;

Kenaikan Harga Komoditas: ITMG Manfaatkan Momentum

Hairul Rizal 22 Feb 2022 Bisnis Indonesia

PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) memanfaatkan momentum penguatan harga batu bara untuk memperbaiki kinerja perusahaan pada 2022. Direktur Komunikasi Korporat & Hubungan Investor ITM Yulius Gozali mengatakan bahwa perusahaan akan terus memaksimalkan produksi batu bara pada tahun ini. Selain itu, korporasi juga melakukan pembelian batu bara dari pihak ketiga untuk dipasok ke pelanggan. “Perseroan akan terus memanfaatkan momentum kenaikan harga batu bara untuk memaksimalkan kinerja perusahaan,” katanya kepada Bisnis, Senin (21/2/2022). ITMG membidik produksi batu bara mencapai 18,6 juta ton - 18,8 juta ton sampai akhir 2021. Hingga September 2021, perusahaan telah memproduksi 13,3 juta ton. Perusahaan menargetkan sedikitnya 5,5 juta ton tercapai pada kuartal IV/2021. 

Target tersebut diasumsikan tercapai apabila kondisi cuaca dapat ditangani. Ditambah lagi dengan peningkatan produksi pada area tambang Bharinto dan Trubaindo. Produksi batu bara perusahaan ditopang oleh lima area tambang. Selain dua wilayah di atas, produksi juga digenjot pada tambang Kitadin Embalut, Indominco serta Jorong. Seluruh wilayah tambang ITMG berada di Kalimantan Timur.


Pertumbuhan Logistik: JNE Bidik Level Prapandemi

Hairul Rizal 22 Feb 2022 Bisnis Indonesia

PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) memproyeksikan pertumbuhan pengiriman barang pada 2022 dapat mendekati level prapandemi, yakni sekitar 30%. VP of Marketing JNE Eri Palgunadi mengatakan sejak 2010, pertumbuhan pengiriman barang oleh JNE selalu mencapai lebih dari 30% setiap tahun. Kendati pandemi masih berlangsung tahun ini, Eri optimistis capaian pertumbuhan tidak akan jauh dari capaian di tahun-tahun sebelum pandemi. “Walaupun kondisi pandemi di tahun ini masih terjadi, JNE bersyukur saat ini pertumbuhan masih dapat mencapai lebih dari 20% sampai 30%,” jelasnya, Senin (21/2). “Dengan situasi yang ada JNE tetap optimistis akan mencapai target yang diharapkan,” tegasnya.Berdasarkan tren yang ada saat ini, Eri memproyeksikan basis pengiriman barang langsung ke konsumen atau masyarakat akan makin meningkat.

Menkeu Singapura: Pajak Orang Kaya Akan Mendorong Arus Keluar

Yuniati Turjandini 22 Feb 2022 Investor Daily

Menteri Keuangan (Menkue) Lawrence Wong mengatakan, Pemerintah Singapura ingin memperkenalkan kebijakan pajak kekayaan bersih dan sedang mempelajari  kemungkinan untuk mendorong orang-orang kaya  membayar lebih besar. Tetapi ia mengaku, tantangan terkait pajak  kekayaan itu bakal membuat arus uang mengalir keluar dari Singapura. "Tetapi ada tantangan dengan mengenakan pajak kekayaan semacam itu, mengingat kekayaan dan aliran keuangan sangat mobile. Dan jika kami mengambil langkah tetapi yurikdiksi lain tidak mengalami pajak yang sama, maka sangat mudah kekayaan-kekayaan tersebut berpindah dari Singapura ke lokasi lain,". Sebagai infromasi, sebagai bagian dari anggaran 2022, Pemerintah Singapura pada Jumat (18/2) menaikkan pajak bagi masyarakat dengan penghasilan lebih tinggi. (Yetede)

AS akan Larang Transaksi Perbankan Rusia

Yuniati Turjandini 22 Feb 2022 Investor Daily

Pemerintahan Presiden Joe Biden telah menyiapkan paket sanksi awal bagi Rusia yang mencakup larangan terhadap lembaga-lembaga keuangan  AS memproses transaksi bank-bank besar Rusia. Demikian menurut para sumber pada Minggu (20/2). Terlepas bahwa otoritas AS mengatakan pembatasan perbankan akan menjadi bagian dari paket sanksi  yang memungkinkan, rencana pemeritah untuk memutuskan hubungan perbankan, koresponden yang mendukung aliran uang global, adalah sesuatu yang belum pernah dilaporkan sebelumnya. Disamping itu, AS juga bakal menggunakan instrumen sanksi paling kuat terhadap perseorangan dan perusahaan-perusahaan  Rusia tertentu dengan  menempatkannya kedalam daftar  Warga Negara yang Ditunjuk Khusus. Daftar ini secara efektif mengeluarkan  warga yang dimaksud dari sistem perbankan AS serta  melarang perdagangan mereka dengan warga AS dan membekukan aset AS mereka, demikian menurut sumber. (Yetede)

Credit Suisse Diduga Berpuluh Tahun Tangani Uang Kotor

Yuniati Turjandini 22 Feb 2022 Investor Daily

Menurut hasil penyelidikan media internasional berdasarkan kebocoran data besar-besaran, Credit Suisse menangani  miliaran dollar AS uang kotor selama beberapa dekade.  Bank terbesar kedua Swiss itu dilaporkan menyimpan lebih dari US$ 8 miliar dalam rekening para penjahat, termasuk para diktator dan para pelanggar HAM. Laporan yang dirilis Minggu (2 1/2) itu adalah hasil penyelidikan  oleh sebuah kelompok yang terdiri dari puluhan organisasi media. Menurut Proyek Pelaporan Kejahatan dan Korupsi Teroganisir, sebuah kelompok jurnalisme adalah sejarah dan beberapa diantaranya sudah terjadi lebih dari 70 tahun. "Credit Suisse dengan tegas menolak tuduhan  dan sindiran tentang praktik bisnis yang di klaim bank. Hal-hal yang disajikan sebagian besar  bersifat historis, dalam beberapa kasus terjadi (sejak) 1940-an. Dan laporan tersebut  berdasarkan informasi parsial, tidak akurat, atau selektif yang diambil diluar konteks, yang menghasilkan interprestasi  tendensius terhadap  perilaku bisnis bank," kata pihak bank dalam pernyataan resmi yang diunggah Minggu (20/2). (Yetede)

Harga Minyak Naik, Pemerintah Pastikan Subsidi Energi Terkendali

Yuniati Turjandini 22 Feb 2022 Investor Daily

Harga minyak global yang semakin menanjak  dipastikan berdampak bagi penerimaan dan belanja  APBN, utamanya subsidi energi. Pada Senin (21/2), harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) naik ke level US$ 85,89 per barel pada  bulan lalu, dari US$ 73,36 per barel pada Desember 2021. Dalam APBN 2022, subsidi energi dipatok Rp 134 triliun dengan rincian Rp 77,5 triliun untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan gas minyak cair  (liquefied pertroleum gas/LPJ) tabung 3 kg. Serta subsidi listrik Rp56,5 triliun. Disisi lain, kenaikan pajak juga berpotensi memberikan  dampak optimal terhadap penerimaan pajak  minyak dan gas, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Wahyu menjelaskan mungkin APBN akan surplus karena kecerobohan itu tidak memberikan kompensasi atau subsidi atas kenaikan harga minyak (Yetede)

Permenaker Direvisi dan Pembayaran JHT Dipermudah

Yuniati Turjandini 22 Feb 2022 Investor Daily

Pemerintah akan merivisi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua. Presiden Joko WIdodo (Jokowi) sudah memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah untuk memperbaiki regulasi tersebut. "Presiden memerintahkan agar tata cara dan persyaratan pembayaran  JHT itu dipermudah," ucap Menteri Sekretaris Negara  Pratikno dalam keterangan  pers secara daring, Senin (21/2). Namun, Presiden Jokowi juga meminta dukungan para pekerja  agar menjaga situasi secara kondusif di dalam negeri. Langkah ini dilakukan agar bisa meningkatkan daya saing Indonesia mendorong dan mengundang investor untuk melakukan banyak investasi  di Indonesia. "Dalam rangka peningkatan daya saing  dan mengundang investasi. Ini penting sekali dalam rangka  membuka lebih banyak lapangan kerja berkualitas," ucap Pratikno. (Yetede)

Januari, PLN Cetak Pendapatan Rp 25,13 Triliun

Yuniati Turjandini 22 Feb 2022 Investor Daily

PT PLN (Persero) membukukan pendapatan Rp 25,13 triliun pada Januari 2022 atau naik 12,38% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu (year on year/yoy) sebesar Rp 22,36 triliun. "Capaian positif ini merupakan hasil dari langkah inovasi dan efisiensi yang dijalankan perusahaan," kata Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/1). "Perolehan kenaikan penjualan listrik ini menjadi bukti perekonomian  Indonesia mulai kembali pulih  yang sebelumnya lesu akibat pandemi Covid-19," ujarnya. Perseroan juga mendorong gaya hidup dengan menggunakan peralatan berbasis listrik dalam kehidupan sehari-hari atau electrifying lifestyle, seperti mendorong ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai dan penggunaan kompor induksi. Terobosan PLN tersebut mendorong pertumbuhan pelanggan  mengalami kenaikan 4,77% (yoy) menjadi 82,8 juta pelanggan pada Januari 2022. (Yetede)

2021, Kinerja Operasional Pertamina NRE Lampaui Target

Yuniati Turjandini 22 Feb 2022 Investor Daily

Pada 2021, Pertamina NRE berhasil membukukan kinerja operasional diatas target yang ditetapkan. Antara lain, dari produksi listrik yang dihasilkan selama tahun 2021 mencapai 4.686 GWh atau 4% diatas target. Capaian produksi listrik tersebut juga lebih tinggi dibandingkan  tahun lalu yang mencapai 4.637 GWh. Kinerja operasional yang positif juga ditujukan dari peningkatan kapasitas terpasang pembangkit listrik dari energi baru dan terbarukan (EBT) dari 681 MW menjadi 687,2 MW. Kineja positif para aspek operasional didukung  dengan kinerja HSSE yang cemerlang, dimana total jam kerja tercatat 50.653.894 jam tanpa jam kerja hilang, kecelakaan kerja, ataupun kebakaran. Anak usaha Pertamina  NRE, Pertamina Geothormal Energy (PGE) juga mencatatkan prestasi kembali memperolah PROPER emas melalui wilayah kerja Kamojang untuk yang ke 11-kali. Bukan itu saja, Jawa Satu Power  juga dianugrahi penghargaan sebagai Perusahaan Terbaik PMA Tahun 2021 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (Yetede)

Pertalite Sebaiknya Segera Ditetapkan Sebagai BBM Bersubsidi

Yuniati Turjandini 22 Feb 2022 Investor Daily

Pengamat energi yang juga Direktur Eksekutif Pusat Studi Kebijakan Publik (puskepi), Sofyano Zakaria menilai  pemerintah sebaiknya segera menetapkan Pertalite sebagai BBM bersubsidi dan BBM Premium dihapuskan. Hal ini dilakukan jika koreksi kenaikan harganya dianggap akan menimbulkan masalah. "Harga jual nonsubsidi jika tidak dikoreksi naik menyesuaikan dengan kenaikan dan tingginya harga minyak dunia, pasti akan membuat badan usaha PT Pertamina Patra Niaga, akan rugi besar," kata Sofyano di Jakarta. Menurut dia, rugi besarnya PT Pertamina  Parta Niaga sebagai badan usaha yang menjalankan bisnis pengadaan  BBM dan juga Elpiji buat rakyat negeri ini pasti akan menimbulkan masalah  bagi pengadaan. Jika kerugian bisnis BBM dan elpiji non subsidi, maka ini akan menimbulkan masalah besar pula karena sejatinya PT Pertamina Patra Niaga bukanlah BUMN. "Ini yang nyaris hampir tak disadari," ujar Sofyano. (Yetede)

Pilihan Editor