;

Konflik Timur Tengah: Saham Migas Ikut Terbakar

Hairul Rizal 07 Oct 2024 Kontan

Eskalasi konflik yang memanas di Timur Tengah telah mendongkrak harga minyak mentah dunia. Dalam sepekan, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) dan Brent kompak menanjak lebih dari 9%. Dikutip dari Bloomberg , harga minyak WTI kontrak November 2024 meningkat 9,09% ke level US$ 74,38 per barel, Jumat (4/10). Pada periode yang sama, harga Brent menguat 9,10% ke posisi US$ 78,05 per barel. Research Analyst Phintraco Sekuritas, Muhamad Heru Mustofa mengatakan, sebagai produsen terbesar di dunia, tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah bakal memengaruhi harga komoditas minyak global. Jika eskalasi konflik berlanjut, pasokan minyak akan terganggu, sehingga harga akan lanjut menanjak. "Di sisi lain, rencana OPEC+ untuk melanjutkan peningkatan produksi minyak di Desember nanti dapat meredam kekhawatiran pasar terhadap risiko pasokan," jelas Heru kepada KONTAN, Minggu (6/10). Junior Equity Analyst Pilarmas Investindo Sekuritas, Arinda Izzaty Hafiya turut menyoroti kekhawatiran pasar jika serangan menyasar infrastuktur minyak di Iran atau negara-negara produsen lain Arinda memprediksi, dalam jangka pendek harga minyak mentah dunia bisa menyentuh level US$ 80 - US$ 90 per barel atau lebih, 

jika situasi konflik semakin memburuk. Pasar akan mencermati bagaimana langkah OPEC+ untuk menjaga keseimbangan pasar minyak dunia. "Meskipun penguatan harga dalam jangka pendek bisa terjadi, pasar tetap akan bergantung pada perkembangan konflik serta kebijakan yang diambil oleh OPEC+," katanya. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas mengamati, situasi pasar dan harga saat ini bisa mengangkat kinerja mayoritas emiten minyak dan gas (migas) di sisa tahun 2024, atau minimal tidak menyusut dibandingkan periode tengah tahun. Toh, pelaku pasar pun telah merespons positif dengan kenaikan harga saham emiten migas dalam beberapa hari terakhir. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rizkia Darmawan mengingatkan, seberapa signifikan dan lama sentimen ini berlangsung akan bergantung pada dinamika geopolitik yang terjadi di sana. Namun, pelaku pasar tetap bisa memanfaatkan situasi ini untuk trading pada saham komoditas yang terdampak positif. Bagi saham yang terkait industri migas, Rizkia melirik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Sedangkan secara teknikal, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyodorkan saham ELSA dan MEDC.

Akhir Tahun: Waktu Emas untuk Belanja

Hairul Rizal 07 Oct 2024 Kontan

Emiten sektor ritel diproyeksi mampu mencatatkan kinerja positif hingga akhir tahun 2024 ini. Daya beli masyarakat diharapkan masih cukup baik, didukung potensi pemangkasan suku bunga dan ragam diskon akhir tahun. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta menilai, prospek emiten ritel di semester kedua masih relatif bagus. Apalagi akan banyak diskon bertebaran seiring perayaan natal dan tahun baru. Di sisi lain, tingkat konsumsi masyarakat diharapkan meningkat karena suku bunga acuan berpotensi kembali dipangkas. Kebijakan suku bunga rendah dapat memacu permintaan kredit dan mendorong daya beli masyarakat. Deflasi selama lima bulan berturut-turut dinilai masih terkendali dan diperkirakan hanya sementara. Nafan mengatakan, daya beli masyarakat masih cukup positif, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen yang berada di atas level 100. Selain itu, Indeks Penjualan Riil (IPR) Agustus 2024, diprediksi mencapai 215,9 atau tumbuh 5,8% year on year (yoy). Analis BRI Danareksa Sekuritas, Natalia Sutanto menilai, sektor penjualan ritel diperkirakan terus meningkat. 

Natalia menjelaskan, Indeks Penjualan Ritel Juli 2024 naik sebesar 4,5% yoy, melampaui bulan Juni 2024 sebesar 2,7% dan ekspektasi Bank Indonesia sebesar 4,3% yoy. Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Jonathan Guyadi mengatakan, belanja ritel akan didukung masyarakat segmen menengah ke atas dan juga dibantu stimulus pemerintah untuk meningkatkan permintaan segmen menengah ke bawah. Namun, potensi pengenaan pajak impor 200% pada produk-produk China dapat merugikan para pengecer yang memiliki paparan tinggi terhadap inventaris China, termasuk PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbjk (RALS) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Sementara itu, PT Sumber Alfaria Trijaua Tbk (AMRT) dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) kemungkinan terkena dampak yang minimal. Di sisi lain, investor secara bertahap meningkatkan kepemilikannya di saham MAPI dan MIDI. Terkait ACES, kekhawatiran investor berkaitan dengan penghentian perjanjian lisensi dengan Ace Hardware Amerika Serikat. Hal ini menyebabkan adanya pergeseran minat menuju MAPI dan MIDI, terutama dari investor domestik.

Meski Terkoreksi, Harga Emas Masih Berpotensi Bersinar

Hairul Rizal 07 Oct 2024 Kontan

Harga emas kembali memudar. Dalam sepekan terakhir, harga emas terkoreksi turun. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas spot bertengger di level US$ 2.652 per ons troi per Jumat (4/10). Jika diakumulasi dalam sepekan, harga emas di pasar spot sudah luruh 0,21%. Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo menilai, melemahnya harga emas dipicu data membaiknya data ekonomi Amerika Serikat (AS). Terbaru, data tenaga kerja AS menunjukkan ada penambahan 254.000 pekerjaan, melampaui ekspektasi 150.000. Sejalan dengan itu, tingkat pengangguran di AS pada September turun menjadi 4,1%, dari sebelumnya 4,2% di bulan Agustus. Sutopo mencermati, harga emas masih ditopang sentimen geopolitik di Timur Tengah. Pasar memantau dengan cermat perkembangan di Timur Tengah, karena ketakutan meningkat. Dalam kondisi tersebut, investor bisa meningkatkan kepemilikan di aset safe haven seperti emas. Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong melanjutkan, investor saat ini mengantisipasi potensi serangan balik Israel terhadap Iran. Ia memperkirakan, harga emas berpotensi melewati US$ 2.700 per ons troi. Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi sepakat, ke depan, harga emas berpotensi mengkilat. "Pekan ini saya memperkirakan harga emas level tertingginya US$ 2.670 per ons troi," ujarnya.

Kredit Bermasalah Bank Digital Kembali Meningkat

Hairul Rizal 07 Oct 2024 Kontan

Kualitas aset perbankan digital mengalami pemburukan. Sebagian besar bank di kelompok ini mencatat kenaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL), kendati portofolio kredit tumbuh pesat. Berdasarkan laporan keuangan sejumlah bank digital, dari sembilan bank yang ditelisik, enam di antaranya mengalami kenaikan NPL. Tapi, dari jumlah tersebut, lima di antaranya masih mencetak pertumbuhan kredit. Kendati begitu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan Dian Ediana Rae memandang, kondisi NPL bank-bank dengan layanan digital secara umum masih dalam batas wajar. "Bank digital yang bermitra dengan fintech harus menerapkan kebijakan manajemen risiko yang lebih ketat dan inovasi teknologi untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi operasional," kata Dian, baru-baru ini. Rasio NPL paling tinggi dicatat Bank Amar Indonesia, mencapai 8% per Juni 2024, naik dari 7,33% pada Juni 2023. 

Adapun kredit bank ini tumbuh 25,26% pada periode tersebut jadi Rp 8,028. Artinya, nilai portofolio bermasalah Bank Amar semakin banyak. Krom Bank Indonesia mencatat rasio NPL naik dari 0,77% jadi 3,93%. Portofolio kreditnya tumbuh 113,19%. Ini menunjukkan banyak kredit bank afiliasi Kredivo ini masuk kategori bermasalah. Sementara Allo Bank mengalami kenaikan rasio NPL dari 0,05% jadi 0,42% per Juni 2024. Kreditnya tumbuh 7,95% jadi Rp 8,02 triliun. Direktur Utama Allo Bank Indra Utoyo mengatakan, untuk menjaga kualitas aset, Allo Bank masih fokus menyalurkan kredit secara langsung. Sementara rasio NPL Bank Raya masih tinggi, yakni 4,14% per Juni 2024. Tapi, NPL sudah susut dari 4,35% pada Juni 2023. Penyusutan terjadi saat kreditnya tumbuh 12,15%. Direktur Keuangan Bank Raya Rustarti Suri Pertiwi mengatakan, pihaknya akan mengutamakan pertumbuhan yang sehat dalam ekspansi, guna menjaga kualitas aset.

CTRA Meraih Manfaat dari Subsidi Pajak

Hairul Rizal 07 Oct 2024 Kontan

Emiten saham properti, PT Ciputra Development Tbk (CTRA), tengah memacu kinerja di akhir tahun ini. CTRA masih mengandalkan penjualan rumah tapak ketimbang apartemen. Hal itu merupakan bagian dari strategi CTRA dalam memanfaatkan subsidi Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100% yang diperpanjang hingga akhir tahun ini. "Hingga saat ini, kontribusi penjualan apartemen sebesar 3,3% dari total keseluruhan penjualan. Tapi, kami menargetkan mudah-mudahan bisa mencapai 4% dari total penjualan di akhir 2024," papar Direktur CTRA Harun Hajadi kepada KONTAN, pekan lalu. Harun menuturkan, manfaat insentif PPN DTP 100% sektor properti belum begitu terasa dalam memacu penjualan apartemen hingga periode kuartal IV ini. Dia menyebutkan, PPN DTP 100% memang membantu penjualan apartemen, tetapi belum mampu melonjakkan angka pembelian apartemen. Asal tahu saja, insentif PPN DTP yang sudah diberlakukan sejak akhir tahun lalu memang memudahkan penjualan stok properti, dengan pembayaran yang harus sudah lunas sebelum Desember 2024 dan bangunan sudah harus tersedia sebelum Desember 2024. 

Adapun, proyek apartemen yang menjadi andalan CTRA adalah Apartemen The Newton 1 dan 2, Apartemen The Orchard, dan Apartemen Ciputra World Jakarta. Pada paruh pertama 2024, CTRA berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 1,02 triliun, atau melonjak 32,12% year on year (yoy) dibandingkan dengan pencapaian di semester I-2023 yang senilai Rp 778,99 miliar.
Sedangkan penjualan apartemen CTRA di semester I-2024 hanya sebesar Rp 176,12 miliar, anjlok 41,8% yoy dibandingkan paruh pertama tahun lalu yang mencapai sebesar Rp 303,02 miliar. Meski begitu, Manajemen CTRA tidak mau terburu-buru menyebut tren penjualan apartemen akan terus lesu hingga penghujung tahun. Pasalnya, potensi penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) bisa memberikan harapan bakal membaiknya penjualan apartemen ke depannya.

Penjualan Kendaraan di Akhir Tahun: Upaya Meningkatkan Angka

Hairul Rizal 07 Oct 2024 Kontan

Menjelang akhir tahun 2024, sejumlah agen pemegang merek (APM) otomotif gencar menebar berbagai macam promo kepada para calon konsumen. Hal ini demi mendongkrak penjualan mobil baru yang sepanjang 2024 berada dalam tren melambat. Lihat saja, hingga Agustus 2024, penjualan mobil nasional turun 12,1% year on year (yoy) menjadi 684.879 unit di kategori retail (dealer ke konsumen). Salah satu merek yang cukup aktif menggelar program promo penjualan mobil baru adalah Daihatsu. Salah satu jaringan dealer Daihatsu yang menjangkau area Jabodetabek, yakni Astrido Daihatsu, memberlakukan promo pembelian mobil merek asal Jepang ini dengan uang muka atau down payment (DP) ringan. Secara umum, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) juga memiliki program penjualan yang disebut Daifest 2024 yang berlaku sejak September sampai akhir Desember nanti. Program ini berisi diskon spesial, paket kredit spesial dan bebas biaya admin, promo tukar tambah, dan lain-lain. "Program penjualan Daihatsu memiliki dasar yang sama, namun tiap dealer bisa menawarkan promo beragam sesuai preferensi konsumen," ujar Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation Tri Mulyono, Minggu (6/10). 

APM lainnya, PT Toyota Astra Motor (TAM) juga memacu penjualan melalui beragam promo bertajuk Toyota Spektakuler. Toyota memberikan promo DP ringan mulai 20% dan bunga cicilan 0%-2,9% hingga 3 tahun untuk pembelian Avanza, Veloz, dan Rush. Honda Prospect Motor juga jor-joran menebar promo. Dealer Honda Jakarta Pusat menawarkan program spesial Oktober 2024 berupa cashback mulai Rp 5 jutaan untuk model Honda WR-V, HR-V, dan Brio. Honda juga menyediakan promo bebas biaya perawatan untuk Brio Satya, Brio RS, CR-V, Mobilio, dan BR-V.

Semakin Mudanya Pasien Penyakit Jantung

Yoga 07 Oct 2024 Kompas (H)
Gaya hidup dan pola konsumsi tidak sehat membuat anak muda Indonesia kian rentan terhadap penyakit jantung. Satu dekade terakhir, pasien jantung berusia muda tumbuh lebih cepat ketimbang warga yang lebih tua, dengan usia diagnosis juga semakin muda. Analisis Tim Jurnalisme Data Kompas, rata-rata usia ”didiagnosis pertama penyakit jantung” makin muda, dari 4 tahun pada 2013 menjadi 43,2 tahun pada 2023. Analisis itu merujuk olahan data mikro Survei Kesehatan Indonesia 2023 dan Riset Kesehatan Dasar 2013. Hasil ini sejalan dengan fenomena meningkatnya kasus penyakit jantung prematur pada warga berusia 45 tahun ke bawah. Jumlahnya naik 48,2 persen. Demikian pula dengan prevalensinya, naik dari 0,19 persen (tahun 2013) menjadi 0,25 persen (2023).

Prevalensi penyakit jantung secara umum naik drastis. Pada 2023, ada 1,08 persen penduduk berusia 15 tahun ke atas yang menderita sakit jantung. Jumlah ini naik 120,6 persen dari 2013 yang sebesar 0,49 persen. Analisis Kompas pada data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan 2020-2023, jumlah pasien jantung usia 45 tahun ke bawah tumbuh 66 persen, lebih cepat dibandingkan dengan kelompok usia 46 tahun ke atas yang tumbuh 52 persen. Data BPJS Kesehatan, hingga Juni 2024, ada 1,84 juta pasien jantung yang mengunjungi fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, klinik, dan praktik dokter. Jumlah ini hampir menyamai total pasien tahun 2022 sebanyak 1,9 juta. Presenter Dave Hendrik (47) salah seorang yang terkena penyakit jantung prematur, 45 tahun, pada April 2023. Saat itu Dave merasakan dadanya seperti terbakar. Menurut dokter, itu adalah serangan jantung. (Yoga)

Kinerja DPR Terganggu Polemik Tunjangan Perumahan

Yoga 07 Oct 2024 Kompas
Pemberian tunjangan perumahan untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang dibuat mendadak dan menimbulkan polemik dikhawatirkan berdampak pada ketidakpastian kinerja parlemen. Pemberian tunjangan itu juga menimbulkan kesenjangan dengan Dewan Perwakilan Daerah yang tidak mendapatkan fasilitas tempat tinggal. Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR, Hidayat Nur Wahid, mengatakan, pemberian tunjangan perumahan untuk anggota DPR semestinya sudah dikaji secara matang. Sekretariat Jenderal (Setjen) dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR seharusnya telah mendalami usulan kebijakan tersebut sebelum masa jabatan DPR 2019-2024 berakhir.

Apalagi, kondisi rumah dinas DPR sudah diketahui baik oleh Setjen maupun BURT selama setahun terakhir. Menurut Hidayat, implementasi kebijakan yang berbarengan dengan pengkajiannya seperti saat ini bakal berdampak pada kinerja parlemen. Hal itu akan menambah ketidakpastian kerja para anggota DPR yang juga masih menunggu kepastian ihwal penambahan alat yang sudah memiliki rumah pribadi di Jakarta diberikan opsi untuk menempati rumah dinas atau rumah pribadinya. Dihubungi terpisah, anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Erwin Aksa, menilai, pemberian tunjangan perumahan akan lebih efektif ketimbang rumah dinas. Sebab, fasilitas dalam bentuk tunjangan lebih bisa digunakan secara bertanggung jawab ketimbang rumah dinas.

Berkaca pada pengalaman selama ini, para anggota DPR cenderung tidak menempati rumah dinasnya. ”Anggota DPR kebanyakan sudah punya rumah dan anggota DPR ingin privacy family,” katanya mengenai alasan banyak anggota DPR yang tak menempati rumah dinasnya. Rencana untuk mengubah fasilitas rumah dinas anggota DPR menjadi tunjangan perumahan tertuang dalam surat edaran Setjen DPR kepada anggota DPR2019-2024 Nomor B/733/RT.01/09/2024. Surat tersebut ditandatangani Sekjen DPR Indra Iskandar pada 25 September 2024 atau lima hari sebelum masa jabatan DPR 2019-2024 berakhir. Dalam surat itu disebutkan bahwa anggota DPR 2024-2029. akan mendapat tunjangan perumahan dan tidak diberikan fasilitas rumah jabatan anggota. Hal itu merupakan hasil keputusan rapat pimpinan DPR, pimpinan fraksi-fraksi partai politik di DPR, dan Setjen DPR pada 24 September 2024. (Yoga)

Tantangan di Balik Penundaan EUDR hingga Akhir 2025

Yoga 07 Oct 2024 Kompas
Komisi Uni Eropa merilis rencana penundaan penerapan aturan produk bebas deforestasi dan degradasi hutan atau EUDR hingga akhir 2025. Meski memberi angin segar bagi industri dan petani sawit, hal ini bisa memperlambat perbaikan tata kelola sawit. Pada 2 Oktober 2024 Komisi Uni Eropa (UE) mengusulkan penundaan EUDR sebagai respons atas keberatan sejumlah negara pengekspor produk berbasis lahan, termasuk Indonesia, terhadap regulasi itu. Aturan tersebut dinilai diskriminatif dan menekan petani kecil. Penundaan penerapan aturan itu harus menanti persetujuan Parlemen UE. Jika disetujui Parlemen dan Dewan UE, aturan ini bakal berlaku 30 Desember 2025 bagi perusahaan besar serta 30 Juni 2026 untuk usaha mikro dan kecil demi memastikan penerapan regulasi itu tepat dan efektif.

Sebelumnya Uni Eropa mengesahkan EUDR awal Desember 2022 dan penerapannya mulai akhir 2024. Namun, penerapan regulasi tersebut menuai kritik dari sejumlah negara pengekspor produk berbasis lahan seperti sawit, termasuk dari Indonesia (Kompas.id, 5/10/2024). Aturan dalam EUDR mewajibkan produk ataupun komoditas yang masuk ke pasar UE tidak berasal dari aktivitas deforestasi dan degradasi lahan. Penerapan regulasi ini akan berbasis pada sistem uji tuntas yang wajib dimiliki semua operator yang menempatkan produknya di pasar UEDR Setiap operator mesti mempunyai dokumen yang menyatakan produk atau komoditas itu legal dan bebas dari kegiatan deforestasi. Untuk memastikannya, UE akan menelusuri hingga bidang tanah tempat komoditas diproduksi.

Aspek lain EUDR adalah transparansi data peredaran produk hasil hutan ke Uni Eropa. Publik bisa melihat pihak yang mematuhi aturan ini dan produknya bebas dari aktivitas deforestasi dan degradasi lahan. Mekanisme pemulihan hutan akibat ekspansi perkebunan sawit pun diatur. Tentu regulasi ini bakal berdampak bagi Indonesia sebagai negara pengekspor utama sawit dan kayu ke UE. Beberapa pekerjaan rumah mesti dikerjakan, yakni mengharmonisasikan regulasi di Indonesia dengan UE, antara lain data lokasi dan standardisasi produk bebas deforestasi. Di dalam negeri ada beda pendapat antara pemerintah danpelaku industri terkait keterbukaan data geospasial atau identifikasi letak geografis, obyek, atau fenomena komoditas yang disyaratkan EUDR. Persoalan lain yang mesti diatasi adalah maraknya perkebunan sawit ilegal dalam hutan. Meski memberi angin segar bagi produsen produk sawit dan kayu, rencana penundaan pemberlakuan aturan ini bisa memperlambat proses pembenahan tata kelola sawit berkelanjutan dari negara produsen ke negara konsumen. (Yoga)

20 Regulasi Kosong

Yoga 07 Oct 2024 Kompas
Perlindungan pekerja di platform digital diIndonesia masih lemah. Hal ini disebabkan belum adanya regulasi yang jelas dari pemerintah untuk melindungi mereka. Analis Indonesia Labour Institute, Rekson Silaban, akhir pekan lalu di Jakarta, mengatakan, sekurangnya terdapat 20 kekosongan regulasi perlindungan pekerja platform digital. Beberapa di antaranya tidak adanya definisi hukum yang jelas mengenai status pekerja. Kemudian, kekosongan hukum untuk mendefinisikan status aplikator sebagai perusahaan teknologi atau berdasarkan jenis layanan yang diberikan. Lalu, kekosongan regulasi terkait dengan ruang lingkup platform ekonomi untuk menentukan pengaturan berbasis lokasi dan laman, hubungan kerja, dan cara mengintegrasikan ekonomi platform ke struktur hubungan industrial.

Selanjutnya, kekosongan hukum terkait hak untuk berorganisasi dan berunding bersama, dasar penentuan biaya pendaftaran, jam kerja yang termasuk alokasi waktu saat menunggu pesanan, dan bentuk upah minimum. Ada juga kekosongan model manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3), regulasi yang mewajibkan jaminan sosial, transparansi algoritma, sistem pengawasan ketenagakerjaan, persaingan tidak sehat dengan transportasi konvensional, serta koherensi kebijakan. Selain itu, ada ketiadaan regulasi tentang pembatasan jumlah kendaraan, mekanisme penyelesaian sengketa konsumen, penanganan masalah pekerjaan lintas batas, keamanan data penumpang dan pengemudi, serta perlindungan atas diskriminasi pekerjaan.

”Kalaupun ada, regulasi yang tersedia tidak mengenal sistem relasi kerja pada platform digital, status kerja mitra versus perusahaan platform, dan status penyedia teknologi versus pemberi kerja,” katanya. Dalam riset disertasinya mengenai kebijakan perlindungan kerja pekerja platform, Rekson menemukan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hanya mengatur tata cara kerja sama pengangkutan umum angkutan ojek daring dengan koperasi dan UMKM. Temuan lainnya, Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pelindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat hanya menyebutkan hubungan antara perusahaan aplikasi dan pengemudi sebagai hubungan kemitraan. (Yoga)

Pilihan Editor