;
Tags

Investasi Asing

( 262 )

Modal Asing Masuk, Tren Rupiah Menguat

KT3 20 Nov 2023 Kompas
Nilai tukar rupiah beberapa waktu terakhir menguat didukung oleh stabilitas makro ekonomi domestik dan pelemahan tekanan global. Di tengah kondisi tersebut, pertumbuhan kredit investasi perbankan diperkirakan melesat setelah transisi tahun politik 2024 dan berakhirnya era suku bunga tinggi global. Mengutip data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), nilai tukar rupiah tercatat Rp 15.504 per dollar AS pada penutupan pasar, Jumat (17/11). Dengan demikian, rupiah terapresiasi 0,58 % dari penutupan pasar hari sebelumnya dan menguat 0,92 % selama sepekan terakhir. Direktur Center of Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal, Sabtu (18/11) berpendapat, kondisi ini menunjukkan tekanan terhadap nilai tukar terus berkurang seiring stabilitas makro ekonomi Indonesia.

”Selain karena makroekonomi Indonesia yang lebih stabil, perlambatan ekonomi global tidak setajam yang diperkirakan.  Namun, perlu diingat, tren peningkatantingkat suku bunga di AS masih memungkinkan terjadi ke depan,” katanya. Data BI menunjukkan, modal asing mengalir masuk ke pasar keuangan domestik (beli neto) sebesar Rp 7,33 triliun pada periode 13-16 November 2023. Transaksi tersebut terdiri atas beli neto di pasar Surat Berharga Negara (SBN) Rp 2,49 triliun, beli neto di pasar saham Rp 0,87 triliun, serta beli neto di Sekuritas Rupiah BI (SRBI) sebesar Rp 3,97 triliun. Di sisi lain, imbal hasil surat berharga Pemerintah AS (US Treasury) tenor 10 tahun per 16 November 2023 tercatat menurun ke level 4,436 % atau terpaut sekitar 2,24 % dari imbal hasil SBN tenor 10 tahun yang 6,67 %. Lebih lanjut, indeks dollar AS terhadap mata uang negara lain
juga melemah ke level 104,35 basis poin. (Yoga)

Menata Investasi Asing di Bali

HR1 18 Nov 2023 Bisnis Indonesia

Mengapa Bali perlu waspada mengenai tren investasi asing (foreign direct investment) di beberapa tahun terakhir ini? Pertanyaan ini beralasan, terlebih lagi bila kita melihat tren statistik investasi asing di Bali yang terlalu berpusat di sektor jasa yang mendominasi lebih dari 80% total investasi asing yang datang ke Bali. Hal ini tidaklah mengejutkan karena Bali memiliki banyak keindahan alam dan budaya yang menjadi daya tarik sektor pariwisata, sehingga banyak investor dari mancanegara berlomba-lomba untuk mengeruk keuntungan ekonomi yang ditawarkan oleh pariwisata Bali. Berdasarkan data National Single Window for Investment dari Kementerian Investasi Indonesia, pada 2018 investasi asing mendominasi sampai 97% dari total keseluruhan investasi asing di Bali. Terdapat tiga sektor teratas yaitu hotel & restaurant (US$531.203), transportasi, telekomunikasi & gudang (US$226.189), serta perumahan (real estat) (US$ 101.010). Situasi ini menyebabkan seringnya kita mendengar masukan bahwa pemerintah Bali harus mendorong investasi asing di luar pariwisata guna menjamin pemerataan. Hal ini beralasan, karena investasi asing bisa memberikan dampak positif bila pemerintah lokal mampu mengarahkannya ke sektor yang tepat. Sebaliknya, bila diarahkan ke sembarang sektor, atau tidak merata, maka investasi asing bisa memberikan dampak negatif terhadap kondisi sosial, misalnya meningkatnya kesenjangan sosial atau inequality. Melihat situasi alamiah tersebut, bila diarahkan ke sektor pertanian, terutama di sektor perkebunan dan non-pertambangan serta sektor manufaktur, investasi asing bisa dijadikan alat untuk menurunkan ketimpangan pendapatan. Hal ini dikarenakan sektor-sektor tersebut lebih banyak menggunakan tenaga kerja dibandingkan dengan mesin atau teknologi tingkat tinggi. Hal ini menyebabkan para pekerja di sektor tersebut menikmati pendapatan lebih tinggi yang ditawarkan oleh perusahaan asing, sehingga mengurangi gap pendapatan antar pekerja di sektor jasa. Berdasarkan data BPS Indonesia 2022, persentase populasi di atas umur 15 tahun ke atas yang memiliki latar belakang pendidikan non-sarjana mencapai angka sekitar 88%. Dalam arti lain rata-rata skill yang dimiliki oleh populasi pencari kerja di Bali masih tergolong level rendah (low-skilled labor), yang di mana investasi asing di sektor manufaktur dan agrikultur akan dengan baik menyerap tenaga kerja. Pembangunan infrastruktur dalam hal ini adalah pembangunan fisik (hard infrastructure) seperti jalan, kereta api, irigasi, fasilitas penunjang lainnya (e.g., listrik dan air) serta pembangunan kapasitas manusia seperti edukasi dan pelatihan dalam berbahasa asing atau penguasaan teknologi tertentu. Pembangunan kedua infrastruktur ini menjadi penting karena berkontribusi positif secara langsung ke penduduk lokal terhadap akses pasar, dan juga memberikan sinyal positif terhadap investor akan adanya sarana logistik yang memadai untuk lalu lintas barang dan jasa serta tenaga kerja.

Asing Mulai Aksi Beli Tapi Masih Hati-Hati

HR1 17 Nov 2023 Kontan
Investor asing mulai kembali mencatatkan aksi beli bersih (net buy) meskipun nilainya belum besar. Dua hari terakhir, asing mencetak net buy Rp 1,08 triliun. Kendati begitu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nampak sulit menanjak karena masih ada sejumlah ketidakpastian. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Rio Febrian mengatakan, selama ini, capital outflow investor asing dipicu oleh sentimen geopolitik dan kebijakan moneter global, khususnya bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) pada kuartal III-2023. Memasuki pertengahan November ini, situasi yang lebih kondusif berpotensi mendorong IHSG dan menarik capital inflow. Salah satu faktor penting adalah sinyal dari The Fed soal arah kebijakan yang tak terlalu agresif lagi hingga 2024. Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih menambahkan, sentimen eksternal memang mendorong capital inflow ke pasar Indonesia. Katalis penting masih bersumber dari AS yang melaporkan inflasi di tingkat konsumen secara tahunan di level 3,2% pada Oktober 2023. Angka ini lebih rendah dari bulan sebelumnya di posisi 3,7%. Equity & Economics Analyst KGI Sekuritas Indonesia, Rovandi mengamini, perkembangan di AS juga memompa capital inflow di emerging market kawasan Asia, termasuk Indonesia. "Dengan inflasi di AS mulai melemah dan terlihat arus dana masuk kembali ke Asia. Jadi sentimen positif buat IHSG di bulan ini," ujar Rovandi. Meski tidak signifikan, tapi Rio mencermati bahwa momentum rebalancing Indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) ikut memberikan kontribusi. Hal ini mempertimbangkan sebagian investor asing yang berinvestasi di pasar Indonesia menggunakan jasa manajer investasi. Namun, investor tetap harus waspada, lantaran sumbatan bagi capital inflow masih ada. Rio mengingatkan potensi capital outflow masih terbuka lebar menimbang masih adanya risiko ketidakpastian, terutama akibat kondisi geopolitik. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas menimpali, potensi net buy akan berlanjut sampai tutup tahun 2023. Tapi secara akumulasi lebih berpeluang tetap membukukan net sell. Sukarno pun menyoroti sentimen pemilu. Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto ikut mengamati, biasanya IHSG juga cenderung stagnan menjelang pilpres. Dia lantas mengingatkan capital inflow yang kembali mengalir dalam dua hari terakhir belum bisa dikatakan sebagai titik balik.

PELUANG KERJA SAMA DENGAN NEGARA KAYA MINYAK DI TIMUR TENGAH

KT3 15 Nov 2023 Kompas

Berdasarkan laporan World Energy Outlook 2023 dari Badan Energi Internasional (IEA), diperkirakan penggunaan energi fosil pada saat emisi karbon nol tahun 2050 akan menyusut drastis. Untuk merealisasikan target global tersebut, semua negara berupaya melakukan transisi energi mengacu komitmen Perjanjian Paris COP 21 tahun 2015. Setiap negara berupaya mengimplementasikan kontribusi reduksi emisi karbon yang ditetapkan secara nasional (nationally determined contribution / NDC) yang disepakati dengan lembaga perubahan iklim dunia, UNFCCC. Negara-negara yang berlimpah energi fosil pun dituntut untuk mendukung langkah dunia ini. Transisi energi sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia, tetapi juga mengancam kelangsungan ekonomi negara produsen energi, terutama yang mengandalkan sumber daya fosil bagi kemajuan ekonomi. Negara itu umumnya berada di kawasan Timur Tengah yang berlimpah sumber daya minyak bumi. Energi fosil harus dapat beriringan dengan berkembangnya EBET di masa depan.

Gulf Cooperation Council (GCC) yang terdiri dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Qatar, dan Oman masih memiliki permintaan yang tinggi terhadap komoditas minyak buminya. Namun, dihadapkan pada ketidakpastian akibat fenomena transisi energi secara global. Dari ke-6 negara GCC, UEA memiliki posisi paling strategis. Hal tersebut dimanfaatkan negara kawasan Asia untuk menjadi mitra pemasok energi dalam jangka panjang demi menjaga stabilitas ekonomi Asia. Kedua belah pihak sama-sama diuntungkan karena menciptakan kemajuan bagi kedua pihak sekaligus memperkuat ekonomi UEA dari sisi non-migas. Jadi, mengurangi ketergantungan UEA terhadap ekspor migas. Bentuk kerja sama yang sudah dilakukan antara lain UEA bersama ADNOC, perusahaan minyak Abu Dhabi, memberikan konsesi minyak darat dan lepas pantai kepada perusahaan China, Jepang, Korsel, dan India. UEA juga berambisi mengembangkan sektor petrokimia terbesar di dunia pada 2025 dengan melibatkan perusahaan India. Jepang diberi konsesi perminyakan di sejumlah lokasi hingga 2058.

Perusahaan China (CPECC) membangun jalur pipa minyak rute Habshan-Fujairah yang memungkinkan pemuatan minyak mentah UAE tak perlu melewati Selat Hormuz yang merupakan chokepoint. Dengan Korea Selatan, selain bermitra bisnis minyak, UEA menjalin kontrak kerja sama pengembangan nuklir. Dengan sejumlah negara tersebut, UEA mencari peluang untuk mengembangkan sector lain di luar migas. UEA berambisi mengembangkan industri canggih berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Kerja sama ini menggandeng China dan India. Upaya transisi ekonomi negara Timur Tengah tersebut menjadi peluang bagi Indonesia untuk memajukan perekonomian nasional, misalnya mengembangkan potensi wisata Indonesia, membangun infrastruktur vital, memproduksi baterai kendaraan listrik berbasis nikel, akselerasi pemanfaatan EBT, hingga modernisasi teknologi kilang-kilang minyak Indonesia, yang dalam jangka panjang dapat berkontribusi positif bagi perekonomian negara investor Timur Tengah. Saat ini, salah satu infrastruktur penting yang dibangun di Indonesia lewat kerja sama denganTimur Tengah adalah PLTS Terapung Cirata. (Yoga)

PEREKAT KEMITRAAN RI & AS

HR1 15 Nov 2023 Bisnis Indonesia (H)

Indonesia terus memburu peluang untuk mendapatkan investasi melalui penguat an kerja sama ekonomi dengan Amerika Serikat di tengah tantangan global. Dalam pertemuan di AS, Selasa (14/11), kedua pemimpin negara tersebut menyepakati penguatan kerja sama ekonomi.Saat menyambut Presiden Joko Widodo di Gedung Putih, Presiden Joseph R. Biden berharap hubungan antara Indonesia dan AS bisa makin kuat dan menuju kemitraan yang strategis dan komprehensif.Beragam kesepakatan di berbagai bidang pun disepakati dalam kunjungan tersebut, termasuk di antaranya pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, transisi energi, dan penghiliran yang sedang gencar dilakukan oleh Pemerintah Indonesia. Harapan baru untuk pelaksanaan penghiliran yang telah menjadi program prioritas Presiden Joko Widodo tercipta dalam pertemuannya dengan Presiden Biden di Gedung Putih.Dalam keterangan yang disampaikan Gedung Putih, AS memastikan komitmen untuk menjadi mitra Indonesia dalam sektor energi dan mineral yang berkelanjutan. Salah satunya adalah memastikan nota kesepahaman kedua negara tentang pengembangan energi dan mineral yang berkelanjutan bisa berjalan.Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Menteri ESDM Arifi n Tasrif dan Duta Besar AS untuk Indonesia Sung Kim tersebut melingkupi kerja sama teknis guna meningkatkan penggunaan sumber daya energi terbarukan, meningkatkan teknologi untuk pertambangan dan pengolahan mineral yang bertanggung jawab, serta mendukung pembangunan sektor mineral penting yang rendah emisi di Indonesia. 

Perkara penghiliran itu juga menjadi salah satu latar belakang Jokowi menyempatkan diri menemui Chairman Freeport McMoran Richard Adkerson di AS. Saat bertemu Adkerson, Jokowi menyambut baik pembahasan divestasi tambahan saham PT Freeport Indonesia sebanyak 10%. Adapun, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim Erick Thohir mengatakan Freeport McMoran mendukung upaya penghiliran yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia. Hal itu terlihat dari komitmen Freeport Indonesia yang membangun smelter di Jawa Timur. Sementara itu dalam pertemuan yang sama, Presiden AS Joe Biden menegaskan komitmen AS untuk memperkuat kemitraan dengan Indonesia. Dia juga menyatakan dukungan terhadap Indonesia yang sedang memulai proses menjadi anggota penuh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Biden bahkan menyatakan telah meminta tambahan US$172 juta untuk digelontorkan melalui program baru di berbagai sektor, termasuk penanganan perubahan iklim, pemanfaatan energi bersih, pertumbuhan ekonomi, dan kesehatan. Investasi yang ditanamkan oleh Negeri Paman Sam pun terpantau terus meningkat selepas pandemi Covid-19, hingga mencapai US$2,44 miliar pada periode Januari—September 2023.Wakil Ketua Umum Bidang ESDM Kadin Indonesia Carmelita Hartoto mengatakan, kerja sama antara Indonesia dan AS harus didasari dengan sikap saling menghormati dan menggali potensi yang bisa menguntungkan kedua negara. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal mengingatkan pemerintah agar realisasi kerja sama yang telah disepakati dikelola dengan baik dengan skala prioritas yang jelas.

PROSPEK EKONOMI 2024 : Investasi Asing Mengucur Deras

HR1 10 Nov 2023 Bisnis Indonesia

Indonesia diproyeksi bakal menjadi wadah untuk menampung investasi asing yang diperkirakan mengucur deras pada tahun depan.Pasalnya, ada sejumlah potensi yang dinilai belum digarap secara optimal.Managing Director Head of Markets & Securities Services PT Bank HSBC Indonesia Ali Setiawan mengatakan bahwa di tengah situasi global yang mengalami tekanan ekonomi, Indonesia justru masih mengalami pertumbuhan ekonomi yang lebih bagus. Dia memandang bahwa tidak hanya di sektor fi nansial, melainkan juga sektor komoditas seperti besi/baja dan nikel saat ini punya potensi yang besar.Menurutnya, kedua komoditas tersebut apabila dikelola maka akan menambah sekitar 0,5%—0,8% pada produk domestik bruto (PDB). Sementara itu, di sektor akomodasi dan pariwisata, dia menilai bahwa Indonesia termasuk di Jawa Timur juga menunjukkan sinyal positif, sehingga turut menjadi penopang ekonomi daerah.Ali menjelaskan bahwa 2024 bakal positif, baik dari financial market maupun sektor riil. Bahkan, imbuhnya, older companies sudah sangat nafsu dan kecanduan untuk berinvestasi di Indonesia lantaran return tinggi dengan infl asi rendah.

EBUS Himpun Dana Publik Rp 105 Triliun

KT3 23 Oct 2023 Kompas
Jumlah dana publik yang terhimpun melalui penerbitan efek bersifat utang dan sukuk (EBUS) mencapai Rp 105,1 triliun hingga akhir pekan lalu. Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna, Jumat (20/10/2023), mengatakan, tercatat 95 emisi dari 56 penerbit EBUS hingga akhir pekan lalu. ”Masih ada lagi 13 emisi dari 10 penerbit EBUS yang sedang berada dalam pipeline dari berbagai sektor,” kata Yetna di Jakarta. (Yoga)

Tembus Rp 1.053,1 T Realisasi Investasi Tetap Moncer

KT1 21 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Investasi tetap moncer, meskipun Indonesia sedang memasuki Indonesia memasuki tahun politik. Selama Januari-September 2023, realisasi investasi mencapai Rp1.053,1 triliun, naik 18% dari periode sama tahun lalu ini Rp 1.400 triliun. "Alhamdulillah, investasi sudah tercapai Rp 1.053,1 triliun, tumbuh 18% dibandingnya sudah mencapai 75,2% dari target," ucap Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlia Lahadahlia di Jakarta, Jumat (20/10/2023). "Dalam sejarah dalam bangsa kita, bahwa sekalipun kita masuk tahun politik, tapi global itu menaruh perhatian dan kepercayaan yang sangat luar biasa yang ditandai dengan realisasi investasi ini. Kalau ada orang mengatakan di tahun politik terjadi wait and see tapi mereka  malah agresif untuk merealisasi investasi," ucap Bahlil. (Yetede)

Tembus Rp 1.053,1 T Realisasi Investasi Tetap Moncer

KT1 21 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Investasi tetap moncer, meskipun Indonesia sedang memasuki Indonesia memasuki tahun politik. Selama Januari-September 2023, realisasi investasi mencapai Rp1.053,1 triliun, naik 18% dari periode sama tahun lalu ini Rp 1.400 triliun. "Alhamdulillah, investasi sudah tercapai Rp 1.053,1 triliun, tumbuh 18% dibandingnya sudah mencapai 75,2% dari target," ucap Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlia Lahadahlia di Jakarta, Jumat (20/10/2023). "Dalam sejarah dalam bangsa kita, bahwa sekalipun kita masuk tahun politik, tapi global itu menaruh perhatian dan kepercayaan yang sangat luar biasa yang ditandai dengan realisasi investasi ini. Kalau ada orang mengatakan di tahun politik terjadi wait and see tapi mereka  malah agresif untuk merealisasi investasi," ucap Bahlil. (Yetede)

Tingkatkan Hilirisasi untuk Maksimalkan Potensi FDI

KT1 19 Oct 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID- Indonesia perlu terus fokus meningkatkan hilirisasi sektor industri. Hal ini untuk memaksimalkan potensi foreign direct investment (investasi asing langsung/FDI) yang dimiliki berupa keragaman dan sumber daya alam yang melimpah. Hal ini berkaitan dengan kunjungan kerja Presiden Jokowi ke China untuk menghadiri Belt and Road International Cooperation ke-3, serta ke Riyadh, Arab Saudi, untuk melakukan pertemuan dengan Putera Mahkota Arab Saudi dan memimpin KTT pertama Asean-Gulf Cooperation Organization (GCC) mampu menggali potensi FDI. Selain itu, Presiden Jokowi juga memimpin KTT ke-1 Asean-GCC (Gulf Cooperation Council) terlebih dahulu sebelum kembali ke Indonesia pada 21 Oktober 2023. "Pemerintah Indonesia harus terus berfokus pada hilirisasi sektor industri untuk komoditas-komoditas seperti nikel, tembaga, dan timah, sektor kesehatan, sektor ketahanan pangan, dan pembangunan IKN," jelas Pakar Hukum Bisnis dan Perdagangan Internasional Ariawan Gunadi. (Yetede)