Industri lainnya
( 1858 )Pengaduan Properti Bermasalah
Dari tahun ke tahun, jumlah aduan
dan laporan masyarakat di sektor properti meningkat. Pengembang kerap kali
belum menuntaskan urusan perizinan. Sementara masyarakat masih mudah tergiur
janji palsu dan promosi yang ditawarkan. Berdasarkan data Badan Perlindungan
Konsumen Nasional (BPKN), jumlah pengaduan terkait perumahan mencapai 404
laporan pada 2024, naik 28,6 % dari 314 laporan pada 2023. Data tersebut belum
termasuk aduan yang diterima lembaga lain sepanjang 2024. Dirjen Perumahan Kementerian
PUPR, menerima 61 surat aduan, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menerima
49 aduan, diikuti 35 aduan lain ke Kementerian PAN RB).
”Dari sisi isu, masalah perumahan
di YLKI sering diadukan masyarakat. Jadi, masyarakat butuh kanal pengaduan.
Sejauh ini, kehadiran dari regulator belum terakselerasi,” ujar Ketua YLKI
Tulus Abadi dalam acara peresmian kanal pengaduan konsumen perumahan terpadu di
Jakarta, Rabu (26/3) sore. Banyak masyarakat menjadi korban karena tergiur
metode pemasaran pengembang. YLKI kerap mengingatkan agar publik lebih
berhati-hati dan mengecek ulang, apalagi terhadap penjualan bangunan yang belum
terbangun atau pre-project selling. ”Pre-project selling, regulasinya ada,
tetapi ketika pengembang menjual gambar tanpa prasyarat tertentu, risikonya
besar sekali bagi konsumen. Ironisnya, banyak konsumen yang tertarik dan
membayar secara cash keras. Ini dua hal yang jadi titik lemah,” tutur Tulus.
Ketua BPKN Muhammad Mufti Mubarok
mengatakan, di sektor properti khususnya perumahan, ditemukan banyak penipuan,
mulai dari gambar hingga iklan yang bermasalah. ”Soal legalitas juga. Sering kali
sertifikat (properti) ini, kan, tumpang tindih. Banyak yang sudah menempati,
sudah (mendapat) sertifikat, malah digugat seperti di Bekasi. Itu harus clear,”
kata Mufti. Dalam konteks umum, pengaduan konsumen pada sektor perumahan
didominasi sedikitnya lima hal. Pertama, permasalahan wanprestasi sertifikat
yang belum jadi atau bangunan belum selesai, padahal pembayaran sudah lunas.
Kedua, bangunan tidak sesuai yang dijanjikan. Ketiga, legalitas bangunan dan
tanah masih belum jelas. Keempat, pengembalian dana (refund) rumit dan
berbelit-belit. Kelima, adanya kerusakan fisik bangunan. (Yoga)
Pariwisata Manado Didorong Penerbangan Internasional
Kedatangan wisatawan mancanegara
(wisman) ke Manado, Sulut, didorong bertambahnya penerbangan internasional
secara langsung. Namun, pada saat bersamaan, pemerintah harus mengkaji
perbedaan pelaku perjalanan yang dating sebagai pekerja asing, alih-alih hanya
sebagai wisatawan. Menurut BPS Provinsi Sulut, kedatangan wisman didominasi turis
China. Hingga awal 2025, tingkat kedatangan turis secara umum berkisar 3.000
hingga 5.000 kunjungan per bulan, sebagian besar merupakan turis asal China
yang mencapai 78 persen dari total kunjungan. Pada Senin (31/3) 137 turis asal
Nanjing, China, mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Manado. Mereka berangkat
dari Nanjing menggunakan pesawat terbang Trans Nusa, sekaligus menandai penerbangan
langsung pertama maskapai penerbangan itu.
Menurut Kepala Kantor Otoritas Bandara
Wilayah VIII, Ambar Suyoko, kedatangan mereka menggunakan pesawat Indonesia
turut menjadi upaya untuk mempromosikan Manado. Daerah tersebut unggul dengan
potensi wisata alam, budaya, dan kuliner. ”Penerbangan langsung ini menjadi
simbol kebangkitan pariwisata Indonesia, khususnya bagi Manado, yang kini semakin
dikenal sebagai tujuan wisata kelas dunia,” kata Ambar, Kamis (3/4). Seiring
meningkatnya minat wisatawan asing, konektivitas internasional ke Manado melalui
Bandara Sam Ratulangi terus diperluas. Selain langsung dari China, wisatawan
juga dapat menjangkau Manado lewat Singapura dengan maskapai Scoot. Ada pula
dukungan maskapai Air Asia yang mengakomodasi penerbangan dari Kinabalu,
Malaysia. (Yoga)
Produk perikanan tanpa antibiotik untuk Pasar Eropa
Indonesia terancam kehilangan
pasar produk akuakultur ke UniEropa. Ekspor produk-produk pangan akuakultur
berbasis hewan berpotensi dihentikan pada 3 September 2026. Komisi Eropa (EC)
menerbitkan daftar negara yang memenuhi syarat regulasi produk antimikroba
berdasarkan Peraturan 2019/6 tentang produk obat hewan. Regulasi keamanan pangan
membatasi penggunaan produk antimikroba serta senyawa spesifik tertentu dalam produk
pangan berbasis hewan, termasuk perikanan budidaya. Di sektor perikanan budidaya,
hanya 49 negara yang terdaftar memberi jaminan memuaskan dan diizinkan
mengekspor ke Uni Eropa setelah 3 September 2026. 13 negara lainnya, termasuk
Indonesia, Sri Lanka, Mozambik, Nigeria, Tunisia, dan India, akan kehilangan
akses pasarnya, kecuali otoritas kompeten memastikan regulasi dan sistem
pengawasan veteriner ditingkatkan sesuai persyaratan Uni Eropa.
Uni Eropa yang beranggotakan 27
negara di Benua Eropa menempati urutan kelima negara tujuan ekspor produk perikanan
Indonesia. Komoditas yang diekspor ke Uni Eropa meliputi tuna-cakalang (36,5 %),
cumi-gurita-sotong (16,9 %), udang (12,5 %), dan rumput laut (8,1 %). Hingga
kini, tercatat 176 perusahaan perikanan yang mengantongi nomor persetujuan
untuk ekspor ke Uni Eropa. Di tingkat global, Uni Eropa merupakan salah satu
konsumen terbesar produk perikanan dunia dengan angka konsumsi per kapita
penduduk 24-25 kg per tahun. Ketua Umum Asosiasi Produsen Pengolahan dan
Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Budhi Wibowo mengatakan, ancaman
terhentinya akses pasar produk akuakultur Indonesia ke Uni Eropa menjadi titik
kritis bagi Indonesia.
”Pasar Uni Eropa, meskipun persentasenya kecil terhadap total ekspor Indonesia, merupakan kiblat dari pasar perikanan dunia. Kalau Indonesia tidak boleh ekspor produk perikanan budidaya ke Uni Eropa, sangat membahayakan citra perikanan Indonesia di pasar global,” ujar Budhi, pekan lalu.Hal yang dipermasalahkan Uni Eropa atas produk perikanan budidaya Indonesia, antara lain, isu antimicrobial resistance (AMR) yang dipicu penyalahgunaan antibiotik sehingga memunculkan mikro organisme yang resisten. Selain itu, penerapan NRMP atau sistem monitor residu nasional perikanan budidaya.
"Sistem monitoring menjadi kewenangan pemerintah. Pemerintah Indonesia harus bisa meyakinkan Uni Eropa bahwa kita sudah menerapkan sistem pengawasan itu,” lanjut Budhi. Langkah meyakinkan pasar Uni Eropa terhadap produk perikanan tanpa antibiotik, diinisiasi pelaku industri udang. Asosiasi perudangan nasional Shrimp Club Indonesia (SCI) bersama asosiasi dan pemangku kepentingan industri udang mendeklarasikan industri udang berkelanjutan tanpa antibiotik pada 21 Maret 2025. Direktur Eksekutif SCI, Rully Setya Purnama mengemukakan, komitmen tanpa antibiotik merupakan upaya meningkatkan daya saing udang Indonesia di pasar global, terutama di Uni Eropa. (Yoga)
Pengobatan Regeneratif dengan Inovasi Sel Punca
Pandemi Covid-19 menjadi berkah
bagi pengembangan stemcell atau sel punca dan metabolitnya di Tanah Air. Harga
sel punca komersial masih mahal antara Rp 200 juta-Rp 250 juta per tindakan. Inovasi
sel punca untuk pengobatan berbagai macam penyakit terus dikembangkan. Harga terapi
sel punca yang mahal tak bisa dihindari karena proses produksinya berbiaya
besar. Tingginya biaya produksi terlihat di fasilitas produksi sel punca dan
metabolit PT Bifarma Adiluhung di Pulogadung, Jaktim. Bifarma merupakan anak perusahaan
Kalbe Farma yang menjadi bagian Emiten Kompas 100 di Bursa Efek Indonesia. Kondisi
yang steril menjadi syarat wajib di pabrik Bifarma yang merupakan manufaktur
pengolahan sel punca dan metabolit GMP (guanosin monofosfat) pertama di
Indonesia yang dikembangkan sejak 1995. Di lab Bifarma, sel punca disimpan dan
dikembangbiakkan di ruangan yang membutuhkan listrik nonstop 24 jam.
Sel punca harus disimpan beku di
inkubator dengan suhu minus 196 derajat celsius. Ruangan penyimpanan sel punca
wajib bertekanan tinggi agar terhindar dari kontaminasi. Kelembaban dijaga
untuk mencegah kontaminasi bakteri. Suhu ruangan tak boleh terlalu dingin. Jika
akan dipakai, butuh waktu lima jam untuk proses pencairan hingga pencucian agar
sel punca hidup kembali. Sel punca memiliki batas waktu 24 jam sebelum dipakai.
Setelah itu, sel-selnya mati. ”Produk stem cell Indonesia masih sangat mahal
karena biaya produksinya memang sangat mahal, medianya semuanya impor, alatnya
semuanya impor. Kita masih sangat tergantung pada produk-produk impor.
Sebagaimana kita ketahui bahwa harga di Indonesia itu lebih mahal dari tetangga
kita, Malaysia, Singapura,” tutur Ketua Komite Pengembangan Sel Punca dan Sel,
Amin Soebandrio, Selasa (1/4).
Sel punca yang masih berbasis penelitian,
harganya lebih murah karena diatur hanya untuk menggantikan ongkos produksi. Karena
harga sel punca yang mahal, pasien akhirnya lebih banyak menggunakan hasil metabolik
atau produk turunan sel punca berupa sekretom. Harga sekretom lebih murah,
yaitu Rp 2 juta-Rp 2,5 juta untuk 1,5 cc sekretom. Sejak tahun 2024, pemerintah
menetapkan standar layanan terapi sel punca untuk terapi di bidang ortopedi dan
traumatologi. Saat ini, sel punca menjadi inovasi yang sangat menjanjikan bagi
pengobatan regeneratif, yang dapat menyembuhkan jaringan yang rusak, memulihkan
fungsi organ, dan mengobati penyakit kronis. Sel punca berpotensi digunakan
untuk terapi untuk beragam penyakit, seperti peradangan sendi, jantung,
gangguan saraf, stroke, dan kanker. Perkembangan sel punca menjadi harapan baru
bagi kualitas kesehatan masyarakat yang lebih baik. (Yoga)
Lesunya BISNIS MUSIM LEBARAN
Turunnya jumlah orang yang
melakukan perjalanan di musim libur Lebaran 2025 berimplikasi langsung pada
sektor riil, mulai bisnis perhotelan hingga rental mobil. Tingkat hunian hotel
secara nasional pada Lebaran 2025 lebih rendah ketimbang periode sama tahun
sebelumnya. Rendahnya daya beli masyarakat serta pergeseran tren preferensi
akomodasi dan penginapan ditengarai jadi sebabnya. Dua hari menjelang Lebaran,
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyatakan, geliat berlibur masyarakat
pada Lebaran 2025 lebih lesu. Durasi menginap lebih singkat, tecermin dari
tingkat hunian atau okupansi hotel.
”Trennya, yang terjadi dari sisi
libur Lebaran ini, kelihatannya peak (puncak) itu rata-rata hanya sampai Lebaran
hari ketiga. Setelah itu, langsung turun okupansinya (hotel),” ujar Ketua Umum
PHRI Hariyadi Sukamdani, Sabtu (29/3).Saat musim puncak, durasi menginap pelaku
perjalanan bergantung daya beli. Ketika memiliki cukup uang, mereka akan
tinggal lebih lama. Demikian pula sebaliknya. ”Kalau liburan, apalagi dengan
keluarga, bawa anak, lumayan banyak pengeluarannya. Kalau enggak punya uang
cukup, pasti akan memperpendek (masa berlibur),” katanya.
Dalam rentang Senin hingga Kamis
(31/3-3/4), tingkat hunian hotel masih berkisar 70-80 %, selanjutnya, menurun
perlahan. Hanya Yogyakarta, tingkat hunian hotelnya bertahan lebih lama, hingga
Minggu (6/4), khususnya hotel-hotel di Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta. Turunnya
permintaan juga dialami bisnis rental atau persewaan mobil pada masa libur
Lebaran 2025. Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha Rental
Mobil Daerah Indonesia, Erwin Suryana, berkata, lesunya sektor pariwisata dan
berkurangnya minat warga untuk mudik memengaruhi bisnis rental mobil.
Bahkan, pada H+2, H+3, diperkirakan
kondisi rental mobil masih lesu. Daya beli masyarakat dan lesunya ekonomi
menjadi faktor rendahnya minat warga mengeluarkan uang di masa liburan.
”Situasi daya beli dan kelesuan ekonomi saat ini hingga setelah Lebaran belum
terlihat ada tren positif, sejalan dengan tren wisata terhadap tingkat hunian
hotel dan penyewaan mobil. Kelesuan ekonomi yang menjadi inti pokoknya,” ujarnya.
Menurut Erwin, omzet sewa mobil turun berkisar 40-50 %. Penurunan omzet tahun
ini paling parah dan tidak pernah dialami sebelumnya oleh pelaku usaha di masa
liburan. (Yoga)
Sertifikasi Halal membuat UMKM Naik Kelas
Ada banyak cara agar bisnis
pelaku UMKM naik kelas. Salah satunya lewat sertifikasi halal. Dengan label
itu, UMKM dapat memperluas pasarnya, menjaga kualitas, hingga menumbuhkan industri
halal di Indonesia. Bulan Ramadhan 2025 kali ini menjadi berkah bagi Nugraha
Ningsih, pemilik usaha kuliner Nugroho’s Kitchen. Hampir setiap hari ia
menerima permintaan konsumen, baik puding dan kue lapis untuk acara ulang
tahun, hamper Lebaran, ataupun hantaran pernikahan. Pekan ini saja ia memperoleh
sembilan pesanan. Lama, Jakarta. ”Masih banyak yang saya enggak tulis (di papan).
Hari ini saja pesanan full (penuh),” ucap Ningsih, Sabtu (29/3) di rumahnya di
Kebayoran. Banyaknya permintaan pelanggan tidak terlepas dari cita rasa
penganannya hingga label halal.
Sertifikat itu ia terima akhir
Februari lalu di Kantor Maybank Indonesia, Jakarta. Ia satu dari 1.500 UMKM di
sejumlah kota yang mengikuti pendampingan sertifikasi halal, program kolaborasi
Maybank Indonesia, Lembaga Pengembang UMKM Muhammadiyah, serta Lembaga Pengkajian
Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI, yang menyasar UMKM di Jakarta,
Surabaya dan Yogyakarta. ”Alhamdulillah, saya akhirnya punya sertifikat halal.
Selama ini, banyak yang menanyakan soal sertifikat ini. Dengan ini, saya dapat
banyak pesanan. Saya bahkan terima (pesanan) dari RS di Mampang (Jakarta)
selama bulan puasa setiap Rabu dan Kamis,” ungkapnya. (Yoga)
RS Hermina Tetap Mencatat Kinerja Positif
Profesionalisme Danantara
Pada 24
Februari 2025, BPI Danantara resmi menjadi dana investasi kelolaan negara atau
sovereign wealth fund (SWF) dengan dana kelolaan hingga Rp 15.000 triliun. Peresmian
BPI Danantara mengukuhkan Rosan Roeslani sebagai Chief Executive Officer (CEO),
Pandu Patria Sjahrir sebagai Chief Investment Officer (CIO), serta Dony Oskaria
sebagai Chief Operating Officer (COO). Sebulan kemudian, BPI Danantara
mengumumkan susunan kepengurusannya. berdasarkan rekam jejak profesionalitas di
bidang yang bersangkutan dan bebas muatan politis. Ke depan, BPI Danantara
berkomitmen untuk mengedepankan prinsip tata kelola yang baik secara
profesional, manajemen risiko, akuntabilitas, serta transparansi dalam
menjalankan bisnisnya.
Di tengah
dinamika pasar yang bergejolak, pengumuman tersebut diharapkan dapat
mengembalikan kepercayaan publik dan pelaku pasar. ”Untuk membentuk tim berdasarkan
meritokrasi, yang berdasarkan nama yang baik, itu membutuhkan waktu.
Diharapkan, adanya nama-nama ini memberikan confidence, keyakinan, bahwa ini
adalah yang terbaik,” kata Rosan dalam konferensi pers. Penunjukan Dewan Penasihat,
misalnya, BPI Danantara memilih orang-orang yang memiliki pengalaman di kancah
internasional, antara lain konglomerat AS sekaligus Hedge Fund Manager ternama
Ray Dalio, dan mantan CEO Asia Pasifik Credit Suisse Helman Sitohang.
Terdapat
pula ekonom dan akademisi global dari Colombia University, Jeffrey Sachs;
Equity Portfolio Manager Capital Group. F Chapman Taylor; serta mantan PM
Thailand, Thaksin Shinawatra. Dalam proses merekrut kandidat, BPI Danantara
memanfaatkan jasa perusahaan rekrutmen atau headhunter, baik domestik maupun
global, seperti Eghon Zehnder. Kemudian, BPI Danantara memilih satu nama
terbaik dari tiga kandidat yang diajukan oleh perusahaan rekrutmen itu. Ekonom
senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menambahkan, pemilihan
sederet nama kepengurusan BPI Danantara terbilang cukup kredibel sehingga dapat
menjadi awal yang baik dan cukup menjanjikan bagi Danantara ke depan. ”Unsur
profesionalisme dan kredibilitas sangat menonjol,” ujarnya. (Yoga)
Penemuan Kasus TBC Ditargetkan Mencapai 90 %
Penanganan tuberkulosis (TBC) program prioritas hasil terbaik cepat atau quick win di bidang kesehatan dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. Ditargetkan 90 % kasus bisa ditemukan pada 2025 dan 95 % dari kasus tersebut mendapat pengobatan. Untuk itu, pemerintah menyiapkan sejumlah inovasi dan strategi demi mencapai akselerasi penanganan TBC di Indonesia. Pelibatan multisektor, termasuk pemda, komunitas, dan masyarakat, diperkuat. ”TBC masuk program cek kesehatan gratis dan program khusus quick win tuberkulosis. Jadi, TBC jadi super-superprioritas pemerintahan saat ini,” ucap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Ina Agustina Isturini, dalam temu media Hari TBC Sedunia, di Jakarta, Senin (24/3).
Target lainnya, yakni 90 % kasus TBC sensitive obat, tuntas diobati, 80 % kasus TBC resisten obat, tuntas diobati, dan 100.000 orang dengan TBC laten mendapat terapi pencegahan TBC (TPT). Target yang ditetapkan itu tak mudah. Sebab, capaian yang dilaporkan pada 2024 belum optimal. Pada 2024, kasus TBC yang ditemukan masih 81 % dari total estimasi 1.092.000 kasus, namun yang diobati mencapai 90 % dari kasus yang ditemukan. Angka keberhasilan pengobatan 84 % untuk TBC sensitif obat dan 58 % untuk TBC resisten obat. Capaian yang rendah ditemukan pada pemberian TPT yang baru 19,2 %. Di Indonesia, hanya Provinsi Banten yang mencapai target dengan 67 % pemberian TPT pada kontak serumah dengan kasus TBC.
Menurut Ina, sejumlah inovasi disiapkan dalam mengakselerasi program TBC 2025, terutama terkait penemuan kasus, pengobatan, pencegahan, serta promosi kesehatan dan keterlibatan multisektor. Untuk temuan kasus, penapisan dan penemuan aktif akan dilakukan dengan sinar-X. Penapisan ini akan diintegrasikan dengan program cek kesehatan gratis yang saat ini berjalan. Diagnosis TBC akan diperkuat dengan mesin TCM (tes cepat molekuler), PCR (polymerase chain reaction), dan sinar-X. Dari 2.400 mesin TCM yang ada akan ditambah 330 mesin tahun ini. Penggunaan mesin sinar-X portabel akan diperluas di puskesmas. ”Penambahan manfaat mesin PCR diharapkan menambah akses pemeriksaan TBC,” kata Ina. (Yoga)
Transformasi BUMN Karya Menjadi Agrinas
Pemerintah
tengah mengubah tiga perusahaan BUMN Karya, PT Virama Karya (Persero), PT Yodya
Karya (Persero), dan PT Indra Karya (Persero) untuk bertransformasi menjadi
BUMN pangan, perkebunan, dan perikanan di bawah nama Agro Industri Nasional
atau Agrinas. Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan rencana transformasi
sejumlah BUMN nonpangan menjadi BUMN pangan untuk mendukung terlaksananya
program prioritas Presiden Prabowo. Menteri BUMN Erick Thohir saat itu
mengonfirmasi bahwa transformasi itu merupakan langkah institusinya untuk mendukung
program swasembada pangan pemerintah. Unit bisnis BUMN yang selama ini punya
fokus bisnis di sektor karya akan berkonsolidasi untuk mengerjakan penugasan
lain yang berkaitan dengan sektor pangan.
Berdasarkan
PP No 1 Tahun 2025, Virama Karya akan bertransformasi dengan nama baru Agrinas
Jaladri Nusantara, untuk berbisnis tambak ikan atau udang. Adapun kontrak bisnis
konsultasi infrastruktur yang masih berjalan akan dialihkan ke salah satu cucu
usaha BUMN karya. Sementara, berdasarkan
PP No 2 Tahun 2025, Yodya Karya akan berganti nama menjadi Agrinas
Pangan Nusantara untuk menggarap bisnis di sektor pertanian, industri
pengolahan hasil pertanian, penyediaan tanah untuk pertanian, pengolahan lahan,
penyediaan jaringan irigasi, perdagangan hasil pertanian, serta perdagangan
mesin dan perlengkapan pertanian. Adapun menurut PP No 3 Tahun 2025, Indra
Karya yang beralih nama menjadi Agrinas Palma Nusantara akan fokus pada dua
lini bisnis utama, yakni sektor bisnis pengolahan perkebunan kelapa sawit dan
layanan konsultasi konstruksi. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tantangan Perbankan 2022
03 Jan 2022 -
Waspadai Inflasi, Perkuat Daya Beli dan Industri
03 Jan 2022 -
Arah Baru
03 Jan 2022 -
Kejaksaan Selamatkan Triliunan Uang Negara
31 Dec 2021









