;

INVESTASI SAHAM : Cerdas Emosi saat Pasar Bergejolak

Hairul Rizal 06 May 2023 Bisnis Indonesia

Pada dasarnya pasar modal bukan sektor yang stabil. Sifat alami pasar modal memang selalu naik turun karena setiap pelaku pasar diberi kebebasan untuk menjual dan membeli aset tertentu sesuai dengan nilai yang dikehendaki. Terkadang, gelombang naik dan turunnya terasa kecil, tetapi pada periode tertentu bisa bergerak lebih besar. Investor tidak perlu panik dalam menghadapi situasi yang terus berfluktuasi tersebut. Menurut Perencana Keuangan sekaligus CEO JOOARA Gembong Suwito, nilai saham yang turun tidak perlu langsung dijual. Pada posisi ini, investor perlu berpikir tenang dan tidak panik. Sebab, kepanikan akan membuat keputusan investasi tidak berdasarkan rencana dan strategi yang matang. Langkah pertama ketika mengetahui nilai investasi turun adalah dengan evaluasi. Biasanya semua akan disandarkan kembali ke tujuan awal dan karakter investasi dari si investor tersebut. Tujuan investasi seseorang akan berpengaruh pada instrumen yang dipilih, strategi, dan karakter dari si investor. Misalnya, jika tujuannya adalah jangka panjang, tentunya investor tidak perlu panik dengan gejolak yang terjadi sekarang. Sebab, penurunan yang terjadi biasanya hanya sementara. Setelah terjadi fluktuasi, nilai saham justru akan kembali pulih dan berada di nilai yang relatif lebih baik. Artinya, ketika nilai saham sudah menyentuh batas bawah yang sudah ditentukan, investor perlu bertindak agar kerugian tidak bertambah banyak. Financial Planner dari Finansialku Rizqi Syam mengatakan kunci dari investasi adalah saham. Gejolak yang terjadi di pasar modal tidak selalu harus ditanggapi dengan kepanikan. Namun, bagi pemula di dunia saham, memang hal ini cukup sering terjadi. Investor baru di dunia saham sering panik saat saham turun karena tidak mempelajari instrumen investasinya secara menyeluruh. Mereka juga terkadang hanya mengandalkan asumsi tanpa didasari oleh data-data yang valid.

Pertumbuhan Ekonomi Asean 4,9% Tahun 2023

Yuniati Turjandini 05 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Menjadi bagian dari rantai pasok produk ke RRT, AS, dan Eropa, peran Asean sebagai mesin pertumbuhan (engine of growth) atau espisentrum pertumbuhan (epicentrum of growth) ekonomi akan semakin penting pada masa mendatang. Tahun ini, laju pertumbuhan ekonomi Asean 4,9% dan pada 2024 sebesar 5,2%. Salah satu faktor penopang pertumbuhan Asean adalah perdagangan 10 negara anggota Asean plus lima negara mitra dagang Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru— yang tergabung dalam Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). “Asean adalah satu-satunya kawasan yang selama pandemi Covid-19 tidak masalah,” kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam halal bihalal dengan para pemimpin media massa di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (04/05/2023). Dalam 20 tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Asean paling mengesankan dibandingkan kawasan lain. Dana Moneter Internasional (IMF) dalam laporan terbaru, April lalu, mengungkapkan, laju pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan turun dari 3,4% tahun 2022 ke 2,8% tahun 2023 dan naik tipis ke 3,0% tahun 2024. (Yetede)

Saham Teknologi Pimpin Penguatan IHSG

Yuniati Turjandini 05 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Saham-saham sektor teknologi memimpin penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Kamis (4/5) yang ditutup di zona hijau level 6.844 atau naik 0,46%. Sinyal penghentian suku bunga acuan The Fed (Federal Funds Rate/FFR) menjadi salah satu katalis positif IHSG. Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih membenarkan bahwa pergerakan IHSG kemarin ditopang saham growth stock salah satunya sektor teknologi. Dia mengatakan, performa saham growth stock sejalan dengan proyeksi suku bunga The Fed yang saat ini telah mencapai terminal rate di level 5,1%. Hal itu memberikan katalis positif untuk saham growth stock dengan P/E yang tinggi bahkan negatif, serta saham dengan rasio utang yang tinggi. “IHSG diproyeksikan kembali mengalami penguatan. Penopang penguatan IHSG juga didorong data ekonomi do mestik dalam momentum positif, di mana angka inflasi terkendalipada April 2023 sebesar 4,33%(yoy), lebih rendah dari bulansebelumnya 4,97% (yoy),” ujar Ratih, Kamis (4/5/2023). “IHSG diproyeksikan kembali mengalami penguatan. Penopang penguatan IHSG juga didorong data ekonomi domestik dalam momentum positif, di mana angka inflasi terkendali pada April 2023 sebesar 4,33% (yoy), lebih rendah dari bulan sebelumnya 4,97% (yoy),” ujar Ratih, Kamis (4/5/2023). Kenaikan harga saham GOTO sejalan dengan peningkatan indeks saham sektor teknologi yang memimpin pertumbuhan dibanding indeks lain dalam perdagangan Kamis (4/5/2023). IDX Sector Technology bergerak naik 1,38%, disusul IDX Sector Infrastructures 1,29%. (Yetede)

Kebijakan Baru KUR BRI Siapkan Strategi Soft Landing

Yuniati Turjandini 05 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI membuat kebijakan baru mengenai kredit usaha rakyat (KUR). Sebagai bank penyalur KUR terbesar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah menyiapkan strategi soft landing. Mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR, pada Pasal 22 berisikan bahwa bagi peminjam KUR pertama kali akan dikenakan bunga sebesar 6% efektif per tahun, yakni untuk pinjaman KUR mikro dengan plafon Rp 10-100 juta, serta KUR kecil untuk plafon Rp 100-500 juta.
Namun, jika sudah pernah meminjam KUR lebih dari satu kali, maka suku bunga yang dibebankan ke nasabah akan lebih tinggi. Bunga akan naik menjadi 7% per tahun saat mengambil pinjaman KUR yang kedua kalinya. Kemudian naik menjadi 8% per tahun untuk pinjaman yang ketiga, dan pinjaman keempat kali menjadi 9% per tahun. Sedangkan, untuk KUR super mikro dengan plafon maksimal dengan Rp 10 juta, suku bunga yang diberikan masih sebesar 3% efektif per tahun. Direktur Bisnis Mikro BRI Supari dalam keterangannya menjelaskan, sejak awal diluncurkan, pelaksanaan program KUR terus menunjukkan peningkatan alokasi (kuota)
maupun realisasinya. (Yetede)

Rafaksi Tak Kunjung Dibayar, Aprindo akan Gugat Pemerintah

Yuniati Turjandini 05 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berencana menggugat pemerintah ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, agar membayar utang selisih harga (rafaksi) minyak goreng sebesar Rp 344 miliar yang tidak kunjung dilunasi sejak awal tahun lalu. Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 3 Tahun 2022, semua pengusaha diminta menjual minyak goreng Rp 14.000 per liter dan selisih dengan harga di pasar yang berkisar Rp 17.000-20.000 per liter akan dibayarkan pemerintah. Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey mengatakan, langkah tersebut menjadi salah satu opsi yangakan diambil bila dalam 2-3 bulan ke depan, rafaksi tersebut tidak dibayarkan pemerintah kepada 31 perusahaan ritel modern, yang telah patuh melaksanakan program minyak satu harga. “Utang pemerintah yang harus dibayarkan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebesar Rp 344 miliar. Angka itu merupakan penjualan minyak goreng satu harga sekitar 40 juta liter pada 19-31 Januari 2022. Jadi, utang ini berasal dari pelaksanaan program minyak satu harga,” kata Roy usai melakukan pertemuan dengan pejabat Kementerian Perdagangan (Kemendag) membahas rafaksi minyak goreng di Jakarta, Kamis (04/05/2023). (Yetede)

Konsumsi Rumah Tangga Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2023

Yuniati Turjandini 05 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2023 akan berada di atas 5% yang ditopang oleh konsumsi masyarakat. Di tengah global demand yang melambat, domestic demand diperkirakan akan menjadi penopang ekonomi baik pada kuartal I dan II, sampai dengan akhir 2023. “Memperhatikan berbagai indikator dan juga pada kuartal I dan II yang mengalami momen Ramadan dan Idulfitri, maka pertumbuhan ekonomi diperkirakan masih mampu tumbuh di atas 5%, ”kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Ferry Irawan kepada Investor Daily, Kamis (4/5/2023). Dia mengatakan, aktivitas masyarakat mulai kembali normal dengan telah dicabutnya PPKM, diharapkan perekonomian akan terus menggeliat. Berbagai leading indikator seperti indeks penjualan riil, indeks keyakinan konsumen, dan juga PMI manufaktur menunjukkan prospek yang baik sampai dengan bulan April 2023. “Industri pengolahan masih akan menjadi kontributor utama ekonomi kuartal I, kendati demand global melambat. (Yetede)

Perjanjian Jual Beli Listrik PLTB Tanah Laut Diteken

Yuniati Turjandini 05 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) bersama dengan Total Eren S.A. (Total Eren), PT Adaro Power dan PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI), yang mencakup pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berkapasitas 70 MW, dan dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi baterai sebesar 10 MW / 10 MWh di Tanah Laut, Kalimantan Selatan Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Managing Director-Indonesia & CFO APAC Total Eren Romain Pierru, Presiden Direktur Adaro Power Dharma Djojonegoro, Direktur Adaro Power Mustiko Bawono, dan Direktur Utama PJBI Amir Faisal, dengan didampingi oleh COO & Head of Project Finance APAC Gregory Thomassin, Wakil Presiden Komisaris Adaro Power Kusmayanto Kadiman serta Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah di Kantor Pusat PLN Jakarta, pada Kamis (04/05/2023). PLTB Tanah Laut diharapkan dapat mulai mengalirkan listrik pada tahun 2025 untuk dapat mendukung program Pemerintah dalam mencapai target bauran sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia. (Yetede)

80 Ribu Ton Beras Impor Masuk, Bulog Jamin Stabilitas Harga

Yuniati Turjandini 05 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID–Sebanyak 80 ribu ton beras yang diimpor Perum Bulog telah masuk ke Indonesia dan 270 ribu ton lainnya sedang dalam perjalanan. Dengan masuknya beras impor tersebut, ditambah stok terkini di Bulog sebesar 350 ribu ton, perusahaan pelat merah itu memastikan telah memiliki cadangan beras pemerintah (CBP) yang sangat cukup untuk menstabilkan harga di pasaran. Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan, saat ini, jumlah stok beras yang tersimpan di gudang-gudang Bulog seluruh Indonesia kurang lebih 350 ribu ton. Mengingat saat ini masih masuk masa panen maka angka stok tersebut masih akan terus meningkat karena Bulog masih terus menyerap hasil panen petani dan ditambah penugasan beras impor yang  sudah mulai diterima di gudang Bulog. “Sampai dengan saat ini, kami sudah menyerap 325 ribu ton beras hasil panen petani dalam negeri dan juga sudah masuk penugasan beras impor 80 ribu ton serta beras impor dalam perjalanan 270 ribu ton, sehingga stok sangat cukup untuk kebutuhan penyaluran dalam rangka stabilisasi harga beras. Bulog mencadangkan beras impor tersebut untuk stabilisasi harga,” jelas Awaludin Iqbal. Kebijakan pemerintah untuk mengimpor beras melalui Perum Bulog semakin memperkuat stok CBP dan dipastikan memberikan dampak untuk menjaga stabilisasi harga beras. Dengan adanya impor beras dan pasokan CBP terpenuhi, berapapun permintaan pasar bisa dipenuhi sehingga harga beras di pasaran akan terkendali. (Yetede)

Realisasi Investasi Sektor Properti Triwulan I-2023 Tumbuh 12%%

Yuniati Turjandini 05 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID- Realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) di sektor properti sepanjang triwulan I-2023 naik sekitar 12% dibandingkan dengan periode sama 2022, yakni dari Rp 32,15 triliun menjadi Rp 36,14 triliun. Sektor properti itu mencakup perumahan, kawasan industri, dan perkantoran. Selain itu, ditambah hotel dan restoran. “Saya melihat ada tiga faktor pemicu realisasi investasi itu. Pertama, bisnis properti terbukti sudah pulih sejak tahun lalu dan tahun ini akan semakin kuat pertumbuhannya walaupun ada pemilu,” ujar pengamat bisnis properti Panangian Simanungkalit kepada Investor Daily saat dihubungi dari Jakarta, baru-baru ini. Faktor kedua, urai dia, investor asing maupun lokal optimistis terhadap pertumbuhan PDB Indonesia tahun ini di angka 5,2% atau sama dengan thn lalu. “Ketiga, terbukti bahwa bisnis properti dan politik itu sudah decoupling atau terpisah satu dengan yang lain. Ini sudah terjadi sejak tahun 2004,” papar Panangian. Mengutip data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Pena naman Modal (BKPM), subsektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran merupakan penyumbang terbesar, yakni sekitar Rp 28 triliun atau sekitar 77% dari total investasi properti. Lalu, hotel dan restoran menyumbang 23%, yakni sekitar Rp 8 triliun. (Yetede)

Satelit Satria Dipastikan Meluncur Juni 2023

Yuniati Turjandini 05 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Proyek Satelit Nusantara Tiga yang dijalankan oleh PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), melalui anak usaha PT Satelit Nusantara Tiga (SNT), di Paris, Prancis telah memasuki tahap finalisasi/akhir. Peluncurannya pun diproyeksikan bisa dilakukan pada Juni 2023. Satelit yang juga disebut Satelit Republik Indonesia (Satria) itu nantinya dikirimkan dari Prancis menuju Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat (AS), pada Senin (8/5/2023) depan, melalui jalur laut dengan estimasi waktu dua pekan. Setelah itu, satelit akan diluncurkan menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX pada pertengahan Juni 2023. Duta Besar Indonesia untuk Prancis Mohamad Oemar mengatakan, satelit Satria merupakan program prioritas nasional yang dihadirkan untuk memberikan layanan internet terbaik bagi masyarakat Indonesia. Satelit akan melengkapi jaringan internet bagi masyarakat dan lembaga pemerintahan di Tanah Air. “Saya percaya ini momen bersejarah karena kita menyiapkan infrastruktur masa depan bagi seluruh rakyat Indonesia secara merata di seluruh pelosok negeri,” ungkap Oemar, dalam keterangannya, Kamis (4/8/2023). Dia melanjutkan, Indonesia dan Prancis telah membentuk satu kemitraan strategis sejak tahun 2011. Khusus kerja sama dalam pembuatan satelit Satria merupakan salah satu manifestasi dari kemitraan strategis tersebut. Selain itu, satelit Satria merupakan contoh sukses kolaborasi erat Pemerintah Indonesia dengan swasta (PSN) melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). (Yetede)

Pilihan Editor