;
Tags

Korporasi

( 1557 )

INA Berminat Akuisisi 35% Saham Jasamarga Transjawa Tol

KT1 10 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Indonesia Investment Authority (INA) menunjukkan minatnya unutk mengakuisisi sebanyak 35% saham PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) PT Jasa Marga Tbk (JSMR). JTT merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengoperasikan Tol Trans Jawa sepanjang 676 km atau mencerminkan 56% dari total panjang jalan tol yang dikelola Jasa Marga Group. Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo sebelumnya mengungkapkan, porsi Jasa Marga di JTT yang akan ditawarkan kepada mitra strategis mencapai 35%. Aksi equity financing ini bertujuan untuk membiayai proyek tol perseroan kedepan. Deputy CEO INA Arief Budiman mengaku, pihaknya bersama beberapa mitra investasi terus memantau dan mengevaluasi berbagai ruas tol diseluruh Indonesia untuk melihat peluang investasi di masa mendatang. "Saat ini (INA) sedang berjalan diskusi dengan beberapa pemilik jalan tol seperti Jasa Marga dan Hutama Karya," kata Arief kepada Investor Daily, Senin (9/10/2023). (Yetede)

Brick Mengakuisisi Saham Perusahaan Remitansi

KT3 07 Oct 2023 Kompas
Brick, bersama mitra strategisnya di Indonesia, telah mengakuisisi saham mayoritas PT Eastern Global Remittance (ETR), pemilik lisensi Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) Kategori 3 untuk layanan pengiriman uang dari Bank Indonesia. Co-Founder dan CEO Brick Gavin Tan, Kamis (5/10/2023), mengatakan, akuisisi ini merupakan langkah strategis Brick untuk menyediakan solusi pembayaran bisnis yang lebih inovatif bagi para pelanggannya. ”Kami akan memanfaatkan keunggulan kami di bidang teknologi dan infrastruktur pembayaran,” katanya. (Yoga)

Terseret Turun Harga Logam Industri

HR1 06 Oct 2023 Kontan
Kinerja PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) tergerus merosotnya harga logam. Proyek jangka panjang MDKA diharapkan bisa memulihkan kerugian di semester pertama tahun ini. Analis Panin Sekuritas Felix Darmawan melihat, lesunya kinerja MDKA hingga separuh pertama tahun ini karena koreksi yang terjadi pada harga nikel. Seperti diketahui, kontribusi terbesar pendapatan MDKA berasal dari nikel sekitar 67% terhadap total pendapatan hingga semester I 2023. Harga nikel sudah turun sekitar 38% year to date (ytd) karena kekhawatiran pertumbuhan ekonomi China. "Utamanya industri properti China tengah terguncang seiring dengan gagal bayar obligasi salah satu pengembang properti besar di negara tersebut yaitu Country Garden," ujar Felix, kemarin (5/10). Analis Indo Premiere Sekuritas Reggie Parengkuan mengatakan, sentimen negatif terhadap harga logam didorong oleh berlanjutnya pelemahan data makro perekonomian Tiongkok. Ini tercermin dari kinerja MDKA yang kurang menggembirakan. Kerugian bersih MDKA mencapai US$ 49,2 juta karena lemahnya pendapatan dari seluruh aset unit usaha akibat dari rendahnya harga komoditas dan tingginya biaya. Rugi bersih MDKA sebesar US$ 49,2 juta ini berlawanan dari capaian laba bersih sebesar US$ 96,8 juta di semester pertama tahun lalu. Analis Mandiri Sekuritas Ariyanto Kurniawan dan Wesley Louis Alianto dalam riset 2 Oktober 2023 melihat, merosotnya kinerja MDKA terjadi pada kuartal kedua 2023 yang mencatatkan kerugian sebesar US$ 52,3 juta. Ini terjadi akibat Tambang Tujuh Bukit mencatatkan volume penjualan emas lebih rendah 17% yoy sebesar 29.500 troi ons pada kuartal II-2023. Volume penjualan tembaga Wetar di semester I sebesar 9.700 ton atau lebih rendah 21% yoy. Harga jual rata-rata turun 10% yoy ke posisi US$ 8.800 per ton. Sementara segmen nikel, melalui Merdeka Battery Mineral Tbk (MBMA), menjual 19.200 ton Nickel Pig Iron (NPI) di kuartal kedua atau naik 281% yoy.

Harita Buka Peluang Kolaborasi di 2 Proyek Smelter Nikel

KT1 06 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-PT Trimegah Bangun Persada Tbk (TRIM) atau harita Nickel membuka peluang kolaborasi dengan mitra strategis baru untuk dua proyek nikel, yakni pabrik nikel high Pressure Acid Leach (HPAL) senilai Rp17,9 triliun dan pabrik nikel Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF). Proyek yang berlokasi di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara tersebut, ditargetkan mulai beroperasi dalam  dua tahun ke depan. Hingga saat ini, kami tengah bermitra dengan Lygend Resources & Technology untuk PT Obi Nickel Cobalt (ONC) dan PT karunia Permai Sentosa (KPS). Kedepannya, kami tidak  menutup kemungkinan untuk berkolaborasi dengan pihak lain  yang dapat  berpotensi menjadi mitra  startegis baru," kata Direktur Utama PT Trimegah Bangun Persada Tbk Roy Arman Arfandy kepada Investor Daily, kamis (5/10/2023)

SEKTOR BATU BARA : MOMENTUM EMITEN GENJOT PRODUKSI

HR1 05 Oct 2023 Bisnis Indonesia

Kuartal IV/2023 menjadi momentum bagi emiten-emiten penambang batu bara untuk memacu operasional guna mencapai target produksi sepanjang tahun ini. Di sisi lain, kinerja emiten di sektor ini bakal dipengaruhi oleh fenomena El-Nino yang berimbas terhadap cuaca kering dan suhu bumi yang lebih hangat. Direktur PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Dileep Srivastava mengatakan emiten tambang kongsi Grup Bakrie dan Grup Salim itu menargetkan volume produksi batu bara 75 juta ton hingga 80 juta ton pada 2023. Menurutnya, tidak ada revisi dari target awal BUMI.  “Tidak ada perubahan dari guidance awal kami. Produksi ini meningkat dibanding 70 juta ton pada 2022,” kata Srivastava kepada Bisnis, Rabu (4/10). Sebelumnya, Srivastava menuturkan BUMI akan memaksimalkan pendapatan dan margin dengan produksi campuran yang optimal sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Hal tersebut untuk menghindari penumpukan inventaris. BUMI, menurutnya, juga akan mengoptimalkan semua biaya dan harga. Di sisi lain, tantangan untuk kinerja BUMI akan datang dari peningkatan tarif royalti batu bara, harga bahan bakar yang tinggi, serta fluktuasi harga batu bara.  “Penolakan pendanaan untuk sektor batu bara dalam proyek diversifikasi juga menjadi tantangan,” tuturnya. Dihubungi terpisah, Corporate Secretary PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) Niko Chandra mengatakan harga batu bara akan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk di antaranya kondisi cuaca. Dia melanjutkan, PTBA optimistis dapat menjaga kinerja tetap positif pada 2023. Menurut Niko, PTBA telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga agar kondisi keuangan PTBA tetap sehat. Langkah-langkah tersebut di antaranya adalah mengoptimalkan pencapaian kinerja operasional, hingga melakukan efisiensi pada seluruh proses bisnis perusahaan. Dari sisi penjualan, lanjut Niko, PTBA akan memaksimalkan potensi pasar di dalam negeri. Terpisah, emiten tambang Grup Sinar Mas, PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) memperkirakan pendapatan hingga akhir tahun mencapai US$3 miliar. Presiden Direktur Golden Energy Mines Bonifasius memperkirakan pendapatan GEMS dapat mencapai US$3 miliar, dengan margin profit sekitar 15%. Dalam risetnya, analis Ciptadana Sekuritas Thomas Radityo mempertahankan peringkat netral untuk sektor batu bara. Menurutnya, harga batu bara yang menghangat berpotensi mendorong emiten penambang batu bara untuk menghasilkan peningkatan arus kas dalam 1—2 tahun ke depan.

Krungsri dan Adira Finance Tuntas Akuisisi Home Kredit

KT1 04 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Anak perusahaan MUFG Bank, Bank of Ayudhya Publik Company Limited (Krungsri) dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mengumumkan penyelesaian akuisisi PT Home Credit Indonesia. Nilai transaksi tersebut mencapai 209 juta euro atau setara Rp3,41 triliun (kurs Rp16.329). Krungsri mengambil alih 75% saham Home Credit Indonesia dan Adira Finance secara bersamaan menyelesaikan akuisisi saham sekitar 9,83% yang dituntaskan pada Senin (2/10/2023). Pencapaian signifikan ini mendorong Krungsri ke posisi terkemuka sebagai bank regional, dengan kini beroperasi di lima negara Asean, sesuai dengan arah strategisnya dan memperkuat operasinya guna menghubungkan kebutuhan pelanggan di seluruh Asean. Presiden dan Chief Executive Officer Krungsri Kenichi Yamato dalam keterangan tertulis mengatakan, Krungsri terus mempeluas jangkauan untuk menghubungkan kebutuhan pelanggan di seluruh wilayah Asean. "Dengan suksesnya akuisisi Home Credit di Indonesia, kini kami memiliki kehadiran yang kuat di lima negara Asean, termasuk Lao PDR, Kamboja, Filipina, Vietnam, Indonesia, dan kantor perwakilan di Myanmar. (Yetede)

Group Astra Sebar Dividen Interim Rp 6,67 Triliun

KT1 04 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Group Astra akan membagikan dividen interim tahun buku 2023 senilai total Rp6,67 triliun pada akhir bulan ini. Pembagian dividen interim tersebut dilakukan oleh PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp3,96 triliun, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp2,54 triliun, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) Rp157,82 miliar. Corporate  Secretary Astra International Gita Tiffany Boer mengatakan, rencana pembagian dividen interim ASII untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2023 telah diputuskan dalam rapat direksi perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 18 September 2023, dan telah memperoleh persetujuan dewan komisaris perseroan pada tanggal 29 September 2023. "Jumlah dividen interim  yang akan dibayarkan sebesar Rp98 per saham dengan total nilai Rp3.967.388.207.720," kata Gita dalam keterbukaan informasi perseroan, Selasa (3/10/2023). (Yetede)

TEMUAN CADANGAN GAS : JALAN MULUS UNTUK ENI

HR1 04 Oct 2023 Bisnis Indonesia

Otoritas minyak dan gas bumi nasional memberikan ‘karpet merah’ terhadap rencana yang diajukan oleh perusahaan asal Italia, Eni setelah menemukan cadangan gas bumi sebanyak 5 triliun kaki kubik ndi Blok North Ganal, Kalimantan Timur. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bakal memberikan dukungan penuh terhadap rencana yang diajukan oleh Eni untuk mengembangkan cadangan gas bumi di North Ganal, termasuk memasukkan sebagian wilayah Indonesia Deepwater Development agar bisa dikembangkan secara bersamaan. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan, penggabungan sebagian wilayah kerja Indonesia Deepwater Development (IDD) bakal berdampak positif terhadap pengembangan hulu migas nasional. Pasalnya, potensi yang ada di wilayah tersebut bisa langsung dimanfaatkan oleh fasilitas yang telah tersedia. Eni memang berencana mengajukan revisi plan of development (PoD) IDD dengan membagi pengembangan blok migas tersebut menjadi dua konsentrasi, yakni sisi utara dan selatan. Rencananya, IDD bagian selatan terhubung dengan floating production unit (FPU) Jangkrik, sedangkan bagian utara yang berdekatan dengan lokasi temuan gas dalam jumlah besar saat ini bakal terhubung dengan blok pengembangan North Ganal. Sementara itu, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memperkirakan Eni bakal membangun fasilitas FPU baru di sisi utara portofolio migas mereka, yakni di hamparan Cekungan Kutai, lepas pantai Kalimantan Timur. “FPU Jangkrik itu untuk yang Selatan, nanti sepertinya akan bangun hub baru. Jadi akan ada baru, karena Jangkrik sudah penuh oleh Merakes dan Muara Bakau,” kata Deputi Eksploitasi SKK Migas Wahju Wibowo saat ditemui, Selasa (3/10). Berdasarkan keterangan resmi Eni, perkiraan awal menunjukkan total struktur yang ditemukan sebesar 5 Tcf gas dengan kandungan kondensat sekitar 400 Mbbls. Data yang diperoleh perusahaan pun memungkinkan untuk kajian pengembangan yang lebih cepat nantinya. Sumur Geng North-1 dibor dengan kedalaman 5.025 meter pada kedalaman air 1.947 meter, melewati kolom gas setebal sekitar 50 meter di reservoir batu pasir miocene dengan sifat petrofisika yang baik.

Suntikan Dana GOTO Untuk Modal Kerja

HR1 04 Oct 2023 Kontan

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan diguyur dana jumbo US$ 150 juta dari International Finance Corporation (IFC) dan firma investasi privat Franke & Company Inc. Nilai tersebut setara Rp 2,3 triliun dengan menggunakan kurs Rp 15.341 per dolar Amerika. Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo menjelaskan GOTO akan menerima investasi dari private placement serta penerbitan surat utang terstruktur kepada Bhinneka Holdings (22) Limited. Ini merupakan upaya GOTO untuk mengeksekusi aksi private placement. Aksi ini sudah mendapat restu Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 Juni 2023. GOTO mematok harga private placement sebesar Rp 90 per saham. Dari gelaran ini, Bhinneka Holdings (22) Limited harus menggelontorkan dana US$ 100 juta. "Notes Subscription Agreement akan diterbitkan oleh entitas usaha, GoTo International Finance (22) Limited kepada Bhinneka Holdings (22) Limited senilai US$ 50 juta," jelas Patrick, Selasa (3/10). Nah, secara bersamaan Bhinneka Holdings (22) Limited akan menerbitkan obligasi bersifat ekuitas alias equity-linked bond sebesar US$ 150 juta. Kemudian IFC akan mengambil bagian dari surat utang tersebut sebesar US$ 125 juta. Sementara Franke & Company Inc. akan berkontribusi US$ 25 juta. Adapun obligasi bersifat ekuitas tersebut memiliki tingkat kupon sebesar 5% per tahun. Kupon ini akan dibayarkan dua kali setahun dan akan jatuh tempo pada bulan Oktober 2028. Kemudian PT Tokopedia, PT Swift Logistic Solutions, PT Multifinance Anak Bangsa dan PT GoTo Solusi Niaga masing-masing akan memperoleh 15% atau sekitar Rp 345,17 miliar. Paulus Jimmy, Deputy Head of Research Sucor Sekuritas menilai, tambahan modal ini akan menjadi sentimen positif untuk kinerja operasional GOTO.

Terangkat Kenaikan Harga Minyak

HR1 04 Oct 2023 Kontan

Kinerja PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berpotensi membaik di akhir tahun ini. Sentimen positif itu datang dari kenaikan harga minyak. Sebagai gambaran, pada semester I-2023, emiten yang bergerak di sektor tambang minyak dan gas (migas) ini membukukan laba bersih senilai US$ 119,46 juta. Realisasi ini turun 60,58% dari laba bersih di periode yang sama tahun lalu yang mencapai sebesar US$ 303,05 juta. Turunnya harga jual rata-rata alias average selling price (ASP) komoditas andalan MEDC, yakni minyak dan gas menjadi salah satu pemicu turunnya kinerja emiten ini. Meski begitu, Hilmi Panigoro, Direktur Utama MEDC dalam keterangan Selasa (3/10), optimistis terhadap kinerja MEDC ke depannya. Dia menambahkan, MEDC  juga sudah menetapkan panduan kinerja operasional hingga akhir tahun ini. Lantas di segmen energi hijau, MEDC sudah mendapat persetujuan bersyarat dari Energy Market Authority (EMA) Singapura atas proyek pembangkit tenaga surya berkapasitas 600 MW. Persetujuan ini didapatkan MEDC melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, yakni Medco Power Global beserta mitra konsorsiumnya Pacific Light Renewables Pte Ltd dan Gallant Venture Ltd. Per semester I-2023, belanja modal di segmen minyak dan gas telah mencapai US$ 99 juta terutama untuk pengembangan Blok Natuna dan Corridor. Sementara belanja modal ketenagalistrikan sebesar US$ 28 juta, terutama untuk pengembangan proyek geotermal Ijen. Analis Panin Sekuritas, Felix Darmawan menilai, kinerja MEDC di paruh kedua 2023 berpeluang membaik. Ini seiring dengan kenaikan harga minyak yang cukup masif karena pengetatan produksi minyak dari OPEC+. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Hasan Barakwan sependapatn  kinerja MEDC akan membaik di kuartal III-2023. Sebab, AMMN telah menerima perpanjangan izin ekspor sebanyak 900.000 ton, sehingga AMMN bisa melanjutkan aktivitas ekspor konsentratnya.

Pilihan Editor