;
Tags

Bisnis

( 689 )

Menteri Investasi: Peluang IBC Akuisisi StreetSkooter Sudah Tertutup

KT1 10 Jan 2022 Investor Daily

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BUMN) Bahlil Lahadalia menyampaikan, peluang Indonesia Battery Corporation (IBC) untuk mengakuisisi SmartScooter milik Deutsche Post DHL Group (DPHLD) sudah tertutup. Pasalnya, perusahaan kendaraan listrik milik Jerman tersebut sudah diambil alih oleh Odin Automotive, perusahaan otomotif yang berbasis di Luksemburg. Karenanya dia menyesali kegagalan IBC menguasai StreetScooter ini, "Bagaimana kalau kita mencla mencle, lewatlah bagus itu, barang bagus diambil orang " ungkap Bahlil. Odin Otomotif merupakan perusahaan yang dikuasai oleh investor asal Singapura, Djamal Atamimi. (Yetede)

Northvolt Resmikan Pabrik Baterai Raksasa Pertama di Eropa

KT1 30 Dec 2021 Investor Daily

Group produsen baterai asal Swedia, Northvolt, menyampaikan pada Rabu (29/12) telah meresmikan pembangunan pabrik sel baterai berskala raksasa atau gigafactory pertama di Eropa. Pabrik baru yang dijuluki Northvolt Ett (Northvolt One) tersebut sudah mempekerjakan 500 karyawan dan kemungkinan bakal mempekerjakan sebanyak 3.000 orang setelah mencapai kapasitas penuh. Dalam pernyataan Northvolt yang dirilis pada Rabu, pabrik baterai yang berlokasi di Skelleftea, Swedia utara itu berhasil merakit cell baterai pertamanya semalam. "Hari ini merupakan pencapaian besar bagi Northvolt karena tim telah bekerja sangat keras untuk mencapainya. Tentu saja, cell baterai pertama ini baru permulaan. Selama bertahun-tahun mendatang, kami berharap Northvolt Ett memperluas kapasitas produksinya secara besar-besaran untuk memungkinkan transisi Eropa ke energi bersih," demikian pernyataan CEO Northvolt Peter Carlsson yang dilansir  AFP. (Yetede)

Persaingan Bisnis Kedai Kopi Semakin Panas

HR1 29 Dec 2021 Kontan

Persaingan bisnis kedai kopi semakin mengental. Sejumlah pemain besar mulai mendominasi dan terus menambah gerai baru. Kopi Kenangan, misalnya, bakal semakin agresif di sepanjang tahun 2022 mendatang. Startup ritel F&B asal Indonesia ini menargetkan memiliki total 1.000 gerai pada tahun depan. Saat ini, Kopi Kenangan sudah memiliki 600 gerai yang tersebar di 45 kota di Indonesia. Ruth tidak buka-bukan lebih detail terkait target pendapatan dan laba di tahun 2022. Namun dia menyampaikan bahwa tahun depan Kopi Kenangan memiliki target untuk dapat menjual sebanyak 5,5 juta cups setiap bulan. 


Garuda Perkuat Lini Bisnis Kargo Ekspor

KT3 20 Dec 2021 Kompas

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memperkuat bisnis kargo internasional sembari merestrukturisasi utangn, dengan perluas konektivitas jaringan penerbangan kargo ke Ho Chi Minh atau dulu Saigon, Vietnam, melalui Makassar-Singapura-Ho Chi Minh-Jakarta dengan armada Airbus A330-300, sejak 15 Desember 2021 sekali dalam sepekan. Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra berkata, potensi perdagangan Indonesia-Vietnam menjanjikan, meningkat berkala hingga 66 % dalam 3 tahun.

Ketum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman berkata, untuk pertahankan bisnisnya, Garuda bisa optimalkan bisnis kargo dengan ambil sebagian kargo angkutan laut dalam dan luar negeri mengingat kelangkaan peti kemas dan lonjakan tarif logistik laut. Menurut Dirjen Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) Willie Walsh, permintaan kargo global naik, hingga Oktober 2021, pertumbuhannya 9,4 % meski masih 7,2 % di bawah level sebelum pandemi. (Yoga)


Ada Momentum Percepatan Pertumbuhan

KT3 14 Dec 2021 Kompas

Terkendalinya kasus Covid-19 di Tanah Air jadi momentum mempercepat pertumbuhan ekonomi. Optimisme masyarakat dan pelaku usaha dikelola untuk pacu investasi menggenjot pembukaan lapangan kerja. Menurut Menko Airlangga Hartarto, tahun 2022 momentum emas akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia, tecermin dari kenaikan angka penyaluran kredit, Indeks Keyakinan Konsumen, dan Purchasing Managers Index manufaktur.

Senior Vice President for Asia, Kamar Dagang AS,Charles Freeman berkata, The 9th US-Indonesia Investment Summit secara virtual (13/12) memberi kesempatan pelaku usaha di Amerika Serikat terlibat langsung dengan Pemerintah Indonesia dan memahami dinamika Indonesia. Karena Indonesia salah satu pasar penting sekaligus menantang di dunia. Pada pertemuan tahun ini, topik yang diulas, mulai dari perekonomian dan stabilitas regional, pembaruan industri kesehatan, kerja sama bisnis menyambut Presidensi Business 20 (B20) Indonesia, hingga peluang investasi berbagai sektor di Indonesia. (Yoga)


Produsen Smartphone Semakin Gencar Berbisnis Mobil Listrik

HR1 29 Nov 2021 Kontan

Niat raksasa ponsel pintar China, Xiaomi, masuk ke bisnis kendaraan listrik tampaknya tak mainmain. Xiaomi akan membangun pabrik di Beijing yang berkapasitas 300.000 kendaraan listrik per tahun. Akhir pekan lalu Reuters memberitakan, pihak berwenang Beijing mengungkapkan, pabrik tersebut akan dibangun dalam dua fase, Sementara Badan Pembangunan Ekonomi di Beijing, E-Town, di akun resmi WeChat menyatakan, Xiaomi juga akan membangun kantor pusat unit mobil, kantor penjualan dan penelitian di Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Beijing.


Kinerja Keuangan Mayora Membaik Tahun Depan

KT1 24 Nov 2021 Investor Daily

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) optimis kinerja keuangan membaik tahun depan, seiring tren penurunan kasus Covid-19. Hal ini juga didukung sejumlah strategi yang disiapkan untuk mendukung pertumbuhan. Ekspektasi  membaiknya kinerja keuangan tahun depan juga didasarkan data ritel Nielsen yang berakhir September 2021.

"Kami optimistis tumbuh pada 2022. Sebab, industri FMCG, berdasarkan data Nielsen, juga tumbuh. Kami merasa akan bertahan tahun depan," ujar Global Marketing Director Mayora Group Ricky Afriyanto. Pertumbuhan bisnis perseroan, kata dia, juga akan didukung peningkatan harga komoditas, yang berimbas terhadap kenaikan daya beli masyarakat.

"Jika produk diluncurkan hingga market bergairah, tentu akan terlambat, jadi kuncinya adalah kami harus membangun bisnis itu dengan rasa optimisme. Kami harus membuat market itu menarik dengan cara memberikan value kepada konsumen," ujar dia. Selain berinovasi, dia melanjutkan, perseroan melakukan orientasi pasar  dan memprioritaskan segmen usaha yang sedang tumbuh. (Yetede)


Kinerja Keuangan Mayora Membaik Tahun Depan

KT1 24 Nov 2021 Investor Daily

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) optimis kinerja keuangan membaik tahun depan, seiring tren penurunan kasus Covid-19. Hal ini juga didukung sejumlah strategi yang disiapkan untuk mendukung pertumbuhan. Ekspektasi  membaiknya kinerja keuangan tahun depan juga didasarkan data ritel Nielsen yang berakhir September 2021.

"Kami optimistis tumbuh pada 2022. Sebab, industri FMCG, berdasarkan data Nielsen, juga tumbuh. Kami merasa akan bertahan tahun depan," ujar Global Marketing Director Mayora Group Ricky Afriyanto. Pertumbuhan bisnis perseroan, kata dia, juga akan didukung peningkatan harga komoditas, yang berimbas terhadap kenaikan daya beli masyarakat.

"Jika produk diluncurkan hingga market bergairah, tentu akan terlambat, jadi kuncinya adalah kami harus membangun bisnis itu dengan rasa optimisme. Kami harus membuat market itu menarik dengan cara memberikan value kepada konsumen," ujar dia. Selain berinovasi, dia melanjutkan, perseroan melakukan orientasi pasar  dan memprioritaskan segmen usaha yang sedang tumbuh. (Yetede)


Inilah Peta Bisnis Tes PCR dan Antigen Covid-19

HR1 16 Nov 2021 Kontan

Meski kasus positif Covid-19 mereda, bisnis tes antigen dan polymerase chain reaction (PCR) masih berdenyut. Permintaan tes Covid-19 masih menguat lantaran mobilitas meningkat sehingga butuh deteksi dini untuk mencegah korona. Salah satu pemain yang eksis di bisnis tes PCR adalah PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI). Ini adalah perusahaan milik Yayasan Indika, Yayasan Adaro dan Yayasan Toba Sejahtera. Sementara Direktur Utama PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Vidjongtius mengatakan, anak usaha kalbe yang memiliki laboratorium adalah Kalgen Innolab. Mereka memprediksi bisnis layanan tes PCR akan menurun.Selain itu, PT Satu Laboratika Utam (Swabaja) milik Erwin Aksa juga ikut berbisnis PCR. Erwin Aksa mengatakan, awalnya Swabaja beroperasi untuk kepentingan internal. Keterlibatannya Swabaja, adalah hasil kemitraan dengan sejumlah klinik dan rumah sakit.

Pemain Konvensional Masuk ke Bisnis Dompet Digital

HR1 15 Nov 2021 Kontan

Satu persatu pemain industri keuangan konvensional yang melirik bisnis digital yang salah satunya adalah dompet digital. Setelah Grup Astra yang yang membuat dompet digital, kini Adira Finance yang bakalan masuk ke bisnis yang transaksinya memang terus meningkat sepanjang pandemi. Direktur SDM dan Marketing PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Swandajani Gunadi menyebutkan perusahaannya akan masuk ke bisnis digital. Salah satunya melalui aplikasi Adiraku. "Melalui aplikasi Adiraku 2.0, kami akan terus mengembangkan fitur dan untuk ke depannya kita juga akan membuat e-wallet," ujar Swan, akhir pekan kemarin.

Sebelumnya Astra juga membuat Astrapay. Rencananya, Astra akan membuat pembayaran digital yang tumbuh dalam ekosistem Astra. Sebagai langkah awal, Astrapay memiliki fitur direct payment untuk produk pembayaran angsuran dari layanan Grup Astra. Saat ini, Astrapay telah bekerja sama dengan berbagai anak perusahaannya, seperti FIF Group, Toyota Astra Finance (TAF), Astra Credit Companies (ACC), hingga Maucash. Hal ini ini sejalan dengan keunggulan Astrapay yang difokuskan pada mobilitas masyarakat. Tiga pemain terbesar di bisnis ini yakni Gopay milik GoTo, lalu Ovo dan Shopeepay. Ketiganya dijalankan oleh perusahaan fintech.