Ekonomi
( 40430 )Perekonomian Nasional Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Perjuangan BSI Jadi Bank Syariah Raksasa
Trump Angkut Komitmen Investasi Ratusan dari UEA
Terminal Khusus Haji dan Umrah di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta
Misi Besar Membangun Eksositem Digital Indonesia di Tanah Air
Pembagian Dividen Dorong Optimisme Pasar
Gelombang pembagian dividen oleh sejumlah emiten sepanjang bulan Mei 2025 telah memberikan sentimen positif yang signifikan terhadap pasar saham Indonesia. Aksi ini tidak hanya mencerminkan kekuatan fundamental dan kesehatan keuangan perusahaan, tetapi juga menunjukkan optimisme manajemen terhadap prospek usaha ke depan, sekaligus menjadi insentif nyata bagi investor.
Tokoh-tokoh penting turut menegaskan dampak positif fenomena ini. Martin Aditya dari Capital Asset Management menyatakan bahwa konsistensi pembagian dividen memperkuat persepsi stabilitas emiten di mata investor. Nafan Aji Gusta, analis dari Mirae Asset Sekuritas, menambahkan bahwa selain pembagian dividen, aksi korporasi seperti buyback saham turut mendorong likuiditas dan penguatan IHSG, yang tetap bertahan di atas level 7.000. Di sisi lain, Maximilianus Nico Demus dari Pilarmas Investindo Sekuritas mengingatkan bahwa pasar Indonesia sebagai emerging market tetap terpapar sentimen global, sehingga dukungan makroekonomi domestik dan iklim global yang kondusif tetap diperlukan untuk menjaga aliran modal asing.
Dari sisi emiten, sejumlah perusahaan besar mengambil peran penting. Bob Tyasika Ananta, Wakil Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BRIS), menyampaikan pembagian dividen sebesar Rp1,05 triliun sebagai bentuk optimisme terhadap kinerja perusahaan ke depan. Bernardus Irmanto, Plt. Presiden Direktur Vale Indonesia (INCO), menekankan bahwa efisiensi kapital memberi ruang bagi pembagian dividen tanpa mengganggu proyek strategis. Sementara itu, Yusak Lumba Pardede, Direktur Cita Mineral Investindo (CITA), menegaskan komitmen perusahaan dalam konsistensi pembagian dividen, dengan nilai Rp1,29 triliun dari laba 2024.
Dengan setidaknya 30 emiten telah menjadwalkan cum date dividen, fenomena ini mempertegas peran dividen sebagai motor penggerak IHSG dan penguatan sentimen investor, baik domestik maupun asing.
BSI Optimistis Terus Cetak Kinerja Positif
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan bisnis dan layanan perbankan syariah guna memenuhi ekspektasi nasabah serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menyampaikan bahwa optimisme terhadap kinerja perusahaan didorong oleh dukungan pemegang saham dan momentum ekonomi yang positif. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 16 Mei, pemegang saham menyetujui sejumlah keputusan strategis, termasuk pengangkatan Anggoro Eko Cahyo sebagai Direktur Utama menggantikan Hery Gunardi, serta pembagian dividen sebesar Rp1,05 triliun dari laba bersih tahun 2024. Selain itu, RUPST juga menyetujui pengangkatan pengurus baru, termasuk Muhadjir Effendy sebagai Komisaris Utama, dan menyepakati kebijakan pengelolaan keuangan serta audit ke depan. Susunan direksi baru ini diharapkan memperkuat posisi BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.
Dinar dan Dirham Menguat di Tengah Ketidakpastian
Potensi Keuntungan dari Dividen BSI
Retailer Amerika Kembali Serbu Produk China
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









