Korporasi
( 1557 )Maskapai Tersibuk di Asia Tenggara
LOGISTIK & TRANSPORTASI : Anak ABMM Incar Industri Nikel
MENEPIS TANTANGAN MIGAS
Daya pikat investasi hulu minyak dan gas bumi Tanah Air kian memukau yang tecermin dari komitmen sejumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk terus berinvestasi melakukan kegiatan eksplorasi.Sejumlah raksasa migas global juga bersepakat mencapai target besar produksi minyak bumi 1 juta barel per hari (bph) dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (Bscfd) pada 2030.Melalui penandatanganan Bali Commitment yang dilakukan dalam CEO Forum pada acara International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2023 di Bali Nusa Dua Convention Center, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (21/9), para CEO KKKS juga berjanji untuk menyiapkan program kerja dan anggaran 2024 secara masif, agresif, dan efisien. Di mata para CEO perusahaan migas internasional dan nasional, Indonesia masih menjadi salah satu portofolio penting. Mulai dari perusahaan migas asal Italia, ENI, ExxonMobil (Amerika Serikat), Petroliam Nasional Berhad atau Petronas (Malaysia), Repsol SA (Spanyol), British Petroleum (Inggris), hingga PT Medco Energi Internasional Tbk., dan PT Pertamina (Persero) bakal jor-joran berinvestasi di sektor migas. Direktur ENI Muara Bakau BV, Roberto Daniele mengatakan keseriusan untuk berinvestasi lebih intensif pada sisi eksplorasi lapangan migas. Saat ini ENI bersama dengan PT Pertamina (Persero) telah menjalin kerja sama strategis untuk melakukan eksplorasi bersama di Blok Mahakam. Kerja sama itu diharapkan dapat menambah cadangan migas. Terlebih, Indonesia masih memiliki cadangan migas besar. Berdasarkan catatan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, cadangan terbukti gas bumi Indonesia bahkan mencapai 41,62 triliun kaki kubik (TCF). Selain itu, Indonesia juga masih memiliki 68 cekungan potensial yang belum tereksplorasi.
“Indonesia memiliki semua segmen yang ExxonMobil mesti tawarkan. Kami punya upstream dan downstream seperti fuel, lubricant, chemicals, dan transisi energi. Dari seluruh affi liate Exxon di dunia, jarang ada semua segmen ada di satu tempat bersama, tapi Indonesia punya itu,” kata Presiden ExxonMobil Indonesia Carole Gall.
Sementara itu, Dwi Soetjipto, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), menegaskan Indonesia terus menawarkan peluang investasi di sektor migas dan siap untuk meningkatkan kebijakan fiskal dan memberikan berbagai insentif.
Ambisi Indocement jadi Pemain Semen Global
Akan IPO, KOKA Incar Pendapatan Naik 40%
Prospek Menjanjikan dari Luar Jawa
Agus Martowardojo dan Arcandar Tahar Masuk Jajaran Komisaris PLN
Tren IPO Tetap Naik di Tahun Politik
JARINGAN INTERNET BAWAH LAUT : SKKL Echo Berperan Akhir 2023
PT XL Axiata Tbk. (EXCL) menargetkan pembangunan sistem komunikasi kabel bawah laut (SKKL) Echo selesai pada akhir tahun ini. Head of External Communication XL Axiata Henry Wijayanto mengatakan XL terus mempercepat penggelaran proyek infrastruktur jaringan tulang punggung telekomunikasi itu. “Pembangunan Echo masih on track sesuai target yang diharapkan akan selesai akhir tahun ini untuk seluruh wilayah Indonesia,” katanya kepada Bisnis, Rabu (20/9). Henry menjelaskan keberadaan SKKL Echo sangat mendukung bagi bisnis perusahaan, karena akan memberikan alternatif akses internet dan data dengan kapasitas besar ke luar negeri. Layanan SKKL Echo pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas akses internet bagi seluruh pelanggan, termasuk kalangan korporasi dan pemerintahan. Dia menjelaskan bahwa XL Axiata melakukan kerja sama dengan semua anggota konsorsium untuk pemanfaatan kabel Echo ini untuk kebutuhan domestik dan internasional. SKKL Echo merupakan proyek yang dibangun secara bersama oleh Meta, Google, dan XL Axiata. Sekjen Asosiasi Sistem Komunikasi Kabel Laut Seluruh Indonesia (Askalsi) Resi Y Bramani mencatat terjadi peningkatan permintaan kapasitas SKKL hingga 30% pada kuartal III/2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut didorong oleh permintaan dari pemain seluler yang terus meningkat.
INDUSTRI OTOMOTIF : TREN MOBIL LISTRIK MENGUAT
Agen pemegang merek otomotif di Indonesia berupaya melipatgandakan produksi mobil listrik merespons tren peningkatan penjualan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air. Tren penggunaan kendaraan listrik membawa berkah bagi produsen mobil elektrifikasi di Indonesia. Salah satu yang mendapatkan manfaat tren elektrifikasi yaitu produsen mobil listrik asal China, Wuling Motors. Saat ini, Wuling Motors telah memiliki pabrik perakitan kendaraan bermotor di Greenland International Industrial Center Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Di lahan seluas 600.000 meter persegi itu, pabrik mobil bernama PT SGMW Motor Indonesia berupaya meningkatkan produksinya. Brand & Marketing Director Wuling Motors Dian Asmahani mengatakan penjualan mobil listrik Wuling memang mengalami peningkatan secara signifikan berkat Air ev Lite yang diluncurkan pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023. Dian menilai pasar otomotif memang makin berkembang terutama pada segmen kendaraan listrik. Salah satu indikasi dari perkembangan itu adalah banyaknya merek otomotif yang meluncurkan kendaraan listrik, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan Air ev secara wholesales atau dari pabrik ke diler mencapai 480 unit pada Agustus 2023, naik 60,53% dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebanyak 293 unit. Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto mengatakan ada animo yang sangat kuat dari masyarakat atas mobil listrik Hyundai. Oleh karena itu, Hyundai perlu meningkatkan kapasitas pabriknya. Sementara itu, Lexus Indonesia juga berharap penjualan kendaraan listrik bisa mencapai 60% dari total penjualan mobil setiap bulannya. General Manager Lexus Indonesia Bansar Maduma berupaya mengoptimalkan penjualan model elektrifikasi menjadi lebih besar. Di sisi lain, PT Toyota-Astra Motor (TAM) masih ingin memperluas produk elektrifikasinya meskipun mencatatkan peningkatan penjualan mobil listrik yang signifikan sepanjang Januari—Agustus 2023 mencapai 41.362 unit atau naik 3.677% secara YoY. Marketing Director PT Toyota-Astra Motor Anton Jimmi Suwandy mengatakan peningkatan produk elektrifikasi sejalan dengan laju permintaan kendaraan ramah lingkungan itu.









