APBN, Saldo Lebih Dipakai untuk Kurangi Utang
Dalam rapat dengar pendapatan dengan Komisi XI DPR, Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Hadiyanto (21/3) mengatakan, saldo anggaran lebih (SAL) APBN 2022 akan dioptimalkan untuk mengurangi pembiayaan tahun anggaran 2023. Strategi ini menopang upaya pemerintah mengejar target konsolidasi fiskal berupa defisit APBN di bawah 3% PDB. Dari sisi penerimaan, lanjutnya, adanya UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan akan meningkatkan basis pajak, juga kenaikan tarif PPN dari 10 % menjadi 11 %, tarif PPh wajib pajak dengan penghasilan kena pajak di atas Rp 5 miliar akan dikenai tarif 35 % dari sebelumnya 30 %.
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eisha M Rachbini, mengatakan, defisit APBN tahun ini berpotensi melebar karena lonjakan harga minyak mentah dunia, yang mempersempit ruang SAL atau silpa di akhir tahun. Eisha memperkirakan kenaikan harga minyak mentah tiap 1 USD per barel meningkatkan anggaran subsidi LPG Rp 1,47 triliun, subsidi minyak tanah Rp 49 miliar, kompensasi kepada Pertamina Rp 2,65 triliun, dan subsidi listrik Rp 295 miliar. Di sisi pendapatan negara, kemungkinan pajak dan PNBP hanya naik Rp 800 miliar dan Rp 2,2 triliun sehingga defisit tetap berpotensi melebar. (Yoga)
Premi Asuransi Jiwa 2021 Tumbuh 8,2 Persen
Total pendapatan premi industri asuransi jiwa Indonesia pada 2021 mencapai Rp 202,93 triliun, tumbuh 8,2 % dibandingkan tahun sebelumnya. Informasi ini sekaligus meralat pemberitaan Kompas terbitan Kamis, 10 Maret 2022, yang menyebutkan total pendapatan premi industri asuransi jiwa Indonesia tahun 2021 mencapai Rp 241,17 triliun. (Yoga)
Produsen Tempe Tahu Tagih Janji Subsidi
Ketum Gabungan Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin (21/3) mengatakan, pemerintah berjanji menyubsidi kedelai impor yang dibeli produsen tahu dan tempe Rp 1.000 per kg. Janji pemerintah dinyatakan dalam Rakernas Gakoptindo 22-23 Februari di Surabaya. ”Kami sudah menanyakan realisasi janji itu. Namun, katanya masih dalam pembahasan di rapat terbatas sehingga sampai sekarang belum terealisasi,” kata Aip dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI. Menurut Aip, harga kedelai impor di dalam negeri Rp 12.300 per kg, naik dari Rp 11.500 per kg. Menurut Aip, kedelai impor sebenarnya hanya dibutuhkan untuk bahan baku tempe. Untuk tahu justru lebih baik kedelai lokal karena rasanya lebih enak dan legit serta baunya lebih harum. Gakoptindo membutuhkan 1 juta ton kedelai lokal per tahun.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan menyatakan, pemerintah tengah menyiapkan mekanisme intervensi harga kedelai impor agar produsen tahu dan tempe mampu menjangkaunya. ”Caranya dengan memberikan selisih harga dengan angka tertentu sehingga perajin tahu dan tempe bisa mendapatkan kedelai dengan harga Rp 11.000 per kg,” katanya. Ketua Asosiasi Koro Pedang Nusantara Agus Somamihardja meminta pemerintah menyiapkan substitusi kedelai impor dengan kacang koro pedang (Canavalia ensiformis). (Yoga)
Harga Nikel Global Terus Turun Sejak Transaksi Dibuka Kembali
Harga nikel dunia makin adem. Harga nikel kontrak bergulir tiga bulan di London Metal Exchange berada di US$ 36.915 per ton, Jumat (18/3). Harga nikel anjlok 19% sejak perdagangan dibuka kembali Rabu lalu (16/3). Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuabi menjelaskan, harga nikel naik sebelum ini akibat memanasnya perang Rusia-Ukraina. "Sehubungan dengan kondisi saat ini di Ukraina sudah sedikit stabil dan sempat ada gencatan senjata, harga turun lagi," ujar Ibrahim, Senin (21/3). Founder Traderindo.com Wahyu Tribowo Laksono menilai, wajar harga nikel terkoreksi seiring meredanya isu geopolitik antara Rusia-Ukraina. Tapi, dalam jangka menengah, harga berpotensi konsolidasi, lantaran isu geopolitik belum usai.
Ibrahim menilai, saat ini para spekulan di pasar juga mulai merealisasikan keuntungan. Dengan demikian, harga kembali turun dan mendekati harga wajar. "Harga wajar nikel berada di level US$ 19.000 per ton," kata dia. Meski begitu, jika konflik antara Rusia dan Ukraina kembali memburuk, terbuka peluang harga nikel mencapai US$ 50.000 per ton. Namun jika ketidakpastian di pasar global mereda, harga nikel akan bergerak turun kembali ke kisaran level support di US$ 22.000 per ton.
Penerimaan Bea Keluar Masih Bisa Tinggi
Prospek ekspor minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) ke depan masih cerah. Meski pemerintah telah resmi menaikkan pungutan ekspor komoditas tersebut, pemerintah masih akan menikmati tingginya penerimaan dari bea keluar komoditas tersebut. Kenaikan tarif pungutan ekspor atau levy CPO dan produk turunannya, diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23 Tahun 2022 tentang Tarif Badan Layanan Umum adan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit. Dalam beleid tersebut, tarif pungutan ekspor CPO naik dari maksimal US$ 355 per ton menjadi US$ 375 per ton.
Aturan ini diikuti dengan kenaikan batas atas harga CPO dari di atas US$ 1.000 per ton menjadi US$ 1.500 per ton. Aturan ini berlaku sejak 18 Maret 2022 lalu. Selain tarif tersebut, ekspor CPO dan turunannya juga dikenakan tarif tetap bea keluar US$ 200 per ton. Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian keuangan Nirwala Dwi Heryanto menyebut, kenaikan pungutan ekspor tidak berdampak terhadap penerimaan bea keluar lantaran tarif bea sama.
Proyek LNG MINI di Bali Mulai Diminati Investor
Sebanyak 47 proyek investasi berkelanjutan senilai Rp 155,12 triliun yang diluncurkan oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), mulai dilirik. Salah satunya, proyek terminal LNG (Liquified Natural Gas) di Pelabuhan Benoa, Bali. Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Nurul Ichwan mengatakan, proyek yang dikelola oleh PT Pelindo Energi Logistik (PT PEL) tersebut menjadi proyek yang paling menarik bagi investor. Apalagi, terminal LNG mini ini akan menjadi yang pertama di kawasan Asia Tenggara Sayangnya, Nurul masih belum menyebutkan lebih jauh berapa banyak investor yang melirik proyek tersebut, termasuk besaran rencana investasinya
GOTO Memperpanjang Periode Penawaran Awal Saham IPO
PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memperpanjang periode waktu penawaran awal (bookbuilding period) saham selama tiga hari. Proses penawaran awal yang semula dijadwalkan pada 15 - 21 Maret 2022, diperpanjang hingga Kamis, 24 Maret 2022. Manajemen GOTO beralasan, hal ini dilakukan agar semakin banyak konsumen dan pedagang di platform Gojek, Tokopedia, dan Goto Financial dapat mengikuti program Saham Gotong Royong. Sekretaris Perusahaan GOTO Koesoemohadiani mengatakan, program Saham Gotong Royong baru pertama dilakukan di bursa. Sehingga, masyarakat, terutama para konsumen dan pedagang di ekosistem GOTO perlu waktu lebih untuk memahami mekanisme pemesanan saham dan mempertimbangkan keputusan investasi.
Melecut Investasi di Sektor Hulu Migas
Pada awal tahun ini, pemerintah menargetkan investasi di sektor minyak dan gas bumi (migas) mencapai US$$17 miliar. Penetapan tersebut tercatat melampaui target pada tahun lalu sebesar US$15,9 miliar. Tentu saja target ini cukup menantang di tengah kondisi sektor hulu migas yang kurang begitu kondusif. Di sisi lain, produksi minyak mentah dalam negeri masih jauh dari harapan. Hal itu dikarenakan lapangan di Indonesia sudah mulai menua sehingga secara alamiah jumlah produksi akan menyusut. Penurunan produksi ini sudah ditahan dengan memanfaatkan teknologi enhanced oil recovery (EOR). Teknologi EOR merupakan salah satu metode pengurasan minyak tingkat lanjut untuk mengoptimalkan produksi sebuah lapangan migas.
Tentu saja masalah itu menambah panjang pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan para pemangku kepentingan. Di tengah kondisi yang sedemikian menantang dan target investasi yang tinggi, bertiup angin segar munculnya komitmen dari Petronas dan BP di tiga dari empat wilayah kerja (WK) yang dilelang oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Ketiga WK atau blok migas itu adalah North Ketapang, Agung I, dan Agung II. Pemerintah memang tidak tinggal diam dengan kondisi investasi migas yang stagnan beberapa tahun ini. Beberapa hal di atas menjadi bukti bahwa pemerintah terus berupaya menyelesaikan pekerjaan rumah pemerintah di sektor migas yang terkenal bermodal besar, berteknologi maju, dan berisiko tinggi ini.
Ekspor Baja: GGRP Pasok Kebutuhan Pabrik Mobil Listrik AS
Produsen baja PT Gunung Raja Paksi Tbk. melepas ekspor baja struktur ke Casa Grande, Arizona, Amerika Serikat, untuk perusahaan industri mobil listrik, Lucid Motors.Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berkesempatan melepas ekspor produk jenis structural beam sebanyak 700 metrik ton senilai US$1 juta itu.
Pengiriman baja ke Amerika Serikat (AS) merupakan upaya emiten berkode GGRP itu untuk mencapai target ekspor 2022 senilai US$70 juta. Selain itu, langkah tersebut juga dilakukan untuk meningkatkan porsi ekspor menjadi 20% dari tahun sebelumnya yang sebesar 5%. Pada tahun lalu, Gunung Raja Paksi mencapai nilai ekspor sebesar US$44 juta.
Presiden Direktur Gunung Raja Paksi Abednedju Giovano Warani Sangkaeng menyampaikan, ekspor baja struktur tersebut merupakan pengiriman trial order untuk pembangunan pabrik Lucid Motors.
Harga Makanan dan Minuman Naik
Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menyatakan industri makanan dan minuman olahan akan menaikkan kembali harga produk mereka setelah lebaran menyusul tren kenaikan harga komoditas pangan berlanjut sejak akhir tahun lalu. Kenaikan harga itu juga dipicu oleh penerapan tarif pajak pertambahan nilai atau PPN sebesar 11% pada April 2022.









