Setelah Minyak Goreng Tak Lagi Langka
Sejak 1 Februari lalu, pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi minyak goreng Rp 14 ribu. Namun, sejak saat itu, minyak goreng berubah menjadi barang langka. Masyarakat Jakarta, bahkan seluruh Indonesia, kesulitan mencari cairan berwarna kuning keemasan tersebut. Sejumlah minimarket dan supermarket sengaja mengosongkan rak khusus produk minyak goreng. Jika pun ada, tak sampai satu jam, stok minyak ludes. Sebaliknya, setelah aturan harga eceran tertinggi dicabut, stock minyak goreng membanjiri minimarket dan supermarket. Namun harganya melambung tinggi. Menurut pantauan Tempo, disejumlah minimarket di wilayah Johar Baru, Cempaka Putih dan Kemayoran, Jakarta Pusat, kemarin, harga minyak goreng kemasan perliter berkisar 24-25 ribu. Sejumlah pedagang kecil kewalahan menghadapi tingginya harga minyak goreng kemasan. Strategi menaikkan harga hingga kurangi porsi jadi cara menutup harga minyak goreng. Tingginya harga pada saat minyak goreng mudah dicari dianggap penyakit bagi masyarakat. (Yetede)
Tags :
#MinyakPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023