;
Tags

Anggaran Bencana

( 221 )

Indonesia Siapkan US$ 5 juta untuk Aksistensi AIS Forum

KT1 10 Oct 2023 Investor Daily (H)
BADUNG,ID-Pemerintah Indonesia mendukung eksistensi Archipelagic and Island States (AIS) Forum atau Forum Negara Pulau dan Kepulauan melalui komitmen pendanaan sebesar US$ 5 juta. Lewat dukungan ini, inisiatif program-program konkret yang implementatif diharapkan bisa dikembangkan, sehingga mampu memberi kontribusi bagi pembangunan berkelanjutan negara-negara AIS. "Pada 2019 Indonesia (telah) menyalurkan kontribusi sebesar US$1 juta untuk beberapa hal seperti pendirian sekretariat, implementasi kerja sama dan memperkuat kolaborasi antar negara," kata ujar Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Jodi Mahardi dalam keterangan tertulis, Senin (09/10/2023). Selain itu, tambah dia, pemerintah Indonesia juga membuat platform berbagai pengetahuan dan lokarya. Kegiatan itu melibatkan pemuda, inovator hingga usaha UMKM guna mendukung ekonomi biru. (Yetede)

Rupiah Siaga Satu

KT1 05 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Nilai tukar rupiah terkapar dalam tiga bulan terakhir, lantaran maraknya sejumlah sentimen negatif. Rupiah diprediksi bisa menembus level psikologis Rp16.000 per dolar AS jika pemerintah tidak segera melakukan langkah antisipasi. Sentimen negatif utama rupiah datang dari kembali mencuatnya sikap hawkish bank sentral Amerika Serikat (AS), The federal Reserve (The Fed). Artinya, kemungkinan The Fed masih mempertahankan rezim suku bunga tinggi demi menjangkar inflasi disasaran 2%. Ini akan memicu pelarian modal dari negara-negara pasar berkembang, seperti Indonesia, sehingga memukul rupiah. Tekanan ke rupiah makin dahsyat setelah harga minyak di pasar dunia melonjak, yang tidak diimbanGi dengan kenaikan andalan komoditas ekpor. Sebagai negara net importir minyak, Indonesia membutuhkan banyak dolar untuk mengimpor komoditas itu. Namun, pasokan dolar menipis, lantaran ekspor melorot. (Yetede)

Mendukung Indonesia Keluar dari Middle Income Trap

KT1 25 Sep 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Empat aspek prioritas menjadi dasar penyusunan Peta Jalan Indonesia Emas 2045, yakni aspek meningkatkan ketahanan pangan dan kesehatan, aspek kesejahteraan, aspek inkluisivitas, dan aspek keberlanjutan. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia  berharap peta jalan tersebut mendukung Indonesia keluar dari jebakan middle income trap. Kadin Indonesia membuat Peta Jalan Indonesia Emas 2045. Dengan adanya Peta Jalan ini diharapkan dapat menjadi sebagai panduan yang melengkapi kerangka kebijakan pemerintah untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045, yaitu menjadi sebagai panduan yang melengkapi kerangka kebijakan pemerintah untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2024, yaitu menjadi negara maju dan sejahtera. "Kadin telah menghimpun masukan dari setiap sektor industri dengan melibatkan UMKM lebih dari 150 asosiasi industri, 500 pelaku usaha 10 lembaga swadaya masyarakat 30 akademisi 20 serikat buruh, dan 5 organisasi keagamaan," kata Arsjad. (Yetede)

Mendukung Indonesia Keluar dari Middle Income Trap

KT1 25 Sep 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Empat aspek prioritas menjadi dasar penyusunan Peta Jalan Indonesia Emas 2045, yakni aspek meningkatkan ketahanan pangan dan kesehatan, aspek kesejahteraan, aspek inkluisivitas, dan aspek keberlanjutan. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia  berharap peta jalan tersebut mendukung Indonesia keluar dari jebakan middle income trap. Kadin Indonesia membuat Peta Jalan Indonesia Emas 2045. Dengan adanya Peta Jalan ini diharapkan dapat menjadi sebagai panduan yang melengkapi kerangka kebijakan pemerintah untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045, yaitu menjadi sebagai panduan yang melengkapi kerangka kebijakan pemerintah untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2024, yaitu menjadi negara maju dan sejahtera. "Kadin telah menghimpun masukan dari setiap sektor industri dengan melibatkan UMKM lebih dari 150 asosiasi industri, 500 pelaku usaha 10 lembaga swadaya masyarakat 30 akademisi 20 serikat buruh, dan 5 organisasi keagamaan," kata Arsjad. (Yetede)

The Fed Kemungkinan Tidak Menaikkan Suku Bunga

KT1 18 Sep 2023 Investor Daily (H)

NEW-YORK,ID- Para analis di Goldman Sach menyampaikan laporan pada Sabtu (16/09/2023) bahwa The Federal Reserve (The Fed) kemungkinan tidak akan menaikkan tingkat suku bunga dalam pertemuan dua hari, pada 31 Oktober 2023. Mereka juga memprediksi bank sentral Amerika Serikat (The Fed) kemungkinan tidak akan menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi di pertemuan kebijakan  terkait ringkasan proyeksi ekonomi minggu depan. "Kami mengira, pada November terjadi penyeimbangan kembali pada pasar tenaga kerja. Berita inflasi yang lebih baik  dan kemungkinan terjadi pertumbuhan di kuartal IV mendatang bakal meyakinkan lebih banyak partisipasi bahwa Komite pasar terbuka  Federal (FOMC) dapat membatalkan kenaikan  suku bunga tahun ini," demikian disampaikan para pakar strategi bank AS dalam laporan, yang dilansir Reuters. Disaat para pelaku pasar mencoba mengukur lintasan kebijakan moneter The Fed, beberapa investor besar, termasuk J.P. Morgan Asset Management dan Janus Henderson Investors, menungkapkan bahwa bank sentral AS kemungkinan besar akan menaikkan suku bunga, serta mengikuti siklus pengetatan kebijakan moneter paling agresif dalam beberapa dekade terakhir. (Yetede)

Critical Mineral, Modal Ekonomi RI Tumbuh Makin di Depan

KT1 15 Sep 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Pemerintah menyatakan tetap antisipasif untuk menjaga perekonomian Indonesia agar terus stabil, di tengah kondisi global yang masih mengalami tantangan bertingkat (casade problem) seperti cilmate change dan El Nino. Dengan critical minerals yang dimiliki, pemerintah optimis, Indonesia bisa memiliki pertumbuhan ekonomi yang makin jauh di depan, dibandingkan negara lain. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Musyawarah  Anggota Asosasi Emiten Indonesia (AEI) 2023 di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (14/9/2023). Dia menjelaskan, pada kuartal II-2023, ekonomi Indonesia mampu tumbuh sebesar 5,17% secara year on year (yoy). Sementara itu, tingkat inflasi pada Agustus 2023 berada di level 3,27% atau berada dalam target sasaran 3% kurang lebih 1%. Indonesia juga telah kembali masuk dalam upper-middle income country berdasarkan data Bank Dunia yang diperbaharui pada Juli 2023 dengan pendapatan per kapita US$ 4.580. Di samping itu, pemerintah Indonesia menyatakan intensi untuk menjadi anggota OECD. (Yetede)

Menyisir Peserta Bursa Karbon

KT1 09 Sep 2023 Tempo

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan sebanyak 99 unit atau 86 persen dari keseluruhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara yang beroperasi di Indonesia siap berpartisipasi dalam bursa karbon. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, mengatakan PLTU yang bergabung dengan bursa karbon pada tahun ini adalah PLTU dengan kapasitas listrik di atas 100 megawatt (MW).

Adapun PLTU berkapasitas di atas 50 MW baru akan bergabung dengan bursa pada 2024, diikuti PLTU lainnya dan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) pada 2025. OJK, kata Hasan, akan mempersiapkan perangkat infrastruktur primer dan sekunder, serta pasar yang dibutuhkan untuk menopang operasi bursa karbon. "Selain dari subsektor pembangkit listrik, perdagangan karbon akan diramaikan sektor lain yang akan bertransaksi di bursa karbon, seperti kehutanan, perkebunan, migas, dan industri umum," kata dia, kemarin. (Yetede)

Menyisir Peserta Bursa Karbon

KT1 09 Sep 2023 Tempo

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan sebanyak 99 unit atau 86 persen dari keseluruhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara yang beroperasi di Indonesia siap berpartisipasi dalam bursa karbon. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, mengatakan PLTU yang bergabung dengan bursa karbon pada tahun ini adalah PLTU dengan kapasitas listrik di atas 100 megawatt (MW).

Adapun PLTU berkapasitas di atas 50 MW baru akan bergabung dengan bursa pada 2024, diikuti PLTU lainnya dan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) pada 2025. OJK, kata Hasan, akan mempersiapkan perangkat infrastruktur primer dan sekunder, serta pasar yang dibutuhkan untuk menopang operasi bursa karbon. "Selain dari subsektor pembangkit listrik, perdagangan karbon akan diramaikan sektor lain yang akan bertransaksi di bursa karbon, seperti kehutanan, perkebunan, migas, dan industri umum," kata dia, kemarin. (Yetede)

Agar Epicentrum of Growth Tak Jadi Slogan Semata

KT1 31 Aug 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Keketuaan Asean yang kini dipegang Indonesia berpeluang mengantarkan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara itu menjadi pusat pertumbuhan (epicentrum of growth) dunia yang berkelanjutan. Namun, itu akan menjadi pasti bila Pertemuan Pleno KTT Asean ke-43 di jakarta awal September nanti menghasilkan deklarasi yang bisa menjadi panduan bagi penyelesaian sejumlah tantangan seperti integrasi  yang tersendat dan berpengaruh atau peran global Asean yang masih minim. Terkait faktor-faktor pendorong bagi terwujudnya Asean sebagai spectrum of growth diantaranya adalah konektivitas kawasan yang telah terbangun. Jumlah penduduk negara-negara Asean yang mencapai 660 juta dengan pertumbuhan signifikan di kelas menengah, juga menjadi nilai lebih dari sisi pasar. Apalagi, Asean menjadi penghasil bahan baku, terutama critical minerals untuk bahan baku transisi  energi seperti nikel, bauksit, dan bijih besi yang kini banyak diburu pelaku industri. (Yetede)

Sepi Peminat, Penerima Subsidi Motor Listrik Diperluas

KT1 30 Aug 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Pemerintah akhirnya merevisi aturan main program subsidi motor listrik (molis) yang telah berjalan sekitar lima bulan, namun sepi peminat. Kepada kelompok masyarakat tertentu, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), selanjutnya subsidi bisa dinikmati oleh umum. Sedangkan besaran subsidi tidak berubah, tetap Rp 7 juta per unit motor listrik. Revisi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Permenperin Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis baterai Nomor Dua. Menteri perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang  Kartasasmita mengatakan, dasar utama perubahan kebijakan ini adalah untuk mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik didalam negeri, serta mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, "Tujuan tersebut, tentu akan berdampak pada peningkatan investasi, memacu produktivitas dan daya saing industri," ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/08/2023). (Yetede)