Banggar DPR: Inflasi 2022 Bisa Sentuh 6,5%
Badan Anggaran (Banggar) DPR memprediksi inflasi sepanjang 2022 bisa menyentuh 6-6,5%, dibandingkan 2021 sebesar 1,87%. Pada Juli 2022, inflasi mencapai 4,9% secara tahunan (year on year/yoy), di atas target sasaran Bank Indonesia (BI) 3% plus minus 1%. Ketua Banggar DPR Said Abdullah menegaskan, pemerintah sudah berupaya menjaga lonjakan inflasi, dengan menjalankan kebijakan subsidi terhadap barang yang masuk komponen harga diatur pemerintah (administered prices). Sementara itu, BI menjalankan sejumlah kebijakan moneter untuk menahan laju inflasi. “Tetapi, inflasi masih bisa naik, paling tinggi berkisar 6-6,5% tahun 2022, dengan mempertimbangkan sejumlah langkah pemerintah. Sesungguhnya, saya berharap BI bulan depan bisa menaikkan suku bunga acuan berkisar 75-100 basis poin (bps) supaya inflasi tidak sampai 7%. Karena kalau sampai 7%, ini akan mengkhawatirkan bagi kita semua,” ucap Said saat dihubungi Investor Daily pada Rabu (3/8). “Akan tetapi, pagu subsidi yang disiapkan dalam APBN nampaknya perlu ditambah. Hitungan saya, penambahannya tidak besar,” ucap Said. (Yetede)
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023