Menggenjot Pengesahan RUU Perampasan Aset
Pemerintah menargetkan RUU Perampasan Aset Hasil Tindak Pidana disahkan pada Juni mendatang. Pengesahan UU ini menjadi prioritas karena pemerintah berupaya segera bergabung dengan The Financial Action Task Force (FATF) yang berpusat di Prancis. FATF adalah organisasi yang dibentuk pada 1989 atas inisiatif negara-negara G7, yaitu Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan AS. Lewat FATF, negara-negara itu membentuk standar kebijakan untuk melawan pencucian uang. Sejak 2001, ruang lingkup FATF diperluas, bukan hanya pencucian uang, tapi juga pendanaan terorisme. Saat ini FATF menyoroti masalah pendanaan yang membiayai kejahatan lintas batas, seperti penyelundupan narkoba, perdagangan senjata ilegal, penipuan di ruang siber, dan kejahatan serius lainnya.
Negara yang ingin menjadi anggota FATF disyaratkan memiliki peraturan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diatur dalam UU Perampasan Aset. Indonesia belum memenuhi syarat itu karena RUU Perampasan Aset yang digagas sejak 2003 hingga kini tak kunjung disahkan. Menkopolhukam Mahfud Md. mengatakan naskah UU Perampasan Aset sudah disiapkan dan telah rampung dibahas bersama sejumlah instansi pemerintah. "Saya pastikan bahwa naskah yang memuat keseluruhan substansi sudah selesai dan diberi paraf oleh para menteri serta ketua atau kepala lembaga terkait,” kata Mahfud di kantornya pada Jumat, 14 April 2023. "Dalam waktu tak lama, RUU Perampasan Aset ini akan segera dikirim ke DPR,” katanya. “Presiden juga sudah mendorong kami agar lebih cepat mengkonsolidasikan materi-materi secara redaksional atau konsistensi narasi.” (Yetede)
Menhub: Waspadai Merak dan Cipali
Menhub, Budi Karya Sumadi meminta masyarakat mewaspadai Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sebagai simpul kemacetan arus mudik Lebaran 2023. Kendaraan yang melintasi Merak dan Cipali masing-masing diprediksi mencapai 45 ribu dan 121 ribu pada puncak arus mudik H-3 atau 19 April 2023. Total pemudik tahun ini diprediksi mencapai 123,8 juta orang, melonjak 44,9% dari tahun lalu, sebanyak 27,32 juta pemudik diproyeksikan menggunakan mobil pribadi, 25,13 juta menggunakan sepeda motor, 22,77 juta menggunakan bus, dan 9,53 juta pemudik menggunakan mobil sewa.
“Lonjakan pemudik itu akan di dua tempat, satu Tol Cipali, karena di situ ada pemberhentian dua jalur dan empat jalur. Yang kedua di Merak. Kami sudah persiapan, tentu persiapan tidak berarti apa-apa apabila solusinya tidak baik,” kata Menhub usai melepas Tim Liputan Mudik Lebaran 2023 B-Universe di Jakarta, Jumat (15/4). Kalangan pengamat transportasi yang dihubungi Investor Daily meminta pemerintah jangan terlalu fokus ke jalan tol, tapi juga memperhatikan jalan-jalan arteri. Soalnya, jalan arteri juga merupakan bagian dari jalan yang dilintasi pemudik. (Yetede)
Garuda Food Tebar Dividen Rp 219 Miliar
PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) membagikan dividen tunai sebesar Rp 219,2 miliar atau Rp 6 per saham untuk tahun buku 2022. Dividen itu akan dibagikan ke pemegang saham pada 16 Mei 2023. Dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Garudafood, Jumat (14/4), Dirut Garudafood Hardianto Atmadja mengatakan, pembagian dividen ini telah mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan bisnis perseroan serta antisipasi risiko yang mungkin terjadi di masa mendatang. Selain itu, laba lembar saham perseroan tahun lalu tumbuh 0,4%.
“Selain membagikan dividen, RUPST Garudafood juga sepakat mengangkat direktur baru, yakni Swadheen Sharma, menggantikan Rudi Eko Hartono,” kata dia. Pembagian dividen tersebut, kata dia, sejalan dengan kinerja positif perseroan selama 2022. Emiten produsen snack Chocolatos tersebut membukukan laba bersih Rp 425,2 miliar. Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang peningkatan penjualan bersih sebesar 19,4%, dari Rp 8,8 triliun menjadi Rp 10,5 triliun. Dia memerinci, penjualan segmen makanan dalam kemasan berkontribusi 88,7% terhadap total penjualan perseroan dan tumbuh 22,1%. Penjualan di pasar domestik naik 20,1% menjadi Rp 10,1 triliun, sedangkan penjualan ekspor naik 5,5% menjadi Rp 412 miliar. ( Yetede)
Mitratel Bagi Dividen Rp 1,76 Triliun
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel (MTEL) akan membagikan dividen tunai sebesar 70% dan dividen spesial 29% dari laba bersih 2022 yang senilai Rp 1,78 triliun. Dengan begitu, dividen payout ratio (DPR) yang disepakati rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Mitratel mencapai 99%atau hampir Rp 1,76 triliun. “Mitratel sepanjang 2022 mencatatkan pertumbuhan kinerja finansial yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Dirut Mitratel Theodorus Ardi Hartoko Theodorus Ardi Hartoko dalam public expose tahunan di Jakarta, Jumat (14/4).
Bila dibagi jumlah saham MTEL yang beredar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sekitar 83 miliar, dividen Mitratel sekitar Rp 21 per saham. Tahun lalu, perseroan mencatat pendapatan Rp 7,73 triliun atau naik 12,51% dari Rp 6,87 triliun pada 2021. Sepanjang 2022, laba bersih Mitratel melonjak 29,25% dari Rp 1,38 triliun menjadi Rp 1,78 triliun. Ia mengatakan, pembagian dividen sebagai bentuk komitmen Mitratel untuk memberikan value terbaik kepada para pemegang saham. Direktur Investasi Dayamitra Telekomunikasi Hendra Purnama menjelaskan, rasio dividen yang besar didukung kondisi keuangan yang kuat. Keputusan ini juga dilatarbelakangi akuisisi 6.000 menara yang rampung lebih cepat, yakni pada 2022. (Yetede)
Ekspor Minyak Sawit Februari Turun 1,15%
Gabungan Pengusaha Kepala Sawit Indonesia (Gapki) mencatat, volume ekspor minyak sawit nasional Februari 2023 mencapai 2,91 juta ton atau turun 1,15% dibandingkan Januari 2023 di 2,95 juta ton, akibat merosotnya permintaan dari sejumlah negara tujuan ekspor, seperti India. Dalam data yang dirilis Gapki juga disebutkan, penurunan produksi minyak sawit masih berlanjut pada Februari 2023. Produksi minyak sawit Februari 2023 mencapai 3,88 juta ton, masih lebih rendah dari Januari 2023 sebesar 3,89 juta ton. Namun, angka tersebut tidak sebesar penurunan pada Januari 2023 terhadap Desember 2022 yang mencapai 4,3 juta ton. Merujuk pada tren produksi sawit pada tahun-tahun sebelumnya, hal itu mengindikasikan penurunan produksi yang sudah berlangsung sejak September 2022 diperkirakan segera berakhir.
Khusus produksi minyak kernel (palm kernel oil/PKO) juga sedikit turun, dari 370 ribu ton pada Januari 2023 menjadi 369 ribu ton pada Februari 2023. Direktur Eksekutif Gapki Mukti Sardjono menjelaskan, total volume ekspor juga turun, dari 2,95 juta ton pada Januari 2023 menjadi 2,91 juta ton pada Februari 2023. Namun, nilai ekspor meningkat, dari US$ 2,61 miliar pada Januari 2023 menjadi US$ 2,69 miliar pada Februari 2023, itu terutama karena kenaikan ekspor olahan minyak sawit, yakni dari 2,12 juta ton pada Januari 2023 menjadi 2,25 juta ton pada Februari 2023. Harga produk olahan lebih tinggi dari bahan baku CPO. (Yetede)
BI: Utang Luar Negeri Turun Menjadi US$ 400,1 Miliar
BI mencatat, utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Februari 2023 mencapai US$ 400,1 miliar atau turun dibandingkan bulan sebelumnya sebesar US$ 404,6 miliar. Perkembangan tersebut disebabkan oleh penurunan ULN sektor publik (pemerintah dan BI) maupun sektor swasta. “Secara tahunan, posisi ULN Februari 2023 mengalami kontraksi 3,7% secara year on year (yoy), lebih dalam daripada kontraksi 2,0% (yoy) pada bulan sebelumnya,” jelas Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam pernyataan resmi, Jumat (14/4). Erwin mengungkapkan ULN pemerintah mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.
Posisi ULN pemerintah pada Februari 2023 tercatat US$ 192,3 miliar, lebih rendah dibandingkan posisi bulan sebelumnya sebesar US$ 194,3 miliar. Secara tahunan, ULN pemerintah mengalami kontraksi pertumbuhan yang lebih dalam, dari 2,5% (yoy) pada Januari 2023 menjadi 4,4% (yoy) pada Februari 2023. Perkembangan tersebut didorong oleh pergeseran penempatan dana investor nonresiden pada surat berharga negara (SBN) domestik seiring dengan volatilitas pasar keuangan global yang masih tinggi. “Pemerintah tetap berkomitmen menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel,” ungkap Erwin. (Yetede)
RI Raih Hibah Senilai US$ 649 juta dari AS
Pemerintah AS menandatangani komitmen hibah US$ 649 juta untuk Indonesia melalui program Compact II Millennium Challenge Corporation (MCC). MCC merupakan sebuah program hibah dari Pemerintah AS ke berbagai negara yang bertujuan mengentaskan kemiskinan dengan memacu pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Pemberian komitmen hibah tersebut merupakan yang kedua kalinya bagi Indonesia. Sejak 2013-2018, Indonesia telah diberikan komitmen hibah program Compact I MCC dengan total US$ 600 juta.
Acara penandatanganan kesepakatan hibah dilakukan pada 13 April 2023 di Kota Washington DC yang dihadiri Secretary of the US Department of Treasury Janet Yellen; Menkeu Sri Mulyani, Dubes RI untuk AS Rosan Roeslani, dan Vice President Department of Compact Operations of the MCC Cameron Alford. Dalam keterangan resmi Kemenkeu, Jumat (14/4) Menkeu Sri Mulyani menjelaskan melalui program ini Pemerintah AS terus berkomitmen untuk tidak hanya mengambil peran dalam pemulihan ekonomi global, tetapi juga mengentaskan kemiskinan dunia melalui pemberian hibah dan bantuan kepada berbagai negara. (Yetede)
Genjot Kinerja, TPIA Siapkan Ekspansi Baru
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) optimistis bisa memperbaiki kinerja pada tahun ini. Untuk itu, anak usaha PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ini siap menggeber ekspansi bisnis.
Terbaru, TPIA telah meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Indonesia Investment Authority (INA) untuk membangun pabrik chlor-alkali. Lewat sinergi ini, TPIA akan mengundang investor internasional untuk berinvestasi di pabrik ini.
Suryandi,
Director of HR & Corporate Affairs
Chandra Asri, menjelaskan, pabrik chlor-alkali direncanakan bakal memproduksi lebih dari 400.000 metrik ton per tahun
caustic soda
dan 500.000 metrik ton per tahun
ethylene dichloride
(EDC).
Setelah itu, pada kuartal pertama atau kedua tahun 2024, pabrik tersebut akan memulai konstruksi. "Jadi, kira-kira perlu tiga tahun. Harapan kami, pada tahun 2026 sudah
on stream," ungkap Suryandi di sela acara buka bersama, Jumat (14/4).
CEO Edvisor.id Praska Putrantyo menilai, pengembangan pabrik chlor-alkali berskala dunia dan sejumlah ekspansi bakal menambah diversifikasi sumber pendapatan TPIA. Dengan begitu, TPIA berpeluang memperbaiki kinerja keuangannya di masa depan. Ini sekaligus untuk mengantisipasi penurunan sumber pendapatan yang dikontribusi dari penjualan ke luar negeri.
Menambang Cuan di Tambang Nikel
Pulau Obi tak lain sebuah pulau seluas 2.542 km di Provinsi Maluku Utara. Namun di pulau kecil ini, terdapat komoditas logam yang banyak dibutuhkan berbagai sektor industri, yaitu nikel.
Di pulau inilah PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) beroperasi dan menambang peruntungan. Sebagai catatan, perusahaan ini mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (12/4).
NCKL menawarkan saham perdana melalui
initial public offering
(IPO) sebanyak 7,99 miliar saham baru atau 12,67% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Dengan harga penawaran Rp 1.250 per saham, NCKL mengantongi dana segar senilai Rp 9,99 triliun. Mayoritas dana hasil IPO akan dipakai untuk keperluan ekspansi entitas anak dan entitas asosiasi.
Saat ini emiten tambang yang terafiliasi dengan Grup Harita itu memiliki dan mengoperasikan dua proyek tambang nikel laterit aktif seluas 5.523,99 hektare (ha) yang berlokasi di Kawai dan Loji, di Pulau Obi.
Proyek ini dioperasikan melalui dua konsesi pertambangan. Rinciannya, seluas 4.247 ha di Kawasi, dioperasikan oleh NCKL. Seluas 1.277 ha di Loji yang dioperasikan oleh entitas anak NCKL, yaitu PT Gane Permai Sentosa.
Emiten ini memiliki sejumlah proyek yang berkaitan dengan baterai listrik. Salah satunya adalah produksi smelter
mixed hydroxide precipitate
(MHP). Menurut Presiden Direktur NCKL Roy A Arfandy, per akhir Maret 2023, total kapasitas produksi MHP mencapai 55.000 ton per tahun.
Harga Emas Menuju Rekor Baru
Harga emas masih melesat di tengah meredanya risiko resesi global. Di pasar spot, instrumen yang digadang sebagai
safe haven
ini tertahan di US$ 2.040 per ons troi, pada Kamis (13/4). Level ini menjadi level tertinggi sejak 8 Maret 2022.
Per pukul 20.41 WIB kemarin, harga emas spot memang kembali terkoreksi 1,95% ke US$ 2.027 per ons troi. Tapi bila dihitung sejak awal tahun, harga emas sudah naik 8,61%. Harga emas masih berpeluang mendekati level tertinggi sepanjang masa di 6 Agustus 2020, yakni US$ 2.063 per ons troi.
Sedangkan harga emas logam mulia Antam juga menguat 0,84% ke Rp 1.084.000 per gram, dengan harga
buyback
Rp 973.000 per gram. Harga ini hanya berbeda Rp 13.000 dari harga
all time high
emas Antam yang diraih pada 24 Maret 2023 lalu di Rp 1.096.000.
Chief Analyst
DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, kenaikan signifikan pada harga emas ke atas level US$ 2.000 didorong meredanya inflasi, terutama di Amerika Serikat (AS). Kondisi ini menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) lebih lanjut.
Tambah lagi, pengajuan klaim pengangguran di AS pekan lalu naik menjadi 239.000 dari 228.000 sepekan sebelumnya. Ini menjadi sinyal kondisi pasar tenaga kerja AS mengendur. Salah satu penyebabnya, biaya pinjaman yang lebih tinggi mengurangi permintaan dalam perekonomian.









