;
Tags

Rupiah

( 288 )

Karena Uang Palsu, UangRp 100.000 Jadi Tak Laku

KT3 31 Dec 2024 Kompas
Sejak polisi mengungkap kasus pembuatan uang palsu di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, uang pecahan Rp 100.000 seolah tak lagi berarti. Banyak orang curiga dan menduga lembaran uang berwarna merah ini sebagai uang palsu. Syamsiah (50), pemilik toko kelontong di kawasan Jalan Pelita, Makassar, beberapa waktu terakhir tak mau menerima pecahan Rp 100.000. Dia meminta dibayar dalam pecahan Rp 50.000 ke bawah. ”Saya cuma pedagang kecil. Tidak ada alat untuk cek keaslian uang. Daripada dibayar pecahan 100.000 dan saya dapat uang palsu, mending uang kecil saja. Kalau dapat uang palsu, tidak diganti pemerintah,” katanya, Senin (30/12/2024). Di rumah makan dan pusat perbelanjaan, kasir lebih memilih pembayaran menggunakan kode batang atau transfer. Setelah kasus ini terungkap, sejumlah warga melaporkan mendapat uang palsu. Beberapa mendapatkannya saat menarik uang di ATM. Uang palsu ini tercampur dengan uang asli. Tidak sedikit warga yang bahkan menyobek uang untuk mencari tahu keasliannya. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel mengintensifkan edukasi pengenalan ciri-ciri uang asli. Upaya ini untuk meredam peredaran uang palsu. Temuan uang palsu juga dilaporkan dari daerah lain, termasuk Sulawesi Barat.

Ini bisa jadi terkait dengan penangkapan empat pelaku di Mamuju, Sulbar, yang dua diantaranya adalah ASN. Seorang warga Makassar yang berbelanja di Jakarta juga mengaku uang tunainya ditolak. ”Saya beli bedak di salah satu tempat belanja. Saat mendengar saya dan teman berbicara dalam logat Makassar, kasirnya memeriksa uang cukup lama. Akhirnya kami diminta bayar pakai QRIS,” kata Syahruni Aryanti, warga Makassar yang sedang berada di Jakarta, Jumat (27/12). Otak sindikat Dalam rilis akhir tahun Kepolisian Daerah Sulsel, Kepala Polda Sulsel Inspektur Jenderal Yudhiawan Wibisono mengatakan, penyidikan kasus ini terus berjalan. Polisi menunggu surat perintah penunjukan jaksa penuntut umum untuk mengikuti perkembangan penyidikan perkara tindak pidana (P-16). ”Tersangka utama sudah kami tahan. Tapi, karena sakit, kami pun bantarkan. Tapi, proses hukum terus berjalan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera (dilimpahkan). Kami sudah kerja sama dengan teman-teman kejaksaan,” katanya. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel Komisaris Besar Dedi Supriyadi mengatakan, tersangka utama adalah ASS. Di rumahnya di Jalan Sunu, Makassar, uang palsu pertama kali dicetak. (Yoga)

Rupiah Gagah di Akhir Tahun

KT1 30 Dec 2024 Tempo
Mata uang rupiah menguat pada penutupan perdagangan hari ini. Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah bakal kembali menunjukkan penguatan menjelang tutup tahun. Data rupiah spot Bloomberg memaparkan pada penutupan sebelumnya rupiah berada pada level Rp 16.235 per dolar Amerika Serikat. Kali ini kurs menguat 92 poin ke level Rp 16.142 per dolar AS. Ibrahim memprediksi penguatan bakal berlanjut. “Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 16.100 - Rp 16.150 per dolar,” kata Ibrahim dalam analisis rutinnya, Senin, 30 Desember 2024.  Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia juga mencatat mata uang Indonesia menguat. Pada penutupan akhir pekan, mata uang Indonesia senilai Rp16.251 per dolar AS dan hari ini menjadi Rp16.162 per dolar.

Penguatan rupiah seiring dengan merosotnya indeks dolar AS. Menurut Ibrahim, beberapa faktor eksternal juga memengaruhi pergerakan kurs, seperti volume perdagangan rendah karena liburan tahun baru yang membayangi dan data harian yang kosong minggu ini. China akan merilis data ekonomi penting, yakni survei pabrik PMI pada Selasa, sedangkan survei indikator manufaktur Amerika untuk bulan Desember akan dirilis pada Jumat nanti. Faktor lain adalah inflasi indeks harga konsumen di ibu kota Jepang tumbuh lebih dari yang diharapkan pada Desember, disebabkan karena meningkatnya tekanan harga. Data pemerintah menunjukkan tetap ada peluang kenaikan suku bunga jangka pendek oleh Bank of Japan (BoJ). Beberapa pembuat kebijakan Bank of Japan, kata Ibrahim, melihat kondisi yang mendukung kenaikan suku bunga.

Pada Jumat pejabat presiden Korea Selatan, Perdana Menteri Han Duck-soo, menghadapi pemungutan suara pemakzulan di tengah krisis politik. Hal ini dipicu oleh sidang pertama Mahkamah Konstitusi tentang darurat militer Presiden Yoon Suk Yeol yang berlaku singkat. “Dorongan untuk memakzulkan Han telah memperdalam krisis, menempatkan demokrasi negara dalam ketidakpastian dan menimbulkan kekhawatiran dari para sekutu,” kata Ibrahim. Secara terpisah, Bank Dunia telah menaikkan perkiraannya untuk pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada 2024 dan 2025. Namun Bank Dunia memperingatkan kepercayaan rumah tangga, bisnis yang lesu, serta hambatan di sektor properti akan tetap menjadi tantangan tahun depan. (Yetede)

Kasus Uang Palsu di UIN Makassar Diduga Pengusaha yang Terlibat

KT3 28 Dec 2024 Kompas

Penyidikan kasus pencetakan dan peredaran uang palsu di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, terus bergulir. Setelah dua kali melayangkan surat panggilan, polisi akhirnya memeriksa ASS, pengusaha yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. ASS diperiksa di Markas Polres Gowa karena tempat kejadian perkara kasus tersebut masuk wilayah Kabupaten Gowa, Sulsel. Pemeriksaan dilakukan sejak Kamis (26/12/2024) malam hingga Jumat (27/12) pukul 04.00 Wita. Setelah jeda beberapa saat, pemeriksaan itu kemudian dilanjutkan pada Jumat siang. Sebelumnya, ASS dua kali mangkir dari panggilan kepolisian. Kepala Polres Gowa Ajun Komisaris Besar Reonald TS Simanjuntak menyatakan, ASS masih berstatus saksi. ”Saat ini masih kita periksa sebagai saksi. Nanti kita lihat bagaimana perkembangan selanjutnya, apakah ada peningkatan status atau bagaimana, tergantung dari hasil gelar perkara,” katanya, kemarin. Dalam konferensi pers terkait kasus ini pada Kamis (19/12), Kepala Polda Sulsel Inspektur Jenderal Yudhiawan Wibisono mengatakan, pembuatan uang palsu itu pertama kali dilakukan di rumah ASS di Makassar. Namun, karena kebutuhan yang kian besar, produksi uang palsu itu pindah ke perpustakaan UIN Alauddin Makassar di kawasan Samata, Kabupaten Gowa. Selama ini, ASS dikenal sebagai pengusaha. Dalam berkas terkait tim pemenangan Pilkada 2024 yang dimasukkan ke Komisi Pemilihan Umum Sulsel, nama ASS ada di jajaran tim salah satu pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur Sulsel. (Yoga)

Menjaga Rupiah Tetap Stabil

KT1 19 Dec 2024 Investor Daily (H)
Keputusan Bank Indonesia (BI) dalam mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 6% dinilai tepat, meski masih terdapat ruang untuk menurunkan suku bunga mengingat tingkat inflasi yang rendah. Hal ini dilakukan demi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah turbulensi perekonomian dunia. Keputusan untuk mempertahankan suku bunga di anagka 6% itu telah dilakukan oleh bank sentral dalam tiga bulan berturut-turut, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17-18 Desember 2024 juga memutuskan suku bunga deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%. Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (18/12/2024) ditutup menguat tipis 3 poin atau 0,02 persen ke level Rp16097 per dolar AS, setelah sebelumnya, nilai tukar rupiah terdepresiasi ke Rp 16.001 per dolar AS. Sementara laju IHSG berbalik arah ke zona merah pada perdagangan saham Rabu (18/12/2024). IHSG merosot 0,70% ke posisi 7.107,871. Indeks saham LQ45 turun 1% ke posisi 833,92. Sebagian besar indeks harga saham gabungan tertekan. (Yetede)

Derita Rupiah yang Terus Melemah

KT1 19 Dec 2024 Tempo
Mata uang rupiah masih melanjutkan tren pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada Kamis, 19 Desember 2024 pagi rupiah merosot 127 poin atau 0,79 persen ke level Rp16.225 per Dolar AS. Selama perdagangan pekan ini rupiah konsisten melemah. Sempat menguat tipis 16 poin ke level Rp16.058 pada Rabu kemarin namun kembali merosot hari ini. Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan signifikan pada Kamis ini salah satunya terdorong sentimen penurunan suku bunga bank sentral AS atau The Fed sebesar 25 basis poin. Selain itu, potensi perang dagang di bawah pemerintahan Donald Trump turut membuat dolar AS diprediksi masih bakal menguat. “Gonjang-ganjing ini yang membuat dolar berpotensi mengalami penguatan signifikan,” kata Ibrahim kepada Tempo, Kamis.

Selain itu, Ibrahim mengatakan faktor ketegangan antara Rusia dengan NATO juga cukup menimbulkan kekhawatiran pasar. Hal itu ditambah dengan kondisi perekonomian Cina yang belum menunjukkan tren positif. Sentimen-sentimen ini, kata dia, membuat indeks dolar AS terus naik. Rupiah Ditutup Menguat Sore Ini, Analis Prediksi Besok Bisa Melemah di Level 15.730 per dolar AS Depresiasi rupiah ini, kata Ibrahim, diprediksi bakal semakin parah hingga penghujung 2024. “Arah menuju Rp16.500 per dolar AS di akhir tahun kemungkinan terjadi,” ujarnya. Selain itu, dari sisi domestik, Ibrahim menganggap penetapan pajak pertambahan nilai atau PPN menjadi 12 persen per Januari 2025 menjadi aspek yang memberatkan pasar. Kenaikan ini menurutnya bakal menekan tingkat konsumsi masyarakat kelas menengah dan bawah.

Data Ekonomi AS Menurun, Rupiah Ditutup Menguat di Bawah Rp 15 Ribu
Meski ada sejumlah insentif, seperti potongan biaya listrik 50 persen untuk pelanggan di bawah 2.200 VA, namun dinilai belum cukup. “Insentif keringan 50 persen tapi hanya dua bulan, ini yang membuat kondisi dalam negeri tidak menentu,” kata dia. Ibrahim juga mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan suku bunga acuan sebesar 6 persen pada Rapat Dewan Gubernur BI 17-18 Desember 2024 kemarin. Menurutnya, ini menjadi keputusan yang tepat di tengah ketidakpastian global. (Yetede)

Data Ekonomi Lokal Membatasi Pergerakan

HR1 17 Dec 2024 Kontan
Rupiah ditutup menguat tipis pada perdagangan awal pekan ini. Berdasarkan data Bloomberg, Senin (16/12), rupiah naik tipis 0,04% ke Rp 16.002 per dolar Amerika Serikat (AS) dari akhir pekan lalu. Rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) ditutup melemah 0,20% di level Rp 16.019 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menjelaskan, kekhawatiran terhadap arah pemulihan ekonomi Tiongkok terus berlanjut menyebabkan sebagian besar mata uang Asia, termasuk rupiah melemah.

"Namun pelemahan rupiah tertahan rilis surplus neraca dagang Indonesia yang meningkat dari US$ 2,48 miliar menjadi US$ 4,42 miliar per November 2024," kata Josua, Senin (16/12).

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong menimpali, penjualan ritel China justru menunjukkan hasil yang lebih lemah. Pada perdagangan Selasa (17/12), Lukman memprediksi, rupiah masih belum bisa lepas dari tekanan dolar AS. Lukman memperkirakan rupiah bekisar Rp 15.950–Rp 16.050 per dolar AS.

Josua memproyeksi, rupiah mampu menguat dalam rentang Rp 15.950 sampai Rp 16.050 per dolar AS.

Fluktuasi Rupiah Bisa Ganggu Anggaran Negara

HR1 16 Dec 2024 Kontan
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah, menimbulkan risiko signifikan bagi stabilitas anggaran negara. Pada Jumat (13/12), rupiah ditutup di Rp 15.987 per dolar AS, melampaui asumsi APBN 2024 sebesar Rp 15.000.

Fikri C. Permana, Senior Economist KB Valbury Sekuritas, menyebut pelemahan rupiah ini dipicu volatilitas pasar global, yang membuat investor lebih berhati-hati. Meski Bank Indonesia telah melakukan intervensi, pelemahan rupiah tetap meningkatkan beban APBN, khususnya pembayaran utang luar negeri, yang dapat melonjak lebih besar di tahun 2025.

Myrdal Gunarto, dari Bank Maybank Indonesia, menyoroti dampak depresiasi rupiah terhadap subsidi energi dan stabilitas fiskal. Setiap pelemahan Rp 100 per dolar AS, berpotensi menambah defisit APBN hingga Rp 3,4 triliun. Ia juga menekankan dampak negatif pelemahan rupiah terhadap sektor yang bergantung pada impor, seperti industri otomotif.

Namun, Myrdal optimistis ekonomi Indonesia masih memiliki cadangan devisa kuat senilai US$ 150,24 miliar per November 2024, yang dapat mengurangi dampak buruk pelemahan rupiah. Meskipun begitu, ekonomi Indonesia akan tetap terpengaruh oleh kebijakan global, terutama dari Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump dan kebijakan The Fed.

Kemenangan Trump Tantang Kekuatan Rupiah

HR1 08 Nov 2024 Kontan
Kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2024 menambah tantangan bagi Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Meski begitu, BI masih memiliki cadangan devisa yang cukup kuat untuk mendukung stabilitas ekonomi. Pada akhir Oktober 2024, cadangan devisa Indonesia mencapai US$ 151,2 miliar, naik dibandingkan bulan sebelumnya. Menurut Ramdan Denny Prakoso, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, cadangan devisa ini mendukung ketahanan sektor eksternal dan stabilitas sistem keuangan.

Namun, tantangan global makin meningkat. Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata, menjelaskan bahwa ketidakpastian global setelah kemenangan Trump memicu sentimen risk-off, yang berpotensi membatasi arus modal masuk. Selain itu, kebijakan proteksionisme Trump dapat memicu perang dagang dan perang mata uang baru, yang menyebabkan inflasi AS meningkat. Kondisi ini kemungkinan besar akan membuat Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuannya, meningkatkan daya tarik aset dolar AS, serta mendorong pelemahan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Saat ini, nilai tukar rupiah berada di Rp 15.840 per dolar AS, posisi terendah dalam tiga bulan terakhir.

Josua juga mencatat bahwa agenda pemotongan pajak Trump dapat memperlebar defisit fiskal AS, meningkatkan imbal hasil US Treasury, dan memperkuat dolar AS. Meski begitu, Josua optimistis BI dapat menggunakan cadangan devisa untuk menstabilkan pasar valas dan nilai tukar rupiah. Ia memperkirakan cadangan devisa Indonesia akan berada di kisaran US$ 148 miliar–US$ 153 miliar pada akhir 2024, lebih tinggi dibandingkan akhir 2023 sebesar US$ 146,38 miliar.

Pandangan serupa diutarakan oleh Myrdal Gunarti, Global Markets Economist Maybank Indonesia, yang memprediksi cadangan devisa Indonesia dapat naik hingga US$ 3,6 miliar pada akhir tahun ini. Peningkatan tersebut didorong oleh masuknya modal asing ke pasar keuangan, tren penurunan suku bunga global, surplus neraca dagang yang konsisten, serta kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam yang lebih intensif.

BI Komitmen Jaga Stabilitas Rupiah

KT1 07 Nov 2024 Investor Daily

Bank Indonesia (BI) memperkirakan nilai tukar rupiah pada triwulan IV-2024 sebesar Rp15.825 per dolar AS. Adapun nilai tukar rupiah relatif stabil di tengah gejolak global yang terus berlanjut. Pada akhir perdagangan Rabu (6/11/2024), rupiah melemah 84 poin atau 0,53% menjadi Rp 15.833 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.749 per dolar AS. "Sejauh ini rata-rata nilai tukar itu pada triwulan III adalah Rpp 15789 per dolar AS, kemudian secara keseluruhan untuk tahun ini di triwulan IV Rp 15.825 per dolar AS. Kami berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas rupiah sebagai mandat kami," kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

Menurut Perry, nilai tukar rupiah relatif stabil di tengah gejolak global yang terus berlanjut sesuai dengan komitmen untuk terus melakukan intervensi di pasar. Selain itu, optimalisasi dari intrusmen moneter Sekuritas Rupiah BI untuk menarik aliran masik portfolio asing dan menjaga imbal hasil rendahnya inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Adapun di tengah dinamika Pemilihan Presiden AS dengan keunggulan Donald Trump pada perhitungan sementara, dia menyoroti adanya potensi mata uang dolar akan kuat, suku bunga AS akan tetap tinggi dan perang dagang berlanjut. (Yetede)

Pilih tunai atau non tunai

KT3 06 Nov 2024 Kompas

Inovasi sistem pembayaran berbasis digital yang menginisiasi berbagai platform, seperti dompet digital dan QRIS, kerap dianggap sebagai terobosan mumpuni. Sebab, platform tersebut menawarkan banyak kemudahan bagi masyarakat dalam aktivitas jual-beli sehari-hari. BI mencatat, hingga triwulan III-2024, volume transaksi uang elektronik tumbuh 29,11 % secara tahunan mencapai 4 miliar transaksi dengan nominal transaksi Rp 188,36 triliun, sedang transaksi QRIS tumbuh 209,61 % secara tahunan. Adapun jumlah pengguna QRIS mencapai 53,3 juta atau 20 % total penduduk Indonesia, sedang jumlah merchant QRIS mencapai 34,2 juta. Meski transaksi digital terus bertumbuh, bukan berarti keberadaan uang tunai atau uang kartal benar-benar tergantikan.

Data BI menunjukkan, jumlah uang kartal yang beredar di masyarakat pada September 2024 pun masih bertumbuh 10,6 % secara tahunan menjadi Rp 957,2 triliun. Kini, masyarakat disodorkan oleh dua pilihan tatkala bertransaksi, antara membayar secara nontunai dan tunai. Tidak ada yang salah dalam menyikapi kedua pilihan itu. Persoalannya muncul ketika masyarakat dipaksa untuk memilih salah satu di antaranya. Kejadian tak nyaman dialami Sakti Darma (24), pekerja swasta di Jakarta. Beberapa waktu lalu, ia pergi ke salah satu kedai kopi di bilangan Jakbart untuk bekerja. Setelah tiga jam, ia menuju meja kasir untuk membayar.

”Kasir hanya terima pembayaran cash asal uang pas soalnya enggak ada atau enggak nyiapin uang kembalian. Akhirnya, terpaksa pakai QRIS. Padahal, di akun rekening utama itu lagi enggak ada saldo, maklum akhir bulan. Ujung-ujungnya terpaksa pakai QRIS dari bank digital yang buat tabungan,” katanya, Selasa (5/11). Potret kecil fenomena transaksi di masyarakat tersebut mengindikasikan munculnya salah kaprah. Meski digitalisasi pembayaran terus didorong, rupiah merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia, baik itu dalam tunai maupun nontunai. Berbagai hal perlu disikapi dengan bijak, termasuk dalam bertransaksi. Lantas, pilih yang mana, tunai atau nontunai? (Yoga)