Ekonomi
( 40554 )Kayu Telah Mengekspor 18 Kontainer
Di tengah kendala pemasaran akibat pandemi Covid-19, PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) masih mampu membukukan penjualan ekspor. Sejak awal tahun hingga bulan Februari 2022, emiten penjual kayu log dan produk kayu setengah jadi itu telah mengapalkan sebanyak 18 kontainer. Direktur Utama KAYU Nanang Sumartono Hadiwidjojo mengatakan, KAYU mengirimkan enam kontainer dengan volume 122,19 meter kubik (m3) di bulan Januari 2022. Sementara di bulan Februari sejauh ini, KAYU mengirimkan 12 kontainer dengan volume 257,08 m3
Pemerintah Perlu Intervensi Pasar
Hampir semua harga soft commodity seperti CPO, kedelai, jagung, beras, dan lainnya mengalami kenaikan. Untuk itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pemerintah melakukan intervensi. "Jika pemerintah memberikan subsidi atau insentif untuk untuk membebaskan biaya impor, maka harga komoditas tersebut bisa lebih murah sampai ke pasar dalam negeri atau saat sampai ke end user dalam bentuk produk jadi," ungkap Ketua Harian YLKI, Tulus Abadi kepada Kontan, Selasa (15/2).
J&T Bidik Pengiriman Tumbuh Dua Kali Lipat
Perusahaan jasa pengiriman, J&T Express, membidik target bisnis yang signifikan pada tahun ini. Manajemen berharap, angka pengiriman dapat dua kali lipat lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Bukan tanpa alasan, J&T Express melihat bisnis logistik masih memiliki prospek yang sangat menjanjikan ke depannya. Hal ini utamanya didorong oleh perubahan kebiasaan masyarakat dalam berbelanja online, terutama sejak dua tahun ke belakang saat pandemi korona datang ke Tanah Air. "Sehingga ke depannya kami melihat tetap adanya prospek bisnis dalam industri ini," ungkap CEO J&T Express, Robin Lo, saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (15/2). Untuk memaksimalkan laju bisnis di tahun ini, Robin mengatakan bahwa J&T Express melakukan sejumlah pengembangan. Antara lain dengan menghadirkan layanan rute internasional, J&T International Standard Express yang baru saja diluncurkan beberapa bulan lalu, serta pengembangan pada J&T Cargo.
Angin Prayitno Jadi Tersangka Pencucian Uang
Bekas Direktur Pemeriksaan dan Penagihan DJP Angin Prayitno Aji ditetapkan kembali sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sebelumnya, dia divonis bersalah dalam kasus suap pajak pada 2016 dan 2017. Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri (15/2), mengatakan, penetapan Angin sebagai tersangka TPPU merupakan pengembangan penyidikan perkara korupsi pajak 2016-2017 di Direktorat Pajak Kemenkeu. (Yoga)
Gandeng WIR Group, BNI Siap Ekspansi Bisnis Digital di Metaverse Indonesia
Metaverse menjadi sebuah ceruk baru bagi ekonomi dunia untuk ekspansi. Pelaku bisnis berlomba lomba menyiapkan strategi untuk mengoptimalkan ceruk peningkatan nilai tambah ekonomi digital ini. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) sebagai pioneer digital banking Indonesia pun berkomitmen turut membangun Metaverse Indonesia. Tidak hanya sebagai wave rider, BNI akan membangun ekosistem bisnis digital yang relevan di dalam Metaverse Indonesia yang juga akan diperkenalkan oleh Presiden Jokowi dalam pertemuan G20 dimana Indonesia sebagai Presidensi.
BNI pun menggandeng WIR Group untuk mengembangkan layanan perbankan Metaverse. Hal ini menjadi langkah awal dalam journey BNI mengembangkan layanan perbankan di dunia yang lebih dari sekadar digital ini. Prosesi penandatanganan MoU Metaverse Indonesia BNI dan WIR Group ini dihadiri oleh Direktur IT & Operasi BNI Y.B. Hariantono dan CEO dan CoFounder WIR Group Michael Budi, Selasa, (15/2/2022).
Y.B. Hariantono menyampaikan WIR Group merupakan mitra yang tepat untuk ekspansi BNI di Metaverse karena perusahaan basis teknologi augmented reality terbukti berpengalaman dan telah mendapat pengakuan di berbagai negara. BNI mengapresiasi WIR Group untuk konsistensinya dalam mengembangkan Metaverse. Perseroan tentunya akan lebih proaktif menggandeng banyak mitra untuk bersama-sama mengembangkan Metaverse guna memberi nilai tambah pada inovasi produk layanan BNI ke depan.
PDB Jepang Rebound Sebelum Sebelum Dihantam Omicron
Ekonomi Jepang rebound pada akhir 2021, didorong oleh penurunan jumlah kasus virus dan pelonggaran pembatasan. Kondisi ini memacu permintaan sebelum gelombang Omicron melanda negara itu, menurut data yang dirilis, Selasa (15/2). Angka kuartalan yang dirilis oleh Kantor Kabinet Jepang turun tipis dari ekspektasi pasar sebesar 1,5%. Hasil ini juga didorong oleh pemulihan tajam dalam pengeluaran , setelah pencabutan pembatasan virus darurat pada Oktober 2021. Data juga menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh 1,7% secara riil pada 2021, menjadi ekspansi tahunan pertama dalam tiga tahun. "(Jepang menghadapi) kerusakan lebih dari yang diperkirakan dari varian Omicron, Pengendalian diri oleh konsumen lebih besar dari yang diharapkan dan kecepatan vaksinasi booster sangat lambat," ujar kepala ekonom USB Securities untuk Jepang Masamichi Adachi, Selasa. (Yetede)
Atur Toko Targetkan Pendanaan Praseri
Atur Toko, start-up e-commerce enabler bagi UMKM, berencana untuk mendapatkan pendanaan tahun ini berupa praseri, atau seri A. Perusahaan membukukan kinerja positif selama tahun 2021 dengan rata-rata pertumbuhan per kuartal (compound quarterly growth rate/CQGR) meningkat 125%. Atur Toko terus mendukung UMKM melalui inisiasi pengembang bisnis offline store dan optimasi UMKM untuk berjualan di marketplace. Tercatat, Atur Toko telah membantu pengembangan lebih dari 4 ribu UMKM di Indonesia. "Pertumbuhan yang signifikan tahun 2021 pembuka peluang Atur Toko untuk menargetkan pendanaan pre-series, atau seri A. Paid user mengalami peningkatan 717% YoY pada 2021, dimana compound annual growth rate dari GMV kita sebsar 213% sejak Atur Toko berdiri di 2019," imbuhnya. (Yetede)
Pemerintah Serap Rp 23 Triliun dari Lelang SUN
Pemerintah menyerap dana sebesar Rp 23 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negata (SUN) di pasar perdana dengan jumlah penawaran yang masuk mencapai Rp 76,77 triliun. Ketujuh seri SUN tersebut adalah SPN03220218, SPN12230203, FR0090, FR0091, FR0093, FR0092, dan seri FR0089. Realisasi lelang ini mendekati target indikatif yang ditetapkan Rp 25 triliun. "Kondisi pasar domestik masih wait and see atas sikap bank sentral AS terkait dengan kebijakan moneter selanjutnya, serta meningkatnya ketegangan antara Ukraina dan Rusia," kata Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Resiko Kemenkeu Deni Ridwan, di Jakarta, Selasa (15/2). Deni memaparkan, minat investor pada lelang SUN hari ini masih terlihat solid seiring dengan likuiditas di pasar keuangan domestik yang sangat ample. Hal ini tercermin dari meningkatnya incoming bid sebesar Rp 76,77 triliun dibandingkan Rp 72,07 triliun pada lelang sebelumnya, dengan bid to cover ratio sebesar 3,33 kali. (Yetede)
BPSI Bakal Buka Akses Perbankan Bagi 62,9 Juta UMKM
Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni P Joewono optimistis, Blue Print System Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 akan membuka akses bagi 91,3 juta penduduk Indonesia yang saat ini belum tersentuh layanan perbankan atau un-bankable. Selain itu, BSPI 2025 juga akan membuka akses bagi 62,9 juta UMKM kedalam ekonomi formal dan keuangan secara berkelanjutan melalui pemanfaatan digitalisasi. "BSPI 2025, sepenuhnya berorientasi pada pembangunan ekosistem yang sehat sebagai panduan bagi pengembangan ekonomi dan keuangan digital Indonesia lebih lanjut," tutur dia. BI Meyakini digitalisasi sistem pembayaran akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Transformasi digital pada sistem pembayaran yang dilakukan regulator dan industri merupakan bekal menjawab tantangan era new normal. (Yetede)
Cegah Covid, Pelni Sesuaikan Operasional Kapal di Jayapura
PT pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melakukan penyesuaian operasional pada sejumlah kapal penumpang yang menyinggahi Jayapura dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19. "Sebanyak tiga kapal penumpang akan menyinggahi Jayapura secara bergantian sesuai dengan jadwal pelayaran yang telah dikeluarkan oleh perusahaan," kata Kepala Sekretariatan Perusahaan Pelni Opik Taupik dalam pernyataan resminya di Jakarta, Selasa (15/2). Menurut dia, selama periode pembatasan pelayaran tersebut, KM Laborbar akan melayani rute Surabaya-Balikpapan-Pantoloan-Bitung-Ternate-Sorong-Manowari-Nabire-Serui (PP). Sementara untuk KM Sinabung akan melayani rute Surabaya-Makasar. "Kami juga mewajibkan penumpang untuk menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk pemeriksaan hasil test PCR atau tes rapid antigen dengan hasil negatif dan telah melakukan vaksinasi dosis pertama atau dosis lengkap bagi penumpang sewaktu melakukan chek-in," kata Opik seperti dikutip dari Antara. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









