Sinyal dari Gubernur BI : Suku Bunga Masih Tetap
Bank Indonesia (BI) menyatakan tidak akan terburu-buru mengubah kebijakan suku bunganya. Bank sentral memberi sinyal bahwa BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) bulan ini masih akan dipertahankan di level terendah, meski negara-negara di dunia mulai menaikkan suku bunga acuannya.
"Kami melihat tidak perlu terburu-buru untuk menaikkan suku bunga acuan. Kami akan menjaga suku bunga acuan di level 3,5% dalam beberapa waktu sampai akhirnya momentum peningkatan," kata Perry Warjiyo, Gubernur BI dalam acara Bank Dunia bertajuk Indonesia Economic Prospect, Rabu (22/6).
Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro melihat, langkah BI ini berlawanan dengan tren bank sentral negara lain atau behind the curve. Apalagi, kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) yang cukup agresif yakni 75 bps.
Andry memperkirakan BI mengerek suku bunga acuan semester II-2022 dengan pertimbangan kondisi inflasi dan perbedaan suku bunga dengan negara lain. "Khawatirnya, kalau ditunda BI malah bisa menaikkan suku bunga acuan lebih agresif lagi," katanya.
Tags :
#BungaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023