;
Kategori

Ekonomi

( 40487 )

Lelang Proyek : Waskita Toll Road Tak Minati 8 Ruas Tol

30 Jun 2022

PT Waskita Toll Road belum berminat mengikuti lelang proyek delapan ruas jalan tol yang akan dimulai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada tahun ini. Sekretaris Perusahaan Waskita Toll Road Alex Siwu mengatakan perseroan masih fokus dalam program daur ulang aset (recycle asset) melalui divestasi proyek jalan tol. Waskita berencana melepas aset dari lima ruas jalan tol nya pada tahun ini. Langkah itu diambil untuk mengurangi beban utang yang masih ada hingga kini.Rencana divestasi ini akan dilakukan pada semester II/2022 dengan skema sebagian ruas tol akan diberikan kepada Indonesia Investment Authority (INA) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna mengatakan terdapat delapan proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) jalan tol yang siap ditawarkan ke investor pada 2022 dengan total nilai investasi Rp127,98 triliun. Sejumlah proyek tersebut yaitu Jembatan Batam - Bintan dengan panjang 14,74 km dan nilai investasi 14,12 triliun, Jalan Tol Akses Patimban sepanjang 37,05 km dengan nilai investasi Rp18,76 triliun. Kemudian, Jalan Tol Semanan - Balaraja sepanjang 32,39 km dengan nilai investasi Rp15,53 triliun, Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat sepanjang 61,5 km dengan nilai investasi Rp15,38 triliun, Jalan Tol Bogor Serpong Via Parung sepanjang 31,3 km dengan nilai investasi Rp8,95 triliun. Selanjutnya, Jalan Tol Cikunir - Karawaci sepanjang 40 km dengan nilai investasi Rp26 triliun, Jalan Tol Kediri-Tulungagung sepanjang 44,51 km dengan nilai investasi Rp10,48 triliun, dan Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg sepanjang 38,6 km dengan nilai investasi Rp18,76 triliun.

Kyiv Siaga Menyambut Kunjungan Presiden Jokowi

29 Jun 2022

Indonesia akan menunjukkan solidaritas pada kemanusiaan dan kontribusi pada upaya perdamaian Ukraina-Rusia lewat kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina serta Rusia. Bantuan kemanusiaan akan diserahkan di sela-sela lawatan presiden ke Ukraina. Sehari menjelang kedatangan Presiden Jokowi, penjagaan di Kyiv terlihat lebih ketat daripada hari-hari sebelumnya. Sejak Minggu siang, media-media Ukraina telah memberitakan rencana kunjungan itu. Pada Selasa siang (28/6), jumlah aparat bersenapan di sekitar Alun-alun Kemerdekaan atau Maidan Plaza lebih banyak dibandingkan dengan hari sebelumnya, terlihat regu-regu patroli polisi, tentara, dan wajib militer yang menenteng aneka senapan. Pada Selasa kemarin, hanya pekerja media yang terdaftar di markas besar Angkatan Bersenjata Ukraina yang boleh merekam video dan foto. Petugas patroli menanyakan kartu akreditasi dari militer sebelum mengizinkan perekaman video dan foto.

Anggota badan keamanan nasional dan protokoler kepresidenan Ukraina juga terlihat di sejumlah lokasi yang akan disambangi Presiden Jokowi. Sejak Selasa pagi, mereka, antara lain, terlihat di jalan-jalan sekitar Maidan Plaza. Bersama anggota Paspampres dan protokoler kepresidenan RI, mereka, antara lain, membahas mekanisme pengangkutan rombongan Presiden RI selama di Ukraina. Untuk perjalanan menuju Ukraina, menurut Komandan Paspampres Mayjen Tri Budi, pengamanan melekat pada Presiden dan Ibu Negara Nyonya Iriana dilakukan 39 personel. Berbagai antisipasi sudah dilakukan sejak sebelum keberangkatan Presiden Jokowi dengan sejumlah latihan di Mako Paspampres di Jalan Tanah Abang 2, Jakarta.

Di Ukraina, agenda utama Presiden adalah menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Istana Mariinsky, Kyiv, yang merupakan kantor kepresidenan Ukraina, terletak 2 km dari Alun-alun Kemerdekaan atau Maidan Plaza. Agenda lain di Ukraina meliputi penyerahan bantuan kemanusiaan. Presiden juga dijadwalkan meninjau beberapa lokasi di Ukraina. Kedubes RI di Kyiv terus mematangkan agenda lawatan dengan Istana Mariinsky. Sejumlah sumber di Kemenkes Ukraina membenarkan, Indonesia akan memberi bantuan kesehatan senilai 5 juta USD. Dalam agenda, Presiden Jokowi dijadwalkan melawat ke rumah sakit dan klinik yang menerima bantuan dari Indonesia. (Yoga)


G7 Janji Bantu Atasi Krisis Pangan Global

29 Jun 2022

Kelompok tujuh negara terkaya di dunia atau G7 menjanjikan tambahan dana 4,5 miliar USD untuk mengatasi risiko krisis pangan global. Mereka juga meminta agar tidak ada negara ataupun korporasi yang menumpuk pasokan pangan. Pada saat yang sama harus ada solusi untuk perkara ditutupnya Laut Hitam sehingga ekspor komoditas pangan dari Rusia dan Ukraina terhalang. Hal itu dibahas dalam KTT G7 di Elmau, Jerman, Selasa (28/6), dimana Presiden Indonesia Jokowi turut hadir sebagai tamu dalam KTT itu.

Uni Eropa mengemukakan usulan untuk meningkatkan produksi pupuk di Afrika agar tidak tergantung impor dari wilayah lain. Usulan ini diterima oleh G7, yang juga menambahkan agar ada bantuan untuk menaikkan produksi pangan   di negara-negara yang berisiko terdampak krisis. (Yoga)


INDONESIA-BANGLADESH, Setengah Abad Merawat Persahabatan

29 Jun 2022

Bangladesh dan Indonesia memiliki hubungan diplomatik yang spesial. Keduanya sahabat sekaligus mitra kerja sama yang saling menguntungkan. 50 tahun lalu, pada 25 Februari 1972, Menlu RI Adam Malik menyampaikan keputusan  mengakui kemerdekaan Bangladesh. Indonesia menjadi negara ke-45, sekaligus negara terakhir di Asia yang memberikan pengakuan. Pertimbangan utama pengakuan itu adalah perdamaian. Kala itu Bangladesh masih berkonflik dengan Pakistan. Peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Bangladesh dan Indonesia digelar Kedubes Bangladesh di Jakarta, Selasa (21/6). Dubes Bangladesh untuk Indonesia Mohammad Mostafizur Rahman menuturkan, Indonesia dan Bangladesh selama ini berbagi nilai dan persepsi yang sama tentang pembangunan ekonomi, demokrasi, hak asasi manusia, kesetaraan jender, perdamaian dunia, serta aturan dan stabilitas internasional.

Besarnya populasi kedua negara mendukung kerja sama yang menguntungkan di bidang perekonomian. Perdagangan bilateral mencapai 3,03 miliar USD pada tahun 2021, naik dari 1,66 miliar USD pada tahun 2017. Ekspor Indonesia ke Bangladesh tahun lalu mencapai 2,92 miliar USD. Indonesia menikmati surplus perdagangan atas Bangladesh. Bangladesh membeli batubara, minyak sawit, gas alam cair, suku cadang otomotif, rempah-rempah, dan karet dari Indonesia dalam jumlah besar. Tak hanya itu, PT INKA memasok 400 kereta ke Bangladesh. Pemerintah kedua negara berupaya terus mendekatkan hubungan bilateral. Pada April, rute penerbangan Medan-Dhaka dibuka untuk meningkatkan konektivitas. Upaya lain berupa pertukaran pelajar dan pemberian beasiswa. Investasi di Bangladesh terbuka lebar karena negara ini pintu gerbang ke negara-negara Asia Selatan. (Yoga)


Melambat untuk Menjawab Krisis

29 Jun 2022

Pandemi Covid-19 belum sepenuhnya teratasi, dunia menghadapi kombinasi krisis energi dan pangan. Solusi yang kita  pilih untuk mengatasinya akan sangat menentukan tingkat keparahan masalah berikutnya : krisis iklim. Invasi Rusia ke  Ukraina memicu sanksi larangan impor energi negara-negara Barat dari Rusia, yang dibalas Rusia dengan menghentikan pengiriman bahan bakar ke sejumlah negara Eropa. Padahal 41 % kebutuhan gas Eropa dipasok Rusia. Begitu Rusia memangkas kapasitas pipa Nord Stream 1 yang mengalirkan gas ke Eropa pekan lalu, Jerman mengumumkan kondisi darurat dan menyatakan bakal menghidupkan kembali pembangkit listrik tenaga batubara. Austria, Belanda, dan Italia segera mengikuti.

Lonjakan harga pangan yang terjadi sejak pertengahan 2020 akibat pandemi Covid-19 dan cuaca buruk diperparah oleh perang Rusia-Ukraina. Kedua negara itu adalah pengekspor pangan utama, menyumbang 30 % ekspor gandum global dan berperan dalam pasokan pupuk global. Harga pangan yang meningkat tajam dua tahun terakhir bakal naik lebih tinggi lagi jika harga bahan bakar terus naik. Gabungan krisis energi dan pangan global menjadi sumber petaka bagi negara-negara yang fondasi ekonomi-politiknya rapuh. Di Sri Lanka, orang mengantre bermil-mil untuk membeli bahan bakar. Kebangkrutan ekonomi dan jeratan utang membuat negara ini kesulitan membeli bahan bakar dan makanan.

Dunia harus mencari solusi jangka pendek atas hilangnya pasokan minyak dan gas dari Rusia, hal ini harus jadi momentum untuk mempercepat transformasi energi terbarukan, termasuk transfer teknologi ke negara-negara berkembang dan miskin. Jalan lain yang juga harus ditempuh adalah mengurangi konsumsi, terutama di negara-negara maju dengan emisi per kapita terbesar. Seperti diingatkan sejarawan Aviva Chomsky dalam bukunya Is Science Enough? Forty Critical Questions about Climate Justice (2022), penyebab sebenarnya perubahan iklim adalah sistem ekonomi global yang konsumtif dan tidak adil. Umat manusia membutuhkan energi dan pangan, tetapi kita harus memprioritaskan kebutuhan dasar manusia di atas kemewahan kelompok elite di Bumi ini. Ada biaya dan pihak lain yang lebih membutuhkan untuk setiap bentuk energi dan pangan yang dihamburkan. (Yoga)


Gerakan Konsumen untuk Pertanian Organik

29 Jun 2022

Duta Organik Indonesia Soekirman menyatakan, gerakan konsumen dibutuhkan untuk meningkatkan pertanian organik. ”Semakin  banyak konsumen yang sadar akan kebutuhan pangan sehat, pertanian organik pun berkembang,” kata Soekirman dalam seminar  bertema ”Menuju Kebijakan dan Inovasi Pangan Sehat Berkeadilan bagi Petani”, di Medan, Sumatera Utara, Selasa (28.6). (Yoga)

Harga Cabai Tembus Rp 100.000 Per Kilogram

29 Jun 2022

Harga cabai rawit merah di DKI Jakarta dalam dua pekan terakhir terpantau tinggi, di atas Rp 100.000 per kg. Lya Imbasari, Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta, Selasa (28/6), menjelaskan, saat ini kondisi  pasokan cabai yang masuk ke Jakarta memang berkurang. Hal ini dikarenakan di daerah-daerah sentra produksi cabai tengah mengalami kendala produksi. (Yoga)

Kondisi Global Untungkan Indonesia

29 Jun 2022

Kondisi ekonomi yang kini diambang krisis akibat lonjakan harga energi dan pangan menguntungkan Indonesia. Sebagai salah satu produsen energi dan pangan terbesar di dunia, Indonesia justru memetik keuntungan  berupa windfall profit, yang cukup untuk menjaga subsidi dan menggerakkan ekonomi nasional. Namun, pemerintah dihimbau untuk tidak membuat kebijakan yang melawan pasar. Selain kenaikan ekspor, pemulihan ekonomi makin kuat tahun 2022 lantaran  faktor pandemi yang sudah bisa diatasi sehingga mendorong peningkatan mobilitas, kegiatan industri di dalam negeri, dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bahkan sudah melampaui level sebelum pandemi Covid-19 sebesar 5,20% pada tahun 2019. Badan Pusat Statistik mencatat pada kuartal I-2022 pertumbuhan ekonomi RI menembus 5,01% dan pada kuartal II diperkirakan bisa lebih tinggi, sehingga tahun 2022 bisa mencapai 5,1-5%. (Yetede)

33 Bank Raih Digital Banking Award

29 Jun 2022

Sebanyak 33 bank meraih penghargaan pada ajang Digital Banking Award 2022 (DBA 2022) yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (28/6). Penghargaan yang baru pertama kalinya digelar itu diberikan oleh Majalah Investor-Berita Satu Media Holdings (BSMH) bekerja sama dengan Intellectual Business Community (IBC). Ketua Dewan Juri DBA 2022 Bayu Prawira Hie menjelaskan, pemeringkatan dan pemberian penghargaan ini dimaksud untuk mempercepat transformasi digital perbankan di Indonesia. "Acara ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah dan OJK dalam mendorong transformasi digital sektor perbankan, mendorong bank-bank untuk memperbaiki kualitas layanan digital, serta mendorong terjadinya akselerasi pembentukan ekosistem digital perbankan di Indonesia," ujar Bayu dalam pernyataannya. (Yetede)

Utang Pemerintah Turun Rp 38 Triliun per Mei 2022

29 Jun 2022

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi uang pemerintah hingga akhir Mei 2022 mencapai Rp7.002,24 triliun, turun 0,5% atau setara Rp38,08 triliun dibandingkan April Rp7.040 triliun. Per Mei 2022, rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 38,88%. Secara  terperinci, utang pemerintah masih didominasi surat berharga negara (SBN). Kontribusi SBN  terhadap stok utang pemerintah mencapai 88,20% atau Rp6.175,83 triliun. Perinciannya, SBN dalam mata uang rupiah mencapai Rp4.934,56 triliun dan SBN dalam valuta asing Rp1.241,27 triliun. Keduanya diterbitkan dalam bentuk surat utang negara dan surat berharga syariah negara. "Hingga akhir 2021, kepemilikan asing di SBN mencapai 19,05% dan per 7 Juni 2022 mencapai 16,74%" ujar Menkeu Sri Mulyani dalam laporan APBN. (Yetede)