Harga Batu Bara Terus Meroket
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
(ESDM) menetapkan Harga Batu
bara Acuan (HBA) periode Juli
2021 sebesar US$ 115,35 per ton.
Harga tersebut naik US$ 15,02 per
ton dari bulan sebelumnya yang
berada di level US$ 100,33 per ton.
Posisi harga batu bara yang kian
meroket pernah terjadi pada satu
dekade silam yang berada di level
US$116 per ton.
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja
Sama (KLIK) Kementerian ESDM
Agung Pribadi mengatakan terus
menguatnya harga batu bara dipicu
oleh tingginya tingkat konsumsi di
negara-negara Asia Timur.
Dikatakannya HBA Juli ini merupakan rekor tertinggi baru, setelah
sebelumnya pada Juni lalu juga
menembus US$100,33/ton. Level
harga di bulan ini tercatat sebagai HBA tertinggi sejak November 2011 yang saat itu mencapai
US$116,65 per ton. “Kenaikan ini
menjadi yang paling tinggi dalam
satu dekade,” ujarnya.
Sebagai informasi, HBA adalah
harga yang diperoleh dari ratarata indeks Indonesia Coal Index
(ICI), Newcastle Export Index
(NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt’s 5900 pada
bulan sebelumnya, dengan kualitas
yang disetarakan pada kalori 6322
kcal/kg GAR, Total Moisture 8%,
Total Sulphur 0,8%, dan Ash 15%
(Oleh - HR1)
Tags :
#Batu BaraPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023