;

Cegah Krisis Pangan Berulang

Yoga 04 Aug 2022 Kompas

Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua Wilhelmina Warme (3/8) mengatakan, belum ada kegiatan pelatihan bagi tenaga penyuluh pertanian untuk menyiapkan petani menghadapi dampak cuaca ekstrem. Total ada dua tenaga penyuluh pertanian di Lanny Jaya, keduanya akan didatangkan ke Jayapura, ibu kota Papua, untuk mengikuti pelatihan mitigasi krisis pangan akibat bencana alam. Pelatihan mengatur pola tanam dan cara membuat fasilitas tempat penyimpanan cadangan makanan. Sebanyak 548 warga mengalami kelaparan karena terdampak musibah kekeringan akibat fenomena embun beku selama sebulan terakhir.

”Dengan pelatihan pengaturan pola tanam di daerah pegunungan seperti Lanny Jaya, penyuluh akan mendampingi petani untuk menanam umbi-umbian dan sayur dengan hasil produksi yang lebih banyak sebelum musim kemarau. Kemudian, hasil panen disimpan di tempat cadangan makanan,” papar Wilhelmina. Kabid Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua Luna Daimboa mengatakan, krisis pangan di Kuyawage menjadi alarm bagi pemerintah kabupaten dan kota di Papua untuk menyiapkan mitigasi. Ia mengungkapkan, terjadi perubahan pola konsumsi yang signifikan di pegunungan Papua. Masyarakat lebih memilih beras daripada pangan lokal karena gampang didapatkan di pasar tradisional ataupun melalui program bantuan beras untuk keluarga miskin. (Yoga)


Ancaman Pemulihan Pariwisata Domestik

Yuniati Turjandini 04 Aug 2022 Tempo (H)

Minat masyarakat untuk berwisata, mulai meningkat setelah PPKM dilonggarkan, kini tertahan akibat tingginya harga tiket pesawat. sebab, tiket pesawat atau akomodasi  menjadi salah satu komponen utama biaya pariwisata. Wakil Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia, Anton Sumarli.  "Tingginya harga tiket pesawat membuat sejumlah wisatawan mengubah destinasi mereka," kata Anton, Rabu, 3  Agustus 2022. Dia mencontohkan satu klien korporasi yang memilih beralih ke Yogyakarta setelah menghitung biaya terbang ke Bali yang mahal. Anton menuturkan, Asosiasi sudah berbicara dengan maskapai penerbangan untuk menyesuaikan harga tiket. "Karena sekarang, jujur saja, harga tidak wajar," tutur dia, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. (Yetede)

Bantuan Tipis Jasa Bandara

Yuniati Turjandini 04 Aug 2022 Tempo (H)

Gratisnya biaya pendaratan dan penyimpanan pesawat di bandar udara yang dikelola Kementerian Perhubungan dianggap berdampak tipis terhadap beban operasional maskapai penerbangan. Sebab, kebijakan yang diatur lewat Keputusan Direktur Perhubungan Udara Nomor PR 14 Tahun 2022 itu hanya berlaku di lapangan  yang dikelola unit penyelenggara bandar udara (UPBU). "Tidak semua dapat, hanya untuk maskapai niaga berjadwal. Itu pun yang beroperasi di  rute UPBU," ucap Wakil Ketua Komisi Transportasi Dewan Perwakilan Rakyat, Andi Iwan Darmawan Aras, kepada Tempo, Rabu 3 Agustus 2022. Masih 29 Juni hingga 31 Desember 2022, Kementerian Perhubungan menggratiskan tarif penerimaan negara bukan pajak (PNBP) untuk jasa pendaratan, penempatan, dan penyimpanan pesawat udara di bandara. (Yetede)

Tiket Mahal Belum Terbendung

Yuniati Turjandini 04 Aug 2022 Tempo (H)

Mahalnya tiket pesawat masih akan menghantui penumpang selama periode sepi atau low season penerbangan bulan ini. Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carriers Association  INACA), Bayu Sutanto, mengatakan lonjakan tarif sulit di redam selama harga avtur belum melandai. Kondisi ini diperparah oleh pelemahan nilai mata uang dan kenaikan harga barang di masa pemulihan ekonomi. "Bahan bakar tetap menjadi porsi terbesar," ujarnya kepada tempo, Rabu, 3 Agustus 2022. Mahalnya avtur belakangan menjadi alasan maskapai untuk mematok harga mahal, Lonjakan harga kian urgen lantaran porsi avtur dan pelumas dalam  biaya produksi maskapai bisa mencapai 40%. Porsi jauh diatas pengeluaran untuk sewa pesawat yang berkisar 17-20%, maupun ongkos pemeliharaan dan perawatan sebesar 25%. (Yetede)

Mitratel Tambah Capex Jadi Rp 14 Triliun

Yuniati Turjandini 04 Aug 2022 Investor Daily (H)

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel menambah alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini menjadi Rp 14 triliun, dari rencana awal sekitar Rp 10 triliun. Peningkatan capex dilakukan seiring realisasi ekspansi yang berjalan lebih cepat, terutama terkait akuisisi 6.000 menara telekomunikasi (tower) Telkomsel. Capex bertambah karena akuisisi tower yang tadinya ditargetkan 3.000 menjadi 6.000. Jadi capex meningkat dari sekitar Rp 10 triliun menjadi Rp 14 triliun,” kata Direktur Investasi sekaligus Sekretaris Perusahaan Mitratel Hendra Purnama dalam media gathering di Jakarta, Selasa (8/2). Sementara itu dari sisi kolokasi, lanjut Hendra, ada penurunan dari 3.000 ke 2.500 karena kondisi mobile network operator (MNO) yang sedang melakukan
konsolidasi bisnis. Konsolidasi yang dilakukan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) berdampak pada adanya perlambatan order ke perseroan. Revisi tersebut dilakukan seiring dengan keberhasilan perseroan order serat optik sepanjang 8.000 km. “Jadi, akhir tahun ini kami yakin bisa menyelesaikan serat optik sepanjang 9.000 km. Kami bukan hanya mendapatkan order, tetapi juga
menyelesaikan pembangunan serat optik,” tutur Hendra. (Yetede)

Banggar DPR: Inflasi 2022 Bisa Sentuh 6,5%

Yuniati Turjandini 04 Aug 2022 Investor Daily (H)

Badan Anggaran (Banggar) DPR memprediksi inflasi sepanjang 2022 bisa menyentuh 6-6,5%, dibandingkan 2021 sebesar 1,87%. Pada Juli 2022, inflasi mencapai 4,9% secara tahunan (year on year/yoy), di atas target sasaran Bank Indonesia (BI) 3% plus minus 1%. Ketua Banggar DPR Said Abdullah menegaskan, pemerintah sudah berupaya menjaga lonjakan inflasi, dengan menjalankan kebijakan subsidi terhadap barang yang masuk komponen harga diatur pemerintah (administered prices). Sementara itu, BI menjalankan sejumlah kebijakan moneter untuk menahan laju inflasi. “Tetapi, inflasi masih bisa naik, paling tinggi berkisar 6-6,5% tahun 2022, dengan mempertimbangkan sejumlah langkah pemerintah. Sesungguhnya, saya berharap BI bulan depan bisa menaikkan suku bunga acuan berkisar 75-100 basis poin (bps) supaya inflasi tidak sampai 7%. Karena kalau sampai 7%, ini akan mengkhawatirkan bagi kita semua,” ucap Said saat dihubungi Investor Daily pada Rabu (3/8). “Akan tetapi, pagu subsidi yang disiapkan dalam APBN nampaknya perlu ditambah. Hitungan saya, penambahannya tidak besar,” ucap Said. (Yetede)

Komitmen Kerja Sama Ekonomi dan Ketahanan Rantai Pasokan

Yuniati Turjandini 04 Aug 2022 Investor Daily (H)

Pertemuan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi bertemu Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pada Rabu (3/8) di Kantor Presiden di Taipei. Tsai berterima kasih kepada Pelosi atas dukungannya terhadap nilai-nilai demokrasi. Tsai juga menegaskan komitmen untuk bekerja sama dengan AS terkait keamanan di Selat Taiwan dan kawasan Indo-Pasifik, serta memperkuat kerja sama ekonomi dan ketahanan rantai pasokan. Ketua DPR Pelosi benar- benar salah satu teman Taiwan yang paling setia. Kami benar-benar berterima kasih kepada Anda karena telah melakukan kunjungan ke Taiwan ini untuk menunjukkan dukungan setia Kongres AS untuk Taiwan,” kata Tsai pada upacara pemberian medali “Order of Propitious Clouds with special Grand Cordon” kepada Pelosi, yang dilansir CNBC. Ketua DPR Pelosi benar- benar salah satu teman Taiwan yang paling setia. Kami
benar-benar berterima kasih kepada Anda karena telah melakukan kunjungan ke Taiwan ini untuk menunjukkan dukungan setia
Kongres AS untuk Taiwan,” kata Tsai pada upacara pemberian medali “Order of Propitious Clouds with special Grand Cordon” kepada Pelosi, yang dilansir CNBC. (Yetede)

Warga Berpenghasilan Rendah Paling Terdampak Inflasi

Yuniati Turjandini 04 Aug 2022 Investor Daily

Kelompok masyarakat Singapura berpenghasilan rendah akan menghadapi pertumbuhan upah terendah dan lonjakan terbesar dalam hal pengeluaran rumah tangga mengingat laju inflasi yang meningkat. Demikian hasil penelitian baru yang disampaikan DBS,  lembaga kreditur terbesar di negara itu. Studi DBS menunjukkan, upah kelompok berpenghasilan yang kurang dari Sin$ 2.500 (US$ 1.815) per bulan hanya naik 2,5% antara Mei tahun lalu dan tahun ini. Menurut laporan, angka itu lebih rendah dari rata-rata inflasi indeks harga konsumen (IHK) Singapura yang mencapai 5,2% pada semester pertama 2022. Sebaliknya, kelompok masyarakat berpenghasilan antara Sing$ 5.000 hingga Sing$ 7.499 mengalami kenaikan upah sebesar 11,1% sedangkan bagi yang mendapat upah Sing$10.000 ke atas menerima kenaikan 13,6% pada periode yang sama. “Orang-orang yang berpenghasilan di bawah Sing$ 2.500 biasanya adalah penduduk lanjut usia yang memiliki kemampuan penghasilan lebih rendah atau profesi pekerjaan dengan keterampilan lebih rendah,” ujar Irvin Seah, ekonom senior di DBS Group Research, yang dilansir CNBC. (Yetede)

Bunga Tipis, Deposito Valas Bank Lokal Kalah Saing

Hairul Rizal 03 Aug 2022 Kontan (H)

Tawaran imbal hasil produk simpanan deposito valuta asing (valas) perbankan di Indonesia kini lebih rendah dibandingkan negara lain. Produk deposito dengan bunga tertinggi di perbankan Indonesia hanya sebesar 0,25%. Ini sesuai dengan bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk simpanan valas. Sementara beberapa bank di luar negeri seperti di Singapura misalnya. Mereka berani menawarkan bunga deposito antara 1% hingga 3% per tahun.

Ditopang PPnBM dan Bunga, Kinerja Emiten Otomotif Ciamik

Hairul Rizal 03 Aug 2022 Kontan

Sejumlah emiten otomotif berhasil mencetak kinerja menggembirakan di semester pertama tahun ini. PT Astra International Tbk (ASII) misalnya, meraup pendapatan bersih Rp 143,69 triliun. Pendapatan tersebut meningkat 33,80% dari perolehan senilai Rp 107,39 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pandhu Dewanto, Analis Investindo Nusantara Sekuritas, berpendapat, emiten otomotif bisa mencetak kinerja apik karena konsumen memanfaatkan peluang membeli kendaraan baru sebelum masa insentif PPnBM berakhir. Selain itu, proyeksi kenaikan suku bunga pinjaman juga jadi pertimbangan konsumen mempercepat pembelian kendaraan.

Pilihan Editor