;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

MITIGASI DINI INFLASI MUSIMAN

21 Feb 2023

Sebulan menjelang Ramadan, pemerintah merapatkan barisan untuk menyusun strategi pengendalian inflasi. Apalagi, ada gelagat kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Faktanya, kondisi daya beli masyarakat masih penuh tekanan yang ditandai dengan bertahannya ekspektasi inflasi indeks harga konsumen (IHK) konsisten di level tinggi, yakni kisaran 5%. Jika ditengok, inflasi menjelang dan selama Ramadan acap kali tinggi karena secara historis permintaan konsumsi meningkat. Akan tetapi, momentum pada tahun ini berbeda karena tingkat inflasi telah menginjak posisi 5,28% (year-on-year/YoY) per Januari lalu. Tak heran pemerintah pun memasang kuda-kuda agar dapat menjangkar inflasi pada bulan ini hingga setidaknya pasca-Lebaran mendatang. Sejumlah strategi baru pun disiapkan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan ada beberapa siasat yang akan dilakukan pemerintah untuk menjaga gerak inflasi di kisaran 2%—4%. Pertama, menjamin pasokan melalui akselerasi implementasi lumbung pangan dan perluasan kerja sama antardaerah. Kedua, intervensi harga melalui kegiatan pasar murah, subsidi biaya distribusi, dan replikasi model bisnis. Ketiga, memaksimalkan anggaran ketahanan pangan yang mencapai Rp104,2 triliun. Adapun, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Sarwo Edi, mengatakan ada beberapa komoditas pangan strategis yang akan mendorong inflasi lebih tinggi mulai bulan depan. Beberapa di antaranya beras, cabai merah, bawang merah, ikan segar, telur ayam ras, daging aya ras, dan cabai rawit. Andil komoditas tersebut terhadap inflasi IHK telah menjulang sejak pengujung tahun lalu.

KEGIATAN EKSPLORASI : IRONI PERTAMBANGAN DI ERA PENGHILIRAN

21 Feb 2023

Industri pertambangan nasional ternyata masih dianggap kurang kompetitif di tengah hingar bingar optimasi sumber daya mineral yang dibutuhkan untuk pengembangan ekosistem baterai dan kendaraan listrik di Tanah Air. Kurang kompetitifnya industri pertambangan nasional tecermin dari minimnya investasi yang dikeluarkan untuk kegiatan eksplorasi sepanjang tahun lalu. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, dari US$5,69 miliar investasi yang dibenamkan sepanjang tahun lalu, alokasi untuk eksplorasi hanya US$261,36 juta. Artinya, meski target investasi subsektor mineral dan batu bara (minerba) pada 2022 mampu menembus target yang ditetapkan US$5,01 miliar, tetapi hanya sekitar 4,58% yang digunakan untuk kegiatan eksplorasi pertambangan. Arya Rizki Darsono, Ketua Komite Tetap Minerba Kadin Indonesia, mengatakan ketidakpastian hukum yang dihadapi oleh pelaku usaha pertambangan menjadi alasan utama minimnya investasi untuk kegiatan eksplorasi. “Faktor penyebab tidak selalu terkait dengan biaya, tetapi faktor di lapangan, seperti isu lahan, sosial dan lingkungan, serta banyaknya sumber daya yang ada di kawasan hutan,” katanya, dikutip Senin (20/2). Pemerintah pun dinilai perlu membuat regulasi yang tidak hanya memuat kewajiban pelaku usaha pertambangan melakukan kegiatan eksplorasi, tetapi juga mengatur kemudahan dan menghilangkan hambatan yang ada di lapangan.

Pemerintah dan BI All-out Jaga Inflasi

21 Feb 2023

JAKARTA, ID - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) akan habis-habisan (all-out) menjaga inflasi pada kisaran target 3%±1% tahun ini. Keberhasilan mengendalikan inflasi bakal menjadi kunci pemulihan ekonomi nasional sekaligus mencegah dampak rambatan (spillover effect) gejolak ekonomi global terhadap perekonomian domestik. “Upaya yang dilakukan untuk mencapai target inflasi 3%±1% tahun ini adalah terus memperkuat kebijakan, menjaga stabilitas makro, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (20/02/2023). Airlangga antara lain didampingi Gubernur BI Perry Warjiyo, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arif Prasetyo Adi, dan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. (Yetede)

Laba Bersih Himbara Mencapai Rp 107 Triliun

21 Feb 2023

JAKARTA, ID – Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berhasil membukukan laba bersih secara individual sebesar Rp 107,09 triliun sepanjang 2022, melesat 51,51% dibandingkan dengan Rp 70,68 triliun pada 2021. Dari empat bank pelat merah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) masih menjadi bank dengan laba terbesar, baik di Himbara maupun secara nasional. Apabila dirinci, secara bank only laba bersih BRI yang diatribusikan kepemilik mencapai Rp 47,83 triliun pada 2022, tumbuh 48,49% secara year on year (yoy). Posisi kedua adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan laba bersih Rp 37,69 triliun, meningkat 48,33% dibandingkan Rp 25,41 triliun pada 2021. Di posisi ketiga, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang mengantongi laba bersih secara bank only Rp 18,53 triliun pada 2022, tumbuh 73,34% (yoy). Kemudian, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berada di urutan keempat, dengan laba bersih sepanjang 2022 sebesar Rp 3,04 triliun, meningkat 28,27% dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar Rp 2,37 triliun. (Yetede)

Restrukturisasi Obligasi Waskita Karya Ditarget Tuntas April

21 Feb 2023

JAKARTA, ID – Pemerintah menargetkan restrukturisasi obligasi PT Waskita Karya Tbk (WKST) tuntas pada April 2023, lebih cepat dibandingkan rencana awal Juli. Hal ini dilakukan agar Waskita dapat melanjutkan pengerjaan proyek strategis, seperti penyelesaian proyek tol senilai Rp 12 triliun. Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menegaskan, kreditur Waskita baik dari perbankan, dana pensiun, hingga investor ritel harus legowo menerima restrukturisasi Waskita agar perusahaan ini bisa kembali pulih. “Dengan segala pertimbangan, kami lakukan restrukturisasi ulang, karena tidak ingin ada perlakuan berbeda antara bank dan pemegang obligasi. Jangan sampai bank sudah memberikan kelonggaran kepada Waskita, tetapi dananya dipakai untuk bayar obligasi,” terang pria yang akrab disapa Tiko dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa, Senin (20/2/2023). “Jadi, kami minta standstill enam bulan, karena ingin membahas ramai-ramai dengan para kreditur maupun bond holder. Jujur saja, bond holder ini kompleks, karena beragam, mulai dari dana pensiun (Dapen), fund manager, sama ritel. Ini restrukturisasi paling ruwet,” ucap dia. (Yetede)

Erick Thohir: Presiden Jokowi Peduli terhadap Kemajuan Sepak Bola Nasional

21 Feb 2023

JAKARTA, ID - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir mengungkapkan, Presiden Joko Widodo sangat peduli terhadap kemajuan sepak bola nasional. Ungkapan Presiden disampaikan saat bertemu Erick Thohir bersama Pengurus PSSI di Istana Merdeka Jakarta, Senin (20/2). “Bapak Presiden secara pribadi sangat peduli terhadap sepak bola nasional. Dan, tentunya posisi beliau berada di pemerintahan. Beliau tadi juga memberikan masukan-masukan kepada kami bahwa bagaimana Pemerintah siap mendukung transformasi sepak bola Indonesia,” ungkap Erick saat konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/2). Dia mengatakan, kepedulian pemerintah terhadap sepak bola nasional terlihat dari keinginan membangun training camp bagi tim nasional Indonesia. “Infrastruktur lainnya, seperti lapangan-lapangan pertandingan yang memang akan dipakai untuk kejuaraan Internasional. Pemerintah juga mendukung terutama masalah perizinan, apabila memungkinkan, dan harus dipastikan sudah keluar seluruhnya tiga bulan sebelum musim kompetisi,” ujar Erick Thohir. Erick Thohir pun menjelaskan.(Yetede)

Neraca Pembayaran Indonesia Kuartal IV-2022 Surplus US$ 4,7 Miliar

21 Feb 2023

JAKARTA, ID – Bank Indonesia (BI) mencatat, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal IV-2022 surplus US$ 4,7 miliar atau meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya yang tercatat defisit US$ 1,3 miliar. Kinerja NPI triwulan IV-2022 tersebut ditopang oleh surplus transaksi berjalan yang tinggi serta perbaikan defisit transaksi modal dan finansial. “Kinerja NPI pada kuartal IV-2022 tetap solid dan mampu menopang ketahanan eksternal Indonesia,” jelas Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam pernyataan resmi yang diterima, Senin (20/2/2023). Dia menjelaskan, transaksi berjalan kembali mencatat surplus sebesar US$ 4,3 miliar (1,3% dari PDB), melanjutkan capaian surplus pada kuartal sebelumnya yang sebesar US$ 4,5 miliar (1,3% dari PDB). “Kinerja transaksi berjalan tersebut bersumber dari surplus neraca perdagangan nonmigas yang terjaga, didukung oleh harga komoditas ekspor yang tetap tinggi,” kata Erwin. Sementara itu, defisit neraca pendapatan primer meningkat dipengaruhi oleh pembayaran imbal hasil investasi kepada investor asing yang meningkat, sejalan dengan siklus bisnis dan tren kenaikan suku bunga. (Yetede)

Ekpsor Kendaraan Bakal Tembus 500 Ribu Unit

21 Feb 2023

JAKARTA, ID – Ekspor kendaraan dalam bentuk utuh (completey build up/CBU) diperkirakan menembus 500 ribu unit tahun ini, sejalan dengan rencana produsen otomotif di dalam negeri yang akan terus menambah jumlah pengiriman dan negara-negara tujuan baru. Ekspor tersebut akan menjadi tertinggi sepanjang sejarah industri otomotif Tanah Air, naik 5,7% dibanding tahun lalu sebanyak 473 ribu unit. “Kita mengupayakan (tembus 500 ribu unit), karena potensi ada. Australia memiliki potensi besar untuk menjadi negara tujuan ekspor baru, Jepang juga masih potensial,” kata Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (20/02/2023). Kukuh melihat, potensi peningkatan ekspor masih sangat terbuka, terlebih dari Australia yang pasarnya sangat besar. Sejak 2017, tidak ada prinsipal yang memproduksi kendaraan di Australia, sehingga negara tersebut saat ini mengimpor 100% kendaraan dari luar negeri. “Ada brand-brand tertentu yang sudah beroperasi di Indonesia, rutin mengirim mobil ke sana dengan rentang 30-50 ribu unit per tahun dari pabrik di negara lain. Kalau jumlah tersebut produksinya bisa dipindahkan ke Indonesia untuk dikirim ke Australia, tentunya dapat menambah volume ekspor,” ucap Kukuh. (Yetede)

Wapres: Investasi BPKH Harus Aman

20 Feb 2023

Wapres Ma’ruf Amin menilai, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mesti memastikan investasi aman dan menguntungkan, salah satunya dengan menangkap peluang-peluang usaha di Indonesia dan Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji. ”Soal investasi itu, kan, kalau dalam undang-undangnya itu, investasi itu harus menguntungkan dan aman. Nah, itu memang butuh upaya-upaya yang lebih serius dari BPKH. Selama ini, kan, larinya ke sukuk saja. Aman, cuma memang kurang maksimal, namanya sukuk itu sudah ada takarannya,” kata Wakil Presiden di Cianjur, Jabar, Minggu (19/2). (Yoga)

Mendorong Ekspor Otomotif

20 Feb 2023

Industri otomotif nasional diharapkan mampu meraup pangsa pasar global lebih besar dan menjadi penyumbang devisa penting bagi negara. Presiden Jokowi pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di JIExpo, Jakarta, Kamis (16/2) mendorong dilakukannya ekspor lebih besar oleh industri otomotif nasional yang beberapa tahun terakhir berkinerja impresif dan memiliki prospek  cerah pada 2023 meski ekonomi global dalam bayang-bayang resesi. Indonesia mungkin belum menjadi pemain menonjol di dunia, tetapi perkembangan industri otomotif Indonesia beberapa tahun terakhir dinilai pengamat mulai mengusik dominasi tak terbantahkan Thailand sebagai manufacturing hub otomotif yang kompetitif di Asia setelah Jepang dan Korea Selatan; China, India. Keunggulan Thailand adalah biaya produksi lebih rendah, infrastruktur yang baik, serta kebijakan pemerintah yang mendukung.

Industri otomotif kita mulai unjuk gigi pada 2014, terutama karena didukung kekuatan daya serap di pasar domestik. Dengan meningkatnya produksi, skala ekonomi bisa dicapai sehingga cukup kompetitif saat memasuki pasar ekspor. Status Indonesia berubah menjadi eksportir neto kendaraan pada 2013 dengan ekspor terus meningkat, mencapai 600.000 unit saat ini, dan volume produksi kian mengejar Thailand. Ekspor otomotif Indonesia juga merambah puluhan negara. Untuk lebih merebut pangsa pasar ekspor perlu dukungan insentif, kebijakan fiskal, perbaikan infrastruktur, dan kemudahan investasi agar biaya  produksi kian bisa ditekan dan harga jual ekspor lebih kompetitif lagi. (Yoga)