;
Tags

Blockchain

( 30 )

KONSEP SENI NFT, Senyawa dalam ”Reconnection”

KT3 27 Jun 2022 Kompas (H)

Karya bertajuk ”Reconnection” dari Dewa Gede Raka Jana Nuraga (30), seniman asal Gianyar, Bali, menghiasi halaman 1 Kompas edisi Senin (27/6). Raka menggambarkan seseorang yang mengenakan kacamata realitas berimbuh (augmented reality) sembari merayakan keberagaman budaya Indonesia. Latar belakang kerja sama ini tak lain kesamaan semangat yang sama-sama ingin beradaptasi dengan perubahan sembari tetap berpijak pada budaya Nusantara. Intinya, teknologi kekinian dan orisinalitas budaya sepatutnya bersenyawa.

Raka memandang perkembangan dunia yang mengarah ke Web3 sekarang ini dapat berjalan beriringan tanpa meninggalkan identitas budaya. Filosofi itu pula yang diyakini Kompas, teknologi terkini semestinya menjadi sarana bagi masyarakat untuk semakin terhubung dan menjalin ajang silaturahmi antar individu. Ilustrasi ini akan hadir juga sebagai NFT yang dapat menjadi bagian dari koleksi publik pada jejaring blockchain ethereum. ((Yoga)


Selisik di Balik Sensasi NFT

KT3 08 Jun 2022 Kompas

Blockchain adalah teknologi yang menjadi dasar bitcoin, ether, dan NFT. Blockchain bisa dibilang adalah buku catatan transaksi yang terdistribusi. Pengajar ilmu komputer ITB, Budi Rahardjo, menganalogikan, blockchain bekerja dengan cara seperti sebuah tempat pemungutan suara (TPS) di mana setiap pemilih juga mencatat hasil suara. Dalam konteks blockchain, setiap transaksi mata uang kripto akan dicatat pada jaringan ribuan komputer di seluruh dunia yang juga akan memvalidasi setiap transaksi. Alhasil, orang yang tidak memiliki akses sah tidak bisa memanipulasi informasi yang ada karena datanya tersimpan dan terdistribusi di ribuan ”buku catatan”. Selain itu, buku catatan ini bersifat publik, di mana setiap orang bisa melihatnya. Nah, selain transaksi aset kripto seperti bitcoin dan ether, status kepemilikan setiap aset NFT memiliki catatannya di blockchain. Dengan demikian, setiap aset NFT memiliki catatan unik di blockchain. Dengan pencatatan ini, setiap aset NFT bisa dilihat kepemilikannya dan juga terdeteksi apabila berpindah tangan.

NFT tidak selalu berbentuk file gambar. Memang, dua contoh besar kesuksesan penjualan NFT, seperti kolase karya Beeple (terjual dengan harga 69 juta USD atau Rp 1 triliun) dan kumpulan foto swafoto milik Ghozali (mencapai Rp 13 miliar), keduanya adalah file gambar. Aset NFT bukan berarti file gambar JPG-nya tidak bisa digandakan. Hal yang tidak bisa digandakan adalah rekaman catatan yang ada di blockchain. ”NFT mungkin bisa dianalogikan sebagai sertifikat keaslian yang Anda dapat ketika membeli sebuah patung mahal, misalnya. Patung itu memang bisa ditiru atau  digandakan, tetapi karena punya sertifikatnya, Anda bisa membuktikan kalau Anda adalah pemilik aslinya,” tutur kolumnis teknologi New York Times, Kevin Roose. Klaim kepemilikan NFT pada dasarnya sebuah cara mengklaim kepemilikan suatu benda digital. Kemampuan untuk meng-copy dan mem-paste membuat konsep scarcity atau kelangkaan menjadi semacam hal yang agak mustahil di dunia digital. Konsep kelangkaan terhadap aset digital inilah yang membuat harganya bisa melambung.

Dengan NFT, seorang seniman bisa menciptakan karya seni, baik itu visual maupun audio, yang langka secara digital. Dengan harga yang tinggi ini, Tidak ada yang bisa memberi garansi harga NFT dan nilai aset kripto. Semua tergantung  mekanisme pasar; makin tinggi minat dan permintaan, makin tinggi pula harganya. Namun, kini pasar NFT dan aset kripto pun sedang melandai. Dalam sebulan terakhir, volume penjualan NFT Ethereum di platform NFT terbesar, OpenSea, telah turun sebesar 68,4 %, menurut firma pelacak pasar NFT, DappRadar. Rerata harga jual NFT di sejumlah platform pun menurun. Di platform BloctoBay, misalnya, harga jual NFT turun 66 % menjadi setara 51,64 USD. Dengan mendinginnya pasar, pemanfaatan NFT sudah mulai bergerak ke fungsi utility atau kegunaan. Misalnya, NFT dijadikan sebagai tiket konser atau kegiatan tertentu. Bahkan, sejumlah platform NFT musik seperti Royal dan Opulous memungkinkan fans yang membeli NFT dari musisi kegemaran mereka turut mendapatkan bagian royalti. Hal ini dimungkinkan melalui sebuah smart contract yang terprogram pada kode setiap aset. (Yoga)


Perindustrian, Habis Wabah, Terbit Perang

KT3 11 Mar 2022 Kompas

Dunia semakin diwarnai ketidakpastian. Baru menavigasi ketidakpastian pandemi, disrupsi lain muncul, yaitu ketegangan geopolitik akibat invasi Rusia ke Ukraina. Dunia industri harus menghadapi ujian baru di tengah rantai pasok yang semakin rentan. Dalam 2 minggu, risiko terbesar  rantai pasok global bergeser dari dampak wabah Covid-19 menjadi perang Rusia-Ukraina, yang berimbas melonjaknya harga sejumlah komoditas, yang ikut meningkatkan harga bahan baku dan biaya produksi di beberapa sektor andalan, seperti makanan dan minuman (mamin), tekstil, besi, dan baja. Di sektor mamin, dampak langsung dirasakan karena Ukraina merupakan eksportir gandum terbesar kedua diunia setelah Australia. Pada 2021, impor gandum dari Ukraina 26,8 % total impor gandum Indonesia sebanyak 11,4 juta ton. Industri besi dan baja yang bergantung impor dari Rusia turut terdampak. Per 2021, impor terbesar Indonesia dari Rusia adalah ingot besi baja sebagai bahan baku senilai 326,63 juta USD.  Selain besi baja, impor terbesar kedua dari Rusia adalah pupuk buatan pabrik senilai 326,03 juta USD, yang akan berdampak ke sektor pertanian dan mamin. (Yoga)


Masa Depan Bisnis NFT

HR1 24 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Nama Ghozali tiba-tiba menjadi buah bibir pada awal tahun ini. Pemuda asal Semarang ini sukses memunculkan inovasi dengan menjual foto selfie menggunakan non-fungible token (NFT) di beberapa marketplace, seperti Open Sea. Dia mengumpulkan kolase selfie tersebut secara telaten sepanjang 2017—2021 dan berhasil menjualnya dengan omzet penjualan sekitar 284 Ethereum atau setara dengan Rp13 miliar hingga saat ini. Bagaimana menjelaskan fenomena ini bagi masyarakat awam? Fungibility adalah sifat suatu aset yang dapat dipertukarkan dengan aset lainnya berjenis sama. Jika suatu aset bersifat fungible, proses pertukaran akan berjalan mudah.

NFT menggunakan buku besar digital berbasis teknologi blockchain yang memberikan sertifikat kepada publik tentang keaslian dan bukti kepemilikan dari karya tersebut tetapi tidak membatasi pembagian atau penyalinan data digital dalam berbagai bentuk untuk para pembeli dan penikmat karya. Di luar apa yang dipahami masyarakat secara umum, blockchain tidak hanya sekadar digunakan sebagai basis teknologi uang kripto seperti Bitcoin atau Ethereum. Teknologi blockchain memungkinkankan pendaftaran peer-to-peer digital yang mencatat dan menyimpan transaksi antar pihak. Berapa lama bisnis NFT akan bertahan? Dunia seni digital yang banyak menggunakan NFT sebagai media transaksi semakin menjamur. Sebuah studi awal oleh David Evans dari University of Chicago pada 2014 menunjukkan betapa berfluktuasinya harga kripto. Pada saat studi itu dilakukan, jika dibandingkan dengan mata uang tradisional seperti Euro, Bitcoin memiliki fluktuasi 18 kali lipat yang membuat motif spekulasi lebih menonjol dalam kepemilikannya. Pada periode yang hampir sama, studi dari Erik Bohlin dari Chalmers University menunjukkan bahwa negara-negara yang pertama kali melakukan lelang teknologi seluler 3G, yaitu Jerman dan Inggris mengalami winner curse.


Pendapatan Bisnis Pers, Dari Pelanggan Hingga Blockhain

KT3 05 Jan 2022 Kompas

Krisis pandemi Covid-19 menekan kinerja ekonomi dan bisnis global, termasuk media cetak seperti koran dan majalah. Seiring terkendalinya pandemi, pasar media cetak kembali tumbuh pada 2021 walaupun belum mencapai performa sebelum pandemic, yang didorong fenomena kembali membaca media cetak. Aktivitas membaca media cetak tumbuh 4 % pada 2021. Warga dengan aktvitas membaca media cetak tertinggi ada di India dengan pangsa pasar 50 %, sementara di Indonesia menurut survei Reuters Institute di angka 20 % persen.

Pada masa pandemi, kanal digital menjadi garda depan perusahaan pers dengan e-paper dan berita daring. Jalinan relasi dengan pelangan menjadi faktor penting, karena minat orang untuk membayar berita digital masih rendah. Hasil riset Price Waterhouse Coopers (PwC) yang dipublikasikan dalam laporan Global Entertainment and Media Outlook: 2017-2021 Indonesia Data Insight menunjukkan minat audiens Indonesia berlangganan konten digital 19 %. Namun, angka tersebut masih dibagi dengan beberapa jenis konten berbayar, seperti video on demand (VOD) dan musik streaming.

Fenomena lain eksistensi media cetak di masa pandemi adalah tuntutan strategi dan cara pandang bisnis media untuk terus bertahan di saat krisis. Riset Reuters Institute dan Universitas Oxford mengungkapkan, terjadi pergeseran perspektif tentang sumber pendapatan perusahaan yang paling penting bagi media, yaitu dari pengiklan, pelanggan, penyelenggaraan acara (event), e-dagang, dan donatur. Di tengah tekanan bisnis ini, perusahaan media dituntut terus kreatif menciptakan sumber  pendapatan baru dengan mengikuti model bisnis ekosistem digital. Alternatif model bisnis pers adalah dengan memanfaatkan sistem blockchain, yang merupakan jaringan pusat data yang menyimpan dan mendistribusikan catatan transaksi serta mencatat nilai dan kepemilikan aset digital, dimana setiap pengguna bisa bertransaksi dengan mata uang digital yang beredar dalam ekosistem blockchain. (Yoga)


Membawa ”Blockchain” ke Kebun Petani

KT3 15 Dec 2021 Kompas

Pekan lalu, PT Sewu Segar Nusantara, produsen buah segar merek Sunpride, perkenalkan pemanfaatan teknologi rantai blok atau blockchain pada produk pisang mas, yang memungkinkan konsumen, pengecer, dan pelaku di rantai pasok melacak asal-usul dan riwayat perjalanan buah. Awalnya, proyek ini gandeng petani pisang mas Lumajang, Jawa Timur, sebagai produsen di hulu, serta PT Lion Super Indo sebagai gerai pemasar di hilir, dimana faktor ketertelusuran (traceability) terpenuhi sehingga kualitas dan keamanan pangan lebih terjamin. Pembeli pun bisa melacak asal pisang yang mereka beli.

Keunggulan blockchain adalah konsensus entri benar meski banyak pihak berperan dalam sistem akuntansi digital desentral ini. Teknologi rantai blok memungkinkan peserta mengakses setiap data. Namun, setelah di-masukkan dan diverifikasi, data tak bisa dimodifikasi hingga keamanan terjamin, maka blockchain layak jadi solusi atas problem sejumlah komoditas pangan dan pertanian Indonesia. Pemalsuan rempah pala asal Siau, Sulawesi Utara, bisa dihindari dengan sematkan riwayat perjalanan produk dengan teknologi blockchain. (Yoga)


Volume Transaksi Bitcoin Hanya 1%

Sajili 15 Apr 2021 Tribun Timur

CEO Indodax Oscar Darmawan sendiri menyebutkan, kehadiran Bitcoin sejatinya sama dengan kehadiran teknologi blockchain, dimana Blockchain dan Bitcoin hadir bukan untuk menggantikan ekosistem yang ada selama ini. Tetapi teknologi ini hadir untuk melengkapi ekosistem yang sudah ada.

Transaksi Bitcoin di Indonesia sendiri sebenarnya tergolong kecil, yaitu hanya 1 persen dari transaksi volume global. Ia membantah sehubungan dengan rumor seputar transaksi saham turun karena naiknya transaksi kripto. Menurutnya, hal itu tidak benar karena volume dan transaksi kripto memang sedang naik di seluruh dunia.


Merintis Jalan Perbankan Berteknologi Blockchain

ulhaq 25 Nov 2019 Republika

Sejak era digital mulai bergulir semua industri mulai mendapatkan sentuhan termsuk Industri perbankan dengan hadirnya blockchain. Perbankan sangat mengutamakan ketelitian dan konsistensi data diyakini akan mengadopsi blockchain untuk meningkatkan bisnisnya. 

Dalam kompetisi Financial Hackaton (Finhacks) ke-4 tahun 2019 yang digelar oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA), tema teknologi blockchain dijadikan tajuk utama. Blockchain merupakan serangkaian catatan data abadi yang dikelola oleh sekelompok komputer yang tidak dimiliki oleh satu entitas. Masing-masing blok data ini diamankan dan diikat satu sama lain menggunakan prinsip kriptografi. BCA Finhacks 2019 #blockchaininnovation ini merupakan kompetisi bagi developer TI, blockchain enthusiasts, usaha rintisan, dan pelajar. Yang ingin dicapai adalah bagaimana blockchain dapat memberikan added value dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan solusi perbankan dan finansial kepada masyarakat luas, khususnya dalam peningkatan efisiensi, penghematan biaya, dan pengurangan risiko. 

Dari semua peserta telah terpilih 15 finalis yang terbagi menjadi tiga kategori yaitu Interbank Settlements And Payments, Identity Management, dan Financial Inclusion. Beragam inovasi dihasilkan mulai dari chatbot yang terintegrasi dengan media sosial sampai dengan aplikasi untuk BPJS yang memudahkan rumah sakit, asuransi, dan pasien.

Kadin Dorong Penerapan Teknologi Blockchain Indonesia

leoputra 09 Jul 2019 Investor Daily

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong penerapan teknologi blockchain di Indonesia. Blockchan merupakan catatan transaksi digital berdasarkan struktur, dimana catatan individu, yang disebut blok, dihubungkan bersama dalam satu daftar, dan digunakan untuk mencatat transaksi yang dilakukan dengan cryptocurrency seperti bitcoin dan aplikasi pembayaran lain.

Facebook Mendisrupsi Lagi Dunia dengan Uang Digital

leoputra 20 Jun 2019 Investor Daily

Rencana ambisius Facebook dengan meluncurkan mata uang virtual bernama Libra pada Selasa (18/6) berpotensi mendsirupsi cara orang menyimpan, membelanjakan, dan mengirimkan uang. Juga akan membuka peluang-peluang bisnis baru bagi jejaring sosial dunia tersebut. Facebook dan mitranya merilis purwarupa Libra sebagai kode sumber terbuka atau open source bagi para pengembang yang tertarik menjadikannya berbagai aplikasi, layanan atau pun bisnis baru. Facebook berencana menggulirkannya sebagai uang digital global pada tahun depan. Asosiasi Libra yang bermarkas di Swiss dan organisasi nirlaba akan menjadi pengawas uang digital bebasis blockchain tersebut. Dompet digital dari uang digital ini nantinya bernama Calibra.