Ekonomi
( 40478 )Rigs Tender Raih Dividen Jumbo Rp 947 Miliar
PT Rigs Tender Indonesia Tbk (RIGS) meraih dividen jumbo sebesar Rp872,11 miliar dari entitas anak PT Batuah Abadi Lines (BAL), dan Rp 102 miliar dari sekolah anak di Singapura, grundtvig Marine Pte Ltd. Dengan demikian, total dividen yang diterima perseroan hingga kuartal II-2022 mencapai Rp974 miliar. Direktur Rigs Tender Indonesia Iriawan Hartana menjelaskan, dividen tersebut akan menambah likuiditas perseroan yang nantinya dapat berguna sebagai keperluan modal kerja. "Selain itu dampak dari penerimaan dividen terhadap posisi keuangan perseroan yakni kenaikan kas perseroan," ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa (21/6). Sebelumnya, perseroan membeli sebanyak 1,07 juta saham baru dari BAL pada 16 Juni 2022 lalu. Dalam aksi itu Rigs mengeluarkan dana sebanyak Rp102,35 miliar tersebut. Dana yang diterima oleh BAL digunakan sebagai modal. Memiliki laporan keuangan perseroan hingga Maret 2022, Rigs Tender Indonesia berhasil membukukan pendapatan sebesar US$18,08 juta atau naik 31,48% dari sebelumnya US$ 12,23. (Yetede)
Rusia Kurangi Pasokan Gas, Eropa Mulai Resah
Pemimpin dan warga di Eropa mulai ketar-ketir menghadapi kemungkinan krisis ekonomi, energi, dan politik yang datang bersamaan pada musim dingin mendatang. Raksasa energi Rusia, Gazprom, pekan lalu, telah memangkas hingga separuh atau lebih pasokan gas ke lima negara Uni Eropa, termasuk Jerman. Negara dengan postur ekonomi terkuat di UE itu sangat bergantung pada gas Rusia untuk pembangkitan tenaga listrik dan industri listrik. Gazprom memangkas 60 % pasokan gas dari Rusia ke Jerman, yang selama ini dialirkan lewat pipa Nord Stream 1. Perusahaan raksasa energi Rusia itu juga memangkas separuh pasokan untuk Italia. Selain itu, Austria, Ceko, dan Slowakia juga mengalami penurunan pasokan.
Sebelumnya, Rusia menutup aliran gas ke Polandia, Bulgaria, Denmark, Finlandia, Perancis, dan Belanda. Awalnya hal itu dianggap sepele. Polandia, misalnya, secara bertahap menyetop gas Rusia sejak akhir tahun lalu. Beberapa negara lain bahkan sudah menemukan pasokan alternatif. Di sisi lain, langkah Gazprom itu membuat harga gas alam naik tajam menjelang musim dingin. Kenaikan itu berdampak positif berupa peningkatan pendapatan Rusia. Strategi itu juga memberi tekanan lebih berat pada Eropa. Seiring itu, penghentian total bisa membuat harga gas melonjak ke angka rekor 206 euro (sekitar Rp 3,2 juta) per megawattjam mulai 7 Maret, yang selanjutnya memicu inflasi. (Yoga)
Ancaman Resesi AS Menekan Perusahaan Indonesia
Ancaman resesi menghantui perekonomian Amerika Serikat (AS). Kondisi ini berpotensi menekan perusahaan asal Indonesia yang punya eksposur ekspor cukup besar, terutama ke pasar AS.
Ekonom Bank Permata, Josua Pardede memproyeksikan, ekspor Indonesia ke AS berpotensi turun. Di saat yang sama, investasi dari Negeri Paman Sam bakal menyusut. Sektor yang berpotensi terdampak signifikan adalah sektor tekstil yang berorientasi ekspor. Negara-negara di dunia juga berlomba mengerek suku bunga yang pada gilirannya menekan operasional negara.
INDUSTRI PERBANKAN, Modus ”Social Engineering” Kian Marak
Di tengah era disrupsi dan digitalisasi, metode penipuan social engineering (soceng) berubah wujud. Jika dulu penipu menghubungi korban via telepon, kini para penipu beraksi di media sosial, seperti yang terjadi belakangan ini. Viral di media sosial, seorang mengunggah kronologi tentang ia menjadi korban lewat sebuah akun palsu yang dipakai penipu menyamar sebagai pihak sebuah bank resmi. Melalui akun palsu, pelaku menawarkan promo dalam waktu terbatas, hanya dengan saldo Rp 10 juta, maka status nasabah akan meningkat menjadi nasabah prioritas. Penipu tersebut membangkitkan keinginan calon korban dengan menyebut program itu sebagai promo. Ini karena persyaratan menjadi nasabah prioritas diperlukan saldo mengendap paling tidak Rp 500 juta dalam tabungan.
Penipuan dengan akun palsu ini sedang marak bertebaran di berbagai media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Tak heran, belakangan perbankan rutin mengundang wartawan untuk mengedukasi masyarakat agar berhati-hati dengan metoda penipuan ini. Aplikasi perbankan digital pun hampir tiap hari memberi notifikasi berupa edukasi agar nasabah mewaspadai modus tersebut.
Menurut OJK, ada empat modus soceng yang diterapkan penjahat. Modus pertama soceng adalah info perubahan tarif transfer bank. Penipu meminta korban mengisi link formulir yang meminta data pribadi, seperti PIN, OTP, dan password. Modus kedua soceng adalah memberikan tawaran menjadi nasabah prioritas. Modus ketiga soceng adalah menipu seakan akun layanan konsumen, padahal palsu. Pelaku kemudian meminta nasabah menyampaikan data pribadinya. Modus keempat soceng adalah tawaran menjadi agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif). Penipu akan meminta korban mentransfer sejumlah uang untuk mendapatkan mesin EDC. (Yoga)
Pengurangan Sampah Makanan Ikut Cegah Krisis Pangan
Pengurangan sampah makanan dinilai penting dalam usaha meningkatkan ketersediaan pangan di tengah ancaman krisis pangan global. Lewat G20 Presidensi Indonesia, isu itu diharapkan semakin jadi perhatian bersama sehingga ada pertukaran informasi ataupun metode pendataan agar pengelolaan pangan dapat berkelanjutan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada pembukaan G20 Agriculture Working Group ”Workshop on Gap Analysis on Food Loss and Waste Indices” yang digelar secara daring, Selasa (21/6) mengatakan, sektor pertanian tengah dihadapkan pada ancaman krisis pangan. Situasi itu dipicu oleh gangguan suplai dan perdagangan pangan global.
”Penanganan food loss and waste (sampah makanan/FLW) penting karena hasil kajian FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian) menunjukkan sepertiga bahan pangan yang diproduksi di dunia terbuang. Pada saat bersamaan, dunia harus mampu menyediakan pangan bagi 9 miliar penduduk pada 2050,” kata Syahrul. Hasil kajian Bappenas menunjukkan, FLW di Indonesia selama 20 tahun berkisar 23-48 juta ton per tahun atau 115-184 kilogram per kapita per tahun. Kerugian ekonominya setara dengan 4-5 % PDB Indonesia, Rp 212 triliun-Rp 551 triliun per tahun (Kompas, 13 Oktober 2021). Upaya pengurangan FLW secara signifikan dapat meningkatkan ketahanan pangan (Yoga)
Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5 Persen Lebih
Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menjelaskan, di tengah berbagai ketidakpastian global, fundamental perekonomian Indonesia dalam kondisi baik. Hal ini ditunjukkan dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2022 yang mencapai 5,01 %. ”Pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai akhir tahun ini bisa mencapai 5,17 %,” katanya, Selasa (21/6), di Jakarta. (Yoga)
Bank Capital Berencana Lakukan ”Right Issue”
PT Bank Capital Indonesia Tbk berencana menambah modal dengan cara menerbitkan saham baru (right issue). Dalam prospektus yang dipublikasikan Selasa (21/6/2022), Bank Capital akan menambah saham baru sebanyak-banyaknya 19,95 miliar dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Jumlah itu maksimal setara dengan 73,82 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. (Yetede)
Berebut Batu Bara Indonesia
Konflik Rusia dan Ukraina yang masih memanas mendisrupsi pasokan batu bara global sehingga mengerek harga komoditas ‘emas hitam’. Larangan ekspor batu bara Rusia oleh Uni Eropa membuat banyak negara di Eropa mencari sumber pasokan batu bara dari negara produsen di luar Benua Biru. Maklum saja, selama ini pasokan batu bara Rusia mengisi kebutuhan 20% pasar global. Penghentian ekspor di tengah musim dingin yang berlangsung sepanjang triwulan ketiga tahun ini membuat Indonesia kebanjiran pesanan. Sejumlah pembeli baru (non-traditional buyer) seperti Jerman, Spanyol, Italia, Polandia, dan Belanda mulai berdatangan ke Indonesia dan bernegosiasi menyoal pasokan batu bara. Ternyata tidak cukup hanya negara-negara di Eropa saja yang mencari pasokan hingga ke Asia, khususnya Indonesia. Negara India dan Pakistan pun tengah mencari pasokan batu bara untuk menjaga kelangsungan kelistrikan dalam negeri. Peristiwa ini tentu saja menjadi peluang besar bagi Indonesia sebagai salah satu negara produsen batu bara untuk mengoptimalkan produksi dan pendapatan.
Berdasarkan data Minerba One Data Indonesia, realisasi produksi batu bara saat ini baru mencapai 271,78 juta ton. Sementara itu, realisasi ekspor menyentuh di angka 95,79 juta ton, dan domestik berada di kisaran 72,65 juta ton. Adapun, pemenuhan pasar domestik (domestic market obligation/DMO) telah mencapai 54,03 juta ton. Kendati belum resmi mengumumkan berapa peningkatan harga batu bara tersebut, perkiraan target produksi batu bara diperkirakan sesuai dengan permintaan. Jerman, misalnya, telah mengajukan permintaan batu bara mencapai 150 juta ton pada tahun ini.
Akses e-Katalog untuk UMKM Disederhanakan
Pemerintah berkomitmen menyederhanakan birokrasi yang menyulitkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengakses sistem belanja negara lewat layanan elektronik pengadaan barang dan jasa. Demikian disampaikan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas saat dihubungi, Selasa (21/6), di Jakarta. (Yoga)
Puluhan Multifinance Bermodal Cekak
Bisnis multifinance di tengah perbaikan kondisi ekonomi ternyata masih banyak berdarah-darah. Bahkan beberapa di antaranya ada yang sudah menyerah dan mengembalikan izin bisnis mereka ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Misalnya, PT Amanah Finance yang baru-baru ini memutuskan mengembalikan izin usaha. Salah satu hal yang menyebabkan beberapa perusahaan mengembalikan izin usaha mereka maupun dicabut izin usaha, yakni terkait permodalan. Memang, berdasarkan catatan OJK, masih ada sekitar 25 perusahaan permbiayaan dari total multifinance yang masih belum memenuhi ketentuan terkait permodalan.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









