Layanan Wealth Management, Bank Jaga Nasabah Prioritas
Bisnis, Jakarta - Sejumlah bank besar mengincar pertumbuhan dana kelolaan dari layanan untuk nasabah prioritas atau wealth management. Tren suku bunga simpanan yang rendah, mendorong bank menggenjot kanal investasi lain untuk menjaga nasabahnya. Sepanjang 2 bulan pertama, bisnis wealth management oleh perseroan mencatat pertumbuhan yang baik. Nasabah tertarik mengembangkan dananya melalui kanal investasi di luar simpanan deposito.
Sejumlah jenis instrumen investasi yang diminati di tengah tren bunga rendah di antaranya obligasi negara ritel (ORI), reksa dana, dan produk asuransi yang dikombinasikan dengan produk-produk investasi. Dana kelolaan bisnis wealth management CIMB Niaga mencapai Rp 30 triliun per Desember 2020. Tahun ini, pertumbuhan dari layanan ini diperkirakan bisa di atas 10%. Dari sisi jumlah nasabah, Lani menjelaskan saat ini berada di kisaran 70.000 nasabah.
Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mengatakan sepanjang tahun lalu cukup banyak nasabah yang terdampak kondisi pandemi Covid-19. Nasabah dengan jumlah simpanan antara Rp 1 miliar - Rp 2 miliar turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya kendati perseroan telah merelaksasi ketentuan minimal keanggotaan. Adapun, dana kelolaan nasabah prioritas di Bank Mandiri mencapai Rp 231 triliun atau naik hampir 10% dibandingkan posisi Desember 2019. Sebagian besar peningkatan tersebut berasal dari nasabah yang membeli produk-produk investasi seperti reksa dana dan surat berharga.
PT DBS Indonesia melakukan kajian yang memotret kebutuhan nasabah prioritas terhadap kebutuhan layanan finansial. DBS melihat peluang cukup besar di segmen priority banking di Indonesia dengan 1,8 juta orang yang memiliki aset US$ 100.000 hingga US$ 1 juta. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. memaparkan bisnis wealth management menjadi alternatif yang ditawarkan oleh BRI kepada nasabah atau investor pada saat penurunan suku bunga deposito. Kemudian, PT Bank Permata Tbk. menuturkan perseroan terus berupaya menghadirkan produk-produk investasi kepada nasabah dengan layanan secara digital.
(Oleh - IDS)
Tags :
#KeuanganPostingan Terkait
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023