, bibit tebu impor dari Australia turut dibudidayakan. Pada 23 Juli 2024, Kementan serta Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi menunjukkan perkembangan lumbung pangan padi dan tebu di Merauke kepada Presiden Jokowi.

Dua lokasi lumbung pangan disambangi, yakni Rice Estate Desa Telaga Sari di Distrik Kurik dan Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) tebu di Kampung Sermayam, Distrik Tanah Miring. Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah akan mengembangkan pertanian di Merauke secara bertahap. Pada tahap awal, lahan yang akan dikembangkan seluas 63.000 hektar (ha). Sekitar 40.000 ha telah dikerjakan. Pada tahap berikutnya, pemerintah menargetkan dapat menggarap 1 juta ha lahan. ”Pengembangan pertanian itu mengadopsi teknologi pertanian dan hasil  teknologi tersebut, seperti benih varietas unggul, sensor kelembaban tanah dan cuaca, drone, dan sistem pengairan otomatis,” ujarnya melalui siaran pers.

Benih padi varietas unggul yang diuji dan dikembangkan di Merauke adalah Cakrabuana Agritan. Varietas itu adaptif terhadap perubahan iklim dan memiliki produktivitas tinggi, yakni berkisar 9-10 ton per ha. Ke depan, varietas itu akan dikembangkan di sawah seluas 1 juta ha. Sekretaris Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementan Haris Syahbuddin menambahkan, kementan juga menerapkan teknologi IoT, mulai dari penggunaan drone untuk memupuk tanaman padi seluas 40.000 ha serta penerapan alat pengamatan kelembaban tanah dan sistem otomatis pengairan tanaman. (Yoga)


KEJAHATAN SIBER, Perampasan Aset dan Pemiskinan Bandar Jadi Solusi Pemberantasan

KT3 29 Jul 2024 Kompas

Sebagian besar dana terkait aktivitas judi daring masih mengalir ke luar negeri. Pemerintah diminta meningkatkan upaya hukum, mulai dari perampasan asset hingga pemiskinan pihak bandar. Data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan, jumlah transaksi judi daring pada triwulan I-2024 meningkat 24 % secara tahunan menjadi 59,22 juta kali transaksi. Total nominal perputaran uang judi daring pada periode yang sama melonjak 43 % secara tahunan menjadi Rp 101,23 triliun. Maraknya perjudian daring tersebut mulai terjadi semenjak pandemi Covid-19 merebak, tercermin dari jumlah transaksi judi daring pada 2020 yang melonjak 205 % secara tahunan diikuti peningkatan total nilai perputaran dana sebesar 155 %.

Jumlah transaksi pada 2021 meroket hingga 674 % diikuti lonjakan total nilai perputaran dana sebesar 267 %. Pada 2022, jumlah transaksi judi daring masih meningkat 140 % secara tahunan dengan nilai perputaran dana yang meningkat 80 % secara tahunan. Selama 2023, jumlah transaksi terkait judi daring meningkat 61 % secara tahunan menjadi 168,34 juta kali transaksi dengan peningkatan nilai perputaran dana 213 % menjadi Rp 327,05 triliun. Secara keseluruhan, total nilai perputaran dana judi daring sejak 2017 hingga 2023 tercatat Rp 517,31 triliun dengan 168,34 kali transaksi.

Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menyebutkan, sebagian besar perputaran uang judi daring mengalir ke luar negeri, sejalan dengan temuan penyidik dan aparat penegak hukum yang menemukan aliran dana ke sejumlah negara sebagai tujuan akhir. ”Yang masih berada dalam negeri tidak lebih dari 10 %, sisanya sudah ke Kamboja atau negara lainnya,” katanya, akhir pekan lalu. Selain memastikan uang hasil rampasan terkait aktivitas judi daring ke dalam kas negara, tidak kalah penting pemerintah sebaiknya turut membuat miskin bandar lokal yang terlibat. (Yoga)


Mengadopsi AI, Mendulang Laba

KT3 26 Jul 2024 Kompas

Penerapan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di industri perbankan diyakini dapat meningkatkan produktivitas melalui kerja yang lebih efisien dan mampu menggenjot torehan laba. Laporan Citi Global Perspectives & Solutions (Citi GPS) pada Juni 2024 bertajuk ”AI in Finance: Bot, Bank & Beyond” menganalisis penerapan AI di sektor keuangan, dengan menyurvei 90 responden dari industri keuangan yang meliputi perbankan, asuransi, dan aset manajemen. Dalam lima tahun ke depan, 93 % responden optimistis mampu mencatatkan profit melalui penerapan AI. Khusus di industri perbankan secara global, penerapan AI mampu meningkatkan laba 9 % atau 170 miliar USD pada 2028, dari sebelumnya 1,8 triliun USD menjadi 2 triliun USD.

Responden, khususnya pelaku industri perbankan, menilai AI dapat meningkatkan produktivitas,  dengan mengotomatisasi tugas-tugas rutin, menyederhanakan operasi, dan membuat karyawan berfokus pada aktivitas yang memberikan nilai tambah lebih tinggi. Sementara itu, AI yang inovatif dapat berdampak besar pada tugas-tugas internal, seperti manajemen konten dan informasi, pengodean (coding), serta pengoperasian perangkat lunak. Meski AI berpotensi memangkas jumlah pekerja yang memiliki keterampilan rendah dalam bidang operasional dan teknologi, peran tata kelola dan kepatuhan akan terus meningkat. Dengan demikian, industri masih akan tetap membutuhkan sumber daya manusia, terutama mereka yang memiliki talenta sesuai kebutuhan.

Nilai tambah yang diberi penerapan AI adalah integrasi bot berbasis AI ke dalam perbankan ritel dan korporasi. Penerapan AI dapat menawarkan manfaat ke pelanggan, seperti pengambilan keputusan otomatis, menemukan penawaran bagus, serta meningkatkan efisiensi operasi perbankan. Penerapan AI di industri perbankan merupakan bagian transformasi digital. OJK telah menerbitkan Blueprint Transformasi Digital. Pada pilar kedua terkait akselerasi transformasi digital, yang mencakup penggunaan teknologi informasi (TI), termasuk AI, pada perbankan. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyebut, bank diharapkan melakukan tata kelola dan manajemen risiko TI yang baik dalam proses adopsi teknologi. Meski memberi manfaat secara signifikan, industri perbankan Indonesia perlu memahami mekanisme kerja AI dengan mengantisipasi risiko yang mungkin timbul. (Yoga) 

Perputaran Dana Judi Daring Bisa Sentuh Rp 900 Triliun

KT3 26 Jul 2024 Kompas

Kemenkominfo menyebut, perputaran aliran dana judi daring atau judi online (judol) sesuai data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan pada 2023 mencapai Rp 327 triliun. Jika tak ada langkah pencegahan, seperti blokir laman judi daring, kementerian memperkirakan perputaran aliran dana bisa naik dan menyentuh Rp 900 triliun pada 2024. Apabila dibandingkan dengan belanja APBN tahun 2024 yang direncanakan Rp 3.325,1 triliun, potensi perputaran aliran dana judol yang disebut itu mencapai 27 % belanja APBN.

Menurut Budi, sepanjang 17 Juli 2023-23 Juli 2024, kementerian telah memutus 2,6 juta laman judol.  Kementerian juga telah mengajukan pemblokiran 573 akun dompet elektronik yang berkaitan dengan judol kepada BI dan 6.199 rekening bank yang berkaitan dengan judol kepada OJK sejak September 2023 hingga 23 Juli 2024. Terkait penyusupan konten dan laman judol dalam laman pemerintah dan pendidikan, Kemenkominfo telah menangani 23.616 sisipan halaman judol di laman pemerintah dan 22.205 sisipan halaman judol di laman lembaga pendidikan. Budi memastikan belum ada perusahaan platform media sosial yang dikenai denda Rp 500 juta karena memfasilitas judol.

Namun, Kemenkominfo terus menjalin komunikasi dengan mereka untuk langkah pencegahan lebih jauh. Satgas Pemberantasan Judi Online yang disahkan Presiden Jokowi, menurut dia, menargetkan akses masyarakat pada situs judol dapat berkurang hingga 80 % dengan jumlah deposit dapat turun menjadi Rp 45,79 triliun. Kemenkominfo pun aktif mengingatkan pemda yang lamannya disusupi konten judol. Namun, Kemenkominfo tidak bisa serta-merta memblokir laman karena Kemenkominfo bukan pengelola laman. (Yoga)


China Selamat dari Kelumpuhan Massal

KT3 22 Jul 2024 Kompas (H)

AS, Eropa, Australia, hingga Singapura melaporkan kelumpuhan saat Microsoft dan CrowdStrike terganggu. Ada negara yang selamat dari bencana teknologi informasi global pada Jumat (19/7) yaitu China. Tekanan AS dan sekutunya justru menyelamatkan China. Selama bertahun-tahun, AS dan sekutunya melarang ekspor teknologi ke China. Kondisi itu memaksa Beijing menemukan alternatif. Hasilnya, China bisa mengembangkan sistem komputasi domestik. Alih-alih Google, China menggunakan Baidu. Untuk ponsel, China tidak memakai iOS atau Android. Beijing punya HarmonyOS yang dikembangkan Huawei dan dipakai meluas di berbagai gawai pabrikan teknologi China. Untuk komputer, China menggunakan OpenKylin. Seperti halnya HarmonyOS, OpenKylin adalah versi atau distro domestik China atas Linux. OpenKylin 1.0 diluncurkan pada Juli 2023.

Seperti semua distro Linux, OpenKylin bisa dimodifikasi penggunanya, berbeda dari Windows buatan Microsoft atau iOS buatan Apple. Kombinasi OpenKylin dan HarmonyOS membuat berbagai komputer China tetap normal kala komputer di banyak negara lumpuh. Direktur keamanan siber Microsoft, David Weston, Sabtu (20/7) mengatakan, 8,5 juta perangkat dengan sistem operasi Windows terdampak oleh gangguan. Akibatnya, pengguna tak dapat mengakses sistem komputer mereka itu. Pada Jumat, layar komputer yang menggunakan Windows hanya menampilkan layar biru (blue screen of death/BSOD). Gangguan ini terjadi karena adanya kesalahan dalam kode pembaruan terbaru perangkat lunak keamanan siber, Falcon buatan CrowdStrike.

”Jumlah tersebut kurang dari 1 % dari seluruh mesin berbasis Windows,” kata Weston dalam unggahan di blognya. Kendati demikian, dampak ikutannya fatal. Menurut data dari layanan pelacakan penerbangan, FlightAware, setidaknya 6.600 penerbangan dibatalkan di sisi timur AS pada Jum-at-Sabtu. Menurut penyedia data perjalananCirium, maskapai penerbangan AS membatalkan 3,5 % dari jadwa penerbangan mereka pada Sabtu. Di China, gangguan nyaris tak terasa. Gangguan berdampak sangat kecil dan terbatas pada perusahaan atau organisasi asing. Gangguan yang dilaporkan berupa kesulitan masuk ke layanan daring jaringan hotel internasional yang ada diChina, seperti Sheraton, Marriott, dan Hyatt. Keluhan ini muncul di media sosial China.

”Ini bukti penanganan strategis China terhadap operasi teknologi asing. Microsoft beroperasi di China melalui mitra lokalnya, 21Vianet, yang mengelola layanan secara independen dari infrastruktur globalnya. Pengaturan ini melindungi layanan penting China, seperti perbankan dan penerbangan, dari gangguan global,” kata Josh Kennedy White, pakar keamanan siber yang berbasis di Singapura, seperti dikutip BBC. Pada Sabtu, setelah gangguan komputer global, editorial media Pemerintah China, The Global Times, menyindir rapuhnya keamanan teknologi dunia yang dimonopoli teknologi Barat. Menurut editorial itu, mengandalkan keamanan jaringan komputer global hanya pada segelintir raksasa teknologi membuka kemungkinan hambatan dan risiko baru. Tak hanya menghambat pebagian tata kelola jaringan komputer dunia yang inklusif, tapi juga risiko keamanan baru. (Yoga)


Keteledoran Berskala Global

KT3 22 Jul 2024 Kompas

Sebuah keteledoran berskala global telah terjadi. Gangguan massal disebabkan oleh kerentanan infrastruktur di dalam sistem microsoft. Kerentanan infrastruktur teknologi yang terlalu bergantung pada satu sistem operasi menjadi kekhawatiran baru setelah Jumat (19/7) terjadi gangguan global pada Microsoft dan CrowdStrike. Pembaruan peranti lunak yang belum sempurna atau cacat oleh CrowdStrike telah mengungkap rentannya infrastruktur teknologi yang dikuasai oleh hanya satu sistem. Padahal, dunia bergantung pada Microsoft dan sistem keamanan yang dikelolanya, termasuk oleh CrowdStrike. Situasi ini dikhawatirkan berpotensi terulang kembali di masa depan dan merugikan banyak entitas. Bukan hanya bisnis, melainkan juga entitas yang berhubungan dengan keselamatan jiwa (Kompas.id, 20/7/2024). Gangguan yang meluas di berbagai sektor pada Jumat pekan lalu sudah dikategorikan sangat mengganggu.

Dalam operasi penerbangan, sejumlah pesawat batal terbang sehingga terjadi antrean penumpang di berbagai bandara internasional. Di industri media, audiens tidak bisa mengakses sejumlah kanal informasi. Masalah yang sama dialami oleh mereka yang membutuhkan akses ke perusahaan ataupun layanan keuangan. Kejadian ini muncul ketika vendor keamanan siber CrowdStrike hendak melakukan pembaruan perangkat lunak di sistem Microsoft untuk meningkatkan keamanan siber. Mereka pun merilis perangkat lunak, namun, saat pengguna melakukan pembaruan, sistem malah tak bisa digunakan sama sekali. Dari kasus ini, banyak kalangan mengingatkan bahwa ketergantungan dunia pada hanya segelintir perusahaan teknologi global sangat berbahaya. Kejadian ini juga mengingatkan betapa rentannya sistem teknologi informasi global meski berbagai langkah keamanan telah diambil. Kita berharap kasus sejenis tak terulang lagi. (Yoga)


Efektivitas Pemeriksa Fakta Melawan Disinformasi

KT1 22 Jul 2024 Tempo
MASYARAKAT dunia tengah dihantam badai misinformasi dan disinformasi yang menyebabkan polarisasi serta perselisihan sosial. Permasalahan ini menjadi sangat penting untuk dibahas, karena pada tahun ini, setidaknya ada 64 negara, atau hampir separuh populasi dunia, yang menggelar pemilihan umum.  Negara-negara yang menyelenggarakan pemilu pada 2024 sebagian memiliki populasi terbesar di dunia, yaitu India (1,4 miliar), Uni Eropa (total 448 juta untuk 27 negara anggota Uni Eropa), Amerika Serikat (341 juta), Indonesia (279 juta), Pakistan (243 juta), dan Bangladesh (174 juta). Hal ini sekaligus menandai 2024 sebagai tahun pemilu terbesar dalam sejarah. 

Menurut Laporan World Economic Forum Global Risk 2024, misinformasi dan disinformasi adalah risiko jangka pendek terbesar yang dihadapi oleh negara-negara di dunia. Berdasarkan analisis tingkat keparahannya, misinformasi dan disinformasi menempati peringkat teratas untuk kategori teknologi dalam periode dampak dua tahun terakhir. Sedangkan untuk periode dampak 10 tahun, misinformasi dan disinformasi menduduki peringkat kelima. 

Demi memitigasi penyebaran disinformasi, lembaga-lembaga pemeriksa fakta terus menjamur. Graves dan Cherubini (2016) menerbitkan lanskap lembaga pemeriksaan fakta di Eropa. Inisiatif perdana diprakarsai oleh Channel 4 News di Inggris pada 2005 untuk memeriksa fakta pemilihan parlemen. Pada 2008, upaya serupa dilakukan di Prancis dan Belanda, serta pada akhir 2010, pemeriksa fakta telah aktif di sepuluh negara.

Delapan tahun kemudian, atau pada 2018, setidaknya terdapat 137 proyek pemeriksaan fakta yang aktif di seluruh dunia. Sementara itu, di Eropa, 34 sumber permanen pemeriksaan fakta politik telah diidentifikasi aktif di 20 negara, dari Irlandia hingga Turki (Graves dan Cherubini, 2016). Menurut Duke Reporter’s Lab, pada 2023, terdapat 417 lembaga pemeriksa fakta yang aktif memverifikasi informasi di lebih dari 100 negara dan beroperasi dalam 69 bahasa. (Yetede)

Sejumlah Layanan Vital di Banyak Negara Lumpuh

KT3 20 Jul 2024 Kompas (H)

Gangguan internet pada sistem computer berbasis Windows mengakibatkan lumpuhnya layanan penting di banyak negara, dari AS, Eropa, Inggris, Selandia Baru, Jepang, India, Italia, hingga Australia. Microsoft menyatakan sedang berusaha memulihkan layanan secepat mungkin. Di Indonesia, dampak gangguan ini tidak terjadi. Sejumlah layanan yang terdampak di antaranya penerbangan, bank, situs berita, dan supermarket. Padamnya akses internet pada Jumat (19/7) ini, menurut portal admin Microsoft 365, disebabkan oleh perubahan konfigurasi pada Azure. Selain itu, ada gangguan terkait CrowdStrike, perusahaan keamanan siber global yang berbasis di AS.

”Kami mengetahui isu layanan Azure padam yang memengaruhi sebagian pelanggan kami. Kami menyadari dampak yang ditimbulkan bagi para pelanggan. Kami sedang berupaya untuk memulihkan layanan bagi mereka yang masih mengalami gangguan secepat mungkin,” kata juru bicara Microsoft dalam keterangan resmi yang diterima Kompas di Jakarta. Microsoft menyatakan tidak ada dampak layanan Azure milik Microsoft yang padam di Indonesia. Layanan Azure, komputasi awan milik Microsoft, yang padam hanya memengaruhi pelanggan di AS bagian tengah. Gangguan pertama kali dilaporkan pada Jumat pagi dan terus meluas hingga Jumat sore.

Situs pelacak gangguan internet DownDetector melacak gangguan di setidaknya 49 situs penting yang berbasis di AS, seperti Amazon, Microsoft 365, AT&T, BETMGM, layanan darurat 911 di Alaska, American Airlines, dan Delta Airlines. Permasalahan diduga berakar pada peranti lunak antivirus Falcon yang diproduksi perusahaan keamanan siber, CrowdStrike. Produk ini digunakan Microsoft dalam sistem Windows. CrowdStrike Falcon banyak dipakai di sistem perusahaan untuk mendeteksi virus dan ancaman dunia maya lainnya. Perangkat lunak ini tidak digunakan pada Apple Mac. (Yoga)


QRIS Jelajah Indonesia 2024

KT3 19 Jul 2024 Kompas

Sejumlah peserta memperhatikan denah petunjuk penjelajahan melalui telepon genggam saat mengikuti QRIS Jelajah Indonesia 2024 di Kantor Perwakilan (KPw) BI Tegal, Jawa Tengah, Kamis (18/7/2024). Program QRIS Jelajah Indonesia diselenggarakan KPw BI Tegal yang diikuti 10 tim penjelajahdengan tema ”Jelajah Indonesia Makin Praktis Pakai QRIS” sebagai bentuk kompetisi untuk mengampanyekan QRIS dan sistem pembayaran digital kepada masyarakat sehingga diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia, khususnya dalam penggunaan QRIS. (Yoga)