Teknologi
( 1200 )Area 31 Rencanakan Investasi Bisnis Data Center Rp 1 Triliun
JAKARTA, ID – PT Dunia Virtual Online (DVO), penyedia solusi pusat data (data center) yang lebih dikenal dengan nama AREA 31, memproyeksikan investasi senilai Rp 1 triliun dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Dana tersebut akan digunakan untuk terus membangun dan mengembangkan bisnis data center-nya di Tanah Air. Saat ini, perseroan tengah membangun gedung data center yang terletak di Kawasan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Pembangunan fase pertama dengan kapasitas sebanyak 600 rak kini pun sudah berhasil diselesaikannya. Jika kapasitas data center fase pertama tersebut telah terisi penuh dan tersewakan, pembangunan fase kedua yang juga memiliki kapasitas 600 rak akan dilakukan. Data center tersebut pun ditargetkan 1.200 raknya sudah penuh terisi dalam waktu dekat. Jika fase kedua sudah terisi, perseroan akan melanjutkan pembangunan fase ketiga. “Ketika kapasitas yang ada penuh, kami pasti bangun lagi. Dalam lima tahun, saya optimistis investasi bisa mencapai Rp 1 triliun,” ujar President Director DVO Michael Alifen di Kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Rabu (10/5/2023). Menurut dia, investasi tambahan akan terus dilakukan ke depan karena kebutuhan layanan data center semakin banyak, bertambah, dan kebutuhan dari luar negeri juga masuk banyak. Pasar data center di Indonesia pun sangat besar dan potensial secara bisnis. (Yetede)
Industri Telekomunikasi Tanah Air Diprediksikan Tumbuh 7%
JAKARTA, ID – PT XL Axiata Tbk, penyedia jasa telekomunikasi seluler dan digital bagian dari Axiata Group Berhad, memproyeksikan pertumbuhan industri telekomunikasi di Tanah Air pada rentang sedang ke tinggi (midto high single digit) berkisar 6-7% pada 2023. Angka tersebut lebih baik ketimbang pertumbuhan tahun 2022 yang rata-rata 3-4%. Salah satu yang akan memacu pertumbuhan tersebut karena adanya event pemilihan umum (pemilu) 2024 yang tahapnnya sudah dimulai pada 2023. Pada momen pemilu biasanya terjadi kenaikan trafik telekomunikasi yang cukup signifikan karena semakin intensnya komunikasi dan kampanye yang menggunakan layanan digital. “Kalau mengenai proyeksi per tumbuhan 2023, kami memperkirakan secara industri jauh lebih baik dibandingkan 2022. Jadi, kalau kita lihat, tahun 2022, revenue XL Axiata tumbuh 9%, tetapi secara indsutri hanya 3-4%. Kami perkirakan industri tumbuh di 2023 ini mid to high single digit, ya mungkin 6-7%,” kata Presiden Direktur dan CEO PT XL Axiata Tbk Dian Siswarini di Jakarta, dikutip Selasa (9/5/2023). Sementara itu, Dian memperkirakan perseroan yang dipimpinnya tumbuh seperti, atau lebih tinggi dari industri pada 2023 ini. Pada 2022, lanjut dia, tingkat kompetisi antar operator telekomunikasi di Tanah Air membaik, sehingga dapat meningkatkan imbal hasil (yield) dan keuntungan. (Yetede)
Telkomsel Tuntaskan Upgrade Jaringan 3G Jadi 4G pada Tahun Ini
JAKARTA, ID – Telkomsel, perusahaan operator seluler dan digital anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, menargetkan penuntasan 100% peningkatan kapabilitas (upgrade) semua base transceiver station (BTS) 3G menjadi 4G/LTE di seluruh wilayah Indonesia pada akhir Mei 2023. Terakhir, perseroan tinggal menyisakan upgrade BTS 3G di 31 kota/kabupaten di wilayah Sumatera Utara, Jabodetabek, Jawa Barat, Bali, dan Nusa Tenggara. Proses upgrade itu sudah dimulai sejak Maret 2022 dan sampai saat ini telah menuntaskan di 473 kota/kabupaten dari total 504 kota/kabupaten yang ditargetkan. Ketika memulai program tersebut, Telkomsel punya lebih 49 ribu BTS 3G untuk di-upgrade. Saat ini, Telkomsel punya total lebih dari lebih dari 265.000 BTS yang melayani sekitar 151,1 juta pelanggan. Direktur Network Telkomsel Nugroho mengatakan, sejak tahap awal program peningkatan jaringan 3G ke 4G/LTE hingga memasuki tahap terakhir sekarang, Telkomsel memastikan untuk tetap menjaga kenyamanan seluruh pelanggan dalam mengakses jaringan data/internet (broadband) terdepan selama proses berlangsung. “Kami optimistis, proses upgrade layanan jaringan tersebut akan semakin mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital nasional seiring dengan semakin terbukanya peluang yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat dalam mengoptimalkan berbagai potensi kemajuan di berbagai wilayah,” ujar Nugroho, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (8/5/2023). (Yetede)
Indonesia Masih Impor Mesin Printer US$ 214 Juta
JAKARTA, ID – Internasional Data Corporation (IDC), lembaga pemeringkat dan riset pasar global, menyebutkan bahwa Indonesia masih mengimpor 1,5 juta unit mesin printer jenis inkjet dengan nilai US$ 214 juta atau sekitar Rp 3,13 triliun pada 2022. Jumlah impor printer ini naik 16,2% dibandingkan tahun 2021 sebanyak 1,3 juta unit dan nilai transaksi meningkat 12,4% dari tahun sebelumnya US$ 191,2 juta atau sekitar Rp 2,79 triliun. Selain itu, Indonesia masih mengimpor mesin fotokopi 10.800 unit dengan nilai US$ 37,8 juta tahun 2022, meningkat masing-masing 19,7% dan 36,3% dari tahun sebelumnya sebanyak 9.000 unit dan nilai US$ 27,73 juta. Printer dan mesin fotokopi merupakan produk perangkat keras (hardware) teknologi informasi dan komunikasi yang berkaitan erat dengan komputer, sebagai fungsi output. Sedangkan kondisi ekonomi secara keseluruhan secara tidak langsung telah berpengaruh pada permintaan (demand) terhadap printer dan mesin fotokopi. “Sepanjang tahun 2022, IDC mencatat bahwa tender printer dan mesin fotokopi untuk organisasi didominasi sektor pemerintahan yang memiliki budget relatif lebih stabil dibandingkan sektor swasta yang masih melakukan efisiensi keuangan pasca pandemic,” ujar Senior Market Analyst – IDC Indonesia Sarah Annisa kepada InvestorDaily, dikutip Rabu (3/5/2023). (Yetede)
KINERJA KUARTAL I/2023 : Fokus Transformasi & Profitabilitas, Telkom Bukukan Laba Rp 6,4 Triliun
Mengawali tahun 2023, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mencatat kinerja yang cemerlang. Perseroan membukukan pendapatan Rp36,1 triliun atau tumbuh 2,5% YoY dengan Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) Rp18,9 triliun. Tak hanya pendapatan, profitabilitas Perseroan pun kian menguat dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 5,0% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp6,4 triliun.Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, “Tahun ini, Telkom akan semakin gencar mengimplementasikan strategi Five Bold Moves, yakni FMC, Data Center Co, Infra Co, B2B Digital IT Service Co, dan DigiCo demi menciptakan value yang optimal dan keberlangsungan perusahaan yang semakin baik ke depannya. Kinerja tiga bulan pertama tahun 2023 ini menjadi awal yang baik dan motivasi bagi TelkomGroup untuk dapat terus memberikan pencapaian dan kontribusi terbaik bagi perusahaan, pelanggan, masyarakat dan negara.”Pada segmen Mobile, Telkomsel selaku anak usaha Telkom membukukan pendapatan Rp21,5 triliun atau tumbuh 1,1% dari periode yang sama tahun lalu. Digital Business menjadi kontributor pertumbuhan kinerja dengan kontribusi sebesar 84,4% dari total pendapatan. Segmen ini tumbuh positif 7,1% YoY mencapai Rp18,2 triliun dibanding periode yang sama di tahun 2022. Telkomsel melayani 151,1 juta pelanggan dengan data payload yang tumbuh positif hingga 11,0 % YoY menjadi 4.217.405 TB dan konsumsi payload menyentuh 12.324 MB per pengguna layanan data atau tumbuh 11,7% YoY.
Platform Kadin for Naker Resmi Diluncurkan
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Pijar Foundation meluncurkan platform Kadin for Naker, Minggu (30/4) di Jakarta. Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan, pengembangan platform Kadin for Naker masih tahap awal. Tujuan utama pengembangan adalah ikut mengatasi masalah suplai tenaga kerja yang tidak sepenuhnya sesuai permintaan industri. (Yoga)
Aktivitas Digital Dongkrak Pertumbuhan trafik Operator Telko
JAKARTA,ID - Operator telekomunikasi di Indonesia mencatatkan pertumbuhan trafik broadband signifikan selama momen libur Lebaran 2023. Pertumbuhan ini utamanya dikontribusi oleh aktivitas digital masyarakat dalam mengakses berbagai layanan atau aplikasi untuk mendukung berbagaiaktivitasnya. Hal itu dialami oleh operator telekomunikasi PT Telkomsel, anak usaha dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), dan PT Indosat Tbk. Sepanjang momen Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2023, Telkomsel mencatat pertumbuhan trafik broadband mencapai 11,7% dibanding rerata hari biasa 2023 atau 11,4% di bandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk layanan pesan singkat (SMS) tumbuh sekira 14,1%, sedangkan trafik layanan panggilan suara (voice call) mengalami penurunan sebesar 20% dibandingkan hari biasa. Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki Hamsat Bramono mengatakan, hasil trafik broadband Telkomsel Siaga RAFI 2023 tersebut didorong dengan adanya peningkatan aktivitas pelanggan dalam mengakses layanan digital selama momen RAFI 2023. (Yetede)
Dana Hibah DKI Rp 75 Miliar untuk ETLE
DKI Jakarta segera menyalurkan dana hibah Rp 75,477 miliar untuk pengembangan electronic traffic law enforcement (ETLE) tahap III. Hal itu termuat dalam Keputusan Gubernur Nomor 214 Tahun 2023 tentang Penerima Hibah Berupa Uang pada Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2023 yang diteken Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono, 24 Maret 2023. ”Nanti yang melakukan pengadaan untuk ETLE, Polda Metro Jaya (Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Polda Metro Jaya),” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Michael Rolandi Cesnanta Brata, Senin (17/4). (Yoga)
Investasi Baru Pusat Data di Indonesia Terus Bertambah
Kapasitas fasilitas pusat data di Indonesia telah mencapai 200 megawatt pada akhir 2022. Kapasitas itu diperkirakan bertambah 100 megawatt menjadi 300 megawatt pada 2023. Kenaikan penetrasi pengguna internet setiap tahun memengaruhi investasi baru pusat data. Ketua Umum Asosiasi Data Center Indonesia (IDPRO) Hendra Suryakusuma menyampaikan hal itu saat dihubungi, Selasa (11/4) di Jakarta. IDPRO berdiri pada Juni 2016 beranggotakan enam perusahaan pengelola pusat data dengan kapasitas terpasang 32 megawatt (MW). Pada 2022, jumlah anggota IDPRO bertambah menjadi 14 perusahaan. ”Beberapa anggota asosiasi telah menyatakan siap membangun fasilitas baru pusat data yang kami perkirakan kapasitasnya naik hingga menjadi 300 MW,” kata Hendra. Laporan riset konsultan properti Cushman & Wakefield tahun 2019 menyebutkan, kapasitas pusat data di Indonesia berpotensi bertambah hingga lebih dari 1 gigawatt dalam kurun sembilan tahun.
Kenaikan penetrasi pengguna internet setiap tahun menjadi pemicu utama adanya potensi pembangunan baru. Pemicu lainnya adalah bisnis gim, komputasi awan, dan konten. Hendra mengatakan, potensi penambahan kapasitas hingga menjadi lebih dari 1 gigawatt akan menyasar ke jenis fasilitas pusat data berskala hiper (hyperscale data center) sekaligus pusat data yang berlokasi dekat jaringan atau pengguna sehingga memungkinkan interkoneksi lebih cepat (edge data center). Ketua Bidang Aplikasi Nasional Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Djarot Subiantoro menambahkan, jika diukur per kapita, ketersediaan pusat data di Indonesia masih sekitar 0,6 watt per kapita; Jepang 6 watt per kapita; dan Singapura 60 watt per kapita. Artinya, banyak ruang tumbuh bagi pengelola fasilitas pusat data meskipun juga bergantung pada perkembangan SDM, infrastruktur jaringan telekomunikasi, pasokan daya listrik, dan kebijakan pemerintah. (Yoga)
Menjejali Ruang Maya dengan Konten
Fitra Eri bisa jadi adalah pembuat konten video bertema otomotif paling tenar di Indonesia saat ini. Sering dia diajak berfoto bareng pengikutnya, bahkan ketika baru mendarat di Bandara Bologna, Italia, ada warga Indonesia yang menegur dan mengajaknya berfoto. Popularitas itu tidak ia raih dalam semalam atau lewat satu unggahan viral saja. Fitra membangun kredibilitasnya di bidang otomotif dengan menjadi wartawan majalah belasan tahun lalu sambil membalap mobil. Sarjana teknik mesin ini memang mendalami bidang otomotif, khususnya mobil. Dia mulai membuat konten video saat membangun media Oto driver. Sekarang, dia mengunggah video di akun Youtube setidaknya dua hari sekali. Terkadang dia mengulas produk mobil baru yang menjadi panduan bagi pembeli mobil. Pengikutnya di Youtube mencapai 2,7 juta akun dan di Instagram 1,2 juta akun.
Haydira Prili Ananza (22), belum sampai 1 juta: 820.000 akun di Tiktok dan 260.000 di Instagram. Pemilik akun @ananzaprili ini membuat konten yang berkaitan dengan pengembangan diri, tips psikologi, dan kecantikan. Finalis ajang kecantikan Gadis Sampul 2013 ini memutuskan jadi pembuat konten untuk mengisi kesibukan saat pandemi Covid-19. ”Sebenarnya enggak pernah ada niatan untuk dijadiin profesi. Tapi, setelah dijalani, banyak opportunity dan jada pemasukan. Bahkan, yang terpenting bisa membantu orang lain,” kata Ananza di Jakarta, Jumat (7/4). Seiring pertumbuhan pengikut yang signifikan, diikuti keterikatan (engagement) yang baik pada masa awal masuk Tiktok, Ananza mulai dikenal. Ia mulai dapat pemasukan yang kelak dimanfaatkan untuk mengajak bergabung beberapa orang.
Pengamat media Agus Sudibyo menganggap semakin banyak pembuat konten merupakan hal positif. Semua orang bisa membuat konten,tak harus jurnalis. ”Ini mendemokratiskan, membebaskan, bahwa setiap orang bisa bersuara lewat konten buatannya, bisa berekspresi, bisa berpendapat, bisa mengunggahnya langsung di tempat. Sebelum era media sosial, kita hanya bisa bikin rekaman lalu kirim ke (stasiun) TV biar dipublikasi menjadi konsumsi publik,” katanya. Salah satu dampak demokratisnya adalah semakin sulit penguasa bertindak sewenang-wenang. Penyelewengan makin mudah terekam karena setiap orang punya ponsel berkamera. Dampak negatifnya, semua orang bisa dengan mudah menjadi pewarta, tanpa kepakaran, tanpa kompetensi. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









