;
Tags

Industri lainnya

( 1875 )

PT Chandra Asri Petrochemical Olahraga Sampah Plastik Jadi BBM

KT3 20 Oct 2022 Investor daily

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk berkomitmen menerapkan penerapan circular economy dalam pengolahan sampah dalam bentuk peningkatan sistem pengumpulan dan pemilahan sampah melalui Industri Pengelolaan Sampah Terpadu Atasi Sampah, Kelola Mandiri (IPST ASARI) di Cilegon. Melalui IPST Asari, sampah plastik dapat diproses menjadi BBM. Legal, External Affairs & Circular Economy Director PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Edi Rivai menyampaikan, sejak beroperasi pada akhir tahun 2018, IPST Asari telah mengelola lebih dari 14.000 kg sampah plastik dan mendistribusikan BBM Plas sebagai bentuk manfaat yang diterima oleh para masyarakat, yang telah menyetorkan sampahnya kepada IPST Asari. “BBM Plas tersebut digunakan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari, seperti memasak, pergi melaut, dan lainnya,” ucap dia di Cilegon, Banten, Rabu (19/10). IPST Asari memiliki cakupan pengumpulan sampah plastik rumah tangga hingga satu kelurahan dengan kapasitas delapan ton sampah plastik per bulan.

Lebih dari 2.800 masyarakat mengumpulkan sampah plastiknya, di mana sampah plastik bernilai tinggi dijual ke industri daur ulang, yang bernilai rendah akan diproses menjadi bahan bakar melalui sistem pirolisis. Edi menerangkan, pilot project tersebut juga mereka kembangkan dengan kolaborasi bersama nelayan dan warga pesisir di sekitar Pabrik Chandra Asri melalui program Sagara. “Melalui kerja sama dengan Bank Sampah Digital (BSD), kami mengedukasi warga di wilayah Anyer untuk memilah sampah dari rumah masing-masing dan ditukarkan menjadi tabungan untuk keperluan mereka,” ujar dia. Edi berharap pihaknya mendapat dukungan insentif dari pemerintah, baik fiskal maupun teknis dari lembaga riset industri, yang dapat mendukung upaya IPST ASARI mandiri secara komersial, maupun secara teknis. Saat ini, ada banyak tantangan-tantangan teknis dan komersial seperti tingginya biaya operasional, dukungan teknis dari kepakaran bahan bakar minyak, dan lain-lain yang sangat dibutuhkan oleh IPST ASARI untuk terus bertumbuh secara mandiri. Government Relations & Circular Economy Manager PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Donny Adolf menambahkan, pihaknya berinvestasi sebesar Rp 400 juta dalam menjalankan IPST Asari dengan TKDN 100%. Melalui IPST Asari, mereka dapat menghasilkan 80 liter bbm dengan Ron 45-50 dari 100 kg sampah dan mampu berproduksi 8-10 jam.. (Yoga)


Industri Digital Berpotensi Sokong Ekonomi

KT3 19 Oct 2022 Kompas

Industri kreatif digital berpotensi menjadi penyokong perekonomian Tanah Air di tengah perlambatan ekonomi global. Generasi muda bisa mendukung geliat industri itu dengan ide kreatif dan inovatif serta jejaring dengan dunia usaha. Gagasan itu mengemuka dalam acara ”CEO on Stage” di Universitas Prasetiya Mulya, Tangsel, Selasa (18/10), dengan tema ”Digital Innovation”. Menurut Manager Program S-1 Bisnis Universitas Prasetiya Mulya Sonny Agustiawan, negara yang kreatif bisa bertahan di dalam situasi sulit. Gerakan industri kreatif dapat membuat modal tak menjadi soal, salah satunya ketika menghadapi ancaman perlambatan ekonomi global. Laporan berjudul Creative Economy 2030: Imagining and Delivering a Robust, Creative, Inclusive, and Sustainable Recovery yang diterbitkan Asian Development Bank Institute, Juni 2022, menyebutkan, ekonomi kreatif menjadi faktor pendorong utama penciptaan lapangan kerja serta pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dari sisi SDM, kata Sonny, institusi akademik dapat memaparkan pengetahuan yang membantu mahasiswa mentransformasikan kreativitasnya jadi ide bisnis, juga berperan penting dalam mewadahi mahasiswa memiliki jejaring dengan praktisi di sektor terkait. Principal East  Ventures Devina Halim menambahkan, mahasiswa merupakan sumber daya potensial dalam ekosistem usaha rintisan karena dapat merealisasikan ide kreatif menjadi produk. ”Investor berperan membantu mereka mewujudkannya. Dalam menghadapi proyeksi perlambatan ekonomi, appetite investor tidak berubah. Namun, kami memperdalam evaluasi terhadap seberapa kuat fondasi dan model bisnis yang diajukan,” tuturnya. Menurut Country Director AWS Indonesia Gunawan Susanto, pemanfaatan inovasi teknologi seharusnya membuat proses bisnis lebih murah, mudah, dan efisien. (Yoga)


Asia Pasifik Pulih Duluan di Industri Perjalanan

KT3 19 Oct 2022 Investor daily

Industri perjalanan Asia Pasifik akan menjadi satu-satunya di dunia yang pulih pada 2023. Pulih dari dampak pandemi Covid-19. Menurut laporan tahunan Dampak Ekonomi Pariwisata dan Perjalanan dari Dewan Pariwisata dan Perjalanan Dunia atau WTTC yang berbasis di London, Inggris dan dirilis Senin (17/10) waktu setempat, Asia Pasifik akan mengejar ketertinggalan dari kawasan lain di tahun ini. Ditandai kontribusi pendapatan sektor tersebut terhadap perekonomian diprediksi tumbuh 71%. Kontribusi pendapatan pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) di Asia Pasifik tumbuh 16% pada 2021. Tapi jauh di bawah Eropa di 28% dan Amerika Utara 23%. Tapi tahun ini dan tahun depan lain ceritanya. Laporan WTTC itu menunjukkan kegiatan perjalanan di Asia Pasifik tahun ini naik tajam.

 Sejak India dan Australia memulai pencabutan langkah-langkah pembatasan terkait Covid-19, disusul Malaysia, Thailand dan negara-negara lain di Asia Tenggara. Dan diikuti Jepang, Korsel, serta Taiwan. “Peningkatan (kontribusi pendapatan) dari industri perjalanan Asia Pasifik akan berlanjut pada 2023. Pertumbuhan positif itu akan terus berlanjut di 2024,” kata WTTC, seperti dilansir CNBC. Pada 2025, pendapatan dari perjalanan akan berkontribusi 32% lebih banyak terhadap PDB Asia Pasifik dibandingkan sebelum pandemi. Dan sepanjang periode itu, kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi global diperkirakan tumbuh rerata 5,8% tiap tahunnya. Dan di Asia Pasifik, prediksi kontribusi pendapatan sepanjang 2022-2032 itu jauh lebih tinggi lagi. Yaitu rerata 8,5% per tahun. (Yoga)


PROYEK IKN NUSANTARA : Afirmasi Jokowi bagi Investor

HR1 19 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Jokowi mengatakan bahwa proyek IKN telah didukung oleh payung hukum berupa undang-undang sehingga memberikan kepastian regulasi bagi investor. Melalui UU No. 3/2022 tentang Ibu Kota Negara, pemerintah telah mengatur proyek tersebut sehingga seharusnya investor tak perlu ragu untuk menanamkan modalnya. Dia mengatakan dukungan dari para investor dibutuhkan karena hanya sekitar 20% dari total biaya pembangunan IKN yang dipenuhi dari APBN, sedangkan 80% dana sisanya dari pihak swasta. “Ini juga telah disetujui oleh 93% fraksi di DPR. Loh, kurang apa lagi? Kalau masih ada yang belum yakin, maka kurang apa lagi? kata Jokowi di acara Market Sounding Proyek IKN di Ballroom Djakarta Theater XXI, Selasa (18/10). Tidak hanya itu, dia melanjutkan pembangunan IKN merupakan salah satu upaya Indonesia untuk bertransformasi dari negara berkembang menuju negara maju. Untuk diketahui, Kepala Negara melakukan penjajakan pasar menyusul keputusan pemerintah menjadikan Nusantara, Kalimantan Timur, sebagai Ibu Kota Negara yang baru menggantikan Jakarta.

HARGA TEMPE DAN TAHU NAIK

HR1 18 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Perajin tahu dan tempe di Jabar batal menggelar aksi mogok massal, yang sedianya akan digelar pada 17-19 Oktober 2022 imbas kenaikan harga kedelai. Para perajin memilih menaikkan harga jual tahu dan tempe sekitar Rp5.000 per papan. Saat ini, tercatat harga kedelai berkisar Rp12.000 per kilogram. INDUSTRI

Harapan Baru Industri Asuransi

KT3 17 Oct 2022 Tempo

Industri asuransi terus menjadi sorotan publik gara-gara banyaknya persoalan yang merugikan pemegang polis. Dari kasus gagal bayar polis dan megakorupsi asuransi Jiwasraya, gagal bayar polis dan tindak pidana penggelapan asuransi Kresna Life, hingga ramai-ramai keluhan nasabah soal produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit link karena tak mendapat manfaat sebagaimana yang dijanjikan para agen. Kehadiran Lembaga Penjamin Polis (LPP) pun membawa harapan baru bagi konsumen ataupun pelaku industri asuransi. Terlebih, RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) atau omnibus law sektor keuangan juga berfokus menciptakan tata kelola industri asuransi yang lebih sehat di semua lini.

Jaminan yang diberikan diharapkan dapat mendorong minat dan kepercayaan masyarakat untuk sukarela menggunakan jasa asuransi serta pilihan produknya, baik asuransi jiwa maupun asuransi umum. Ketua Umum Asosiasi Broker Asuransi dan Reasuransi Indonesia, Kapler Marpaung, mengungkapkan LPP akan menjaga kelangsungan usaha industri asuransi sekaligus memastikan aspek perlindungan konsumen senantiasa terjaga. "LPP akan menjadi bagian dari pembenahan industri asuransi," kata dia, akhir pekan lalu. Sebagaimana diketahui, industri asuransi senantiasa tumbuh pesat. Pada Agustus 2022, total pendapatan premi asuransi jiwa mencapai Rp 106,77 triliun, sedangkan asuransi umum sebesar Rp 26,52 triliun. Jaminan premi yang diberikan LPP diprediksi mengerek kinerja industri asuransi menjadi lebih berkembang. (Yoga)


Indonesia Game Changer Industri dan Penggunaan Energi Baru

KT3 13 Oct 2022 Investor daily

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Indonesia akan jadi game changer atau pengendali permainan, khususnya dalam mendorong keseimbangan industri dan komitmen penggunaan energi baru terbarukan. Hal ini terkait  pengembangan kawasan industri hijau terintegrasi di Kaltara senilai US$ 132 miliar hingga 2029. “Sekarang sudah stage 1, ada petrochemical terbesar di dunia nanti di sana, ada juga electronic alumina, besi baja, dan new energy battery yang akan menghasilkan 3 juta mobil listrik ke depan. Jadi, kita game changer sekarang ini,” kata Luhut dalam BNI Investor Daily Summit 2022, di Jakarta, Rabu (12/10). Luhut menjelaskan, kawasan tersebut nantinya juga dilengkapi dengan 10 GW solar panel, 10 GW hydro power dan menyerap 160 ribu tenaga kerja. Di sisi lain, Luhut mengatakan pemerintah juga tengah menggenjot upaya hilirisasi untuk memberikan nilai tambah, khususnya dari sumber daya mineral seperti nikel, batu bara, kobalt, bauksit, tembaga dan timah. 

Hilirisasi terbukti memberikan nilai tambah yang signifikan karena ekspor komoditas mentah RI yang tadinya hanya US$ 1,2 miliar pada 2015, pada 2022 ini diperkirakan bisa mencapai US$ 29 miliar. Luhut meyakini, dengan upaya hilirisasi serta pembangunan kawasan industri hijau di Kaltara, ekspor Indonesia akan bisa tumbuh signifikan. Demikian pula PDB bisa mencapai US$ 3,5 triliun. “Saya kira kita bisa kalau nanti kita mainkan coal (batu bara), tin (timah), kobalt, bauksit, dan tembaga. Kita akan main sampai semikonduktor dengan green energy. Negara mana yang akan beat (kalahkan) kita, no body can beat us (tidak ada yang bisa kalahkan kita),” kata dia. Produksi di 2024 Menteri Luhut mengatakan, pemerintah akan mulai produksi baterai lithium dari nikel pada kuartal II-2024. Langkah ini dilakukan sebagai wujud hilirisasi pemerintah terhadap nikel dan transformasi ekonomi Indonesia dari mengandalkan komoditas mentah, beralih ke industri bernilai tambah. (Yoga)

PENGHILIRAN MINERAL LOGAM : PENGUSAHA KEBINGUNGAN CARI PEMBELI

HR1 13 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Pelaku usaha pertambangan nikel akan tetap mengekspor mengekspor olahan bijih nikel hasil pemurnian awal lantaran belum terciptanya industri perantara dan hilir yang kuat untuk menyerap komoditas setengah jadi tersebut. Langkah ekspor bijih nikel hasil pemurnian awal pun bakal membuat nilai tambah olahan komoditas dari sejumlah pabrik pemurnian dan pengolahan mineral logam atau smelter justru lari ke luar negeri. CEO Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Alexander Barus mengatakan bahwa belum siapnya industri anoda domestik untuk melanjutkan serapan turunan dari mixed hydroxide precipitate (MHP) seperti nikel sulfat (NiSO4) dan kobalt sulfat (CoSO4) membuat pengusaha kebingungan mencari industri yang siap menyerap produknya.“MHP kita masih ekspor karena kita belum olah di dalam negeri sampai ke sulfat, ke packing menjadi sel. Itu masih tahap satu setelah bijih nikel, karena siapa yang mau beli?” kata Alex saat ditemui di Jakarta, Rabu (12/10).Dengan demikian, Alex menegaskan bahwa nilai tambah dari kegiatan penghiliran tambang nikel di Morowali sebagian besar justru terjadi di luar negeri. Kawasan industri IMIP yang melingkupi luasan tambang nikel mencapai 43.000 hektare itu sendiri sudah memproduksi nickel pig iron (NPI) sebesar 3,63 juta MTPY. Selain itu, kawasan industri IMIP juga memproduksi katoda mencapai 195.000 MTPY dari tiga pelaku industri.

Sementara itu, President Director PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) Rachmat Makkasau memperkirakan 70% produksi katoda tembaga hasil pemurnian dari smelter domestik akan diekspor pada 2025 mendatang. Rachmat beralasan industri hilir baru mampu menyerap 30% dari kapasitas produksi katoda tembaga di dalam negeri. Berdasarkan hitung-hitungan Amman Mineral, smelter domestik akan mulai memproduksi 1,1 juta ton katoda tembaga pada 2025. Proyeksi itu berasal dari target commercial operation date dari smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Amman Mineral yang ditarget efektif pada akhir 2024.Sementara itu, permintaan katoda tembaga domestik saat itu baru mencapai di kisaran 300.000 ton.

Negara-Negara Maju Dukung Hilirisasi Indonesia

KT3 13 Oct 2022 Investor daily (H)

Negara-negara maju akhirnya sepakat mendukung hilirisasi di Indonesia. Kesepakatan hilirisasi akan dimasukkan dalam salah satu agenda G20. “Selama 3,5 bulan, kami debat dengan menteri-menteri investasi dan ekonomi di negara-negara G20. Mereka akhirnya setuju,” kata Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia pada acara BNI Investor Daily Summit 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Rabu (12/10). Bahlil mengungkapkan, negara-negara maju dulu menerapkan kebijakan proteksionisme. Tapi mereka justru mengecam saat Indonesia gencar menerapkan hilirisasi untuk mengembangkan industri berkelanjutan, dengan mulai menyetop ekspor barang mentah. Bahlil menjelaskan, Inggris melarang ekspor wol mentah pada abad 16 untuk mendorong industri tekstil dalam negerinya, yang menjadikan Inggris sebagai pusat tekstil Eropa dan menjadi modal lahirnya revolusi industri modern. AS, juga menerapkan pajak impor sangat tinggi di abad ke-19 dan awal abad ke-20 untuk mendorong industri domestiknya.

Pada awal abad ke-20, pajak impor AS mencapai empat kali lipat pajak impor Indonesia sekarang walaupun saat itu PDB per kapita negara Paman Sam sama dengan Indonesia saat ini. Dia menambahkan, Tiongkok pun sebelum bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menerapkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sampai 90% untuk sektor otomotif. Kebijakan itu juga di terapkan Inggris terhadap beberapa perusahaan otomotif pada 1980-an dengan peraturan TKDN sampai 80%. Menurut Bahlil, hilirisasi sumber daya alam yang dilakukan Indonesia dengan menyetop ekspor barang mentah juga digugat di WTO. “Yang dibutuhkan adalah kolaborasi. Jadi, stop cara-cara lama karena Indonesia mau maju. Dulu sewaktu masih jadi negara berkembang, kalian melarang ekspor bahan baku, sekarang giliran kami melakukan hal yang sama, masa kalian marah? Memangnya kami ini subordinate (bawahan) dari negara kalian? Saya ngomong begitu,” tandas dia. Setelah melalui proses yang panjang, Bahlil menjelaskan, negara-negara maju akhirnya bersepakat mendukung hilirisasi yang dijalankan Indonesia. (Yoga)


NET ZERO EMISSION : Pemerintah Siap Terapkan Carbon Trading

HR1 11 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Pemerintah segera mengimplementasikan mekanisme perdagangan karbon atau carbon trading untuk mempercepat peningkatan porsi energi baru dan terbarukan atau EBT dalam bauran energi nasional. Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan bahwa pemerintah saat ini telah merampungkan sejumlah regulasi terkait dengan perdagangan karbon agar bisa mempercepat pelaksanaannya. Harapannya, perdagangan karbon di dalam negeri bisa mempercepat target porsi EBT sebanyak 25% dalam bauran energi nasional. Hanya saja, Rida mengatakan, kementeriannya masih menunggu alokasi anggaran yang disiapkan oleh otoritas fiskal untuk mendukung implementasi perdagangan karbon itu. Rida beralasan, seluruh aset yang dikelola PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN sepenuhnya bergantung pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Pilihan Editor