Ekonomi
( 40789 )MENEMPA FONDASI RANTAI PASOK
Negara anggota Asean punya sederet cara untuk mengungkit ekonomi. Salah satu strategi yang bakal gencar dilakukan adalah membangun fondasi rantai pasok global, terutama di sektor industri pengolahan. Inisiatif itu pun telah tertuang dalam Chairman’s Statement KTT ke-42 Asean yang digelar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur 10-11 Mei 2023. Dalam keterangan resmi, Kamis (11/5), Presiden RI Joko Widodo menyatakan bahwa KTT ke-42 Asean telah menghasilkan tiga kesimpulan. Pertama, perhatian penuh terhadap kepentingan rakyat, termasuk pelindungan pekerja migran dan korban perdagangan manusia. Kedua, mendorong penyelesaian konflik Myanmar. Adapun ketiga, penguatan kerja sama ekonomi. Menurut Jokowi, para pemimpin Asean sepakat untuk membangun ekosistem mobil listrik, sekaligus menjadi bagian penting dari rantai pasok dunia. Hal itu tecermin dari indeks manufaktur kuartal II/2023 lansiran S&P Global, di mana Purchasing Managers’ Index Manufaktur Asean naik dari 51 pada Maret ke posisi 52,7 pada April. Sebanyak lima dari tujuh negara Asean peserta survei, juga menunjukkan pertumbuhan indeks. Dus, capaian itu pun menjadi perbaikan paling kuat sejak September 2022.
Apalagi, dalam satu poin pernyataan Chairman’s Statement disebutkan bahwa pertumbuhan kawasan Asean akan terus didorong. Demikian pula dengan komitmen untuk memperdalam integrasi ekonomi, memperluas sektor perdagangan dan investasi, serta konektivitas rantai pasok. Alhasil, pada tahun ini pertumbuhan ekonomi Asean ditarget tembus 4,7%, dan tumbuh menjadi 5% pada 2024 yang didorong oleh konsumsi domestik, kinerja ekspor, serta perbaikan sektor jasa. Target tersebut selaras dengan ramalan International Monetary Fund yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Asean sebesar 4,6% pada 2023 dan 4,9% pada 2024. Kalangan pelaku usaha pun menyambut baik hasil KTT Asean kali ini. Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan bahwa negara Asean semakin sadar dengan masalah lingkungan sehingga tren kendaraan listrik terus menjalar.
EKSPANSI BISNIS EMITEN : BELANJA MODAL TERTAHAN
Realisasi belanja modal sejumlah emiten pada kuartal I/2023 tercatat masih landai. Namun, capital expenditure yang dikucurkan emiten sektor pertambangan dan telekomunikasi cenderung meningkat.
Dua sektor pertambangan dan telekomunikasi masih berkinerja positif dari sisi pertumbuhan permintaan.Sepanjang Januari—Maret 2023, PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) menyerap belanja modal sebesar US$132 juta. Menurut Chief Financial Officer Adaro Energy Lie Luckman, total anggaran belanja modal perseroan mencapai US$500 juta—US$600 juta pada 2023. “Rencananya 40% untuk peremajaan alat-alat berat, 30% untuk logistik, dan sisanya untuk mining company kami. Semua capex untuk perawatan rutin,” kata Lie, Kamis (11/5).
Realisasi belanja modal ADRO pada kuartal I/2023 naik 87% dari US$70 juta pada kuartal I/2022. Pengeluaran belanja modal pada periode 3 bulan pertama ini terutama digunakan untuk konstruksi smelter aluminium sebesar US$15 juta, pemesanan kapal-kapal sejumlah US$31 juta, serta pembelian dan overhaul alat berat sebesar US$48 juta. Manajemen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) memaparkan hingga akhir Maret 2023, total belanja modal perseroan mencapai Rp7,4 triliun atau 20,6% dari total pendapatan. Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Adriansyah menyatakan anggaran belanja difokuskan pada pengembangan infrastruktur jaringan telekomunikasi.
Belanja modal juga dikucurkan oleh dua emiten telekomunikasi lainnya, yakni PT Indosat Tbk. (ISAT) dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL). Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Tbk. (EXCL) Dian Siswarini memaparkan keseriusan XL Axiata memperkuat jaringan tecermin dari pengalokasian mayoritas dari Rp 8 triliun dana belanja modal untuk mendukung kebutuhan ekspansi jaringan.
MODAL MENGALIR KE ASEAN
Kawasan Asean dalam tiga tahun terakhir mampu menyerap penanaman modal asing (PMA) dari sejumlah negara-negara di kawasan Asia Pasifik, Eropa, Amerika Serikat, dan negara lainnya. Bahkan, pada periode 2011-2021, porsi investasi asing ke kawasan Asean cenderung meningkat menyusul minat pebisnis untuk mengembangkan sektor energi terbarukan, industri, dan real estat di wilayah ini.Asean Investment Report 2022 menunjukkan bahwa proyek investasi baru (greenfield) dari pemodal asing juga banyak mengucur ke industri elektronik, khususnya semikonduktor, serta pengembangan ekosistem kendaraan listrik, termasuk juga penghiliran mineral sebagai bagian dari ekosistem itu.Hanya saja, investasi asing itu masih terkonsentrasi pada negara-negara tradisional seperti Singapura, Indonesia, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Malaysia. Oleh karena itu, bergerak bersama sebagai satu kesatuan keluarga Asean perlu diupayakan untuk menciptakan pemerataan ekonomi komunitas Asean.
REPARASI KAPAL : Pelindo Gandeng IKI Shipyard
PT Pelindo Marine Service, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) menggandeng PT Industri Kapal Indonesia (Persero) atau IKI Shipyard untuk menggarap perbaikan kapal tunda Anoman IX. Direktur Utama PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marines) Warsilan mengatakan, perbaikan kapal tunda (KT) Anoman IX untuk memastikan kesiapan kapal tunda kembali beroperasi. Dia menjelaskan, perbaikan KT Anoman IX bertujuan mendukung layanan transportasi laut sebagai bagian dari ekosistem maritim setelah merger empat BUMN pelabuhan oleh Kementerian BUMN. “ punya visi untuk membangun ekosistem maritim yang terintegrasi yang tidak hanya konektivitas pelayaran logistik, tetapi juga integrasi support system yang mendukung agar pelayaran dapat berjalan lancar,” jelasnya, Kamis (11/5). Menurutnya, kontrak pekerjaan docking repair sinergi BUMN di sektor maritim dilakukan Warsilan dengan Direktur Operasi IKI Shipyard Suhan Iksan, dan disaksikan oleh Direktur Utama IKI Shipyard Diana Rosa, di Makassar, Sulawesi Selatan pada 10 Mei 2023. Diana berharap pekerjaan perbaikan KT Anoman IX bisa dilakukan lebih cepat. “Dengan pengalaman menggarap docking berbagai jenis kapal sejak 1963, kami berharap dapat menyelesaikan perbaikan KT Anoman IX tepat waktu, tepat kualitas, dan dengan harga yang kompetitif.”
Asean Sepakat Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik
LABUAN BAJO, ID – Asean sepakat bekerja sama membangun ekosistem electric vehicle (EV) atau kendaraan listrik di sepuluh negara anggota. Pada pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean Ke-42, Kamis (11/05/2023) di Labuan Bajo, para delegasi Asean menyatakan, kesepakatan mengembangkan ekosistem EV mencakup penetapan standardisasi, sertifikasi, produksi, dan distribusi. Kesepakatan ini sangat menguntungkan Indonesia yang memiliki banyak cadangan bahan baku utama baterai EV. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tiga kesepakatan penting diambil para pemimpinnegara anggota dalam pertemuan KTT Asean Ke-42 di Labuan Bajo, yakni penguatan kerja sama ekonomi, perlindungan pekerja migran, dan implementasi konkret lima
poin konsensus mengenai konflik di Myanmar. “Salah satu yang disepakati dalam bidang ekonomi ialah negara negara anggota sepakat membangun ekosistem mobil listrik di kawasan. Kita sepakat untuk membangun ekosistem mobil listrik dan jadi bagian penting rantai pasok dunia, sehingga hilirisasi industri jadi kunci,” kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers di Hotel Bintang Flores, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (11/05/2023). Deklarasi Pemimpin Asean mengenai Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Regional telah diadopsi oleh Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Deklarasi negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini berisi enam poin penting. (Yetede)
Rangsek Segmen Menengah Bawah, APL Tuai Berkah
JAKARTA, ID- PT Agung Podomoro Land Tbk (APL) merangsek segmen menengah bawah lewat proyek Kota Podomoro Tenjo, Bogor, Jawa Barat sejak 2020. “Sejak kami berdiri hingga kini berusia 53 tahun, untuk pertama kali Agung Podomoro main di kelas menengah ke bawah lewat Kota Podomoro Tenjo,” kata Anak Agung Mas Wirajaya, direktur PT Agung Podomoro Land Tbk (APL) dalam Live Seminar: Kolaborasi Strategis Agung Podomoro dan Bank Mandiri “Perkuat Ekonomi Negeri”, dipantau secara daring dari Jakarta, Kamis (10/5/2023). Dia menerangkan, kala itu, APL masuk ke segmen menengah bawah berdasarkan pertimbangan bahwa pandemi Covid-19 berdampak kepada kalangan menengah bawah. Padahal, di sisi lain, mereka membutuhkan hunian yang layak dan berkualitas. “Kami main ke segmen Kota Podomoro Tenjo walau harga Rp 200 jutaan, tapi kualitas bangunan dan fasilitasnya adalah menengah ke atas,” ujar Agung. Sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2020 hingga kini, jelas dia, penjualan Kota Podomoro Tenjo direspons pasar cukup baik. “Kami launching Kota Podomoro Tenjo saat puncak pandemi, yaitu 17 Agustus 2020, hingga kini kami sudah jual lebih dari 5.000 unit. Ini segmen untuk menengah bawah,” tutur Agung. Dia menegaskan, karena pandemi berdampak ekonomi, pihaknya melihat dan yakin bahwa properti tetap diperlukan sebagai kebutuhan, khususnya menengah bawah. “Kami banting setir, pertama kali kami main di kelas menengah ke bawah,” tegasnya. (Yetede)
Jokowi: RI Siap Berdialog dengan Junta Militer Myanmar
LABUAN BAJO, ID - Indonesia siap berdialog dengan Junta Militer Myanmar demi kemanusiaan di negeri yang masih terus dilanda konflik bersenjata sejak militer mengkudeta pemerintahan terpilih pada Februari 2021. Namun, pendekatan Indonesia terhadap Myanmar ini bukan berarti mengakui junta militer sebagai pemerintahan sah negara itu. Hal ini ditegaskan Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers penutup rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 Asean i Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (11/05/2023). “Indonesia siap berbicara dengan siapa pun, termasuk junta dan seluruh stakeholders di Myanmar, untuk kepentingan kemanusiaan,” kata Jokowi. Jokowi mengingatkan kembali bahwa Indonesia selama ini menempuh diplomasi senyap (non-megaphonediplomacy) kepada semua pemangku kepentingan di Myanmar. Menurut Jokowi, hal itu sejalan dengan Konsensus Lima Poin (5PC) yang memandatkan Asean melakukan pendekatan dengan semua pemangku kepentingan di Myanmar dalam men gurai permasalahan di negara itu. Diketahui, tiga poin dari konsensus tersebut menyerukan penghentian kekerasan, dialog dengan semua pemangku kepentingan, dan menunjuk utusan khusus untuk memfasilitasi mediasi dan dialoq. (Yetede)
Adaro Enery Bagi Dividen US$ 1 Miliar
JAKARTA, ID - Rapat umum pemegang saham tahunan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menyetujui pembagian dividen tunai senilai total US$ 1 miliar dari hasil kinerja keuangan 2022. Jumlah ini setara 40,11% dari laba bersih Adaro tahun lalu sebesar US$ 2,49 miliar. “ Kami menyadari kesuksesan Adaro hingga mencapai pos isi saat ini tidak lepas dari dukungan para pemegang saham. Dengan demikian kami berkomitmen memberikan return kepada pemegang saham dalam bentuk pembagian dividen secara reguler,” kata Presiden Direktur dan CEO Adaro Garibaldi Thohir di Jakarta, Kamis (11/5/2023). Pria yang kerap disapa Boy Thohir ini menambahkan, RUPST memutuskan pembagian dividen tunai final sebesarUS$ 500 juta, sehingga total dividen yang dibagikan untuk tahun buku 2022 berjumlah US$ 1 miliar. Adapun alasan (dividend payment ratio/DPR) yang lebih rendah dari tahun sebelumnya, antara lain keuntungan berlipat ganda perusahaan tahun lalu, dipercaya tepat untuk disimpan untuk pengembangan proyek proyek ke depan, demi keberlanjutan usaha. istilah saya ya kami istilah saya ya kami nabung, nggak bagiin semua karena memang kami punya kepentingan untuk Adaro bisa eksis dan memberikan kon tribusi untuk negara,” tegas dia. (Yetede)
Mencari Penyelenggara Bursa Karbon
JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan perdagangan perdana di bursa karbon Indonesia terlaksana pada September mendatang. Untuk mewujudkannya, Otoritas akan menentukan penyelenggara bursa karbon dalam waktu dekat. Selama ini, OJK membuka dua opsi penyelenggara pasar karbon. Salah satunya menugasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mewadahi perdagangan karbon. Opsi lainnya, membentuk entitas baru yang khusus mengurus perdagangan komoditas tersebut. Ketika dimintai konfirmasi mengenai pilihan akhirnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan belum ada keputusan bulat. "Peraturan OJK (mengenai proses penetapan penyelenggara bursa karbon) masih difinalkan," ujarnya singkat kepada Tempo, kemarin. Dia berjanji aturan main itu bakal terbit pada Juni mendatang. Kehadiran bursa karbon ini penting untuk mewadahi perdagangan izin emisi hingga kredit karbon di dalam negeri. Pemerintah mengebut pembentukannya karena Indonesia memiliki potensi ekonomi karbon yang tinggi, khususnya dari hutan dan mangrove yang tersebar di dalam negeri. Selama ini, karbon tersebut diperjualbelikan di bursa di luar negeri. "Jangan negara tetangga yang tidak mempunyai penghasil karbon, tapi dia membuka bursa karbon," kata Menteri Investasi Bahlil Lahadalia seusai rapat bersama Presiden Joko Widodo membahas kebijakan perdagangan karbon, 3 Mei lalu. (Yetede)
Dugaan Serangan Siber Ransomware ke BSI
JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berupaya memulihkan layanannya yang mengalami gangguan dalam beberapa hari terakhir. Serangan siber diduga menjadi pangkal masalah yang, antara lain, melumpuhkan mobile banking serta ATM BSI secara bersamaan sejak 8 Mei lalu. Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, menuturkan manajemen masih terus berkoordinasi dengan regulator, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemegang saham, dan stakeholder terkait untuk memastikan penyebab masalah tersebut. “Pada dasarnya perlu pembuktian lebih lanjut melalui audit dan digital forensik,” ujar dia, kemarin, 11 Mei 2023. Meski demikian, BSI memastikan seluruh data dan dana nasabah berada dalam kondisi aman serta menjadi fokus prioritas perusahaan. Ihwal aktivitas serangan siber, Hery merujuk pada data Google dalam 90 hari terakhir, yakni ada 807 ribu serangan dengan rata-rata 9.000-10 ribu serangan per hari ke berbagai lembaga, tak hanya lembaga keuangan. Mengingat besarnya risiko yang mengintai, perseroan terus meningkatkan standar keamanan seiring dengan perkembangan pesat teknologi dan kebutuhan nasabah untuk produk keuangan digital. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









